WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Perkuat Kapasitas Pimpinan melalui BAZNAS Strategic Development

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Banten. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 27–29 Juli 2026, di Asrama Grand El Hajj, sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten Tb. Rubal Faisal, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi beserta jajaran, serta ketua BAZNAS Provinsi Banten.

 

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, di antaranya manajemen konflik dan problem solving, tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS daerah, strategi membangun kepercayaan publik, strategi mengelola reputasi lembaga, optimalisasi fundraising, serta berbagai materi lain yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan amil zakat.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang sangat unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lainnya yang dapat dilaksanakan secara mandiri, zakat membutuhkan pengelolaan yang profesional melalui instrumen khusus, yaitu amil.

 

"Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang membutuhkan manajemen dan kelembagaan yang profesional. Zakat yang terinstitusionalisasi adalah kunci terciptanya keadilan ekonomi. Sudah saatnya kita berhenti memandang zakat hanya sebagai ritual individu, tetapi sebagai kekuatan kolektif untuk membangun martabat umat. Pandangan inilah yang menjadi dasar diselenggarakannya BAZNAS Strategic Development," ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa'adi, menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS di tengah masyarakat tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga menjadi pilar utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.

 

"Karena itu, kapasitas kepemimpinan para amil harus terus ditingkatkan agar mampu menjadi pemimpin yang adaptif, visioner, dan profesional. BAZNAS Strategic Development merupakan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para amil secara berkelanjutan sehingga mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa depan," ungkapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas melalui BAZNAS Strategic Development diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS.

 

"Mudah-mudahan melalui pelatihan ini BAZNAS semakin mampu menyusun strategi pengembangan lembaga sehingga semakin dipercaya masyarakat. Kepercayaan itu akan berdampak pada meningkatnya penghimpunan zakat yang pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. 

 

Selain itu, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap perusahaan juga perlu terus didorong agar potensi zakat di Provinsi Banten dapat dioptimalkan," tuturnya.

 

Melalui penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Banten berharap seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang profesional, akuntabel, dan terpercaya demi mewujudkan kesejahteraan umat.

28/07/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Paket Gizi untuk Anak di Pandeglang pada Peringatan Hari Anak Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, BAZNAS Provinsi Banten bekerjasama dengan Kemendukbangga/BKKBN berpartisipasi menyalurkan paket gizi kepada anak-anak di Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai upaya mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

 

Paket gizi yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Banten dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dipenuhi hak-haknya, termasuk hak memperoleh asupan gizi yang baik. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan dan gizi anak menjadi investasi penting dalam mencetak generasi penerus yang unggul.

 

"Melalui momentum Hari Anak Nasional ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi anak-anak. Semoga paket gizi yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk tumbuh sehat dan meraih cita-cita," ujarnya.

24/07/2026 | Kontributor: Amalia
PT SRIBOGA Flour Mill Gandeng BAZNAS Banten Salurkan Zakat untuk Yatim Dhuafa

PT SRIBOGA Flour Mill kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyaluran santunan kepada 66 anak yatim dan dhuafa bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Banten. Pada Sabtu, 11 Juli 2026 bertempat di wahana bermain anak Mahoni Bangun Sentosa Serang.

 

Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 66 anak yatim dan dhuafa menerima santunan dan juga kaos, tas dan perlengkapan sekolah, Al-Qur'an, Goodybag dan jamuan snack, juga makan siang. Tidak hanya itu, mereka juga diajak berwisata dan menikmati berbagai wahana permainan anak sebagai bagian dari upaya memberikan kebahagiaan serta menciptakan momen yang menyenangkan bagi mereka.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi kepada PT Sriboga Flour Mill yang telah mempercayakan penyaluran dana sosial perusahaan melalui BAZNAS Banten. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat menjadi langkah nyata dalam memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Sriboga Flour Mill atas kepercayaan dan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Semoga kolaborasi ini menjadi amal kebaikan yang terus mengalir manfaatnya serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama," ujar Wawan.

 

Suasana penuh keceriaan tampak sepanjang kegiatan. Anak-anak antusias mengikuti berbagai permainan, menikmati wisata, serta menerima paket bantuan yang telah disiapkan. Senyum dan tawa mereka menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan yang berarti.

 

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Banten terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. 

 

"Kolaborasi bersama PT Sriboga Flour Mill diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha untuk bersama-sama membangun kepedulian sosial dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan" ujar Wawan.

13/07/2026 | Kontributor: Amalia
Turut Semarakan MTQ XXIII, BAZNAS Banten Terus Kuatkan Literasi Zakat dan Pemberdayaan Umat

Dalam upaya menyemarakkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Masjid Raya Albantani, KP3B, Kota Serang, BAZNAS Provinsi Banten turut hadir membuka layanan sosialisasi zakat sekaligus memperkenalkan berbagai program pemberdayaan ekonomi melalui produk-produk binaan mustahik (6/7).

Partisipasi ini menjadi wujud komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam menghadirkan syiar zakat di tengah momentum syiar Al-Qur'an. Melalui edukasi kepada masyarakat, BAZNAS mengajak umat untuk memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat dan mengubah mustahik menjadi muzaki.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Banten juga memperkenalkan produk unggulan binaan mustahik, salah satunya Z-Chicken dan madu teuweul, sebagai bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola secara amanah, profesional, dan transparan mampu melahirkan usaha produktif yang meningkatkan kemandirian ekonomi para penerima manfaat. Kehadiran booth BAZNAS mendapat perhatian pengunjung yang antusias mengenal berbagai layanan zakat dan program pemberdayaan yang dijalankan.

Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Banten dalam MTQ XXIII menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai BAZNAS, yaitu Amanah, Profesional, Transparan, dan Berdampak. Melalui sinergi antara dakwah Al-Qur'an dan penguatan ekosistem zakat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan.

"Al-Qur'an membimbing hati, zakat menggerakkan kepedulian. Bersama BAZNAS, mari wujudkan keberkahan yang berdampak bagi umat."

 

08/07/2026 | Kontributor: Kartika
BAZNAS Banten Gelar Program 1.000 Yatim Dhuafa, Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharram

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Program 1.000 Yatim Dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan dhuafa di momentum bulan Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini diisi dengan penyaluran santunan, paket alat tulis sekolah, Al-Qur'an, pakaian, makanan, serta snack kepada para penerima manfaat yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

 

Program yang dilaksanakan pada 2 Juli 2026 bertempat di Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak yang turut mendukung suksesnya kegiatan, yakni Ayasofya Center Indonesia, PT Sriboga Flour Mill, Kabar Banten, Bank Banten, PT Sinar Andaru, Klinik Utama Mata Saruni, Hj. Ade Yuliasih, BJBS, dan BSN.

 

Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Pery Hasanudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

"Dalam mendukung tujuan mutu lembaga untuk mengoptimalkan program pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS-DSKL, khususnya di bulan Muharram yang penuh berkah ini, BAZNAS Provinsi Banten berbagi kebahagiaan melalui Program 1.000 Yatim Dhuafa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa," ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa para penerima manfaat berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki dan para mitra yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, maupun donasinya melalui BAZNAS Provinsi Banten.

 

"Anak-anak yatim yang hadir berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Amanah yang telah dititipkan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat," tutur Wawan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, yang memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Program 1.000 Yatim Dhuafa oleh BAZNAS Provinsi Banten. Menurutnya, zakat memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial sekaligus membersihkan harta dan jiwa setiap muslim.

 

"Harta yang kita miliki sejatinya terdapat hak kaum dhuafa di dalamnya. Saya mengapresiasi BAZNAS Banten yang menghadirkan kegiatan Lebaran Yatim Dhuafa ini. Manfaat zakat sangat besar, di antaranya untuk menyucikan jiwa, raga, dan harta kita, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

03/07/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

Petani Binaan BAZNAS Siap Panen 2,5 ton Pepaya California
Petani Binaan BAZNAS Siap Panen 2,5 ton Pepaya California
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia mengadakan kegiatan panen raya pepaya california yang bertempat di Desa Sindangsari Kecamatan Petir Kabupaten Serang pada Senin (27/11/22). Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid, Wakil Bupati Kabupaten Serang Panji Tirtayasa, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI Agus Siswanto, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya beserta segenap unsur pimpinan Baznas Kabupaten Serang. Diketahui, kegiatan panen pepaya california tersebut merupakan buah hasil dari salah satu program pemberdayaan mustahik Kelompok Tani Ranca layung bidang ekonomi Baznas RI yaitu lumbung pangan, yang hingga tahun 2022 ini telah memiliki sebanyak 24 anggota petani. Dalam kegiatan tersebut, disampaikan bahwa Kelompok Tani Ranca Layung akan melaksanakan panen raya pertama dengan perkiraan menghasilkan sebanyak 2,5 ton pepaya california pada akhir bulan November ini. "Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Baznas RI karena telah berkontribusi dalam menaikan taraf hidup para mustahik di Banten salah satunya dengan adanya program lumbung pangan di Kabupaten Serang ini" ujar Syibli Syarjaya Ketua Baznas Provinsi Banten. Ia juga menuturkan bahwa Baznas Provinsi Banten juga memiliki program yang serupa yaitu lumbung padi dan sedang dilakukan pengkajian terlebih dahulu. "Kita ketahui bahwa dana zakat ini berasal dari muzaki yang diamanahkan kepada Baznas, maka program-program seperti ini dipandang perlu dan semoga bisa merambah ke Kabupaten lain" tambahnya. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid juga mengatakan hal serupa. "Kami mengapresiasi program ini, Banten produksi pepaya mencapai 120 ribu kwintal dan produsen tertinggi berada di kabupaten serang yaitu sebanyak 46rb kwintal. Dengan adanya program dari BAZNAS ini Banten mendapatkan loncatan 1500 persen" ungkapnya. Agus juga menambahkan kalau program seperti ini terus berlanjut, maka insyaAllah Banten akan mempu menjawab persoalan krisis pangan tahun depan. Selanjutnya, Wakil Bupati Kabupaten Serang Panji Tirtayasa yang hadir pada kesempatan tersebut juga menitipkan pesan kepada BAZNAS. "Bentuk koprasi untuk marketing agar penjualan meningkat. Selain itu bantu petani agar bisa memarket dengan harga yang layak dan juga hasil pertanian agar merata." Ujar Panji. Kegiatan yang merupakan program ekonomi perdesaan ini merupakan upaza BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Agus Siswanto mengatakan bahwa BAZNAS terus melakukan inovasi program. "BAZNAS sebagai lembaga yang berperan aktif dalam menjalankan program-program untuk meningkatkan kesejahteraan umat berkomitmen untuk terus mendorong penguatan ekonomi mustahik, tentunya tidak bisa dilakukan oleh BAZNAS sendiri mohon dibantu untuk sinergi akses dengan pemerintah, karena kami perlu dukungan yg sangat besar" ujar nya. Agus juga menuturkan bahwa program-program pusat ini semoga dapat di replikasi oleh BAZNAS Banten.
BERITA29/11/2022 | Admin
Baznas Provinsi Banten Optimalkan Peran UPZ dalam Pengumpulan dan Penyaluran ZIS
Baznas Provinsi Banten Optimalkan Peran UPZ dalam Pengumpulan dan Penyaluran ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten menggelar Rapat Kerja Daerah bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Provinsi Banten pada Kamis (27/10/22) yang bertempat di Kota Serang. Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya, beserta jajarannya. Rakerda Baznas Provinsi Banten tahun 2022 yang dibuka secara resmi oleh Ketua Baznas Provinsi Banten ini mengusung tema "Optimalisasi Peran UPZ Dalam Peningkatan Kinerja Baznas Provinsi Banten" dan diikuti oleh sebanyak 77 Unit Pengumpul Zakat Baznas Provinsi Banten. Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam sambutannya mengatakan bahwa UPZ hakikatnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Baznas. "77 UPZ ini merupakan satu kesatuan dengan Baznas Banten, setiap aktivitas pengelolaan zakat dibawah koordinasi dari Baznas Provinsi Banten, itu adalah amanat dari undang-undang" ujar Syibli. Lebih lanjut, Syibli juga menuturkan bahwa UPZ punya tugas utama membantu Baznas dalam melakukan pengumpulan zakat pada institusi masing-masing. Kemudian UPZ diperkenankan untuk membantu menyalurkan zakat bagi mustahik di lingkungan UPZ. Dalam sambutan tersebut, Syibli juga menekankan sekali lagi bahwa Baznas merupakan satu-satunya lembaga pemerintah yang berwenang mengelola zakat. Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Provinsi Banten Zaenal Abidin Suja'i yang sekaligus merupakan koordinator pengelola UPZ Baznas Banten menerangkan bahwa acara Rakerda bertujuan untuk optimalisasi peran dari UPZ Baznas Banten. "Dengan adanya acara ini, diharapkan UPZ Baznas Banten kemudian bisa menambah capaian pengumpulan ZIS DSKL tahun 2023 nanti" ujar Zaenal. Hal tersebut diperkuat dengan empat bahasan yang disampaikan dalam Rakerda UPZ Baznas Provinsi Banten kali ini, yaitu Peran UPZ dalam Optimalisasi Penghimpunan ZIS DSKL, Zakat dan Pajak, Tata Kelola Pendistribusian dan Pendayagunaan UPZ, Penyusunan RKAT dan Pelaporan sebagai Pengendalian Tugas UPZ. Salah satu bahasan mengenai zakat dan pajak yang disampaikan oleh Agus Puji Priyono selaku Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Muda Kanwil Direktorat Jenderal Pajak menyoroti hubungan zakat dan pajak, yang disebutkan bahwa zakat dan pajak merupakan kewajiban kepada agama dan kepada negara. "Zakat merupakan roh, pajak adalah badan nya. Zakat merupakan kewajiban agama, sedangkan pajak merupakan kewajiban negara. Perlu diketahui juga, zakat merupakan pengurang pajak penghasilan" ujar Agus. Pada Rakerda kali ini juga, Baznas Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada UPZ yang telah mengoptimalkan layanan muzakinya dengan penerapan payroll system yaitu pemotongan zakat otomatis atas pendapatan atau gaji pegawainya. Sedikitnya ada empat UPZ yang mendapatkan penghargaan tersebut, yaitu UPZ Pemprov Banten, UPZ Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten, UPZ Univ. Faletehan dan UPZ PT. Jamkrida Banten. Rakerda UPZ Baznas Provinsi Banten menghasilkan sebanyak 10 point risalah yang telah disepakati oleh seluruh UPZ yang hadir dalam acara tersebut.
BERITA01/11/2022 | Admin
Bank Banten Bertekad Cetak Santri Berjiwa Enterpreneur
Bank Banten Bertekad Cetak Santri Berjiwa Enterpreneur
REFERENSI BERITA - Menyambut Hari Santri yang jatuh yang diperingati setiap tanggal 20 Oktober manajemen Bank Banten mengadakan pelatihan bagi para santri. Bank Banten melalui Unit Pengumpul Zakat-Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten (UPZ-YKPBB) bekerja sama dengan Donat Madu Cihanjuang dan Roti-Qi mengusung program Banten Santri Enterpreneur dengan tema Mewujudkan Kemampuan Dalam Bidang Kewirausahaan Guna Meningkatkan Kemandirian Santri. Acara digelar di Balai Latihan Kerja Research & Development Donat Madu Cihanjuang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelatihan diberikan in class, baik secara teori maupun praktek. Dalam pelatihan tersebut Santri juga dibekali dengan dasar-dasar kewirausahaan. Para Santri yang berasal dari Pondok Pesantren Daar EL-Istiqomah, Kota Serang dan Pondok Pesantren Al-Wasilah, Kabupaten Serang mengikuti pelatihan selama lima hari sejak tanggal 10 sampai dengan 14 Oktober 2022. Ketua YKPBB, Hufron Hendriyanto mengungkapkan, dipilihnya Donat Madu Cihanjuang sebagai mitra perseroan dalam memberikan pelatihan pembuatan roti, dikarenakan pengalaman serta jaringan Donat Madu Cihanjuang yang sudah memiliki sekitar 250 outlet yang tersebar di kota-kota besar. Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin dalam kesempatan terpisah berharap, ilmu yang didapat dari pelatihan bisa dikembangkan, bukan hanya mencukupi kebutuhan pangan di pesantren masing-masing, melainkan juga mampu meningkatkan perekonomian pondok pesantren. “Bank Banten melihat potensi santri di Banten sangat besar, dengan 4.500 pesantren dan hampir 200.000 santri. Diharapkan program Banten Santri Enterpreneur dapat mencetak santri berjiwa enterpreneur untuk turut serta berperan dalam kebangkitan perekonomian Banten,” kata Agus Syabarrudin. Guna memastikan para santri dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, Bank Banten melalui UPZ-YKPBB akan menyediakan peralatan yang diperlukan dalam Pembuatan bakery di setiap pesantren. Sehingga diharapkan akan bermanfaat bagi kesejahteraan pondok pesantren serta mendukung pesantren dalam menyiapkan santri yang lebih mandiri, kreatif dan produktif.
BERITA28/10/2022 | Admin
Peringati Hari Santri Bank Banten Adakan Program Banten Santri Enterpreneur Pembuatan Bakery
Peringati Hari Santri Bank Banten Adakan Program Banten Santri Enterpreneur Pembuatan Bakery
TANGERANG, EKBISBANTEN.COM - Menyambut Hari Santri yang jatuh pada hari kamis (20/10/22), PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) melalui Unit Pengumpulan Zakat - Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten (UPZ-YKPBB) bekerja sama dengan Donat Madu Cihanjuang dan "Roti-Qi" mengadakan pelatihan program Banten Santri Enterpreneur dengan tema "Mewujudkan Kemampuan Dalam Bidang Kewirausahaan Guna Meningkatkan Kemandirian Santri". Bertempat di Balai Latihan Kerja Research & Development (D&R) Donat Madu Cihanjuang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Para Santri yang berasal dari Pondok Pesantren Daar EL-Istiqomah (Kota Serang) dan Pondok Pesantren Al-Wasilah (Kabupaten Serang) mengikuti pelatihan selama 5 hari (sejak tanggal 10 s/d 14 Oktober 2022) dimana pelatihan diberikan in class baik secara teori maupun praktek. Dalam pelatihan tersebut Santri juga dibekali dengan dasar-dasar Kewirausahaan “Muda, Mandiri & Kreatif”. Ketua Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten (YKPBB), Hufron Hendriyanto mengungkapkan, dipilihnya Donat Madu Cihanjuang sebagai mitra perseroan dalam memberikan pelatihan pembuatan roti ini dikarenakan pengalaman serta jaringan Donat Madu Cihanjuang yang sudah memiliki sekitar 250 Outlet yang tersebar di kota-kota besar. Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin dalam kesempatan terpisah berharap ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut dapat dikembangkan bukan hanya mencukupi kebutuhan pangan di pesantren masing-masing, melainkan dapat dijual dan meningkatkan perekonomian pondok pesantren. “Bank Banten melihat potensi Santri di Banten sangat besar, dengan 4.500 Pesantren dan hampir 200.000 Santri, diharapkan program Banten Santri Enterpreneur dapat mencetak Santri-Santri berjiwa enterpreneur untuk turut serta berperan dalam kebangkitan perekonomian Banten,” kata Agus. Guna memastikan para santri dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, Bank Banten melalui UPZ-YKPBB akan menyediakan Peralatan yang diperlukan dalam Pembuatan Bakery di setiap Pesantren sehingga diharapkan akan bermanfaat bagi kesejahteraan Pondok Pesantren serta mendukung pesantren dalam menyiapkan santri-santri yang lebih mandiri, kreatif dan produktif. Bank Banten terus berupaya bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, sebagai implementasi nilai Universe yang terkandung dalam budaya perusahaan “TRUST”. Diharapkan kehadiran Bank Banten dapat membantu Pemerintah Daerah Provinsi Banten untuk mendorong kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Banten.
BERITA28/10/2022 | Admin
Rakorda Baznas Se-Provinsi Banten 2022 Upaya Harmonisasi Baznas
Rakorda Baznas Se-Provinsi Banten 2022 Upaya Harmonisasi Baznas
BAZNAS Provinsi Banten melaksanakan Harmonisasi Pengelolaan Zakat Rapat Koordinasi dan Kerja Daerah antar BAZNAS Se-Provinsi Banten yang bertempat di Hotel Le Semar pada Kamis-Jum’at (6-7/10/22). Hadir dalam acara tersebut Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Banten Dr. H. M. Yusuf. M.Si ,Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan Baznas RI Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, Mec. Ketua Baznas Provinsi Banten Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya L.M.L., M.M beserta jajaran pimpinan Baznas Provinsi Banten lainnya. Kegiatan RAKORDA Baznas Provinsi Banten diikuti sebanyak 64 peserta yang terdiri dari pimpinan BAZNAS Kota maupun Kabupaten di Banten, Kabag. Kesra Kota/Kabupaten di Banten, dan Kasi. Penyelenggara Syariah Kota maupun Kabupaten di Banten. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut sebagai langkah harmonisasi BAZNAS, Kemenag, dan juga Pemprov dalam pengelolaan zakat di Provinsi Banten. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan dalam rangka harmonisasi antar lembaga zakat di Kota maupun Kabupaten yang berada di Provinsi Banten dan sebagai tindak lanjut RAKORNAS BAZNAS yang diadakan Agustus lalu di Jakarta. Ketua Pelaksana RAKORDA Baznas Provinsi Banten Mulyadi S.Ag menyampaikan poin-poin yang akan dibahas saat RAKORDA kali ini ada 6 materi. “Hingga esok sore, ada beberapa hal yang akan dibahas diantaranya Tata Hubungan BAZNAS Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Banten, dan Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Banten. Kemudian Evaluasi Pelaporan Pengelolaan Zakat Tahun 2021 dan Semester 1 Tahun 2022, Standar Tata Kelola dan Target Kinerja Pengumpulan, Sistem Pelaporan BAZNAS melalui SIMBA, Standar Tata Kelola dan Target Kinerja Pendistribusian dan Pendayagunaan dan yang terakhir yaitu Penguatan dan Penyusunan SOP” papar Mulyadi. Pada kesempatan itu, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam sambutannya menyampaikan perolehan pengumpulan zakat, infak, dan dana sosial keagamaan lainnya yang sejak bulan Januari 2022 hingga September 2022 berhasil dikumpulkan oleh Baznas Provinsi Banten sebesar Rp. 18,5 Milyar. “Potensi zakat di Provinsi Banten itu ada sekitar Rp. 11,03 Triliyun. Maka dari itu untuk mengejar potensi tersebut saya pikir mutlak untuk Baznas, Pemprov Pemkab, Kanwil serta Kemenag Kabupaten Kota untuk berkolaborasi dan kerjasama” ujar Syibli. Lebih lanjut, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Banten M. Yusuf menuturkan bahwa zakat merupakan salah satu solusi dari pewujudan penyejahteraan masyarakat. “Potensi zakat yang bisa dikembangkan untuk mengentaskan kemiskinan adalah zakat produktif. Pemberian zakat yang bisa membuat penerimanya menghasilkan sesuatu secara terus-menerus. Dengan harta zakat yang telah diterimanya” ungkap M. Yusuf. Dalam sambutannya, M. Yusuf juga menyampaikan harapan Pemprov kepada Baznas agar memiliki program edukasi sosial tentang kewajiban zakat yang berkesinambungan. “Penguatan amil zakat diperlukan karena seorang amil harus dipercaya masyarakat. Untuk itu SDM Baznas Banten harus berintegritas” tambahnya. Menutup acara pembukaan RAKORDA Baznas Provinsi Banten, Ketua Baznas RI Noor Achmad menyampaikan arahannya. “Baznas harus bisa bekerjasama dengan baik dengan pemerintah setempat. Kalau Baznas sudah kuat kelembagaannya sudah bagus, maka perolehannya juga untuk masyarakat setempat. Program-program pemerintah bisa diinisiasi oleh Baznas terutama yang terkait dengan program-program ekonomi seperti yang disebutkan pak Asda soal zakat produktif, alhamdulillah di Baznas sudah ada Z-Mart, Z-Chicken, Z-Auto dan lain-lain” ujar Noor Achmad.
BERITA19/10/2022 | Admin
Penguatan Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Banten Lakukan Kunjungan Kerja ke Baznas JABAR
Penguatan Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Banten Lakukan Kunjungan Kerja ke Baznas JABAR
Baznas Provinsi Banten mengunjungi Baznas Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja pada Rabu (21/9/2022) pagi. Bertempat di kantor Baznas Jawa Barat Kota Bandung, rombongan Baznas Provinsi Banten dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan juga satu staff yang dipimpin langsung oleh ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya. Kunjungan Baznas Provinsi Banten ini disambut dengan baik kedatangannya oleh Ketua Baznas Jawa Barat Anang Jauharudin seraya memberi salam pembuka dalam acara kunjungan kerja tersebut. “Terimakasih kepada Baznas Banten sudah datang kemari, Ahlan Wa Sahlan, Wilujeung Sumping. ” tuturnya. Kunjungan kerja antar lembaga ini dilaksanakan sebagai upaya untuk berbagi ilmu dalam pengelolaan zakat, termasuk didalamnya penghimpunan, pendistribusian, maupun pengembangan kelembagaan. “Baznas JABAR memiliki kota dan kabupaten yang lebih banyak daripada Banten. Dengan banyaknya penduduk tentu banyak pula dinamika yang terjadi dan kami perlu belajar dari hal tersebut.” Ujar Syibli Syarjaya selaku Ketua Baznas Provinsi Banten. Dalam kesempatan ini, Baznas Banten menggali berbagai pengetahuan, ilmu, maupun pengalaman mengenai pengelolaan zakat di Baznas Jawa Barat dengan mempertemukan para Wakil Ketua dari masing-masing bidang antara dua lembaga tersebut. “Semoga setelah dari sini pengetahuan-pengetahuan tersebut selanjutnya bisa kami implementasikan, kaji, dan juga diskusikan bersama teman-teman Baznas Banten.” Imbuh Syibli yang selanjutnya memperkenalkan para jajaran pimpinan Baznas Provinsi Banten.
BERITA23/09/2022 | Admin
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten menggelar kegiatan Zakat Goes to Campus pada Selasa hingga Jumat
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten menggelar kegiatan Zakat Goes to Campus pada Selasa hingga Jumat
Kegiatan yang berlangsung dalam empat hari tersebut dilakukan di Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang dengan menggandeng perguruan tinggi antara lain Universitas Mathlaul Anwar, Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Mansyur, Universitas Banten Jaya dan Stikes Salsabila. Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Banten Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L., M.M beserta jajaran nya ini merupakan upaya dari Baznas Banten untuk menggandeng generasi millenial supaya bisa membangun kesadaran akan zakat dan lebih peduli dengan zakat. #baznas #sahabatbaznas #zakat #infak #sedekah #zakatgoestocampus #millenial
BERITA20/09/2022 | Admin
Transparansi Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Banten Teken MOU dengan Kabar Banten dan Bank Jabar Banten Syariah
Transparansi Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Banten Teken MOU dengan Kabar Banten dan Bank Jabar Banten Syariah
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten kembali melakukan kerjasama dengan Harian Umum Kabar Banten dan juga Bank Jabar Syariah pada Senin (8/8/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten. Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Baznas Provinsi Banten, BJBS dan Kabar Banten ini merupakan perpanjangan dari kontrak yang selama ini sudah terjalin. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya, Pimpinan Kabar Banten Rahmat Ginanjar, dan Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor. Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menuturkan bahwa salah satu tujuan dari adanya perjanjian kerjasama ini merupakan sebagai asas transparansi agar adanya kepercayaan dari masyarakat terhadap Baznas Provinsi Banten. “Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dan pelaporan Baznas terhadap publik. Kemudian, sebagai lembaga yang mengelola dana umat, Baznas juga membutuhkan Mitra seperti bank-bank syariah salah satunya adalah BJB Syariah” ujar Syibli. Selaras dengan apa yang disampaikan Syibli, Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor mengatakan kerjasama antara Baznas dan BJBS diharapkan tidak berhenti sampai penandatanganan MOU saja. “Kami BJB Syariah sangat bertekad untuk berkontribusi positif, kerjasama ini bukan hanya untuk seremonial semata, mudah-mudahan selanjutnya ada kerjasama lain mengingat BJBS dan Baznas Banten sendiri sudah bekerjasama selama 6 tahun” tutur Rizdi. Di kesempatan yang sama, pimpinan Harian Umum Kabar Banten Rachmat Ginandjar menyampaikan bahwa Kabar Banten dituntut untuk bagaimana agar dapat berkolaborasi bagu kepentingan publik, salah satunya adalah dengan melaporkan apa yang seharusnya diketahui publik. “Kabar Banten membuka pintu untuk Baznas dan juga BJBS, dapat memanfaatkan media kami sebagai alat promosi. Karena pada dasarnya media mainstream ini masih sangat diperlukan salah satunya adalah untuk verifikasi” ujar pria yang akrab disapa Ragin tersebut.
BERITA01/09/2022 | Admin
Pendistribusian Dana Zakat Baznas Banten Undang Guru Ngaji dan Guru Madrasah
Pendistribusian Dana Zakat Baznas Banten Undang Guru Ngaji dan Guru Madrasah
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten distribusikan dana zakat pada Senin (15/8/22) pagi bertempat di Aula Institut Agama Islam Banten Kota Serang. Pendistribusian dana zakat tersebut menghadirkan perwakilan guru ngaji dan guru madrasah sebanyak masing-masing 86 orang dari total 958 penerima manfaat. Acara yang dihadiri oleh Sekda. Provinsi Banten yang diwakili Staff Ahli Gubernur Komari, Kanwil. Kemenag yang diwakili Kabid. Penaiszawa Mashudi, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya beserta jajaran nya ini turut mengundang perwakilan dari penerima bantuan dana pendidikan SLTA, Universitas, dan juga bantuan paket sekolah SD dan SMP yang sedang di distribusikan secara bertahap oleh Baznas Provinsi Banten. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menyampaikan laporan mengenai pencapaian penghimpunan hingga Agustus 2022 ini. “Hingga pertengahan bulan ini, sudah terhimpun sebanyak 16,755 Milyar. Dan pada hari ini, kami akan menyalurkan zakat sekitar 1,5 Milyar yang terdiri dari santunan guru ngaji sebanyak 429 orang, santunan guru madrasah 429 orang. Dan dari bidang pendidikan, yaitu bantuan S1 sebanyak 200 mahasiswa, SLTA Stimulan sebanyak 300 siswa, SLTA Insidentil sebanyak 360 siswa, kemudian paket sekolah SD dan SMP sebanyak 100 siswa.” papar Syibli. Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Suhri Utsman yang juga ditemui di acara tersebut menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan juga tanggungjawab Baznas untuk menyejahterakan mustahik. “Ashnaf zakat salah satunya adalah sabilillah, untuk itu Baznas Banten selalu berupaya agar dana zakat tersalurkan dengan baik dan benar. Kami berharap, dengan adanya santunan juga bantuan pendidikan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk bekal beribadah.” Ujar Suhri. Tak hanya itu, Suhri juga menyampaikan ucapan terima kasih nya kepada para muzaki yang telah berzakat di Baznas Banten sehingga dapat diterima oleh penerima manfaat.
BERITA01/09/2022 | Admin
Baznas Banten Gelontorkan 1.4 M Bantuan Untuk Rumah Tidak Layak Huni
Baznas Banten Gelontorkan 1.4 M Bantuan Untuk Rumah Tidak Layak Huni
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten kembali realisasikan bantuan untuk 74 rumah tidak layak huni pada Jum’at (19/8/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten. Penyerahan bantuan tersebut secara simbolis dibagikan untuk 17 penerima manfaat yang berasal dari daerah terdekat. Bantuan yang merupakan agenda rutin tiap tahun tersebut akan didistribusikan secara bertahap sejak tanggal 19-24 Agustus 2022 yang tersebar untuk 4 Kabupaten/Kota yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak. “Program Rumah Tidak Layak Huni dari Baznas Provinsi Banten ini diperuntukan bagi mustahik Fakir dan Miskin, yang rumah nya memang sudah tidak layak dan memiliki banyak kerusakan” ujar Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Moh. Suhri Utsman. Suhri juga menambahkan, bantuan untuk rumah tidak layak huni yaitu berbentuk dana sebesar Rp. 7.500.000,- , Rp. 10.000.000,- , dan Rp. 20.000.000,- tergantung dengan kondisi dari rumah tidak layak huni yang telah di survey sebelumnya. Dan memiliki total pendistribusian sebesar Rp. 1.457.500.000 Milyar rupiah. “Tahun kemarin, kami merealisasi sebanyak 70 rumah, dan sekarang 74 rumah. Alhamdulillah ada kenaikan, semoga tahun depan bisa terus bertambah mengingat permintaan bantuan ini sangat banyak sebenarnya” ujar Suhri. Pada kesempatan tersebut, Suhri juga menyampaikan bahwa Baznas Provinsi Banten tidak hanya memberikan bantuan untuk para mustahik, tetapi juga mendorong mustahik agar memiliki kehidupan yang lebih baik melalui program-program lain seperti Bantuan Modal Usaha dan juga Z-Mart. “Terima kasih saya ucapkan kepada para muzaki atau orang yang sudah membayar zakat nya ke Baznas Banten, sehingga kami mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah yang layak huni. Semoga Allah membalas kebaikan dan juga menambahkan Rezekinya.” Ungkap Mukhri salah seorang penerima bantuan rumah tidak layak huni yang berasal dari Baros, Kabupaten Pandeglang. #BAZNASProvinsiBanten #zakat #sdgs #sedekah #baznas #cintazakatmenyejahterakanumat
BERITA01/09/2022 | Admin
Baznas Provinsi Banten Cetak Muzaki Masa Depan
Baznas Provinsi Banten Cetak Muzaki Masa Depan
Baznas Provinsi Banten pada Senin-Senin (29 Agustus - 5 September) 2022 melakukan sosialisasi gerakan Gemar Sedekah pada 6 Sekolah di Provinsi Banten diantaranya MAN 1 Pandeglang, MAN 1 Kota Serang, MAN 1 Cilegon, MAN 2 Kota Serang, MAN 2 Cilegon, dan MAN 1 Kota Tangsel. Kegiatan tersebut merupakan upaya Baznas Banten untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan melatih anak-anak muda agar gemar bersedekah dan diharapkan kelak akan menjadi Muzaki di masa yang akan datang. #baznas #baznasbanten #gemarsedekah #zakat #infak #sedekah
BERITA01/09/2022 | Admin
PENERIMA MANFAAT BEASISWA SKSS ZIDAN FEBRIANSYAH KEMBALI TUAI PENGHARGAAN
PENERIMA MANFAAT BEASISWA SKSS ZIDAN FEBRIANSYAH KEMBALI TUAI PENGHARGAAN
Zidan Febriansyah penerima manfaat beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari Baznas Provinsi Banten kembali mendapatkan penghargaan dalam kegiatan Millenial Power II International Youth Summit Goes to Malaysia-Singapore yang diadakan oleh Beasiswa 10.000 pada Senin-Kamis (22-25/8/22). Perlu diketahui, SKSS merupakan Program Beastudi Mahasiswa berprestasi di kampus negeri di seluruh Indonesia yang membiayai mahasiswa dari semester pertama hingga lulus sarjana. Dalam kegiatan Millenial Power II International Youth Summit Goes to Malaysia-Singapore, Zidan yang merupakan mahasiswa UIN SMH Banten semester 7 ini mendapatkan penghargaan sebagai “A Unique Delegation”. Kegiatan yang berlangsung di dua negara yakni Malaysia dan Singapore tersebut diikuti juga oleh pemuda-pemudi pilihan dari Indonesia yang telah melalui berbagai tahap pemilihan. Dalam kesempatan itu, Zidan Febriansyah yang merupakan satu-satunya perwakilan dari Provinsi Banten mendapatkan berbagai ilmu bermanfaat yang diharapkan dapat di terapkan maupun di share kembali kepada teman-teman mahasiswa SKSS Baznas Banten lainnnya. Sebagai rumah untuk penerima beasiswa SKSS Baznas Banten, untuk mendukung dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh para penerima beasiswa SKSS, Baznas Provinsi Banten juga sering mengadakan pembinaan berupa materi baik zakat maupun umum.
BERITA01/09/2022 | Admin
Tekan Stunting Pemprov Banten bersama Baznas Provinsi Banten Distribusikan Paket Kurban
Tekan Stunting Pemprov Banten bersama Baznas Provinsi Banten Distribusikan Paket Kurban
Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerjasama dengan Baznas Provinsi Banten salurkan sebanyak 806 paket kurban untuk anak penyintas Stunting di Provinsi Banten pada Senin (11/7/22) pagi. Pemprov Banten, dibantu oleh Dinas Sosial Provinsi Banten menebar paket kurban ke 4 daerah terbanyak Stunting di Provinsi Banten. Diantara nya yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Serang. Paket kurban yang berupa daging dan santunan ini merupakan realisasi dari arahan Pj. Gubernur Al Muktabar pada Rapat Koordinasi Daerah Baznas Se Provinsi Banten Juni lalu mengenai penanganan Stunting, pasalnya pada kesempatan tersebut Baznas Provinsi Banten sepakat untuk turut mengatasi Stunting dan Gizi Buruk. Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menuturkan bahwa kegiatan kurban online yang memiliki tema: Tekan Stunting dengan Kurban ini merupakan salah satu upaya dari Baznas Provinsi Banten dalam menyejahterakan umat. “Sebagai lembaga pemerintah, tentu Baznas akan mendukung penuh apa yang jadi keinginan Pemprov terutama dalam menyejahterakan masyarakat.” ujar Syibli. Syibli juga menuturkan bahwa Baznas Provinsi Banten tidak hanya mengurus atau mengolah dana zakat, infak, maupun sedekah. Melainkan juga mengolah Dana Sosial Keagamaan Lainnya, seperti Kurban. “Ini merupakan langkah awal kami dalam berkontribusi untuk penanganan Stunting di Banten, selanjutnya Insya Allah kami akan buat program yang sekiranya cocok untuk menangani Stunting ini” ungkap Syibli. Diketahui, pada Idul Adha kali ini Baznas Provinsi Banten juga berhasil mengumpulkan sebanyak 29 kambing/domba dan 60 sapi/kerbau yang berasal dari tiga kategori berbeda.
BERITA12/07/2022 | Admin
Zakat Sejahterakan Umat Baznas Banten Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk UMKM
Zakat Sejahterakan Umat Baznas Banten Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk UMKM
Baznas Provinsi Banten salurkan Bantuan Modal Usaha (BMU) kepada 23 penerima manfaat usaha kecil mikro dan menengah pada kamis pagi (7/7/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten. Bantuan Modal Usaha merupakan bentuk dukungan Baznas Provinsi Banten dalam mendorong kesejahteraan ekonomi para mustahik di Provinsi Banten. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Ahmad Hidayat menuturkan bahwa bantuan ini merupakan salah satu dari realisasi penyaluran dana zakat. “Penerima manfaat yang Baznas Provinsi Banten bantu terdiri dari banyak jenis usaha, seperti peternak lele, warung jajanan, gorengan, penjahit dan lain-lain. Bantuan ini merupakan titipan dari Muzakki melalui Baznas yang memang harus disalurkan sesuai 8 asnaf zakat” ujar Hidayat. Lebih lanjut, dalam arahan nya Ahmad Hidayat juga memberi pesan kepada para penerima manfaat untuk tidak lupa berinfak maupun sedekah meski tidak besar jumlah nya. “Semoga bisa digunakan dengan sebaik-baiknya, dan mungkin bisa dicatat pemasukan dan pengeluaran sehingga lebih tertib administrasi yang nanti nya bias berdampak terhadap peningkatan usaha Bapak/Ibu” tegas nya. Salah satu penerima manfaat yang ditemui di Kantor Baznas Provinsi Banten, Rasyidi menuturkan bahwa bantuan ini akan digunakan untuk mengembangkan usaha warung jajanan nya. “Tempat usaha saya dekat dengan lokasi galian, waktu itu saya meminta bantuan kepada Baznas karena ada masalah di perusahaan galian yang menyebabkan tempat tersebut tutup, sehingga warung saya sangat sepi bahkan untuk mendapat omset Rp. 100.000 saja pun susah” ungkap Rasyidi. Dalam kesempatan tersebut, Rasyidi juga bercerita bahwa perusahaan galian kini kembali tutup. “Sudah 16 hari, yang datang paling pegawai tetap disitu. Jadi semakin dikit perolehan omset nya. Semoga setelah mendapatkan bantuan modal usaha dari Baznas ini saya bisa mengembangkan usaha lagi sehingga bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya anak sekolah” ujar Rasyidi. Selain itu, Rasyidi juga mengungkapkan rasa terima kasih nya kepada Muzaki Baznas Provinsi Banten karena telah memberi bantuan modal usaha kepada kami.
BERITA08/07/2022 | Admin
Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS Binaan Baznas Banten Kembali Berprestasi Siap Terbang ke Kalimantan
Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS Binaan Baznas Banten Kembali Berprestasi Siap Terbang ke Kalimantan
Nur Faizah, Mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) binaan Baznas Banten terpilih untuk mengikuti pertukaran mahasiwa di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin - Kalimantan Selatan melalui program beasiswa Merdeka 2022. Diinformasikan, Nur Faizah yang berasal dari Panongan Kabupaten Tangerang merupakan mahasiswa semester 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Nur Faizah memulai pendidikan kuliah nya dengan berhasil lolos melalui test SBMPTN pada jurusan Agribisnis-Pertanian. Berlatar keluarga yang sederhana, Nur Faizah yang akrab disapa Faizah ini merupakan seorang anak dari penjual es potong keliling. Masalah ekonomi ternyata tidak membuat semangat Faizah surut dalam menuntut ilmu. Saat mengetahui biaya yang harus dibayarkan untuk kuliah, Faizah gencar mencari informasi beasiswa untuk meringankan beban pendidikan, yang kemudian ia mampu mendapatkan beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana dari Baznas Provinsi Banten. Berbekal semangat yang tinggi, Faizah kembali mendaftar pada program beasiswa pertukaran mahasiswa Merdeka 2022 yang kemudian membawanya lolos menjadi salah satu peserta terpilih dalam program tersebut. Dalam prosesnya, Faizah memiliki banyak rintangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah dengan banyak nya peminat pada Universitas yang ia tuju. Tak berhenti sampai disitu, Faizah juga sempat sulit mendapatkan akses untuk mengikuti survey dikarenakan permasalah jaringan. Akan tetapi dengan kesabaran dan juga semangat Faizah berhasil melalui tahap tersebut. Faizah yang memiliki hobby membaca buku dan fotografi ini rencananya akan mengikuti pertukaran pelajar pada akhir Juli 2022 hingga 4 bulan kedepan.
BERITA08/07/2022 | Admin
Baznas Banten Kembali Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik Ini yang ke 10 Sejak Tahun 2012
Baznas Banten Kembali Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik Ini yang ke 10 Sejak Tahun 2012
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten (Baznas Banten) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik. Opini WTP yang diraih Baznas Banten ini merupakan yang ke-10 yang didapat secara berturut-turut sejak tahun 2012. Diketahui Baznas Banten secara rutin setiap tahun menunjuk auditor independen dari Kantor Akuntan Publik untuk memotret laporan keuangan mereka sebelum dilaporkan kepada Gubernur Banten dan Baznas Republik Indonesia. "Berdasarkan hasil audit kami terhadap penyajian laporan keuangan Baznas Banten tahun buku 2021, opininya wajar tanpa pengecualian. Tidak ada bukti material yang kami temukan. Semua laporan keuangan tersaji secara wajar," kata Wulan Retnowati, Audit Manger dari KAP Irfan Zulmendra di kantor Baznas Banten, Selasa 15 Februari 2022. Diungkapkan Wulan Retnowati, setelah 30 hari mereka melakukan audit dan uji petik terhadap sejumlah sampling distribusi harta zakat, hasilnya sangat menggembirakan. Tidak ditemukan masalah berarti dalam pengelolaan zakat di Baznas Banten. "Ini artinya secara standar keuangan, kinerja Baznas Banten sangat baik," ucapnya. Ketua Baznas Banten Prof. Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyajian laporan keuangan Baznas Banten tahun buku 2021 ini adalah opini yang ke-10. Sebab secara berturut turut sejak tahun 2012, Baznas Banten senantiasa mendapat opini WTP. Sementara opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pernah diraih untuk tahun buku 2011. "Ini keberhasilan seluruh rakyat Banten. Kami berterimakasih kepada para muzaki. Mudah mudahan dengan opini WTP ini para muzaki semakin percaya kepada Baznas Banten sebagai saluran menunaikan zakat," ujarnya. Prof Syibli menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada auditor atas kinerjanya selama 30 hari melakukan audit. Beberapa catatan dalam manajement letter akan segera ditindaklanjuti sebagai bentuk komitmen perbaikan-perbaikan di Baznas Banten. Kami juga berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov Banten), para pengurus Unit Pengumpul Zakat dan Amilin Baznas Banten atas dedikasinya pada pengumpulan dan pendistribusian harta zakat di Banten.
BERITA06/07/2022 | Admin
Baznas Banten Distribusikan Alat Baca Tulis untuk Penyandang Tunanetra
Baznas Banten Distribusikan Alat Baca Tulis untuk Penyandang Tunanetra
Baznas Provinsi Banten distribusikan alat bantu belajar untuk penyandang tunanetra pada Senin (4/7/22). Bertempat di Link. Sapiah Kecamatan Cipocok Jaya, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pihak Baznas Provinsi Banten. Bantuan yang merupakan realisasi dari dana zakat tersebut terdiri dari Al-Qur’an Braille, Alat Tulis Riglet, Pena, serta tongkat. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Ahmad Hidayat menuturkan bahwa pendistribusian alat bantu belajar merupakan bagian dari upaya Baznas Provinsi Banten dalam penyaluran dana zakat untuk 8 Ashnaf yang salah satunya yaitu Sabilillah. “Baznas Provinsi Banten terus berupaya untuk menyalurkan dana zakat yang di amanahkan Muzaki agar mampu meringankan beban para Mustahik sesuai dengan prinsip Baznas untuk menyejahterakan umat” ujar Ahmad Hidayat. Di informasikan oleh Nuriah selaku penyandang tunanetra, permohonan bantuan tersebut dilakukan karena selain dirinya, Nuriah juga memiliki dua orang anak penyandang tunanetra. “Saya bekerja hanya sebagai tukang pijat dan tidak berpenghasilan tetap. Saya memiliki dua anak yang juga tunanetra seperti saya. Terima Kasih kepada Baznas Banten karena telah memberikan bantuan sehingga anak saya bisa belajar membaca Al-Qur’an” ujar Nuriah.
BERITA06/07/2022 | Admin
Peduli Lansia Baznas Banten Kembali Salurkan Paket Sembako dan Santunan Seumur Hidup
Peduli Lansia Baznas Banten Kembali Salurkan Paket Sembako dan Santunan Seumur Hidup
Baznas Provinsi Banten kembali membagikan ratusan paket sembako dan santunan untuk 235 orang lanjut usia (Lansia). Kegiatan yang rutin diadakan tiap 3 bulan sekali ini berlangsung pada Juni 2022. Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Suhri Utsman menjelaskan, bantuan tersebut diberikan pada Lansia di wilayah Kota maupun Kabupaten Serang seumur hidup mereka (semasa hidup hingga meninggal) dan diantar langsung pendistribusiannya oleh Tim dari Baznas Provinsi Banten. “Kegiatan ini merupakan upaya dari Baznas Banten untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para Lansia, dan merupakan salah satu pemanfaatan dana zakat yang diberikan oleh muzakki” terangnya. Suhri juga menginformasikan bahwa paket sembako untuk Lansia tersebut terdiri dari uang tunai, beras, dan berbagai macam kebutuhan yang dapat mencukupi kebutuhan gizi Lansia. Diketahui Baznas Provinsi Banten telah melakukan kegiatan tersebut sejak tahun 2015 dengan jumlah penerima manfaat Lansia kurang dari 50 orang pada awalnya dan terus bertambah hingga sekarang. “Ini sebagai bukti nyata dari Baznas Provinsi Banten bahwa kami telah menyalurkan dana zakat dari muzakki untuk kebaikan umat, dan sejalan dengan tugas maupun fungsi Baznas sebagai lembaga sosial pelayan umat” Suhri juga menambahkan program Lansia ini dinilai sangat efektif menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang mungkin dihadapi para Lansia karena kurangnya ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga diharapkan dengan adanya program ini dapat meringankan sedikit beban para Lansia.
BERITA01/07/2022 | Admin
Baznas dan BKKBN Sepakati Atasi Stunting Bersama
Baznas dan BKKBN Sepakati Atasi Stunting Bersama
SERANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Banten menyambangi kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten, Kamis 23/6/2022. Tak tanggung-tanggung, Kepala Perwakilan BKKBN Banten Dadi Ahmad Roswandi yang datang Bersama Kepala Bidang KSPK dr Dian Rosyaningsih dan diterima langsung Ketua Baznas Banten, Prof Syibli Syarjaya didamping para wakil ketua dan amil pelaksana. Dari pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan kedua belah pihak untuk secara Bersama-sama mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten. Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa kedatangannya secara khusus ke Baznas Banten dalam rangka menindaklanjuti peluang kerjasama antara Baznas dan BKKBN dalam rangka menekan angka keluarga stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten yang angkanya melebihi rata-rata nasional. “Potensi resiko stunting di Banten itu ada sebanyak 1,3 juta orang. Sedangkan prevalensi stunting di Banten berdasarkan studi status gizi Indonesia yaitu sebesar 24,5 persen. Angka tertinggi berada di Kabupaten Pandeglang yaitu 37,8 persen,” ujar Dadi menyampaikan maksud dan tujuan ia dan rombongan datang ke Baznas Banten. Dalam kesempatan itu Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa Banten masuk zona merah stunting dan gizi buruk. Penanganan masalah ini membutuhkan banyak pihak yang terlibat. "Istilah kita butuh tenaga keroyokan untuk mengatasi stunting ini karena penyebabnya amat beragam dan penangannya butuh waktu yang cukup panjang. Mulai dari kesadaran gizi orang tua calon bayi, sanitasi rumah yang buruk, hingga keterbatasan ekonomi keluarga. Karenanya butuh disentuh masalah pemahamannya, masalah ekonominya hingga intervensi pada peningkatan gizi keluarganya," ujar Ahmad Roswandi lagi menegaskan. Apa yang disampaikan Ahmad Rowandi ini diperkuat oleh Ibu dr, Dian Rosyaningsih Koordinator bidang KSPK di BKKBN Perwakilan Banten. Menurut Dian, ada beberapa program yang bisa dikolaborasikan dengan Baznas Banten terkait pengentasan stunting dan gizi buruk ini. Diantaranya adalah program Bapak Asuh melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat). “Program DASHAT ini merupakan Bapak Asuh yang berdonasi membiayai penanganan satu keluarga stunting atau lebih. Baznas tentu bisa menjadi bapak asuh untuk keluarga stunting ini. Menurut hitungan kami, setiap hari satu keluarga stunting membutuhkan biaya Rp 15 ribu dan berlangsung selama 6 bulan," ujarnya. Sementara itu, Ketua Baznas Banten Prof Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa di Baznas Banten ada program bidang kemanusiaan yang di dalamnya menangani kesehatan dan ekonomi mustahik. Hal penanaganan stunting dan gizi buruk ini bisa melalui program bidang tersebut. Terlebih sebentar lagi akan ada perayaan idul qurban, dimana daging kurban hasil penghimpunan Baznas Banten akan dialokasikan pada penanganan stunting. “Kita harus gerak cepat, selanjutnya akan kita buat perjanjian kerjasama mengenai hal ini. Tak hanya menekan pertumbuhan stunting di Banten, Baznas Provinsi Banten juga memikirkan bagaimana caranya agar ekonomi keluarga penyintas stunting dibangun agar tidak terjadi hal seperti itu lagi,” ujar Syibli. Mantan Rektor UIN Banten ini menuturkan program yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan yaitu distribusi kurban untuk menekan pertumbuhan stunting. “Kami sedang merancang bagaimana pola pendistribusian tersebut akan dilakukan, apakah berupa daging utuh atau apa. Kemudian kami juga menghimbau khalayak ramai, atau para pegawai BKKBN Provinsi Banten dapat berkurban di Baznas Provinsi Banten demi tercapainya program ini,” ujar Syibli.(*)
BERITA23/06/2022 | admin
Gladi dan Simulasi Siaga Tsunami di Banten Baznas Tanggap Bencana Turut Kerahkan Personil
Gladi dan Simulasi Siaga Tsunami di Banten Baznas Tanggap Bencana Turut Kerahkan Personil
Anyar - Dalam rangka menyikapi potensi bencana tsunami yang mungkin terjadi di Anyar, Baznas Tanggap Bencana Provinsi Banten mengikuti simulasi siaga tsunami yang diadakan oleh BPBD Provinsi Banten pada Rabu (22/6/22). Bertempat di Lapangan Lingkungan Kecamatan Anyar Kabupaten Serang, acara tersebut di ikuti oleh sebanyak 5 (lima) personil Baznas Tanggap Bencana Provinsi Banten. Acara yang turut mengundang PJ Gubernur Banten, BPBD Kabupaten Serang, BMKG Stasiun Serang, Dinsos Kabupaten Serang, KORAMIL Kecamatan Anyar serta perwakilan masyarakat dari beberapa Desa di Anyar tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat tentang penanggulangan bencana, membantu masyarakat memahami tata cara penanggulangan bencana, membantu masyarakat memahami teknik evakuasi dalam situasi bencana, melatih dan membiasakan masyarakat untuk siap siaga (tidak panik), dan menjadi sarana latihan maupun praktek dalam usaha penanggulangan bencana. Dalam Gladi dan Simulasi Bencana tersebut, para peserta mengikuti beberapa kegiatan seperti pemaparan kondisi wilayah Kecamatan Anyar, Table Top Exercise yang merupakan simulasi yang dirancang untuk menguji kemampuan teoritis dari suatu kelompok untuk menanggapi situasi, Kegiatan Evakuasi, Kegiatan Trauma Hiling, dan lain-lain. Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang merupakan salah satu unit kerja dari bidang pendistribusian dan pendayagunaan di Baznas Provinsi Banten, memiliki tugas untuk mengurangi dampak bencana dan menekan resiko kemiskinan akibat bencana, melalui kegiatan ini di harapkan dapat memberikan pemahaman untuk Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan pengaplikasian tupoksi masing-masing sumber daya pada saat kondisi tanggap darurat bencana terjadi.
BERITA23/06/2022 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.

Lihat Daftar Rekening →