WhatsApp Icon
Z-Mart BAZNAS Banten Buktikan Dampak Nyata, Usaha Mitra Tetap Stabil Pasca Lebaran

Serang, 16 April 2026 – Memasuki bulan kedelapan pendampingan intensif penerima manfaat tahun 2025 program Z-Mart BAZNAS Provinsi Banten, Bandiah, salah satu Saudagar Z-Mart di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, menunjukkan progres ekonomi yang signifikan. Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026, stabilitas stok modal dan keuntungan usahanya dilaporkan tetap terjaga dan tidak terganggu oleh kebutuhan konsumsi selama masa mudik maupun lebaran.

 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi diversifikasi usaha yang dijalankan secara kolektif bersama keluarga. Saat ini, ekosistem usaha Bandiah berkembang menjadi beberapa unit bisnis diantaranya warung Z-Mart dan 

sayuran, juga kuliner pagi seperti nasi uduk dan gorengan.

 

Pendampingan yang dilakukan secara intensif pasca Ramadan berfokus pada menjaga ketahanan modal. Hasilnya, Bandiah mampu memisahkan antara dana operasional usaha dengan kebutuhan pribadi, sehingga arus kas tetap sehat meskipun beban pengeluaran masyarakat pasca lebaran umumnya meningkat.

 

"Alhamdulillah, berkat pendampingan yang rutin, stok barang di warung tetap aman dan modal tidak terpakai untuk keperluan lebaran kemarin. Usaha nasi uduk suami juga sangat membantu pemasukan tambahan," ujar Bandiah saat ditemui dalam sesi pendampingan rutin.

 

Melalui konsistensi pendampingan lapangan, BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mengawal kemandirian ekonomi para mustahik hingga mencapai tahapan muzakki.

20/04/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Provinsi Banten Soft Launching Program “Jum’at Berbagi” di SMKN 4 Pandeglang

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melaksanakan kegiatan soft launching Program Jum’at Berbagi bertajuk “Transformasi Ibadah Individual Menuju Kepedulian Sosial Kolektif melalui ZIS” pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di SMKN 4 Pandeglang.

 

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menguatkan peran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai gerakan bersama yang tidak hanya bersifat individual, tetapi juga mendorong kepedulian sosial secara kolektif, khususnya di lingkungan pendidikan.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kurnia Satriawan, Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Rina Dewiyanti, jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Banten yang terdiri dari Ketua Wawan Wahyuddin, Wakil Ketua I Rachmat Halim, Wakil Ketua II Fery Hasanudin, dan Kepala Pelaksana Yani Hudayani. Turut hadir pula para pengawas dan kepala SMA, SMK, dan SKH se-Kabupaten Pandeglang, Kepala KCD Provinsi Banten Wilayah Pandeglang Dede Ruhyati, serta Kepala SMKN 4 Pandeglang Susila.

 

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menekankan pentingnya menjadikan ZIS sebagai instrumen perubahan, terutama bagi generasi muda.

 

“Kita ingin mengedukasi generasi muda bahwa kesalehan sejati adalah ketika keberadaan kita memberikan dampak bagi orang lain. Jum’at Berbagi adalah latihan nyata untuk mengubah empati menjadi aksi kolektif,” ujarnya.

 

Program Jum’at Berbagi diharapkan dapat menjadi budaya positif di lingkungan sekolah, di mana siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Banten mendorong terbentuknya karakter generasi muda yang peduli, empatik, dan berkontribusi aktif dalam membantu sesama.

13/04/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Kembali Raih Predikat WTP ke-15 Berturut-turut

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2025. Opini WTP ini merupakan yang ke-15 kalinya diraih BAZNAS Banten. 

 

BAZNAS Banten secara rutin setiap tahun menunjuk auditor independen dari Kantor Akuntan Publik untuk memotret laporan keuangan mereka sebelum dilaporkan kepada Gubernur Banten dan BAZNAS Republik Indonesia.

 

"Kami telah mengaudit laporan keuangan BAZNAS Provinsi Banten yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, laporan aktivitas, dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk ikhtisar kebijakan akuntansi material.” ungkap Ade Suryana, perwakilan Kantor Akuntan Publik Roni Pupung.

 

Menurutnya, laporan keuangan terlampir tersajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan lembaga tanggal 31 Desember 2025, serta aktivitas, dan arus kas nya untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

 

Sementara itu Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, mengungkapkan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyajian laporan keuangan BAZNAS Banten tahun buku 2025 ini adalah opini yang ke-15. Sebab secara berturut turut, BAZNAS Banten senantiasa mendapat opini WTP.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Banten. Mudah-mudahan dengan opini WTP ini kepercayaan para muzaki semakin meningkat," ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Banten akan terus berkomitmen bekerja secara maksimal agar pengelolaan zakat berjalan amanah, transparan, efektif, dan berdampak luas dalam pengentasan kemiskinan serta kesejahteraan masyarakat.

01/04/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS BANTEN TEGASKAN ZAKAT TIDAK DIGUNAKAN UNTUK PROGRAM MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten tegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

 

Hal tersebut selaras dengan apa yang disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, yang mengatakan bahwa pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

 

“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026). 

 

Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menegaskan bahwa BAZNAS Banten menjujung tinggi prinsip 3A yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

 

“Seluruh proses penghimpunan maupun pendistribusian di BAZNAS Banten harus tetap dalam berada di koridor 3A tersebut, dan tidak boleh menyimpang dari aturan yang berlaku.

 

Ia juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pengelolaan ZIS, BAZNAS Banten selalu di audit baik oleh Kantor Akuntan Publik, maupun Inspektorat Jenderal Kementrian Agama agar pengelolaan dana ZIS dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan 

perundang-undangan.

 

“Kami mengimbau masyarakat Banten agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Amanah dari muzaki akan tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan” ungkap Wawan.

27/02/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Gelar Opening Ceremony Semarak Ramadan 1447 H di Mall of Serang

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten resmi membuka kegiatan Semarak Ramadan 1447 H yang digelar di Mall of Serang pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi bersama Mall of Serang dan Bank Jabar Banten Syariah (BJB Syariah), serta didukung berbagai mitra strategis.

 

Dalam seremoni pembukaannya, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Banten, BJB Syariah, dan Kabar Banten terkait kerja sama publikasi dan iklan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Antara BAZNAS Banten dengan MOS terkait penyelenggaraan kegiatan Semarak Ramadan. Selain itu, BAZNAS Banten juga menjalin kerja sama dengan Klinik Utama Mata Saruni untuk pelaksanaan operasi katarak gratis bagi mustahik sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kurang mampu.

 

Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa kegiatan Semarak Ramadan tahun ini akan berlangsung sepanjang bulan suci dengan beragam program edukatif, sosial, dan religius. Di antaranya bincang seputar zakat, cek kesehatan gratis, talkshow hikmah kesehatan dalam berpuasa, dongeng dan kaligrafi Ramadan, interactive charity experience, penampilan nasyid, beauty class dan hijab workshop, cek kesehatan mata gratis, lomba hafalan surat pendek, Ramadan Runway Fashion Show, Teman Sekarya Kids Craft, lomba dai cilik, MOS Spotlight Ramadan, edukasi investasi emas, literasi keuangan syariah, kajian islami, hingga live music religi.

 

Selama Ramadan, masyarakat juga dapat memanfaatkan gerai konsultasi serta layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah yang tersedia setiap hari di area Mall of Serang, dengan dukungan penuh dari BJB Syariah sebagai sponsor.

 

Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang, Handri Rahmat Ilahi, menyampaikan harapan agar sinergi antara lembaga keuangan syariah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Banten, serta BAZNAS terus diperkuat. 

 

“Kami berdoa agar kolaborasi ini semakin solid dan BAZNAS semakin hebat dalam mengemban amanah umat,” ujarnya.

 

Sementara itu, perwakilan Mall of Serang, Radella, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan tahun kelima penyelenggaraan program Ramadan bersama BAZNAS. Mereka berharap Semarak Ramadan dapat menghadirkan suasana kebersamaan serta memberikan pengalaman yang berkesan dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi peran BAZNAS sebagai solusi dalam membantu masyarakat kurang mampu.

 

"Biasanya untuk operasi katarak itu membutuhkan biaya banyak, tapi karena BAZNAS, biaya itu bisa dipangkas hanya menjadi 2,5 juta per mata." ungkapnya.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat di Banten untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi. 

 

"BAZNAS adalah instrumen negara yang harus kita perkuat agar manfaatnya, outcomenya, dan impactnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara transparan juga tepat sasaran" ujarnya.

22/02/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

Baznas Banten Gelontorkan 1.4 M Bantuan Untuk Rumah Tidak Layak Huni
Baznas Banten Gelontorkan 1.4 M Bantuan Untuk Rumah Tidak Layak Huni
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten kembali realisasikan bantuan untuk 74 rumah tidak layak huni pada Jum’at (19/8/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten. Penyerahan bantuan tersebut secara simbolis dibagikan untuk 17 penerima manfaat yang berasal dari daerah terdekat. Bantuan yang merupakan agenda rutin tiap tahun tersebut akan didistribusikan secara bertahap sejak tanggal 19-24 Agustus 2022 yang tersebar untuk 4 Kabupaten/Kota yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak. “Program Rumah Tidak Layak Huni dari Baznas Provinsi Banten ini diperuntukan bagi mustahik Fakir dan Miskin, yang rumah nya memang sudah tidak layak dan memiliki banyak kerusakan” ujar Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Moh. Suhri Utsman. Suhri juga menambahkan, bantuan untuk rumah tidak layak huni yaitu berbentuk dana sebesar Rp. 7.500.000,- , Rp. 10.000.000,- , dan Rp. 20.000.000,- tergantung dengan kondisi dari rumah tidak layak huni yang telah di survey sebelumnya. Dan memiliki total pendistribusian sebesar Rp. 1.457.500.000 Milyar rupiah. “Tahun kemarin, kami merealisasi sebanyak 70 rumah, dan sekarang 74 rumah. Alhamdulillah ada kenaikan, semoga tahun depan bisa terus bertambah mengingat permintaan bantuan ini sangat banyak sebenarnya” ujar Suhri. Pada kesempatan tersebut, Suhri juga menyampaikan bahwa Baznas Provinsi Banten tidak hanya memberikan bantuan untuk para mustahik, tetapi juga mendorong mustahik agar memiliki kehidupan yang lebih baik melalui program-program lain seperti Bantuan Modal Usaha dan juga Z-Mart. “Terima kasih saya ucapkan kepada para muzaki atau orang yang sudah membayar zakat nya ke Baznas Banten, sehingga kami mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah yang layak huni. Semoga Allah membalas kebaikan dan juga menambahkan Rezekinya.” Ungkap Mukhri salah seorang penerima bantuan rumah tidak layak huni yang berasal dari Baros, Kabupaten Pandeglang. #BAZNASProvinsiBanten #zakat #sdgs #sedekah #baznas #cintazakatmenyejahterakanumat
BERITA01/09/2022 | Admin
Baznas Provinsi Banten Cetak Muzaki Masa Depan
Baznas Provinsi Banten Cetak Muzaki Masa Depan
Baznas Provinsi Banten pada Senin-Senin (29 Agustus - 5 September) 2022 melakukan sosialisasi gerakan Gemar Sedekah pada 6 Sekolah di Provinsi Banten diantaranya MAN 1 Pandeglang, MAN 1 Kota Serang, MAN 1 Cilegon, MAN 2 Kota Serang, MAN 2 Cilegon, dan MAN 1 Kota Tangsel. Kegiatan tersebut merupakan upaya Baznas Banten untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan melatih anak-anak muda agar gemar bersedekah dan diharapkan kelak akan menjadi Muzaki di masa yang akan datang. #baznas #baznasbanten #gemarsedekah #zakat #infak #sedekah
BERITA01/09/2022 | Admin
PENERIMA MANFAAT BEASISWA SKSS ZIDAN FEBRIANSYAH KEMBALI TUAI PENGHARGAAN
PENERIMA MANFAAT BEASISWA SKSS ZIDAN FEBRIANSYAH KEMBALI TUAI PENGHARGAAN
Zidan Febriansyah penerima manfaat beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari Baznas Provinsi Banten kembali mendapatkan penghargaan dalam kegiatan Millenial Power II International Youth Summit Goes to Malaysia-Singapore yang diadakan oleh Beasiswa 10.000 pada Senin-Kamis (22-25/8/22). Perlu diketahui, SKSS merupakan Program Beastudi Mahasiswa berprestasi di kampus negeri di seluruh Indonesia yang membiayai mahasiswa dari semester pertama hingga lulus sarjana. Dalam kegiatan Millenial Power II International Youth Summit Goes to Malaysia-Singapore, Zidan yang merupakan mahasiswa UIN SMH Banten semester 7 ini mendapatkan penghargaan sebagai “A Unique Delegation”. Kegiatan yang berlangsung di dua negara yakni Malaysia dan Singapore tersebut diikuti juga oleh pemuda-pemudi pilihan dari Indonesia yang telah melalui berbagai tahap pemilihan. Dalam kesempatan itu, Zidan Febriansyah yang merupakan satu-satunya perwakilan dari Provinsi Banten mendapatkan berbagai ilmu bermanfaat yang diharapkan dapat di terapkan maupun di share kembali kepada teman-teman mahasiswa SKSS Baznas Banten lainnnya. Sebagai rumah untuk penerima beasiswa SKSS Baznas Banten, untuk mendukung dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh para penerima beasiswa SKSS, Baznas Provinsi Banten juga sering mengadakan pembinaan berupa materi baik zakat maupun umum.
BERITA01/09/2022 | Admin
Tekan Stunting Pemprov Banten bersama Baznas Provinsi Banten Distribusikan Paket Kurban
Tekan Stunting Pemprov Banten bersama Baznas Provinsi Banten Distribusikan Paket Kurban
Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerjasama dengan Baznas Provinsi Banten salurkan sebanyak 806 paket kurban untuk anak penyintas Stunting di Provinsi Banten pada Senin (11/7/22) pagi. Pemprov Banten, dibantu oleh Dinas Sosial Provinsi Banten menebar paket kurban ke 4 daerah terbanyak Stunting di Provinsi Banten. Diantara nya yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Serang. Paket kurban yang berupa daging dan santunan ini merupakan realisasi dari arahan Pj. Gubernur Al Muktabar pada Rapat Koordinasi Daerah Baznas Se Provinsi Banten Juni lalu mengenai penanganan Stunting, pasalnya pada kesempatan tersebut Baznas Provinsi Banten sepakat untuk turut mengatasi Stunting dan Gizi Buruk. Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menuturkan bahwa kegiatan kurban online yang memiliki tema: Tekan Stunting dengan Kurban ini merupakan salah satu upaya dari Baznas Provinsi Banten dalam menyejahterakan umat. “Sebagai lembaga pemerintah, tentu Baznas akan mendukung penuh apa yang jadi keinginan Pemprov terutama dalam menyejahterakan masyarakat.” ujar Syibli. Syibli juga menuturkan bahwa Baznas Provinsi Banten tidak hanya mengurus atau mengolah dana zakat, infak, maupun sedekah. Melainkan juga mengolah Dana Sosial Keagamaan Lainnya, seperti Kurban. “Ini merupakan langkah awal kami dalam berkontribusi untuk penanganan Stunting di Banten, selanjutnya Insya Allah kami akan buat program yang sekiranya cocok untuk menangani Stunting ini” ungkap Syibli. Diketahui, pada Idul Adha kali ini Baznas Provinsi Banten juga berhasil mengumpulkan sebanyak 29 kambing/domba dan 60 sapi/kerbau yang berasal dari tiga kategori berbeda.
BERITA12/07/2022 | Admin
Zakat Sejahterakan Umat Baznas Banten Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk UMKM
Zakat Sejahterakan Umat Baznas Banten Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk UMKM
Baznas Provinsi Banten salurkan Bantuan Modal Usaha (BMU) kepada 23 penerima manfaat usaha kecil mikro dan menengah pada kamis pagi (7/7/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten. Bantuan Modal Usaha merupakan bentuk dukungan Baznas Provinsi Banten dalam mendorong kesejahteraan ekonomi para mustahik di Provinsi Banten. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Ahmad Hidayat menuturkan bahwa bantuan ini merupakan salah satu dari realisasi penyaluran dana zakat. “Penerima manfaat yang Baznas Provinsi Banten bantu terdiri dari banyak jenis usaha, seperti peternak lele, warung jajanan, gorengan, penjahit dan lain-lain. Bantuan ini merupakan titipan dari Muzakki melalui Baznas yang memang harus disalurkan sesuai 8 asnaf zakat” ujar Hidayat. Lebih lanjut, dalam arahan nya Ahmad Hidayat juga memberi pesan kepada para penerima manfaat untuk tidak lupa berinfak maupun sedekah meski tidak besar jumlah nya. “Semoga bisa digunakan dengan sebaik-baiknya, dan mungkin bisa dicatat pemasukan dan pengeluaran sehingga lebih tertib administrasi yang nanti nya bias berdampak terhadap peningkatan usaha Bapak/Ibu” tegas nya. Salah satu penerima manfaat yang ditemui di Kantor Baznas Provinsi Banten, Rasyidi menuturkan bahwa bantuan ini akan digunakan untuk mengembangkan usaha warung jajanan nya. “Tempat usaha saya dekat dengan lokasi galian, waktu itu saya meminta bantuan kepada Baznas karena ada masalah di perusahaan galian yang menyebabkan tempat tersebut tutup, sehingga warung saya sangat sepi bahkan untuk mendapat omset Rp. 100.000 saja pun susah” ungkap Rasyidi. Dalam kesempatan tersebut, Rasyidi juga bercerita bahwa perusahaan galian kini kembali tutup. “Sudah 16 hari, yang datang paling pegawai tetap disitu. Jadi semakin dikit perolehan omset nya. Semoga setelah mendapatkan bantuan modal usaha dari Baznas ini saya bisa mengembangkan usaha lagi sehingga bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya anak sekolah” ujar Rasyidi. Selain itu, Rasyidi juga mengungkapkan rasa terima kasih nya kepada Muzaki Baznas Provinsi Banten karena telah memberi bantuan modal usaha kepada kami.
BERITA08/07/2022 | Admin
Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS Binaan Baznas Banten Kembali Berprestasi Siap Terbang ke Kalimantan
Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS Binaan Baznas Banten Kembali Berprestasi Siap Terbang ke Kalimantan
Nur Faizah, Mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) binaan Baznas Banten terpilih untuk mengikuti pertukaran mahasiwa di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin - Kalimantan Selatan melalui program beasiswa Merdeka 2022. Diinformasikan, Nur Faizah yang berasal dari Panongan Kabupaten Tangerang merupakan mahasiswa semester 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Nur Faizah memulai pendidikan kuliah nya dengan berhasil lolos melalui test SBMPTN pada jurusan Agribisnis-Pertanian. Berlatar keluarga yang sederhana, Nur Faizah yang akrab disapa Faizah ini merupakan seorang anak dari penjual es potong keliling. Masalah ekonomi ternyata tidak membuat semangat Faizah surut dalam menuntut ilmu. Saat mengetahui biaya yang harus dibayarkan untuk kuliah, Faizah gencar mencari informasi beasiswa untuk meringankan beban pendidikan, yang kemudian ia mampu mendapatkan beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana dari Baznas Provinsi Banten. Berbekal semangat yang tinggi, Faizah kembali mendaftar pada program beasiswa pertukaran mahasiswa Merdeka 2022 yang kemudian membawanya lolos menjadi salah satu peserta terpilih dalam program tersebut. Dalam prosesnya, Faizah memiliki banyak rintangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah dengan banyak nya peminat pada Universitas yang ia tuju. Tak berhenti sampai disitu, Faizah juga sempat sulit mendapatkan akses untuk mengikuti survey dikarenakan permasalah jaringan. Akan tetapi dengan kesabaran dan juga semangat Faizah berhasil melalui tahap tersebut. Faizah yang memiliki hobby membaca buku dan fotografi ini rencananya akan mengikuti pertukaran pelajar pada akhir Juli 2022 hingga 4 bulan kedepan.
BERITA08/07/2022 | Admin
Baznas Banten Kembali Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik Ini yang ke 10 Sejak Tahun 2012
Baznas Banten Kembali Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik Ini yang ke 10 Sejak Tahun 2012
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten (Baznas Banten) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik. Opini WTP yang diraih Baznas Banten ini merupakan yang ke-10 yang didapat secara berturut-turut sejak tahun 2012. Diketahui Baznas Banten secara rutin setiap tahun menunjuk auditor independen dari Kantor Akuntan Publik untuk memotret laporan keuangan mereka sebelum dilaporkan kepada Gubernur Banten dan Baznas Republik Indonesia. "Berdasarkan hasil audit kami terhadap penyajian laporan keuangan Baznas Banten tahun buku 2021, opininya wajar tanpa pengecualian. Tidak ada bukti material yang kami temukan. Semua laporan keuangan tersaji secara wajar," kata Wulan Retnowati, Audit Manger dari KAP Irfan Zulmendra di kantor Baznas Banten, Selasa 15 Februari 2022. Diungkapkan Wulan Retnowati, setelah 30 hari mereka melakukan audit dan uji petik terhadap sejumlah sampling distribusi harta zakat, hasilnya sangat menggembirakan. Tidak ditemukan masalah berarti dalam pengelolaan zakat di Baznas Banten. "Ini artinya secara standar keuangan, kinerja Baznas Banten sangat baik," ucapnya. Ketua Baznas Banten Prof. Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyajian laporan keuangan Baznas Banten tahun buku 2021 ini adalah opini yang ke-10. Sebab secara berturut turut sejak tahun 2012, Baznas Banten senantiasa mendapat opini WTP. Sementara opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pernah diraih untuk tahun buku 2011. "Ini keberhasilan seluruh rakyat Banten. Kami berterimakasih kepada para muzaki. Mudah mudahan dengan opini WTP ini para muzaki semakin percaya kepada Baznas Banten sebagai saluran menunaikan zakat," ujarnya. Prof Syibli menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada auditor atas kinerjanya selama 30 hari melakukan audit. Beberapa catatan dalam manajement letter akan segera ditindaklanjuti sebagai bentuk komitmen perbaikan-perbaikan di Baznas Banten. Kami juga berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov Banten), para pengurus Unit Pengumpul Zakat dan Amilin Baznas Banten atas dedikasinya pada pengumpulan dan pendistribusian harta zakat di Banten.
BERITA06/07/2022 | Admin
Baznas Banten Distribusikan Alat Baca Tulis untuk Penyandang Tunanetra
Baznas Banten Distribusikan Alat Baca Tulis untuk Penyandang Tunanetra
Baznas Provinsi Banten distribusikan alat bantu belajar untuk penyandang tunanetra pada Senin (4/7/22). Bertempat di Link. Sapiah Kecamatan Cipocok Jaya, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pihak Baznas Provinsi Banten. Bantuan yang merupakan realisasi dari dana zakat tersebut terdiri dari Al-Qur’an Braille, Alat Tulis Riglet, Pena, serta tongkat. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Ahmad Hidayat menuturkan bahwa pendistribusian alat bantu belajar merupakan bagian dari upaya Baznas Provinsi Banten dalam penyaluran dana zakat untuk 8 Ashnaf yang salah satunya yaitu Sabilillah. “Baznas Provinsi Banten terus berupaya untuk menyalurkan dana zakat yang di amanahkan Muzaki agar mampu meringankan beban para Mustahik sesuai dengan prinsip Baznas untuk menyejahterakan umat” ujar Ahmad Hidayat. Di informasikan oleh Nuriah selaku penyandang tunanetra, permohonan bantuan tersebut dilakukan karena selain dirinya, Nuriah juga memiliki dua orang anak penyandang tunanetra. “Saya bekerja hanya sebagai tukang pijat dan tidak berpenghasilan tetap. Saya memiliki dua anak yang juga tunanetra seperti saya. Terima Kasih kepada Baznas Banten karena telah memberikan bantuan sehingga anak saya bisa belajar membaca Al-Qur’an” ujar Nuriah.
BERITA06/07/2022 | Admin
Peduli Lansia Baznas Banten Kembali Salurkan Paket Sembako dan Santunan Seumur Hidup
Peduli Lansia Baznas Banten Kembali Salurkan Paket Sembako dan Santunan Seumur Hidup
Baznas Provinsi Banten kembali membagikan ratusan paket sembako dan santunan untuk 235 orang lanjut usia (Lansia). Kegiatan yang rutin diadakan tiap 3 bulan sekali ini berlangsung pada Juni 2022. Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Suhri Utsman menjelaskan, bantuan tersebut diberikan pada Lansia di wilayah Kota maupun Kabupaten Serang seumur hidup mereka (semasa hidup hingga meninggal) dan diantar langsung pendistribusiannya oleh Tim dari Baznas Provinsi Banten. “Kegiatan ini merupakan upaya dari Baznas Banten untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para Lansia, dan merupakan salah satu pemanfaatan dana zakat yang diberikan oleh muzakki” terangnya. Suhri juga menginformasikan bahwa paket sembako untuk Lansia tersebut terdiri dari uang tunai, beras, dan berbagai macam kebutuhan yang dapat mencukupi kebutuhan gizi Lansia. Diketahui Baznas Provinsi Banten telah melakukan kegiatan tersebut sejak tahun 2015 dengan jumlah penerima manfaat Lansia kurang dari 50 orang pada awalnya dan terus bertambah hingga sekarang. “Ini sebagai bukti nyata dari Baznas Provinsi Banten bahwa kami telah menyalurkan dana zakat dari muzakki untuk kebaikan umat, dan sejalan dengan tugas maupun fungsi Baznas sebagai lembaga sosial pelayan umat” Suhri juga menambahkan program Lansia ini dinilai sangat efektif menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang mungkin dihadapi para Lansia karena kurangnya ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga diharapkan dengan adanya program ini dapat meringankan sedikit beban para Lansia.
BERITA01/07/2022 | Admin
Baznas dan BKKBN Sepakati Atasi Stunting Bersama
Baznas dan BKKBN Sepakati Atasi Stunting Bersama
SERANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Banten menyambangi kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten, Kamis 23/6/2022. Tak tanggung-tanggung, Kepala Perwakilan BKKBN Banten Dadi Ahmad Roswandi yang datang Bersama Kepala Bidang KSPK dr Dian Rosyaningsih dan diterima langsung Ketua Baznas Banten, Prof Syibli Syarjaya didamping para wakil ketua dan amil pelaksana. Dari pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan kedua belah pihak untuk secara Bersama-sama mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten. Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa kedatangannya secara khusus ke Baznas Banten dalam rangka menindaklanjuti peluang kerjasama antara Baznas dan BKKBN dalam rangka menekan angka keluarga stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten yang angkanya melebihi rata-rata nasional. “Potensi resiko stunting di Banten itu ada sebanyak 1,3 juta orang. Sedangkan prevalensi stunting di Banten berdasarkan studi status gizi Indonesia yaitu sebesar 24,5 persen. Angka tertinggi berada di Kabupaten Pandeglang yaitu 37,8 persen,” ujar Dadi menyampaikan maksud dan tujuan ia dan rombongan datang ke Baznas Banten. Dalam kesempatan itu Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa Banten masuk zona merah stunting dan gizi buruk. Penanganan masalah ini membutuhkan banyak pihak yang terlibat. "Istilah kita butuh tenaga keroyokan untuk mengatasi stunting ini karena penyebabnya amat beragam dan penangannya butuh waktu yang cukup panjang. Mulai dari kesadaran gizi orang tua calon bayi, sanitasi rumah yang buruk, hingga keterbatasan ekonomi keluarga. Karenanya butuh disentuh masalah pemahamannya, masalah ekonominya hingga intervensi pada peningkatan gizi keluarganya," ujar Ahmad Roswandi lagi menegaskan. Apa yang disampaikan Ahmad Rowandi ini diperkuat oleh Ibu dr, Dian Rosyaningsih Koordinator bidang KSPK di BKKBN Perwakilan Banten. Menurut Dian, ada beberapa program yang bisa dikolaborasikan dengan Baznas Banten terkait pengentasan stunting dan gizi buruk ini. Diantaranya adalah program Bapak Asuh melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat). “Program DASHAT ini merupakan Bapak Asuh yang berdonasi membiayai penanganan satu keluarga stunting atau lebih. Baznas tentu bisa menjadi bapak asuh untuk keluarga stunting ini. Menurut hitungan kami, setiap hari satu keluarga stunting membutuhkan biaya Rp 15 ribu dan berlangsung selama 6 bulan," ujarnya. Sementara itu, Ketua Baznas Banten Prof Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa di Baznas Banten ada program bidang kemanusiaan yang di dalamnya menangani kesehatan dan ekonomi mustahik. Hal penanaganan stunting dan gizi buruk ini bisa melalui program bidang tersebut. Terlebih sebentar lagi akan ada perayaan idul qurban, dimana daging kurban hasil penghimpunan Baznas Banten akan dialokasikan pada penanganan stunting. “Kita harus gerak cepat, selanjutnya akan kita buat perjanjian kerjasama mengenai hal ini. Tak hanya menekan pertumbuhan stunting di Banten, Baznas Provinsi Banten juga memikirkan bagaimana caranya agar ekonomi keluarga penyintas stunting dibangun agar tidak terjadi hal seperti itu lagi,” ujar Syibli. Mantan Rektor UIN Banten ini menuturkan program yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan yaitu distribusi kurban untuk menekan pertumbuhan stunting. “Kami sedang merancang bagaimana pola pendistribusian tersebut akan dilakukan, apakah berupa daging utuh atau apa. Kemudian kami juga menghimbau khalayak ramai, atau para pegawai BKKBN Provinsi Banten dapat berkurban di Baznas Provinsi Banten demi tercapainya program ini,” ujar Syibli.(*)
BERITA23/06/2022 | admin
Gladi dan Simulasi Siaga Tsunami di Banten Baznas Tanggap Bencana Turut Kerahkan Personil
Gladi dan Simulasi Siaga Tsunami di Banten Baznas Tanggap Bencana Turut Kerahkan Personil
Anyar - Dalam rangka menyikapi potensi bencana tsunami yang mungkin terjadi di Anyar, Baznas Tanggap Bencana Provinsi Banten mengikuti simulasi siaga tsunami yang diadakan oleh BPBD Provinsi Banten pada Rabu (22/6/22). Bertempat di Lapangan Lingkungan Kecamatan Anyar Kabupaten Serang, acara tersebut di ikuti oleh sebanyak 5 (lima) personil Baznas Tanggap Bencana Provinsi Banten. Acara yang turut mengundang PJ Gubernur Banten, BPBD Kabupaten Serang, BMKG Stasiun Serang, Dinsos Kabupaten Serang, KORAMIL Kecamatan Anyar serta perwakilan masyarakat dari beberapa Desa di Anyar tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat tentang penanggulangan bencana, membantu masyarakat memahami tata cara penanggulangan bencana, membantu masyarakat memahami teknik evakuasi dalam situasi bencana, melatih dan membiasakan masyarakat untuk siap siaga (tidak panik), dan menjadi sarana latihan maupun praktek dalam usaha penanggulangan bencana. Dalam Gladi dan Simulasi Bencana tersebut, para peserta mengikuti beberapa kegiatan seperti pemaparan kondisi wilayah Kecamatan Anyar, Table Top Exercise yang merupakan simulasi yang dirancang untuk menguji kemampuan teoritis dari suatu kelompok untuk menanggapi situasi, Kegiatan Evakuasi, Kegiatan Trauma Hiling, dan lain-lain. Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang merupakan salah satu unit kerja dari bidang pendistribusian dan pendayagunaan di Baznas Provinsi Banten, memiliki tugas untuk mengurangi dampak bencana dan menekan resiko kemiskinan akibat bencana, melalui kegiatan ini di harapkan dapat memberikan pemahaman untuk Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan pengaplikasian tupoksi masing-masing sumber daya pada saat kondisi tanggap darurat bencana terjadi.
BERITA23/06/2022 | Admin
Zakat Siap Tangani Bencana Stunting dan Gizi Buruk
Zakat Siap Tangani Bencana Stunting dan Gizi Buruk
SERANG - Menarik apa yang dihasilkan dari Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten pada 9-10 Juni 2022. Pasalnya, salah satu point resolusi Rakorda adalah munculnya komitmen para Pimpinan Baznas se Banten untuk turut mengatasi stunting dan gizi buruk melalui dana zakat. Ini adalah hal baru, sebab sebelumnya tidak terdengar peran zakat dalam isu-isu demikian. "Kami sepakat untuk turut mengatasi bencana kemanusiaan stunting di Provinsi Banten melalui program kemanusiaan. Stunting adalah ketiadaan gizi pada keluarga fakir dan miskin. Karenanya Baznas se Provinsi Banten siap menyiapkan gizi baik untuk didistribusikan bagi keluarga stunting melalui asnaf fakir dan miskin," ujar Yani Hudayani, juru bicara Komisi I Rakorda Baznas Banten yang membacakan hasil kesepakatan. Diungkapkan Yani Hudayani, selain menggunakan dana zakat, Baznas se-Provinsi Banten juga akan memanfaatkan momentum idul qurban sebagai upaya penanganan stunting. Pasalnya, selain berwenang mengumpulkan dana zakat, infak dan sedekah, Baznas juga berwenang menghimpun Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) dari masyarakat. Salah satu sumber DSKL adalah ibadah qurban. "Kami akan maksimalkan pengumpulan donasi DSKL pada kegiatan idul qurban. Sasaran pendistribusian daging kurban adalah keluarga stunting. Jumlah sasaran masih kami hitung dan segera dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Banten," ujar Kepala Bidang Pengumpulan Baznas Provinsi Banten ini. Apa yang menjadi resolusi Rakorda Baznas se-Banten ini sejalan dengan yang disampaikan Penjabat Gubernur Banten Al-Muktabar yang hadir membuka acara Rakorda tersebut. Menurut Penjabat Gubernur, telah terjadi kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Banten dan para Pimpinan Baznas bahwa pada perayaan Idul Qurban nanti pendistribusian daging akan diperioritaskan pada keluarga stunting. "Jadi dalam persoalan stunting itu ada masalah kekurangan gizi di sana. Hewan qurban adalah satu diantara upaya penambahan gizi masyarakat. Tadi sudah mendapat arahan dari Ketua Baznas Pusat bahwa zakat dan hewan kurban bisa teralokasi untuk stunting dan gizi buruk. Tentu Pemerintah hadir di situ dalam rangka memastikan itu sampai tujuan karena by name by address penderita gizi buruk datanya ada di pemerintah," ujar Al-Muktabar kepada media usai acara. Ketua Baznas Provinsi Banten, Prof Syibli Syarjaya menambahkan bahwa apa yang menjadi resolusi peserta Rakorda dan ungkapan Penjabat Gubernur Banten adalah bentuk nyata sinergi Baznas dengan Pemerintah. Kata dia, sebagai lembaga pemerintah, Baznas akan senantiasa hadir untuk menjadi solusi atas penanganan kemiskinan dan bencana kemanusiaan. "Kemiskinan dan bencana kemanusiaan adalah kita Bersama. Jika pemerintah menggunakan dana APBD/APBN, maka Baznas akan menggunakan dana umat. Pemenuhan daging keluarga stunting bisa menggunakan donasi Qurban, sementara untuk pemenuhan gizi lain bisa kita bantu melalu dana zakat," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas Banten mengharapkan umat Islam menunaikan ibadah qurban melalui Baznas, baik di Provinsi Banten maupun di Kabupaten/Kota. Sebab keuntungan berqurban di Baznas adalah calon penerima daging qurban dipastikan mustahik yang tercatat sebagai penderita stunting dan gizi buruk. "Distribusi daging qurban juga Insya Allah dipastiakan merata di seluruh Banten. Sebab kita akan distribusikan bersama Baznas se Banten," ujarnya.
BERITA21/06/2022 | Admin
Menghadapi Tantangan Era Digital Baznas Se-Banten Kembali Lakukan Digitalisasi Pelaporan Zakat
Menghadapi Tantangan Era Digital Baznas Se-Banten Kembali Lakukan Digitalisasi Pelaporan Zakat
Di era yang semakin modern, Baznas terus berinovasi salah satunya dengan melakukan digitalisasi pelaporan zakat melalui Sistem Manajemen Informasi Baznas (SiMBA). Kegiatan penginputan SiMBA secara serentak untuk Baznas se Provinsi Banten dilakukan pada Rabu-Jum’at (15-17/6/22) di Hotel Wisata Baru Serang. Kegiatan penginputan SiMBA tersebut dihadiri oleh perwakilan yang ditunjuk sebagai Operator SiMBA Baznas Kota/Kab dan Provinsi di Banten. Dalam kesempatan tersebut, sebagai pembuka acara hadir Wakil ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan & Pelaporan Ace Sumirsa Ali, Wakil Ketua I Zaenal Abidin Syuja'I dan Wakil Ketua IV Mulyadi. yang menyampaikan sambutan serta arahan terhadap kegiatan penginputan SiMBA. “Pelaporan secara online ini merupakan kebutuhan secara Nasional, ini juga upaya integratif dari pengelolaan zakat. Sehingga BAZNAS kedepannya tidak akan berjalan masing-masing dan saling menunggu hasil pelaporan zakat” ujar Ace. Ace juga menyinggung perihal hasil Rakorda yang diadakan Minggu kemarin, bahwa dalam Rakorda disepakati BAZNAS Banten akan berpartisipasi menurunkan kemiskinan di Banten sebanyak 1,5% dari tingkat kemiskinan 6,5%. “Dengan melakukan pelaporan zakat secara Nasional melalui SiMBA, hal ini berimplikasi pada kepercayaan publik yang kemudian akan memiliki dampak pada upaya pengumpulan zakat supaya bisa maksimal. Tentu pada akhirnya, tingkat kemiskinan pun akan menurun kalau pengumpulan nya semakin maksimal” papar Ace. Sebagai penutup, Ace menuturkan harapan nya mengenai kegiatan penginputan SiMBA yang diharapkan dapat berjalan maksimal sampai tuntas.
BERITA17/06/2022 | Admin
Inspiratif Mahasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana -SKSS- Binaan Baznas Banten Goes to Singapore
Inspiratif Mahasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana -SKSS- Binaan Baznas Banten Goes to Singapore
Mahasiswa SKSS angkatan 3 Zidan Febriansyah berhasil terpilih untuk mewakilkan pemuda Indonesia dalam Program International Youth Summit di Singapore atau pertukaran pelajar berdasarkan pengumuman yang disampaikan Yayasan Beasiswa 10000 pada 13 Juni 2022. Zidan yang sekarang sedang berkuliah semester 6 di UIN SMH Banten ini merupakan mahasiswa binaan Baznas Banten melalui program unggulan Baznas yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), yang merupakan program Beastudi mahasiswa berprestasi di Kampus negeri di seluruh Indonesia, dan membiayai mahasiswa dari semester pertama hingga lulus sarjana. “Alhamdulillah Zidan lolos setelah bersaing dengan 956 pemuda lainnya yang kemudian menyisakan 17 peserta. Ada beberapa tahap yang harus Zidan lalui pertama yaitu pemberkasan, test tulis essay, kemudian wawancara menggunakan bahasa inggris. “ ujar Zidan. Diketahui Zidan juga aktif di berbagai kegiatan Kampus, seperti Duta Inspirasi Indonesia utusan Provinsi Banten dan lain-lain. Zidan yang juga aktif sebagai personel dari Baznas Tanggap Bencana turut membagikan tips untuk teman-teman SKSS. “Kita sebagai mahasiswa, harus rajin cari tahu mengenai info. Kemudian kita bisa memantaskan diri, dengan banyak belajar tentunya. Kalau ada pertanyaan essay, lebih baik jawab sesuai dengan isi hati saja dan jangan berpatokan pada jawaban di Internet” ungkapnya. Lebih lanjut, Zidan juga mengucapkan ucapan terimakasih kepada Baznas Banten karena telah memberikan kesempatan untuk berkuliah. “Terimakasih kepada Baznas Banten karena Zidan bisa berkembang, banyak yang Zidan pelajari setelah tergabung dalam SKSS Baznas Provinsi Banten. Zidan bisa tahu bagaimana menghargai orang, juga berkontribusi untuk sesama” ujar Zidan.
BERITA15/06/2022 | Admin
Baznas Provinsi Banten Mengadakan Rapat Koordinasi Daerah Bersama Baznas Kota Maupun Kabupaten di Banten
Baznas Provinsi Banten Mengadakan Rapat Koordinasi Daerah Bersama Baznas Kota Maupun Kabupaten di Banten
Serang - Baznas Provinsi Banten mengadakan Rapat Koordinasi Daerah bersama Baznas Kota maupun Kabupaten di Banten pada Kamis-Jum’at (9-10/6/22). Bertempat di Hotel Grand Krakatau Serang, acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas RI Noor Achmad, Penjabat Gubernur Al Muktabar, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa, Kepala Kanwil. Kemenag Banten Nanang Fatchurrohman, dan Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya. Kegiatan yang diselenggarakan dua hari dalam rangka menyatukan langkah dan gerak serta kolaborasi dan sinergi antara Baznas se Provinsi Banten dalam pengelolaan zakat di Provinsi Banten ini, mengusung tema Penguatan Pengelolaan ZIS dan DSKL Baznas Se Provinsi Banten. Dalam sambutan yang diberikan Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya, dirinya menuturkan bahwa kegiatan RAKORDA ini sekaligus pembekalan untuk para pimpinan Baznas mengenai tata kelola Baznas Provinsi dan Kabupaten Kota sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Teknis Baznas Se Indonesia yang sudah dilaksanakan sebelumnya. “Ada 8 materi pembekalan yang akan disampaikan selama dua hari ini dengan mendatangkan 9 narasumber dari Baznas Pusat, yang bertujuan agar para pimpinan Baznas dapat memahami tugas, fungsi dan problematika pengelolaan zakat khususnya di Provinsi Banten.” Ujar Syibli. Dalam kesempatan tersebut, Syibli juga menyampaikan pencapaian zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya yang telah dihimpun oleh Baznas Banten sejak Januari 2022 yaitu sebesar 11,3 Milyar. “Mudah-mudahan dengan adanya RAKORDA ini kita dapat bergerak supaya Baznas dapat menghimpun zakat secara signifikan sehingga dapat mengentaskan kemiskinan di Provinsi Banten” sambutnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kanwil. Kemenag Banten Nanang Fatchurrohman yang mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih juga mengapresiasi Baznas Provinsi Banten dalam melakukan penghimpunan dan pengelolaan zakat di Provinsi Banten. “Kami mengapresiasi kepada pimpinan dan pengurus Baznas Provinsi Banten yang telah bekerja keras membangun sinergi dan kolaborasi yang baik dalam menghimpun, mengelola, dan memberdayakan zakat selama ini” tuturnya. Sambutan selanjutnya diberikan oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa, yang menurutnya wilayah tugas dan kerja Komisi V berkaitan dengan kesejahteraan rakyat yang sejalan dengan tugas Baznas. Yeremia juga menuturkan bahwa rakyat Banten menunggu kinerja bersama dari Baznas maupun Pemprov setelah RAKORDA. Senada dengan yang diungkapkan Kepala Kanwil. Kemenag, Ketua Baznas RI Noor Achmad juga menyampaikan apresiasi dengan terlaksananya kegiatan RAKORDA se Baznas Provinsi Banten ini. “Kami sangat bangga dengan pertemuan ini, kita tahu bahwa 7 triliun merupakan angka potensi zakat di Banten, dalam RAKORDA ini harus kita bahas bagaimana cara memperoleh nya seperti apa. SDM Baznas adalah pilihan, menjadi amil merupakan tanggung jawab besar. Jangan menyiakan amanah yang sudah kita ambil jangan hanya menunggu” pesannya. Pada kesempatan yang sama, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan masalah yang dihadapi Provinsi Banten pada saat ini yaitu kemiskinan dan stunting. Menurutnya, ini merupakan kondisi nyata yang dimana penyelesaiannya yaitu salah satunya dengan pemaksimalan pengelolaan zakat. “Baznas selaku lembaga pemerintah pengelola zakat, harus memperkuat data untuk penyaluran sehingga masalah kemiskinan dan stunting dapat teratasi bersama dengan PemProv. Kita menghimbau untuk Kabupaten dan Kota, untuk melakukan langkah-langkah strategis mengoptimalkan itu” ungkapnya.
BERITA14/06/2022 | Admin
Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan Walikota Tangsel: Ini Merupakan PR Kita Bersama
Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan Walikota Tangsel: Ini Merupakan PR Kita Bersama
Baznas Provinsi Banten menghadiri acara Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Rabu (8/6/22). Bertempat di Kantor Walikota Tangsel, acara tersebut dihadiri oleh Walikota Tangsel, Kepala Kemenag Kota Tangsel, Ketua Baznas Provinsi Banten, dan Kepala Bjb Kota Tangsel. Pada kesempatan tersebut, Walikota Tangsel Benyamin Davnie memaparkan bahwa adanya kenaikan terhadap angka kemiskinan di Banten dan juga jumlah pengangguran yang tadinya 4% naik menjadi 8%. “Hal ini merupakan PR kita bersama untuk mengentaskan kemiskinan, Baznas dirasa perlu untuk membuat kegiatan yang extraordinary dan juga manajemen yang lebih modern sehingga kedepannya secara kuantitatif angka-angka tersebut dapat di minimalisir” pesannya. Lebih lanjut, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya yang turut hadir di acara pelantikan tersebut dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih untuk pimpinan BAZNAS Tangsel sebelumnya karena telah berdedikasi dan kondusif sehingga dapat mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah. “Baznas bukanlah Ormas atau LSM, Baznas merupakan lembaga pemerintah menurut UU N0. 23 tahun 2011. Sebagai lembaga pemerintah, sinergitas dengan pemkot merupakan keniscayaan yang jika tidak dilakukan Baznas menjadi tidak berdaya guna” ujar Syibli. Syibli juga memberi pesan bahwa seorang pimpinan harus memiliki sense of vision, memiliki visi untuk Baznas. Dan memiliki sense of trust yang melahirkan kepercayaan masyarakat. “Baznas harus memiliki banyak jaringan, harus membangun jejaring dengan muzakki, instansi, industri dan lain-lain. Pesan terakhir yaitu maksimalkan pendistribusian dan pengelolaan zakat agar dapat dirasakan mustahik di Kota Tangsel yang kemudian membantu mereka untuk menjadi muzakki” tutup Syibli.
BERITA14/06/2022 | Admin
Potensi Zakat di Banten 7-8 Triliun Baznas Provinsi Banten Mengerahkan Usaha Terbaiknya
Potensi Zakat di Banten 7-8 Triliun Baznas Provinsi Banten Mengerahkan Usaha Terbaiknya
Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Banten melalui kegiatan Fundraising yang diadakan selama bulan Ramadhan berhasil mengumpulkan sebanyak Rp. 663.732.361,- rupiah melalui gerai-gerai layanan zakat yang tersebar di lima titik yaitu Mall Of Serang, Mall Ramayana, Bank BCA Diponegoro, Sari Kuring Ciracas, dan Carrefour. Kegiatan fundraising yang dibantu oleh 5 tim dari relawan ini berpusat di Mall Of Serang, dengan mengadakan rangkaian acara Semarak Ramadhan yang bertujuan menarik perhatian para Muzakki agar dapat menunaikan zakat nya melalui Baznas Provinsi Banten. Wakil Ketua 1 bidang pengumpulan Baznas Provinsi Banten Zaenal Abidin Sujai dalam acara Buka Bersama dan Pembubaran Relawan Fundraising, menuturkan bahwa tahun ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Baznas Banten dalam kegiatan fundraising ramadhan. “Pada tahun ini, ada individual yang menunaikan zakat nya melalui Baznas Provinsi Banten sebesar Rp. 500.000.000,- rupiah, dan juga ada sebanyak 992 orang Muzakki yang menunaikan zakatnya melalui gerai-gerai layanan zakat yang kami sediakan. ini merupakan pendapatan terbesar dari periode sekarang” ujar nya. Lebih lanjut, Zaenal juga menyampaikan rasa terima kasih nya kepada para relawan fundraising dan juga amil pelaksana karena telah berjuang selama ramadhan untuk mengumpulkan dana zakat maupun infak sedekah demi menyejahterakan umat. Masih dalam acara Buka Bersama dan Pembubaran Relawan Fundraising Ramadhan Baznas Provinsi Banten, pada kesempatan tersebut Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya juga menyampaikan bahwa total pengumpulan dana zakat selama bulan Januari hingga April tahun 2022 telah mencapai angka 8,99 Milyar rupiah. “Baznas di amanahkan oleh pemerintah untuk mengelola zakat di wilayah Provinsi Banten, dan harus mengejar target karena potensi zakat di wilayah Banten yaitu ada sekitar 7,6 Triliun rupiah. Sementara pada tahun sebelumnya Baznas berhasil mengumpulkan 150 Miliar saja artinya masih banyak masyarakat yang belum menunaikan zakat melalui lembaga resmi” Syibli juga menambahkan bahwa Baznas Provinsi Banten terus akan bekerja dan berusaha mengumpulkan zakat lebih maksimal salah satunya yang sudah dilakukan dengan mengadakan fundraising ramadhan. “Peran fundraising adalah di posisi mensosialisasikan dan mengarahkan masyarakat agar bisa berzakat, karena kita tahu zakat merupakan kewajiban sebagaimana wajibnya puasa. Jadi kedepannya kami berharap masyarakat semakin mengenal Baznas dan menyalurkan zakat nya melalui Baznas Provinsi Banten” tuturnya.
BERITA30/04/2022 | Admin
Bantu Mustahik Baznas Banten Tebar Paket Ramadhan Bahagia
Bantu Mustahik Baznas Banten Tebar Paket Ramadhan Bahagia
SERANG – Di penghujung bulan ramadhan, Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Banten mendistribusikan sebanyak 650 paket ramadhan bahagia sejak Minggu hingga Kamis (24-28/4/22). Paket yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sirup, kue kaleng, dan lain-lain ini di distribusikan pada 8 titik wilayah di Provinsi Banten. Diantara yang mendapatkan paket ramadhan bahagia yaitu adalah lingkungan tukang becak Karangantu, mustahik di lingkungan Rumah Pintar Andamui Kecamatan Curug, dan mustahik di lingkungan Rumah Pintar Kampung Cibedug Citorek Kecamatan Lebak. Paket ramadhan bahagia di distribusikan langsung oleh amil Baznas dibantu relawan dari Layanan Aktif Baznas. Paket tersebut juga di distribusikan untuk sebanyak 42 pedagang kopi sepeda yang telah disalurkan pada acara penutupan Semarak Ramadhan Baznas Provinsi Banten di Mall Of Serang, kemudian untuk marbot masjid Ats-Tsauroh, pedagang keliling domestik di sekitar Baznas Provinsi Banten, dan Warga Disabilitas. Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Utsman Suhri mengatakan bahwa paket ramadhan bahagia merupakan salah satu program dari Baznas sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada muzakki yang telah menunaikan zakat nya melalui Baznas Provinsi Banten. “Kami menyalurkan amanat dari para muzakki dengan mendistribusikan paket ramadhan bahagia yang kurang lebih total harganya sekitar Rp. 270.000,- rupiah untuk orang-orang yang membutuhkan, kami juga membagi paket ini untuk para mustahik di lingkungan rumah amil Baznas” Suhri mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk implementasi dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui Baznas. Suhri berharap dengan adanya paket ramadhan bahagia ini dapat meringankan beban para mustahik yang ekonominya masuk kedalam kelompok fakir miskin.
BERITA28/04/2022 | Admin
Penyaluran dan Distribusi Safari Ramadhan Baznas Provinsi Banten di Ponpes Anwarul Hidayah - Menes Pandeglang
Penyaluran dan Distribusi Safari Ramadhan Baznas Provinsi Banten di Ponpes Anwarul Hidayah - Menes Pandeglang
BAZNAS BANTEN - Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten (Baznas Banten) berkunjung ke Seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten untuk menyalurkan dan medistribusikan safari ramadhan dan buka puasa bersama 1443 santri dhuafa salah satunya di PONPES Anwarul Hidayah - Menes, Kabupaten Pandeglang Senin 25 April 2022.
BERITA27/04/2022 | Admin
Puncak Rangkaian Acara Semarak Ramadhan Baznas Provinsi Banten Hadirkan Puluhan Pedagang Kopi Keliling
Puncak Rangkaian Acara Semarak Ramadhan Baznas Provinsi Banten Hadirkan Puluhan Pedagang Kopi Keliling
SERANG – Rangkaian acara Semarak Ramadhan Baznas Provinsi Banten yang digelar sejak tanggal 9 sampai 24 April 2022 di Mall Of Serang kini resmi berakhir. Penutupan acara Semarak Ramadhan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Baznas Provinsi Banten Zaenal Abidin Sujai, Wakil Ketua 4 Baznas Provinsi Banten Mulyadi Firdaus, Satuan Audit Internal Baznas Provinsi Banten Kusmayadi, dan Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Ahmad Hidayat. Dibuka dengan penampilan Live Music dari A Band, acara penutupan Semarak Ramadhan Baznas Provinsi Banten menghadirkan sebanyak 42 ibu-ibu pedagang kopi sepeda yang berasal dari Kota Serang. Dalam kesempatan tersebut, para pedagang kopi keliling masing-masing diberikan paket ramadhan bahagia berisi bahan-bahan kebutuhan pokok dan juga santunan. Wakil Ketua 1 Bidang pengumpulan Baznas Provinsi Banten Zaenal Abidin Sujai mengungkapkan bahwa hadirnya rangkaian acara Semarak Ramadhan ini merupakan upaya dari Baznas Provinsi untuk menarik para muzakki agar dapat berzakat di Baznas Provinsi Banten melalui Gerai Layanan Zakat yang sudah di sediakan di Mall Of Serang. Selanjutnya, Zaenal juga menyampaikan apresiasi nya terhadap pihak Mall Of Serang dan juga Bank Banten yang sudah memberikan support terhadap acara semarak ramadhan Baznas Provinsi Banten. “Terimakasih atas segala fasilitas, kemudahan yang MOS berikan dan kerjasama yang telah kita lakukan dari awal hingga akhir acara ini. Terimakasih juga kepada Bank Banten karena dengan partisipasi dari bank banten kita dapat berbagi menyalurkan kepada fakir miskin. ” ujarnya.
BERITA26/04/2022 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.

Lihat Daftar Rekening →