Berita Terbaru

Penguatan Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Banten Lakukan Kunjungan Kerja ke Baznas JABAR
Baznas Provinsi Banten mengunjungi Baznas Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja pada Rabu (21/9/2022) pagi. Bertempat di kantor Baznas Jawa Barat Kota Bandung, rombongan Baznas Provinsi Banten dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan juga satu staff yang dipimpin langsung oleh ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya.
Kunjungan Baznas Provinsi Banten ini disambut dengan baik kedatangannya oleh Ketua Baznas Jawa Barat Anang Jauharudin seraya memberi salam pembuka dalam acara kunjungan kerja tersebut.
“Terimakasih kepada Baznas Banten sudah datang kemari, Ahlan Wa Sahlan, Wilujeung Sumping. ” tuturnya.
Kunjungan kerja antar lembaga ini dilaksanakan sebagai upaya untuk berbagi ilmu dalam pengelolaan zakat, termasuk didalamnya penghimpunan, pendistribusian, maupun pengembangan kelembagaan.
“Baznas JABAR memiliki kota dan kabupaten yang lebih banyak daripada Banten. Dengan banyaknya penduduk tentu banyak pula dinamika yang terjadi dan kami perlu belajar dari hal tersebut.” Ujar Syibli Syarjaya selaku Ketua Baznas Provinsi Banten.
Dalam kesempatan ini, Baznas Banten menggali berbagai pengetahuan, ilmu, maupun pengalaman mengenai pengelolaan zakat di Baznas Jawa Barat dengan mempertemukan para Wakil Ketua dari masing-masing bidang antara dua lembaga tersebut.
“Semoga setelah dari sini pengetahuan-pengetahuan tersebut selanjutnya bisa kami implementasikan, kaji, dan juga diskusikan bersama teman-teman Baznas Banten.” Imbuh Syibli yang selanjutnya memperkenalkan para jajaran pimpinan Baznas Provinsi Banten.
BERITA23/09/2022 | Admin

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten menggelar kegiatan Zakat Goes to Campus pada Selasa hingga Jumat
Kegiatan yang berlangsung dalam empat hari tersebut dilakukan di Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang dengan menggandeng perguruan tinggi antara lain Universitas Mathlaul Anwar, Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Mansyur, Universitas Banten Jaya dan Stikes Salsabila.
Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Banten Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L., M.M beserta jajaran nya ini merupakan upaya dari Baznas Banten untuk menggandeng generasi millenial supaya bisa membangun kesadaran akan zakat dan lebih peduli dengan zakat.
#baznas #sahabatbaznas #zakat #infak #sedekah #zakatgoestocampus #millenial
BERITA20/09/2022 | Admin

Transparansi Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Banten Teken MOU dengan Kabar Banten dan Bank Jabar Banten Syariah
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten kembali melakukan kerjasama dengan Harian Umum Kabar Banten dan juga Bank Jabar Syariah pada Senin (8/8/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten.
Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Baznas Provinsi Banten, BJBS dan Kabar Banten ini merupakan perpanjangan dari kontrak yang selama ini sudah terjalin. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya, Pimpinan Kabar Banten Rahmat Ginanjar, dan Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor.
Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menuturkan bahwa salah satu tujuan dari adanya perjanjian kerjasama ini merupakan sebagai asas transparansi agar adanya kepercayaan dari masyarakat terhadap Baznas Provinsi Banten.
“Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dan pelaporan Baznas terhadap publik. Kemudian, sebagai lembaga yang mengelola dana umat, Baznas juga membutuhkan Mitra seperti bank-bank syariah salah satunya adalah BJB Syariah” ujar Syibli.
Selaras dengan apa yang disampaikan Syibli, Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor mengatakan kerjasama antara Baznas dan BJBS diharapkan tidak berhenti sampai penandatanganan MOU saja.
“Kami BJB Syariah sangat bertekad untuk berkontribusi positif, kerjasama ini bukan hanya untuk seremonial semata, mudah-mudahan selanjutnya ada kerjasama lain mengingat BJBS dan Baznas Banten sendiri sudah bekerjasama selama 6 tahun” tutur Rizdi.
Di kesempatan yang sama, pimpinan Harian Umum Kabar Banten Rachmat Ginandjar menyampaikan bahwa Kabar Banten dituntut untuk bagaimana agar dapat berkolaborasi bagu kepentingan publik, salah satunya adalah dengan melaporkan apa yang seharusnya diketahui publik.
“Kabar Banten membuka pintu untuk Baznas dan juga BJBS, dapat memanfaatkan media kami sebagai alat promosi. Karena pada dasarnya media mainstream ini masih sangat diperlukan salah satunya adalah untuk verifikasi” ujar pria yang akrab disapa Ragin tersebut.
BERITA01/09/2022 | Admin

Pendistribusian Dana Zakat Baznas Banten Undang Guru Ngaji dan Guru Madrasah
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten distribusikan dana zakat pada Senin (15/8/22) pagi bertempat di Aula Institut Agama Islam Banten Kota Serang. Pendistribusian dana zakat tersebut menghadirkan perwakilan guru ngaji dan guru madrasah sebanyak masing-masing 86 orang dari total 958 penerima manfaat.
Acara yang dihadiri oleh Sekda. Provinsi Banten yang diwakili Staff Ahli Gubernur Komari, Kanwil. Kemenag yang diwakili Kabid. Penaiszawa Mashudi, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya beserta jajaran nya ini turut mengundang perwakilan dari penerima bantuan dana pendidikan SLTA, Universitas, dan juga bantuan paket sekolah SD dan SMP yang sedang di distribusikan secara bertahap oleh Baznas Provinsi Banten.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menyampaikan laporan mengenai pencapaian penghimpunan hingga Agustus 2022 ini.
“Hingga pertengahan bulan ini, sudah terhimpun sebanyak 16,755 Milyar. Dan pada hari ini, kami akan menyalurkan zakat sekitar 1,5 Milyar yang terdiri dari santunan guru ngaji sebanyak 429 orang, santunan guru madrasah 429 orang. Dan dari bidang pendidikan, yaitu bantuan S1 sebanyak 200 mahasiswa, SLTA Stimulan sebanyak 300 siswa, SLTA Insidentil sebanyak 360 siswa, kemudian paket sekolah SD dan SMP sebanyak 100 siswa.” papar Syibli.
Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Suhri Utsman yang juga ditemui di acara tersebut menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan juga tanggungjawab Baznas untuk menyejahterakan mustahik.
“Ashnaf zakat salah satunya adalah sabilillah, untuk itu Baznas Banten selalu berupaya agar dana zakat tersalurkan dengan baik dan benar. Kami berharap, dengan adanya santunan juga bantuan pendidikan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk bekal beribadah.” Ujar Suhri.
Tak hanya itu, Suhri juga menyampaikan ucapan terima kasih nya kepada para muzaki yang telah berzakat di Baznas Banten sehingga dapat diterima oleh penerima manfaat.
BERITA01/09/2022 | Admin

Baznas Banten Gelontorkan 1.4 M Bantuan Untuk Rumah Tidak Layak Huni
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten kembali realisasikan bantuan untuk 74 rumah tidak layak huni pada Jum’at (19/8/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten. Penyerahan bantuan tersebut secara simbolis dibagikan untuk 17 penerima manfaat yang berasal dari daerah terdekat.
Bantuan yang merupakan agenda rutin tiap tahun tersebut akan didistribusikan secara bertahap sejak tanggal 19-24 Agustus 2022 yang tersebar untuk 4 Kabupaten/Kota yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak.
“Program Rumah Tidak Layak Huni dari Baznas Provinsi Banten ini diperuntukan bagi mustahik Fakir dan Miskin, yang rumah nya memang sudah tidak layak dan memiliki banyak kerusakan” ujar Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Moh. Suhri Utsman.
Suhri juga menambahkan, bantuan untuk rumah tidak layak huni yaitu berbentuk dana sebesar Rp. 7.500.000,- , Rp. 10.000.000,- , dan Rp. 20.000.000,- tergantung dengan kondisi dari rumah tidak layak huni yang telah di survey sebelumnya. Dan memiliki total pendistribusian sebesar Rp. 1.457.500.000 Milyar rupiah.
“Tahun kemarin, kami merealisasi sebanyak 70 rumah, dan sekarang 74 rumah. Alhamdulillah ada kenaikan, semoga tahun depan bisa terus bertambah mengingat permintaan bantuan ini sangat banyak sebenarnya” ujar Suhri.
Pada kesempatan tersebut, Suhri juga menyampaikan bahwa Baznas Provinsi Banten tidak hanya memberikan bantuan untuk para mustahik, tetapi juga mendorong mustahik agar memiliki kehidupan yang lebih baik melalui program-program lain seperti Bantuan Modal Usaha dan juga Z-Mart.
“Terima kasih saya ucapkan kepada para muzaki atau orang yang sudah membayar zakat nya ke Baznas Banten, sehingga kami mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah yang layak huni. Semoga Allah membalas kebaikan dan juga menambahkan Rezekinya.” Ungkap Mukhri salah seorang penerima bantuan rumah tidak layak huni yang berasal dari Baros, Kabupaten Pandeglang.
#BAZNASProvinsiBanten #zakat #sdgs #sedekah #baznas #cintazakatmenyejahterakanumat
BERITA01/09/2022 | Admin

Baznas Provinsi Banten Cetak Muzaki Masa Depan
Baznas Provinsi Banten pada Senin-Senin (29 Agustus - 5 September) 2022 melakukan sosialisasi gerakan Gemar Sedekah pada 6 Sekolah di Provinsi Banten diantaranya MAN 1 Pandeglang, MAN 1 Kota Serang, MAN 1 Cilegon, MAN 2 Kota Serang, MAN 2 Cilegon, dan MAN 1 Kota Tangsel.
Kegiatan tersebut merupakan upaya Baznas Banten untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan melatih anak-anak muda agar gemar bersedekah dan diharapkan kelak akan menjadi Muzaki di masa yang akan datang.
#baznas #baznasbanten #gemarsedekah #zakat #infak #sedekah
BERITA01/09/2022 | Admin

PENERIMA MANFAAT BEASISWA SKSS ZIDAN FEBRIANSYAH KEMBALI TUAI PENGHARGAAN
Zidan Febriansyah penerima manfaat beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari Baznas Provinsi Banten kembali mendapatkan penghargaan dalam kegiatan Millenial Power II International Youth Summit Goes to Malaysia-Singapore yang diadakan oleh Beasiswa 10.000 pada Senin-Kamis (22-25/8/22).
Perlu diketahui, SKSS merupakan Program Beastudi Mahasiswa berprestasi di kampus negeri di seluruh Indonesia yang membiayai mahasiswa dari semester pertama hingga lulus sarjana. Dalam kegiatan Millenial Power II International Youth Summit Goes to Malaysia-Singapore, Zidan yang merupakan mahasiswa UIN SMH Banten semester 7 ini mendapatkan penghargaan sebagai “A Unique Delegation”. Kegiatan yang berlangsung di dua negara yakni Malaysia dan Singapore tersebut diikuti juga oleh pemuda-pemudi pilihan dari Indonesia yang telah melalui berbagai tahap pemilihan.
Dalam kesempatan itu, Zidan Febriansyah yang merupakan satu-satunya perwakilan dari Provinsi Banten mendapatkan berbagai ilmu bermanfaat yang diharapkan dapat di terapkan maupun di share kembali kepada teman-teman mahasiswa SKSS Baznas Banten lainnnya.
Sebagai rumah untuk penerima beasiswa SKSS Baznas Banten, untuk mendukung dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh para penerima beasiswa SKSS, Baznas Provinsi Banten juga sering mengadakan pembinaan berupa materi baik zakat maupun umum.
BERITA01/09/2022 | Admin

Tekan Stunting Pemprov Banten bersama Baznas Provinsi Banten Distribusikan Paket Kurban
Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerjasama dengan Baznas Provinsi Banten salurkan sebanyak 806 paket kurban untuk anak penyintas Stunting di Provinsi Banten pada Senin (11/7/22) pagi.
Pemprov Banten, dibantu oleh Dinas Sosial Provinsi Banten menebar paket kurban ke 4 daerah terbanyak Stunting di Provinsi Banten. Diantara nya yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Serang.
Paket kurban yang berupa daging dan santunan ini merupakan realisasi dari arahan Pj. Gubernur Al Muktabar pada Rapat Koordinasi Daerah Baznas Se Provinsi Banten Juni lalu mengenai penanganan Stunting, pasalnya pada kesempatan tersebut Baznas Provinsi Banten sepakat untuk turut mengatasi Stunting dan Gizi Buruk.
Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menuturkan bahwa kegiatan kurban online yang memiliki tema: Tekan Stunting dengan Kurban ini merupakan salah satu upaya dari Baznas Provinsi Banten dalam menyejahterakan umat.
“Sebagai lembaga pemerintah, tentu Baznas akan mendukung penuh apa yang jadi keinginan Pemprov terutama dalam menyejahterakan masyarakat.” ujar Syibli.
Syibli juga menuturkan bahwa Baznas Provinsi Banten tidak hanya mengurus atau mengolah dana zakat, infak, maupun sedekah. Melainkan juga mengolah Dana Sosial Keagamaan Lainnya, seperti Kurban.
“Ini merupakan langkah awal kami dalam berkontribusi untuk penanganan Stunting di Banten, selanjutnya Insya Allah kami akan buat program yang sekiranya cocok untuk menangani Stunting ini” ungkap Syibli.
Diketahui, pada Idul Adha kali ini Baznas Provinsi Banten juga berhasil mengumpulkan sebanyak 29 kambing/domba dan 60 sapi/kerbau yang berasal dari tiga kategori berbeda.
BERITA12/07/2022 | Admin

Zakat Sejahterakan Umat Baznas Banten Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk UMKM
Baznas Provinsi Banten salurkan Bantuan Modal Usaha (BMU) kepada 23 penerima manfaat usaha kecil mikro dan menengah pada kamis pagi (7/7/22) bertempat di Kantor Baznas Provinsi Banten.
Bantuan Modal Usaha merupakan bentuk dukungan Baznas Provinsi Banten dalam mendorong kesejahteraan ekonomi para mustahik di Provinsi Banten. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Ahmad Hidayat menuturkan bahwa bantuan ini merupakan salah satu dari realisasi penyaluran dana zakat.
“Penerima manfaat yang Baznas Provinsi Banten bantu terdiri dari banyak jenis usaha, seperti peternak lele, warung jajanan, gorengan, penjahit dan lain-lain. Bantuan ini merupakan titipan dari Muzakki melalui Baznas yang memang harus disalurkan sesuai 8 asnaf zakat” ujar Hidayat.
Lebih lanjut, dalam arahan nya Ahmad Hidayat juga memberi pesan kepada para penerima manfaat untuk tidak lupa berinfak maupun sedekah meski tidak besar jumlah nya.
“Semoga bisa digunakan dengan sebaik-baiknya, dan mungkin bisa dicatat pemasukan dan pengeluaran sehingga lebih tertib administrasi yang nanti nya bias berdampak terhadap peningkatan usaha Bapak/Ibu” tegas nya.
Salah satu penerima manfaat yang ditemui di Kantor Baznas Provinsi Banten, Rasyidi menuturkan bahwa bantuan ini akan digunakan untuk mengembangkan usaha warung jajanan nya.
“Tempat usaha saya dekat dengan lokasi galian, waktu itu saya meminta bantuan kepada Baznas karena ada masalah di perusahaan galian yang menyebabkan tempat tersebut tutup, sehingga warung saya sangat sepi bahkan untuk mendapat omset Rp. 100.000 saja pun susah” ungkap Rasyidi.
Dalam kesempatan tersebut, Rasyidi juga bercerita bahwa perusahaan galian kini kembali tutup.
“Sudah 16 hari, yang datang paling pegawai tetap disitu. Jadi semakin dikit perolehan omset nya. Semoga setelah mendapatkan bantuan modal usaha dari Baznas ini saya bisa mengembangkan usaha lagi sehingga bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya anak sekolah” ujar Rasyidi.
Selain itu, Rasyidi juga mengungkapkan rasa terima kasih nya kepada Muzaki Baznas Provinsi Banten karena telah memberi bantuan modal usaha kepada kami.
BERITA08/07/2022 | Admin

Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS Binaan Baznas Banten Kembali Berprestasi Siap Terbang ke Kalimantan
Nur Faizah, Mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) binaan Baznas Banten terpilih untuk mengikuti pertukaran mahasiwa di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin - Kalimantan Selatan melalui program beasiswa Merdeka 2022. Diinformasikan, Nur Faizah yang berasal dari Panongan Kabupaten Tangerang merupakan mahasiswa semester 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Nur Faizah memulai pendidikan kuliah nya dengan berhasil lolos melalui test SBMPTN pada jurusan Agribisnis-Pertanian. Berlatar keluarga yang sederhana, Nur Faizah yang akrab disapa Faizah ini merupakan seorang anak dari penjual es potong keliling.
Masalah ekonomi ternyata tidak membuat semangat Faizah surut dalam menuntut ilmu. Saat mengetahui biaya yang harus dibayarkan untuk kuliah, Faizah gencar mencari informasi beasiswa untuk meringankan beban pendidikan, yang kemudian ia mampu mendapatkan beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana dari Baznas Provinsi Banten.
Berbekal semangat yang tinggi, Faizah kembali mendaftar pada program beasiswa pertukaran mahasiswa Merdeka 2022 yang kemudian membawanya lolos menjadi salah satu peserta terpilih dalam program tersebut.
Dalam prosesnya, Faizah memiliki banyak rintangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah dengan banyak nya peminat pada Universitas yang ia tuju. Tak berhenti sampai disitu, Faizah juga sempat sulit mendapatkan akses untuk mengikuti survey dikarenakan permasalah jaringan. Akan tetapi dengan kesabaran dan juga semangat Faizah berhasil melalui tahap tersebut.
Faizah yang memiliki hobby membaca buku dan fotografi ini rencananya akan mengikuti pertukaran pelajar pada akhir Juli 2022 hingga 4 bulan kedepan.
BERITA08/07/2022 | Admin

Baznas Banten Kembali Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik Ini yang ke 10 Sejak Tahun 2012
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten (Baznas Banten) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik.
Opini WTP yang diraih Baznas Banten ini merupakan yang ke-10 yang didapat secara berturut-turut sejak tahun 2012.
Diketahui Baznas Banten secara rutin setiap tahun menunjuk auditor independen dari Kantor Akuntan Publik untuk memotret laporan keuangan mereka sebelum dilaporkan kepada Gubernur Banten dan Baznas Republik Indonesia.
"Berdasarkan hasil audit kami terhadap penyajian laporan keuangan Baznas Banten tahun buku 2021, opininya wajar tanpa pengecualian. Tidak ada bukti material yang kami temukan. Semua laporan keuangan tersaji secara wajar," kata Wulan Retnowati, Audit Manger dari KAP Irfan Zulmendra di kantor Baznas Banten, Selasa 15 Februari 2022.
Diungkapkan Wulan Retnowati, setelah 30 hari mereka melakukan audit dan uji petik terhadap sejumlah sampling distribusi harta zakat, hasilnya sangat menggembirakan. Tidak ditemukan masalah berarti dalam pengelolaan zakat di Baznas Banten.
"Ini artinya secara standar keuangan, kinerja Baznas Banten sangat baik," ucapnya.
Ketua Baznas Banten Prof. Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyajian laporan keuangan Baznas Banten tahun buku 2021 ini adalah opini yang ke-10. Sebab secara berturut turut sejak tahun 2012, Baznas Banten senantiasa mendapat opini WTP. Sementara opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pernah diraih untuk tahun buku 2011.
"Ini keberhasilan seluruh rakyat Banten. Kami berterimakasih kepada para muzaki. Mudah mudahan dengan opini WTP ini para muzaki semakin percaya kepada Baznas Banten sebagai saluran menunaikan zakat," ujarnya.
Prof Syibli menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada auditor atas kinerjanya selama 30 hari melakukan audit. Beberapa catatan dalam manajement letter akan segera ditindaklanjuti sebagai bentuk komitmen perbaikan-perbaikan di Baznas Banten.
Kami juga berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov Banten), para pengurus Unit Pengumpul Zakat dan Amilin Baznas Banten atas dedikasinya pada pengumpulan dan pendistribusian harta zakat di Banten.
BERITA06/07/2022 | Admin

Baznas Banten Distribusikan Alat Baca Tulis untuk Penyandang Tunanetra
Baznas Provinsi Banten distribusikan alat bantu belajar untuk penyandang tunanetra pada Senin (4/7/22). Bertempat di Link. Sapiah Kecamatan Cipocok Jaya, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pihak Baznas Provinsi Banten.
Bantuan yang merupakan realisasi dari dana zakat tersebut terdiri dari Al-Qur’an Braille, Alat Tulis Riglet, Pena, serta tongkat. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Banten Ahmad Hidayat menuturkan bahwa pendistribusian alat bantu belajar merupakan bagian dari upaya Baznas Provinsi Banten dalam penyaluran dana zakat untuk 8 Ashnaf yang salah satunya yaitu Sabilillah.
“Baznas Provinsi Banten terus berupaya untuk menyalurkan dana zakat yang di amanahkan Muzaki agar mampu meringankan beban para Mustahik sesuai dengan prinsip Baznas untuk menyejahterakan umat” ujar Ahmad Hidayat.
Di informasikan oleh Nuriah selaku penyandang tunanetra, permohonan bantuan tersebut dilakukan karena selain dirinya, Nuriah juga memiliki dua orang anak penyandang tunanetra.
“Saya bekerja hanya sebagai tukang pijat dan tidak berpenghasilan tetap. Saya memiliki dua anak yang juga tunanetra seperti saya. Terima Kasih kepada Baznas Banten karena telah memberikan bantuan sehingga anak saya bisa belajar membaca Al-Qur’an” ujar Nuriah.
BERITA06/07/2022 | Admin

Peduli Lansia Baznas Banten Kembali Salurkan Paket Sembako dan Santunan Seumur Hidup
Baznas Provinsi Banten kembali membagikan ratusan paket sembako dan santunan untuk 235 orang lanjut usia (Lansia). Kegiatan yang rutin diadakan tiap 3 bulan sekali ini berlangsung pada Juni 2022.
Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Suhri Utsman menjelaskan, bantuan tersebut diberikan pada Lansia di wilayah Kota maupun Kabupaten Serang seumur hidup mereka (semasa hidup hingga meninggal) dan diantar langsung pendistribusiannya oleh Tim dari Baznas Provinsi Banten.
“Kegiatan ini merupakan upaya dari Baznas Banten untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para Lansia, dan merupakan salah satu pemanfaatan dana zakat yang diberikan oleh muzakki” terangnya.
Suhri juga menginformasikan bahwa paket sembako untuk Lansia tersebut terdiri dari uang tunai, beras, dan berbagai macam kebutuhan yang dapat mencukupi kebutuhan gizi Lansia.
Diketahui Baznas Provinsi Banten telah melakukan kegiatan tersebut sejak tahun 2015 dengan jumlah penerima manfaat Lansia kurang dari 50 orang pada awalnya dan terus bertambah hingga sekarang.
“Ini sebagai bukti nyata dari Baznas Provinsi Banten bahwa kami telah menyalurkan dana zakat dari muzakki untuk kebaikan umat, dan sejalan dengan tugas maupun fungsi Baznas sebagai lembaga sosial pelayan umat”
Suhri juga menambahkan program Lansia ini dinilai sangat efektif menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang mungkin dihadapi para Lansia karena kurangnya ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga diharapkan dengan adanya program ini dapat meringankan sedikit beban para Lansia.
BERITA01/07/2022 | Admin

Baznas dan BKKBN Sepakati Atasi Stunting Bersama
SERANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Banten menyambangi kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten, Kamis 23/6/2022. Tak tanggung-tanggung, Kepala Perwakilan BKKBN Banten Dadi Ahmad Roswandi yang datang Bersama Kepala Bidang KSPK dr Dian Rosyaningsih dan diterima langsung Ketua Baznas Banten, Prof Syibli Syarjaya didamping para wakil ketua dan amil pelaksana. Dari pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan kedua belah pihak untuk secara Bersama-sama mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten.
Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa kedatangannya secara khusus ke Baznas Banten dalam rangka menindaklanjuti peluang kerjasama antara Baznas dan BKKBN dalam rangka menekan angka keluarga stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten yang angkanya melebihi rata-rata nasional.
“Potensi resiko stunting di Banten itu ada sebanyak 1,3 juta orang. Sedangkan prevalensi stunting di Banten berdasarkan studi status gizi Indonesia yaitu sebesar 24,5 persen. Angka tertinggi berada di Kabupaten Pandeglang yaitu 37,8 persen,” ujar Dadi menyampaikan maksud dan tujuan ia dan rombongan datang ke Baznas Banten.
Dalam kesempatan itu Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa Banten masuk zona merah stunting dan gizi buruk. Penanganan masalah ini membutuhkan banyak pihak yang terlibat.
"Istilah kita butuh tenaga keroyokan untuk mengatasi stunting ini karena penyebabnya amat beragam dan penangannya butuh waktu yang cukup panjang. Mulai dari kesadaran gizi orang tua calon bayi, sanitasi rumah yang buruk, hingga keterbatasan ekonomi keluarga. Karenanya butuh disentuh masalah pemahamannya, masalah ekonominya hingga intervensi pada peningkatan gizi keluarganya," ujar Ahmad Roswandi lagi menegaskan.
Apa yang disampaikan Ahmad Rowandi ini diperkuat oleh Ibu dr, Dian Rosyaningsih Koordinator bidang KSPK di BKKBN Perwakilan Banten. Menurut Dian, ada beberapa program yang bisa dikolaborasikan dengan Baznas Banten terkait pengentasan stunting dan gizi buruk ini. Diantaranya adalah program Bapak Asuh melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).
“Program DASHAT ini merupakan Bapak Asuh yang berdonasi membiayai penanganan satu keluarga stunting atau lebih. Baznas tentu bisa menjadi bapak asuh untuk keluarga stunting ini. Menurut hitungan kami, setiap hari satu keluarga stunting membutuhkan biaya Rp 15 ribu dan berlangsung selama 6 bulan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Banten Prof Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa di Baznas Banten ada program bidang kemanusiaan yang di dalamnya menangani kesehatan dan ekonomi mustahik. Hal penanaganan stunting dan gizi buruk ini bisa melalui program bidang tersebut. Terlebih sebentar lagi akan ada perayaan idul qurban, dimana daging kurban hasil penghimpunan Baznas Banten akan dialokasikan pada penanganan stunting.
“Kita harus gerak cepat, selanjutnya akan kita buat perjanjian kerjasama mengenai hal ini. Tak hanya menekan pertumbuhan stunting di Banten, Baznas Provinsi Banten juga memikirkan bagaimana caranya agar ekonomi keluarga penyintas stunting dibangun agar tidak terjadi hal seperti itu lagi,” ujar Syibli.
Mantan Rektor UIN Banten ini menuturkan program yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan yaitu distribusi kurban untuk menekan pertumbuhan stunting.
“Kami sedang merancang bagaimana pola pendistribusian tersebut akan dilakukan, apakah berupa daging utuh atau apa. Kemudian kami juga menghimbau khalayak ramai, atau para pegawai BKKBN Provinsi Banten dapat berkurban di Baznas Provinsi Banten demi tercapainya program ini,” ujar Syibli.(*)
BERITA23/06/2022 | admin

Gladi dan Simulasi Siaga Tsunami di Banten Baznas Tanggap Bencana Turut Kerahkan Personil
Anyar - Dalam rangka menyikapi potensi bencana tsunami yang mungkin terjadi di Anyar, Baznas Tanggap Bencana Provinsi Banten mengikuti simulasi siaga tsunami yang diadakan oleh BPBD Provinsi Banten pada Rabu (22/6/22). Bertempat di Lapangan Lingkungan Kecamatan Anyar Kabupaten Serang, acara tersebut di ikuti oleh sebanyak 5 (lima) personil Baznas Tanggap Bencana Provinsi Banten.
Acara yang turut mengundang PJ Gubernur Banten, BPBD Kabupaten Serang, BMKG Stasiun Serang, Dinsos Kabupaten Serang, KORAMIL Kecamatan Anyar serta perwakilan masyarakat dari beberapa Desa di Anyar tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat tentang penanggulangan bencana, membantu masyarakat memahami tata cara penanggulangan bencana, membantu masyarakat memahami teknik evakuasi dalam situasi bencana, melatih dan membiasakan masyarakat untuk siap siaga (tidak panik), dan menjadi sarana latihan maupun praktek dalam usaha penanggulangan bencana.
Dalam Gladi dan Simulasi Bencana tersebut, para peserta mengikuti beberapa kegiatan seperti pemaparan kondisi wilayah Kecamatan Anyar, Table Top Exercise yang merupakan simulasi yang dirancang untuk menguji kemampuan teoritis dari suatu kelompok untuk menanggapi situasi, Kegiatan Evakuasi, Kegiatan Trauma Hiling, dan lain-lain.
Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang merupakan salah satu unit kerja dari bidang pendistribusian dan pendayagunaan di Baznas Provinsi Banten, memiliki tugas untuk mengurangi dampak bencana dan menekan resiko kemiskinan akibat bencana, melalui kegiatan ini di harapkan dapat memberikan pemahaman untuk Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan pengaplikasian tupoksi masing-masing sumber daya pada saat kondisi tanggap darurat bencana terjadi.
BERITA23/06/2022 | Admin

Zakat Siap Tangani Bencana Stunting dan Gizi Buruk
SERANG - Menarik apa yang dihasilkan dari Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten pada 9-10 Juni 2022. Pasalnya, salah satu point resolusi Rakorda adalah munculnya komitmen para Pimpinan Baznas se Banten untuk turut mengatasi stunting dan gizi buruk melalui dana zakat. Ini adalah hal baru, sebab sebelumnya tidak terdengar peran zakat dalam isu-isu demikian.
"Kami sepakat untuk turut mengatasi bencana kemanusiaan stunting di Provinsi Banten melalui program kemanusiaan. Stunting adalah ketiadaan gizi pada keluarga fakir dan miskin. Karenanya Baznas se Provinsi Banten siap menyiapkan gizi baik untuk didistribusikan bagi keluarga stunting melalui asnaf fakir dan miskin," ujar Yani Hudayani, juru bicara Komisi I Rakorda Baznas Banten yang membacakan hasil kesepakatan.
Diungkapkan Yani Hudayani, selain menggunakan dana zakat, Baznas se-Provinsi Banten juga akan memanfaatkan momentum idul qurban sebagai upaya penanganan stunting. Pasalnya, selain berwenang mengumpulkan dana zakat, infak dan sedekah, Baznas juga berwenang menghimpun Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) dari masyarakat. Salah satu sumber DSKL adalah ibadah qurban.
"Kami akan maksimalkan pengumpulan donasi DSKL pada kegiatan idul qurban. Sasaran pendistribusian daging kurban adalah keluarga stunting. Jumlah sasaran masih kami hitung dan segera dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Banten," ujar Kepala Bidang Pengumpulan Baznas Provinsi Banten ini.
Apa yang menjadi resolusi Rakorda Baznas se-Banten ini sejalan dengan yang disampaikan Penjabat Gubernur Banten Al-Muktabar yang hadir membuka acara Rakorda tersebut. Menurut Penjabat Gubernur, telah terjadi kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Banten dan para Pimpinan Baznas bahwa pada perayaan Idul Qurban nanti pendistribusian daging akan diperioritaskan pada keluarga stunting.
"Jadi dalam persoalan stunting itu ada masalah kekurangan gizi di sana. Hewan qurban adalah satu diantara upaya penambahan gizi masyarakat. Tadi sudah mendapat arahan dari Ketua Baznas Pusat bahwa zakat dan hewan kurban bisa teralokasi untuk stunting dan gizi buruk. Tentu Pemerintah hadir di situ dalam rangka memastikan itu sampai tujuan karena by name by address penderita gizi buruk datanya ada di pemerintah," ujar Al-Muktabar kepada media usai acara.
Ketua Baznas Provinsi Banten, Prof Syibli Syarjaya menambahkan bahwa apa yang menjadi resolusi peserta Rakorda dan ungkapan Penjabat Gubernur Banten adalah bentuk nyata sinergi Baznas dengan Pemerintah. Kata dia, sebagai lembaga pemerintah, Baznas akan senantiasa hadir untuk menjadi solusi atas penanganan kemiskinan dan bencana kemanusiaan.
"Kemiskinan dan bencana kemanusiaan adalah kita Bersama. Jika pemerintah menggunakan dana APBD/APBN, maka Baznas akan menggunakan dana umat. Pemenuhan daging keluarga stunting bisa menggunakan donasi Qurban, sementara untuk pemenuhan gizi lain bisa kita bantu melalu dana zakat," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas Banten mengharapkan umat Islam menunaikan ibadah qurban melalui Baznas, baik di Provinsi Banten maupun di Kabupaten/Kota. Sebab keuntungan berqurban di Baznas adalah calon penerima daging qurban dipastikan mustahik yang tercatat sebagai penderita stunting dan gizi buruk.
"Distribusi daging qurban juga Insya Allah dipastiakan merata di seluruh Banten. Sebab kita akan distribusikan bersama Baznas se Banten," ujarnya.
BERITA21/06/2022 | Admin

Menghadapi Tantangan Era Digital Baznas Se-Banten Kembali Lakukan Digitalisasi Pelaporan Zakat
Di era yang semakin modern, Baznas terus berinovasi salah satunya dengan melakukan digitalisasi pelaporan zakat melalui Sistem Manajemen Informasi Baznas (SiMBA). Kegiatan penginputan SiMBA secara serentak untuk Baznas se Provinsi Banten dilakukan pada Rabu-Jum’at (15-17/6/22) di Hotel Wisata Baru Serang. Kegiatan penginputan SiMBA tersebut dihadiri oleh perwakilan yang ditunjuk sebagai Operator SiMBA Baznas Kota/Kab dan Provinsi di Banten.
Dalam kesempatan tersebut, sebagai pembuka acara hadir Wakil ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan & Pelaporan Ace Sumirsa Ali, Wakil Ketua I Zaenal Abidin Syuja'I dan Wakil Ketua IV Mulyadi. yang menyampaikan sambutan serta arahan terhadap kegiatan penginputan SiMBA.
“Pelaporan secara online ini merupakan kebutuhan secara Nasional, ini juga upaya integratif dari pengelolaan zakat. Sehingga BAZNAS kedepannya tidak akan berjalan masing-masing dan saling menunggu hasil pelaporan zakat” ujar Ace.
Ace juga menyinggung perihal hasil Rakorda yang diadakan Minggu kemarin, bahwa dalam Rakorda disepakati BAZNAS Banten akan berpartisipasi menurunkan kemiskinan di Banten sebanyak 1,5% dari tingkat kemiskinan 6,5%.
“Dengan melakukan pelaporan zakat secara Nasional melalui SiMBA, hal ini berimplikasi pada kepercayaan publik yang kemudian akan memiliki dampak pada upaya pengumpulan zakat supaya bisa maksimal. Tentu pada akhirnya, tingkat kemiskinan pun akan menurun kalau pengumpulan nya semakin maksimal” papar Ace.
Sebagai penutup, Ace menuturkan harapan nya mengenai kegiatan penginputan SiMBA yang diharapkan dapat berjalan maksimal sampai tuntas.
BERITA17/06/2022 | Admin

Inspiratif Mahasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana -SKSS- Binaan Baznas Banten Goes to Singapore
Mahasiswa SKSS angkatan 3 Zidan Febriansyah berhasil terpilih untuk mewakilkan pemuda Indonesia dalam Program International Youth Summit di Singapore atau pertukaran pelajar berdasarkan pengumuman yang disampaikan Yayasan Beasiswa 10000 pada 13 Juni 2022.
Zidan yang sekarang sedang berkuliah semester 6 di UIN SMH Banten ini merupakan mahasiswa binaan Baznas Banten melalui program unggulan Baznas yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), yang merupakan program Beastudi mahasiswa berprestasi di Kampus negeri di seluruh Indonesia, dan membiayai mahasiswa dari semester pertama hingga lulus sarjana.
“Alhamdulillah Zidan lolos setelah bersaing dengan 956 pemuda lainnya yang kemudian menyisakan 17 peserta. Ada beberapa tahap yang harus Zidan lalui pertama yaitu pemberkasan, test tulis essay, kemudian wawancara menggunakan bahasa inggris. “ ujar Zidan.
Diketahui Zidan juga aktif di berbagai kegiatan Kampus, seperti Duta Inspirasi Indonesia utusan Provinsi Banten dan lain-lain. Zidan yang juga aktif sebagai personel dari Baznas Tanggap Bencana turut membagikan tips untuk teman-teman SKSS.
“Kita sebagai mahasiswa, harus rajin cari tahu mengenai info. Kemudian kita bisa memantaskan diri, dengan banyak belajar tentunya. Kalau ada pertanyaan essay, lebih baik jawab sesuai dengan isi hati saja dan jangan berpatokan pada jawaban di Internet” ungkapnya.
Lebih lanjut, Zidan juga mengucapkan ucapan terimakasih kepada Baznas Banten karena telah memberikan kesempatan untuk berkuliah.
“Terimakasih kepada Baznas Banten karena Zidan bisa berkembang, banyak yang Zidan pelajari setelah tergabung dalam SKSS Baznas Provinsi Banten. Zidan bisa tahu bagaimana menghargai orang, juga berkontribusi untuk sesama” ujar Zidan.
BERITA15/06/2022 | Admin

Baznas Provinsi Banten Mengadakan Rapat Koordinasi Daerah Bersama Baznas Kota Maupun Kabupaten di Banten
Serang - Baznas Provinsi Banten mengadakan Rapat Koordinasi Daerah bersama Baznas Kota maupun Kabupaten di Banten pada Kamis-Jum’at (9-10/6/22). Bertempat di Hotel Grand Krakatau Serang, acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas RI Noor Achmad, Penjabat Gubernur Al Muktabar, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa, Kepala Kanwil. Kemenag Banten Nanang Fatchurrohman, dan Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya.
Kegiatan yang diselenggarakan dua hari dalam rangka menyatukan langkah dan gerak serta kolaborasi dan sinergi antara Baznas se Provinsi Banten dalam pengelolaan zakat di Provinsi Banten ini, mengusung tema Penguatan Pengelolaan ZIS dan DSKL Baznas Se Provinsi Banten.
Dalam sambutan yang diberikan Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya, dirinya menuturkan bahwa kegiatan RAKORDA ini sekaligus pembekalan untuk para pimpinan Baznas mengenai tata kelola Baznas Provinsi dan Kabupaten Kota sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Teknis Baznas Se Indonesia yang sudah dilaksanakan sebelumnya.
“Ada 8 materi pembekalan yang akan disampaikan selama dua hari ini dengan mendatangkan 9 narasumber dari Baznas Pusat, yang bertujuan agar para pimpinan Baznas dapat memahami tugas, fungsi dan problematika pengelolaan zakat khususnya di Provinsi Banten.” Ujar Syibli.
Dalam kesempatan tersebut, Syibli juga menyampaikan pencapaian zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya yang telah dihimpun oleh Baznas Banten sejak Januari 2022 yaitu sebesar 11,3 Milyar.
“Mudah-mudahan dengan adanya RAKORDA ini kita dapat bergerak supaya Baznas dapat menghimpun zakat secara signifikan sehingga dapat mengentaskan kemiskinan di Provinsi Banten” sambutnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kanwil. Kemenag Banten Nanang Fatchurrohman yang mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih juga mengapresiasi Baznas Provinsi Banten dalam melakukan penghimpunan dan pengelolaan zakat di Provinsi Banten.
“Kami mengapresiasi kepada pimpinan dan pengurus Baznas Provinsi Banten yang telah bekerja keras membangun sinergi dan kolaborasi yang baik dalam menghimpun, mengelola, dan memberdayakan zakat selama ini” tuturnya.
Sambutan selanjutnya diberikan oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa, yang menurutnya wilayah tugas dan kerja Komisi V berkaitan dengan kesejahteraan rakyat yang sejalan dengan tugas Baznas. Yeremia juga menuturkan bahwa rakyat Banten menunggu kinerja bersama dari Baznas maupun Pemprov setelah RAKORDA.
Senada dengan yang diungkapkan Kepala Kanwil. Kemenag, Ketua Baznas RI Noor Achmad juga menyampaikan apresiasi dengan terlaksananya kegiatan RAKORDA se Baznas Provinsi Banten ini.
“Kami sangat bangga dengan pertemuan ini, kita tahu bahwa 7 triliun merupakan angka potensi zakat di Banten, dalam RAKORDA ini harus kita bahas bagaimana cara memperoleh nya seperti apa. SDM Baznas adalah pilihan, menjadi amil merupakan tanggung jawab besar. Jangan menyiakan amanah yang sudah kita ambil jangan hanya menunggu” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan masalah yang dihadapi Provinsi Banten pada saat ini yaitu kemiskinan dan stunting. Menurutnya, ini merupakan kondisi nyata yang dimana penyelesaiannya yaitu salah satunya dengan pemaksimalan pengelolaan zakat.
“Baznas selaku lembaga pemerintah pengelola zakat, harus memperkuat data untuk penyaluran sehingga masalah kemiskinan dan stunting dapat teratasi bersama dengan PemProv. Kita menghimbau untuk Kabupaten dan Kota, untuk melakukan langkah-langkah strategis mengoptimalkan itu” ungkapnya.
BERITA14/06/2022 | Admin

Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan Walikota Tangsel: Ini Merupakan PR Kita Bersama
Baznas Provinsi Banten menghadiri acara Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Rabu (8/6/22). Bertempat di Kantor Walikota Tangsel, acara tersebut dihadiri oleh Walikota Tangsel, Kepala Kemenag Kota Tangsel, Ketua Baznas Provinsi Banten, dan Kepala Bjb Kota Tangsel.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Tangsel Benyamin Davnie memaparkan bahwa adanya kenaikan terhadap angka kemiskinan di Banten dan juga jumlah pengangguran yang tadinya 4% naik menjadi 8%.
“Hal ini merupakan PR kita bersama untuk mengentaskan kemiskinan, Baznas dirasa perlu untuk membuat kegiatan yang extraordinary dan juga manajemen yang lebih modern sehingga kedepannya secara kuantitatif angka-angka tersebut dapat di minimalisir” pesannya.
Lebih lanjut, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya yang turut hadir di acara pelantikan tersebut dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih untuk pimpinan BAZNAS Tangsel sebelumnya karena telah berdedikasi dan kondusif sehingga dapat mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah.
“Baznas bukanlah Ormas atau LSM, Baznas merupakan lembaga pemerintah menurut UU N0. 23 tahun 2011. Sebagai lembaga pemerintah, sinergitas dengan pemkot merupakan keniscayaan yang jika tidak dilakukan Baznas menjadi tidak berdaya guna” ujar Syibli.
Syibli juga memberi pesan bahwa seorang pimpinan harus memiliki sense of vision, memiliki visi untuk Baznas. Dan memiliki sense of trust yang melahirkan kepercayaan masyarakat.
“Baznas harus memiliki banyak jaringan, harus membangun jejaring dengan muzakki, instansi, industri dan lain-lain. Pesan terakhir yaitu maksimalkan pendistribusian dan pengelolaan zakat agar dapat dirasakan mustahik di Kota Tangsel yang kemudian membantu mereka untuk menjadi muzakki” tutup Syibli.
BERITA14/06/2022 | Admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.
Lihat Daftar Rekening →