Baznas dan BKKBN Sepakati Atasi Stunting Bersama
23/06/2022 | Penulis: admin

Baznas dan BKKBN Sepakati Atasi Stunting Bersama
SERANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Banten menyambangi kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten, Kamis 23/6/2022. Tak tanggung-tanggung, Kepala Perwakilan BKKBN Banten Dadi Ahmad Roswandi yang datang Bersama Kepala Bidang KSPK dr Dian Rosyaningsih dan diterima langsung Ketua Baznas Banten, Prof Syibli Syarjaya didamping para wakil ketua dan amil pelaksana. Dari pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan kedua belah pihak untuk secara Bersama-sama mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten.
Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa kedatangannya secara khusus ke Baznas Banten dalam rangka menindaklanjuti peluang kerjasama antara Baznas dan BKKBN dalam rangka menekan angka keluarga stunting dan gizi buruk di Provinsi Banten yang angkanya melebihi rata-rata nasional.
“Potensi resiko stunting di Banten itu ada sebanyak 1,3 juta orang. Sedangkan prevalensi stunting di Banten berdasarkan studi status gizi Indonesia yaitu sebesar 24,5 persen. Angka tertinggi berada di Kabupaten Pandeglang yaitu 37,8 persen,” ujar Dadi menyampaikan maksud dan tujuan ia dan rombongan datang ke Baznas Banten.
Dalam kesempatan itu Dadi Ahmad Roswandi mengungkapkan bahwa Banten masuk zona merah stunting dan gizi buruk. Penanganan masalah ini membutuhkan banyak pihak yang terlibat.
"Istilah kita butuh tenaga keroyokan untuk mengatasi stunting ini karena penyebabnya amat beragam dan penangannya butuh waktu yang cukup panjang. Mulai dari kesadaran gizi orang tua calon bayi, sanitasi rumah yang buruk, hingga keterbatasan ekonomi keluarga. Karenanya butuh disentuh masalah pemahamannya, masalah ekonominya hingga intervensi pada peningkatan gizi keluarganya," ujar Ahmad Roswandi lagi menegaskan.
Apa yang disampaikan Ahmad Rowandi ini diperkuat oleh Ibu dr, Dian Rosyaningsih Koordinator bidang KSPK di BKKBN Perwakilan Banten. Menurut Dian, ada beberapa program yang bisa dikolaborasikan dengan Baznas Banten terkait pengentasan stunting dan gizi buruk ini. Diantaranya adalah program Bapak Asuh melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).
“Program DASHAT ini merupakan Bapak Asuh yang berdonasi membiayai penanganan satu keluarga stunting atau lebih. Baznas tentu bisa menjadi bapak asuh untuk keluarga stunting ini. Menurut hitungan kami, setiap hari satu keluarga stunting membutuhkan biaya Rp 15 ribu dan berlangsung selama 6 bulan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Banten Prof Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa di Baznas Banten ada program bidang kemanusiaan yang di dalamnya menangani kesehatan dan ekonomi mustahik. Hal penanaganan stunting dan gizi buruk ini bisa melalui program bidang tersebut. Terlebih sebentar lagi akan ada perayaan idul qurban, dimana daging kurban hasil penghimpunan Baznas Banten akan dialokasikan pada penanganan stunting.
“Kita harus gerak cepat, selanjutnya akan kita buat perjanjian kerjasama mengenai hal ini. Tak hanya menekan pertumbuhan stunting di Banten, Baznas Provinsi Banten juga memikirkan bagaimana caranya agar ekonomi keluarga penyintas stunting dibangun agar tidak terjadi hal seperti itu lagi,” ujar Syibli.
Mantan Rektor UIN Banten ini menuturkan program yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan yaitu distribusi kurban untuk menekan pertumbuhan stunting.
“Kami sedang merancang bagaimana pola pendistribusian tersebut akan dilakukan, apakah berupa daging utuh atau apa. Kemudian kami juga menghimbau khalayak ramai, atau para pegawai BKKBN Provinsi Banten dapat berkurban di Baznas Provinsi Banten demi tercapainya program ini,” ujar Syibli.(*)
Berita Lainnya
Bupati Pandeglang Audiensi ke BAZNAS Banten, Perkuat Potensi Sinergi Pengelolaan ZIS
BAZNAS Banten Audiensi dengan OJK, Dorong Kolaborasi Optimalisasi ZIS dan DSKL
BAZNAS Provinsi Banten Sosialisasikan Pengelolaan ZIS DSKL di 8 Kabupaten/Kota
Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS
Grand Krakatau Hotel Gandeng BAZNAS Banten Salurkan 108 Paket Nasi Box
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turut Dukung Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Selat Sunda
Tanggap Kekeringan Lebak: BAZNAS Banten dan Bank Banten Pasok *32.000 Liter* Air Bersih ke Cipanas
BAZNAS Banten Audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, Bahas Optimalisasi ZIS dan DSKL
BAZNAS Provinsi Banten Gelar Sosialisasi Optimalisasi ZIS dan DAM KBIHU
BAZNAS Banten Sosialisasikan ZIS DSKL dan Galang Donasi Kemanusiaan di PPKMB UNMA
Respon Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Banten Bagikan Masker dan Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Anyer-Cinangka
BAZNAS Banten Dorong KBIHU Se-Provinsi Banten Optimalkan ZIS dan DAM Haji
BAZNAS Banten Gelar Zakat Goes to Campus di UIN Banten, Galang Donasi untuk NTT
BAZNAS Kabupaten Serang Koordinasi dengan BAZNAS Banten Bahas Penyusunan Renstra
BAZNAS Banten Perkuat Kapasitas Pimpinan melalui BAZNAS Strategic Development

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.
Lihat Daftar Rekening →