Berita Terkini
BAZNAS Provinsi Banten Gelar Sosialisasi Optimalisasi ZIS dan DAM KBIHU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta DAM haji bersama Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKBIHU) se-Provinsi Banten.
Kegiatan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Yayasan Bumi Nusantara Jaya, Kota Serang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Banten, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Banten, serta Forum KBIHU se-Provinsi Banten dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan ZIS dan DAM, khususnya dalam rangkaian penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Prov. Banten, Pengurus Forum KBIHU se-Provinsi Banten, serta para pejabat pelaksana BAZNAS Provinsi Banten.
Dalam kegiatan tersebut, sinergi antara BAZNAS Banten dan Forum KBIHU se-Provinsi Banten menjadi salah satu bagian penting dalam menyampaikan edukasi kepada calon jemaah haji dan umrah mengenai pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi. Forum KBIHU diharapkan dapat turut berperan dalam menyampaikan informasi tersebut kepada para jemaah yang mendapatkan pembinaan dan pendampingan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, perlu didorong terbentuknya UPZ Forum KBIHU Provinsi Banten untuk mengoptimalkan penghimpunan infak dan DAM dari jemaah, berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 28 Tahun 2021. Selain itu, perlu dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan MUI, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan pemerintah untuk mendapatkan legal formal dalam optimalisasi pengelolaan DAM jemaah haji Banten, selain Surat Edaran Kemenhaj yang saat ini masih dalam proses.
Selain aspek penghimpunan, optimalisasi ZIS dan DAM juga diarahkan agar manfaat yang terkumpul dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran. Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Banten dan Forum KBIHU diharapkan dapat memperkuat keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung program-program kemaslahatan umat.
17/09/2026 | Amalia
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turut Dukung Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Selat Sunda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) turut ambil bagian dalam kegiatan pencarian dan pertolongan terhadap lima orang jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Kegiatan pencarian dan pertolongan tersebut dilaksanakan pada Rabu (9/9) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Dalam kegiatan ini, BTB Banten melakukan assessment lokasi serta koordinasi terkait Posko Operasi SAR Nasional, Polres Pandeglang, dan BPBD Pandeglang dengan melibatkan personel BTB Banten, yakni Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Pery Hasanudin, Kabid II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dowi Priana, Relawan BTB Banten Rigi P. Awaludin, Hady Priatna, Muhamad Toha, dan Moch. Gusti.
Dalam pelaksanaannya, BTB Banten juga bersinergi bersama SAR Provinsi Banten, Polda Banten, BPBD Pandeglang, serta Desk Relawan Banten untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Selat Sunda.
“Keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana Banten merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Banten dalam merespons kondisi kedaruratan serta mendukung upaya kemanusiaan bersama berbagai pihak. Melalui koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga, proses pencarian diharapkan dapat berjalan secara optimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat.” papar Pery Hasanudin, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten.
Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran BTB Banten dalam respons tersebut merupakan bagian dari peran BAZNAS Banten dalam penanganan kedaruratan berbasis kemanusiaan. Tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan pascabencana, BTB juga memiliki peran dalam mendukung respons pada situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan keterlibatan relawan di lapangan.
10/09/2026 | Amalia
Respon Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Banten Bagikan Masker dan Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Anyer-Cinangka
Merespons aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Banten bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah Anyer dan Cinangka pada Senin, 7 September 2026.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak, tim BAZNAS Banten membagikan masker kepada warga serta membuka layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.
“Layanan kesehatan gratis tersebut diberikan sebagai langkah respons terhadap potensi dampak erupsi, khususnya terhadap kondisi kesehatan masyarakat akibat paparan abu vulkanik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan oleh tim RSB Banten tanpa dipungut biaya,” ungkap dr. Slamet, Kepala Klinik RSB Banten.
Lebih lanjut, dr. Slamet menyampaikan bahwa layanan kesehatan gratis juga dapat dimanfaatkan oleh para mustahik yang tinggal di sekitar Klinik RSB Banten.
“Bagi para mustahik yang tinggal di sekitar Klinik RSB Banten, yang beralamat di Jl. Raya Serang-Petir, Kp. Boru, Kel. Cilaku Kec. Curug, dapat berobat secara gratis apabila mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak, gatal, maupun keluhan kesehatan lainnya. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim RSB Banten dan BTB Banten juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta tetap mengikuti arahan dan informasi dari pihak berwenang terkait kondisi Gunung Anak Krakatau.
Melalui BAZNAS Tanggap Bencana dan Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Provinsi Banten terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat maupun bencana. Kehadiran ini menjadi wujud nyata penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Banten mengimbau masyarakat di wilayah Anyer, Cinangka dan pesisir pantai Pandeglang khususnya serta seluruh Provinsi Banten pada umumnya untuk tetap tenang dan waspada, menjaga kesehatan, serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berlangsung.
07/09/2026 | Amalia
Agenda Pimpinan

BAZNAS Provinsi Banten Laksanakan Audiensi dengan Politeknik APP Kemenperin RI Bahas Peluang Kerja Sama Bidang Pendidikan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan perwakilan Politeknik APP Kementerian Perindustrian RI dalam rangka membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya bagi kalangan mustahik di Provinsi Banten.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan sejumlah potensi kerja sama, di antaranya program pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas generasi muda, hingga peluang beasiswa bagi masyarakat kurang mampu agar memiliki daya saing di dunia kerja dan industri.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyambut baik audiensi tersebut dan berharap adanya kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“BAZNAS Banten tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga terus mendorong program-program pemberdayaan, khususnya di bidang pendidikan. Kami berharap sinergi ini dapat membuka akses pendidikan dan keterampilan yang lebih luas bagi para mustahik,” ujarnya.
08-05-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Terima Audiensi ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang, Perkuat Silaturahmi dan Jajaki Kerja Sama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Serang dalam rangka mempererat silaturahmi kelembagaan serta menjajaki potensi kerja sama strategis.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan ABPEDNAS, khususnya dalam mengoptimalkan peran desa dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah desa, guna mendorong program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Sementara itu, perwakilan ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta harapan agar ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam penguatan kelembagaan desa, pendataan mustahik, serta optimalisasi potensi zakat di tingkat desa.
Audiensi ini juga membuka ruang diskusi terkait peluang sinergi dalam program edukasi zakat dan pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan transformasi mustahik menjadi muzaki.
28-04-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Jajaki Kerja Sama Penyaluran Tenaga Kerja ke Jepang Bersama PT. Alvin Duta Mandiri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar pertemuan strategis bersama PT. Alvin Duta Mandiri dalam rangka membahas kerja sama penyaluran calon tenaga kerja ke Jepang. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 10 calon tenaga kerja dihadirkan. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam upaya pemberdayaan mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong program berbasis produktif. Dengan pendekatan ini, bantuan yang diberikan diharapkan tidak habis pakai, melainkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas inisiasi kerja sama yang dilakukan bersama PT. Alvin Duta Mandiri. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas peluang ekonomi bagi para mustahik.
Dalam pesannya, Ketua BAZNAS Banten juga menekankan pentingnya peningkatan keimanan dan keilmuan bagi para penerima manfaat. Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang diupayakan dengan sungguh-sungguh akan selalu diiringi dengan kemudahan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir lebih banyak individu mandiri yang tidak hanya mampu meningkatkan taraf hidupnya, tetapi juga berkontribusi sebagai muzaki di masa depan.
22-04-2026 | Amalia
Berita Pendistribusian

Omset Tembus Rp11,2 Juta, Parfum Laundry Binaan BAZNAS Banten Buatan Bapak Suswa
Kegigihan Suswanto, warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang, membuahkan hasil manis. Usaha parfum laundry binaannya di bawah program UMKM BAZNAS Provinsi Banten mencatat omset Rp11.200.000 dengan keuntungan Rp3.200.000 pada April 2026.
Pencapaian ini didorong dengan tingginya minat pasar terhadap produk parfum laundry racikan Suswanto. Pelanggan menilai kualitas aromanya sangat tahan lama, tidak menyengat, dan varian wanginya beragam sehingga cocok untuk usaha laundry maupun rumah tangga.
“Alhamdulillah bulan ini tembus Rp11.200.000,- Banyak pelanggan yang rela menunggu karena stok cepat habis. Kuncinya di kualitas bahan dan konsisten jaga mutu,” tuturnya.
Melalui pendampingan dari BAZNAS Provinsi Banten, manajemen usaha, dan akses pemasaran, usahanya kini berkembang dan mulai memiliki pelanggan tetap dari dalam hingga luar Kota Serang.
“Kami juga melayani pembelian eceran, grosir, serta kemitraan untuk usaha laundry yang ingin memakai brand sendiri.” ujarnya.
BAZNAS Provinsi Banten mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti nyata program pemberdayaan UMKM mampu mendorong mustahik naik kelas menjadi muzaki.
28/04/2026 | Amalia

BAZNAS Launching Gerai Z Ifthor di Kota Serang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Provinsi Banten resmi meluncurkan program Gerai Z Ifthor di Komplek Taman Graha Asri, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan launching yang dipusatkan di Masjid Al Muhajirin Graha Asri ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Gerai Z Ifthor merupakan program yang diinisiasi BAZNAS sebagai upaya pengembangan usaha mustahik dalam menangkap peluang ekonomi di bulan suci. Z Ifthor menghadirkan gerai gratis bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk berjualan tanpa dibebani biaya sewa tempat.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Z Ifthor adalah bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.
“Melalui program Z Ifthor ini, kami ingin menghadirkan solusi ekonomi bagi masyarakat. Gerai yang kami sediakan dapat dimanfaatkan secara gratis untuk berjualan, sehingga para penerima manfaat memiliki tambahan penghasilan selama Ramadan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 30 penerima manfaat (PM) dengan total nilai sebesar Rp45.575.000. Bantuan yang diberikan meliputi sarana usaha seperti sewa tempat, tenda, booth, dan papan nama; modal usaha sebesar Rp300.000 per UMKM; serta dukungan penunjang kegiatan seperti hadiah lomba dan pelaksanaan talkshow zakat.
Para penerima manfaat merupakan pelaku UMKM binaan BAZNAS Banten. Sebelumnya, sejak tahun 2025, sebanyak 50 orang telah mendapatkan pembinaan dan pengelolaan keuangan berbasis simpan pinjam yang dilaksanakan oleh Masjid Al Muhajirin, dengan bantuan pinjaman bergulir sebesar Rp3.000.000 per orang.
Selain di Kota Serang, program Gerai Z Ifthor juga rencananya akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Cilegon dan wilayah Kota Tangerang Selatan sebagai bagian dari perluasan manfaat program di Provinsi Banten.
Tak hanya launching dan penyaluran bantuan, pada kegiatan tersebut juga berhasil dihimpun infak dari masyarakat setempat sebesar Rp1.770.000. Penghimpunan ini menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian warga dalam mendukung gerakan kebaikan serta memperkuat layanan zakat yang turut dibuka bagi para pengunjung dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Melalui program ini, BAZNAS berharap mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan mustahik, meningkatkan pendapatan selama Ramadan, sekaligus mempertegas peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat.
27/02/2026 | Amalia

BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 1,8 M DANA ZAKAT
Awal Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten salurkan dana zakat sebesar Rp1.864.000.000 melalui berbagai program yang di sebar melalui BAZNAS Kabupaten/Kota dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan bersama Pemerintah Provinsi Banten selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan ini telah dimulai sejak Senin, 23 Februari, dan akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan nanti di berbagai wilayah Provinsi Banten. Program ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penerima manfaat di sektor pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
“Dana zakat sebesar Rp1,864 miliar tersebut disalurkan untuk sejumlah program dan kelompok penerima manfaat, antara lain bantuan tunai mustahik, bantuan pendidikan SLTA, bantuan sarana prasarana Lembaga Pendidikan Kegamaan, bantuan sarana keagamaan Masjid/Mushola, santunan guru madrasah, santunan guru ngaji, santunan marbot, santunan pemandi jenazah, Rumah Layak Huni BAZNAS, air bersih dan sanitasi” papar ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
Ia juga menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana zakat kepada mustahik yang berhak menerima. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan BAZNAS kabupaten/kota, diharapkan distribusi zakat dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
26/02/2026 | Amalia
BAZNAS TV
BAZNAS Provinsi Banten untuk Masyarakat
Penulis: Amalia
Dari mustahik, menjadi pembudidaya lebah madu
Penulis: Amalia






