Berita Terkini
BAZNAS Banten Distribusikan Paket Gizi untuk 277 Lansia di Seluruh Banten
BAZNAS Provinsi Banten kembali menyalurkan bantuan melalui program Paket Gizi Lansia kepada 277 penerima manfaat (PM) lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. Kegiatan pendistribusian tersebut dilaksanakan sejak Senin, 7 September 2026.
Program Paket Gizi Lansia merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap masyarakat lanjut usia, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Paket Gizi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat secara langsung kepada para mustahik, termasuk kelompok lansia yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup.” ungkap Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten, Pery Hasanudin.
Menurutnya melalui program ini, BAZNAS Banten berupaya membantu meringankan beban para lansia dengan memberikan paket logistik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BAZNAS Provinsi Banten terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi di Provinsi Banten.
07/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Dorong KBIHU Se-Provinsi Banten Optimalkan ZIS dan DAM Haji
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan DAM Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Se-Provinsi Banten, Rabu (2/9/2026), bertempat di Masjid Al-Firdaus, Cipocok Jaya, Serang.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran dan optimalisasi pengelolaan ZIS serta pembayaran DAM di kalangan jemaah haji dan umrah.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyudin, dalam arahannya menyampaikan pentingnya partisipasi KBIHU dalam mengoptimalkan potensi ZIS dan DAM di wilayah Banten. Menurutnya, KBIHU memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan para jemaah dalam proses pembinaan dan pendampingan ibadah haji dan umrah.
“Peran KBIHU sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada jemaah, tidak hanya terkait tata cara ibadah, tetapi juga bagaimana ibadah tersebut dapat memberikan dampak sosial melalui optimalisasi ZIS dan DAM,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Banten, A. Dimyati Natakusuma, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut.
Ia menyampaikan arahan mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah, BAZNAS, KBIHU, serta berbagai pihak dalam mendorong pengelolaan ZIS yang semakin optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua DPRD Komisi V Provinsi Banten Muhsin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten Samsudin, Asda I Setda Provinsi Banten Komarudin, Pengarah BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya, dan Ketua Forum KBIHU Ahmad Nawawi.
Sosialisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni mendorong Gerakan KBIHU Sadar Zakat dalam rangka menghimpun ZIS-DSKL, sekaligus mewujudkan ibadah haji dan umrah yang tidak hanya mabrur secara spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran KBIHU dalam melakukan pembinaan kepada para jemaah, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan ZIS dan pelaksanaan pembayaran DAM.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap terbangun sinergi yang semakin kuat bersama KBIHU se-Provinsi Banten, sehingga potensi ZIS dan DAM dari para jemaah dapat dikelola secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut menghasilkan empat rekomendasi dan tindaklanjut yang disepakati antara lain:
1. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten mengimbau kepada seluruh KBIHU dan calon jemaah haji dan umroh menunaikan ZIS-DSKL (DAM) melalui BAZNAS Provinsi Banten.
2. KBIHU se-Provinsi Banten menyosialisasikan imbauan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten kepada seluruh calon jemaah haji dan umroh.
3. Dalam pendistribusian ZIS-DSKL (DAM), BAZNAS Provinsi Banten melibatkan KBIHU dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.
4. Petugas Haji (PPIH) Provinsi Banten diimbau untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Banten.
02/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Zakat Goes to Campus di UIN Banten, Galang Donasi untuk NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui program Zakat Goes to Campus turut hadir dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Banten pada 31 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di UIN Banten Kampus 2 Palima ini diikuti oleh sekitar 2.160 mahasiswa.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya zakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan sosialisasi terkait pendidikan serta mengajak para mahasiswa untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi masyarakat yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan Zakat Goes to Campus turut dihadiri dan didukung oleh UPZ UIN Banten, panitia PBAK, serta jajaran akademik UIN Banten dan pimpinan BAZNAS Banten, di antaranya Ketua BAZNAS Banten, Wakil Ketua I, dan Kepala Bidang I.
Antusiasme mahasiswa dalam kegiatan tersebut terlihat dari partisipasi mereka dalam aksi kepedulian sosial. Hingga kegiatan berlangsung, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp5.253.500.
Program Zakat Goes to Campus diharapkan tidak hanya menjadi sarana sosialisasi zakat di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga mampu membangun kesadaran mahasiswa untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.
Melalui sinergi antara BAZNAS Banten dan UIN Banten, kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian, semangat berbagi, serta kesadaran untuk menunaikan zakat dan membantu sesama.
31/08/2026 | Amalia
Agenda Pimpinan

BAZNAS Provinsi Banten Laksanakan Audiensi dengan Politeknik APP Kemenperin RI Bahas Peluang Kerja Sama Bidang Pendidikan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan perwakilan Politeknik APP Kementerian Perindustrian RI dalam rangka membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya bagi kalangan mustahik di Provinsi Banten.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan sejumlah potensi kerja sama, di antaranya program pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas generasi muda, hingga peluang beasiswa bagi masyarakat kurang mampu agar memiliki daya saing di dunia kerja dan industri.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyambut baik audiensi tersebut dan berharap adanya kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“BAZNAS Banten tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga terus mendorong program-program pemberdayaan, khususnya di bidang pendidikan. Kami berharap sinergi ini dapat membuka akses pendidikan dan keterampilan yang lebih luas bagi para mustahik,” ujarnya.
08-05-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Terima Audiensi ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang, Perkuat Silaturahmi dan Jajaki Kerja Sama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Serang dalam rangka mempererat silaturahmi kelembagaan serta menjajaki potensi kerja sama strategis.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan ABPEDNAS, khususnya dalam mengoptimalkan peran desa dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah desa, guna mendorong program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Sementara itu, perwakilan ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta harapan agar ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam penguatan kelembagaan desa, pendataan mustahik, serta optimalisasi potensi zakat di tingkat desa.
Audiensi ini juga membuka ruang diskusi terkait peluang sinergi dalam program edukasi zakat dan pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan transformasi mustahik menjadi muzaki.
28-04-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Jajaki Kerja Sama Penyaluran Tenaga Kerja ke Jepang Bersama PT. Alvin Duta Mandiri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar pertemuan strategis bersama PT. Alvin Duta Mandiri dalam rangka membahas kerja sama penyaluran calon tenaga kerja ke Jepang. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 10 calon tenaga kerja dihadirkan. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam upaya pemberdayaan mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong program berbasis produktif. Dengan pendekatan ini, bantuan yang diberikan diharapkan tidak habis pakai, melainkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas inisiasi kerja sama yang dilakukan bersama PT. Alvin Duta Mandiri. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas peluang ekonomi bagi para mustahik.
Dalam pesannya, Ketua BAZNAS Banten juga menekankan pentingnya peningkatan keimanan dan keilmuan bagi para penerima manfaat. Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang diupayakan dengan sungguh-sungguh akan selalu diiringi dengan kemudahan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir lebih banyak individu mandiri yang tidak hanya mampu meningkatkan taraf hidupnya, tetapi juga berkontribusi sebagai muzaki di masa depan.
22-04-2026 | Amalia
Berita Pendistribusian

Omset Tembus Rp11,2 Juta, Parfum Laundry Binaan BAZNAS Banten Buatan Bapak Suswa
Kegigihan Suswanto, warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang, membuahkan hasil manis. Usaha parfum laundry binaannya di bawah program UMKM BAZNAS Provinsi Banten mencatat omset Rp11.200.000 dengan keuntungan Rp3.200.000 pada April 2026.
Pencapaian ini didorong dengan tingginya minat pasar terhadap produk parfum laundry racikan Suswanto. Pelanggan menilai kualitas aromanya sangat tahan lama, tidak menyengat, dan varian wanginya beragam sehingga cocok untuk usaha laundry maupun rumah tangga.
“Alhamdulillah bulan ini tembus Rp11.200.000,- Banyak pelanggan yang rela menunggu karena stok cepat habis. Kuncinya di kualitas bahan dan konsisten jaga mutu,” tuturnya.
Melalui pendampingan dari BAZNAS Provinsi Banten, manajemen usaha, dan akses pemasaran, usahanya kini berkembang dan mulai memiliki pelanggan tetap dari dalam hingga luar Kota Serang.
“Kami juga melayani pembelian eceran, grosir, serta kemitraan untuk usaha laundry yang ingin memakai brand sendiri.” ujarnya.
BAZNAS Provinsi Banten mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti nyata program pemberdayaan UMKM mampu mendorong mustahik naik kelas menjadi muzaki.
28/04/2026 | Amalia

BAZNAS Launching Gerai Z Ifthor di Kota Serang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Provinsi Banten resmi meluncurkan program Gerai Z Ifthor di Komplek Taman Graha Asri, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan launching yang dipusatkan di Masjid Al Muhajirin Graha Asri ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Gerai Z Ifthor merupakan program yang diinisiasi BAZNAS sebagai upaya pengembangan usaha mustahik dalam menangkap peluang ekonomi di bulan suci. Z Ifthor menghadirkan gerai gratis bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk berjualan tanpa dibebani biaya sewa tempat.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Z Ifthor adalah bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.
“Melalui program Z Ifthor ini, kami ingin menghadirkan solusi ekonomi bagi masyarakat. Gerai yang kami sediakan dapat dimanfaatkan secara gratis untuk berjualan, sehingga para penerima manfaat memiliki tambahan penghasilan selama Ramadan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 30 penerima manfaat (PM) dengan total nilai sebesar Rp45.575.000. Bantuan yang diberikan meliputi sarana usaha seperti sewa tempat, tenda, booth, dan papan nama; modal usaha sebesar Rp300.000 per UMKM; serta dukungan penunjang kegiatan seperti hadiah lomba dan pelaksanaan talkshow zakat.
Para penerima manfaat merupakan pelaku UMKM binaan BAZNAS Banten. Sebelumnya, sejak tahun 2025, sebanyak 50 orang telah mendapatkan pembinaan dan pengelolaan keuangan berbasis simpan pinjam yang dilaksanakan oleh Masjid Al Muhajirin, dengan bantuan pinjaman bergulir sebesar Rp3.000.000 per orang.
Selain di Kota Serang, program Gerai Z Ifthor juga rencananya akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Cilegon dan wilayah Kota Tangerang Selatan sebagai bagian dari perluasan manfaat program di Provinsi Banten.
Tak hanya launching dan penyaluran bantuan, pada kegiatan tersebut juga berhasil dihimpun infak dari masyarakat setempat sebesar Rp1.770.000. Penghimpunan ini menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian warga dalam mendukung gerakan kebaikan serta memperkuat layanan zakat yang turut dibuka bagi para pengunjung dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Melalui program ini, BAZNAS berharap mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan mustahik, meningkatkan pendapatan selama Ramadan, sekaligus mempertegas peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat.
27/02/2026 | Amalia

BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 1,8 M DANA ZAKAT
Awal Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten salurkan dana zakat sebesar Rp1.864.000.000 melalui berbagai program yang di sebar melalui BAZNAS Kabupaten/Kota dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan bersama Pemerintah Provinsi Banten selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan ini telah dimulai sejak Senin, 23 Februari, dan akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan nanti di berbagai wilayah Provinsi Banten. Program ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penerima manfaat di sektor pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
“Dana zakat sebesar Rp1,864 miliar tersebut disalurkan untuk sejumlah program dan kelompok penerima manfaat, antara lain bantuan tunai mustahik, bantuan pendidikan SLTA, bantuan sarana prasarana Lembaga Pendidikan Kegamaan, bantuan sarana keagamaan Masjid/Mushola, santunan guru madrasah, santunan guru ngaji, santunan marbot, santunan pemandi jenazah, Rumah Layak Huni BAZNAS, air bersih dan sanitasi” papar ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
Ia juga menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana zakat kepada mustahik yang berhak menerima. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan BAZNAS kabupaten/kota, diharapkan distribusi zakat dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
26/02/2026 | Amalia
BAZNAS TV
BAZNAS Provinsi Banten untuk Masyarakat
Penulis: Amalia
Dari mustahik, menjadi pembudidaya lebah madu
Penulis: Amalia





