Berita Terkini
Rakornas BAZNAS 2026, Momentum Penguatan Pengumpulan Zakat di Banten
Rakornas BAZNAS 2026, Momentum Penguatan Pengumpulan Zakat di Banten
Rakornas BAZNAS 2026 yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” menjadi forum koordinasi bagi BAZNAS di seluruh Indonesia untuk menyelaraskan strategi pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian dan pendayagunaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam salah satu sesi pembahasan, Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menekankan pentingnya penguatan strategi pengumpulan melalui pemeliharaan hubungan dengan muzaki lama, perluasan segmen muzaki baru, serta peningkatan kualitas pengelolaan muzaki.
Menurut Rizaludin, potensi pengumpulan ZIS-DSKL masih terbuka luas, terutama melalui jaringan masjid, masyarakat, komunitas, dan desa. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang terarah untuk memperluas jangkauan pengumpulan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
Ia juga menegaskan bahwa kepercayaan muzaki menjadi salah satu kunci keberhasilan pengumpulan. Upaya tersebut dapat diperkuat melalui komunikasi yang baik, penanganan masukan dan keluhan, serta pelibatan muzaki dalam berbagai kegiatan BAZNAS.
Selain itu, pengumpulan zakat perlu menjangkau berbagai sektor sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari zakat fitrah, emas, uang, perniagaan, pertanian, peternakan, pertambangan, perindustrian, pendapatan, hingga rikaz.
Bagi BAZNAS Provinsi Banten, penguatan strategi pengumpulan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong optimalisasi potensi ZIS-DSKL di wilayah Banten. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi, dunia usaha, komunitas, serta perluasan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dapat
menjadi langkah strategis untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat.
Melalui keikutsertaan dalam Rakornas BAZNAS 2026, BAZNAS Provinsi Banten diharapkan dapat memperkuat strategi pengumpulan yang adaptif, meningkatkan kualitas hubungan dengan muzaki, serta membangun kepercayaan publik melalui pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel.
Dengan pengumpulan yang semakin optimal, dana ZIS-DSKL diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di Provinsi Banten.
15/10/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Perkuat Wawasan Pengelolaan Zakat Berbasis Kepercayaan Publik
Dalam Rakornas BAZNAS 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, Managing Director Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rohan Hafas, menekankan bahwa pengenalan masyarakat terhadap BAZNAS perlu diiringi dengan kepercayaan terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan lembaga tersebut.
Menurut Rohan, potensi zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun perlu dioptimalkan melalui strategi penghimpunan yang efektif, termasuk komunikasi publik yang mampu meyakinkan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan sektor keuangan syariah serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan demikian, zakat tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga dapat mendorong kemandirian ekonomi mereka.
Bagi BAZNAS Provinsi Banten, penguatan kepercayaan publik menjadi bagian penting dalam upaya mengoptimalkan potensi zakat di daerah. Komunikasi yang transparan, penyampaian informasi program yang mudah diakses, serta publikasi manfaat penyaluran zakat merupakan aspek yang dapat mendukung hubungan berkelanjutan antara BAZNAS dan masyarakat.
Selain itu, pemanfaatan kanal digital dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak dapat menjadi langkah untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat.
Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Banten dalam Rakornas 2026 menjadi kesempatan untuk mengikuti perkembangan strategi pengelolaan zakat nasional, termasuk dalam aspek komunikasi publik dan penghimpunan. Berbagai pembahasan dalam forum tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel di Provinsi Banten.
Dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat, potensi ZIS-DSKL diharapkan dapat dihimpun secara lebih optimal dan disalurkan untuk mendukung pemberdayaan mustahik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pengentasan kemiskinan.
15/10/2026 | Amalia
Pimpinan BAZNAS Banten Ikuti Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat Nasional
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang diselenggarakan pada 13-15 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi bagi BAZNAS se-Indonesia untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan strategi pengelolaan zakat di tingkat nasional maupun daerah.
Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, Rakornas BAZNAS 2026 menitikberatkan pada penguatan sinergi antarlembaga serta optimalisasi potensi zakat agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Keikutsertaan pimpinan BAZNAS Provinsi Banten dalam forum nasional ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keselarasan program dan kebijakan pengelolaan zakat antara BAZNAS pusat dan daerah. Melalui koordinasi tersebut, berbagai strategi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
14/10/2026 | Amalia
Agenda Pimpinan

BAZNAS Provinsi Banten Laksanakan Audiensi dengan Politeknik APP Kemenperin RI Bahas Peluang Kerja Sama Bidang Pendidikan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan perwakilan Politeknik APP Kementerian Perindustrian RI dalam rangka membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya bagi kalangan mustahik di Provinsi Banten.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan sejumlah potensi kerja sama, di antaranya program pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas generasi muda, hingga peluang beasiswa bagi masyarakat kurang mampu agar memiliki daya saing di dunia kerja dan industri.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyambut baik audiensi tersebut dan berharap adanya kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“BAZNAS Banten tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga terus mendorong program-program pemberdayaan, khususnya di bidang pendidikan. Kami berharap sinergi ini dapat membuka akses pendidikan dan keterampilan yang lebih luas bagi para mustahik,” ujarnya.
08-05-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Terima Audiensi ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang, Perkuat Silaturahmi dan Jajaki Kerja Sama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Serang dalam rangka mempererat silaturahmi kelembagaan serta menjajaki potensi kerja sama strategis.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan ABPEDNAS, khususnya dalam mengoptimalkan peran desa dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah desa, guna mendorong program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Sementara itu, perwakilan ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta harapan agar ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam penguatan kelembagaan desa, pendataan mustahik, serta optimalisasi potensi zakat di tingkat desa.
Audiensi ini juga membuka ruang diskusi terkait peluang sinergi dalam program edukasi zakat dan pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan transformasi mustahik menjadi muzaki.
28-04-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Jajaki Kerja Sama Penyaluran Tenaga Kerja ke Jepang Bersama PT. Alvin Duta Mandiri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar pertemuan strategis bersama PT. Alvin Duta Mandiri dalam rangka membahas kerja sama penyaluran calon tenaga kerja ke Jepang. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 10 calon tenaga kerja dihadirkan. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam upaya pemberdayaan mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong program berbasis produktif. Dengan pendekatan ini, bantuan yang diberikan diharapkan tidak habis pakai, melainkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas inisiasi kerja sama yang dilakukan bersama PT. Alvin Duta Mandiri. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas peluang ekonomi bagi para mustahik.
Dalam pesannya, Ketua BAZNAS Banten juga menekankan pentingnya peningkatan keimanan dan keilmuan bagi para penerima manfaat. Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang diupayakan dengan sungguh-sungguh akan selalu diiringi dengan kemudahan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir lebih banyak individu mandiri yang tidak hanya mampu meningkatkan taraf hidupnya, tetapi juga berkontribusi sebagai muzaki di masa depan.
22-04-2026 | Amalia
Berita Pendistribusian

Omset Tembus Rp11,2 Juta, Parfum Laundry Binaan BAZNAS Banten Buatan Bapak Suswa
Kegigihan Suswanto, warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang, membuahkan hasil manis. Usaha parfum laundry binaannya di bawah program UMKM BAZNAS Provinsi Banten mencatat omset Rp11.200.000 dengan keuntungan Rp3.200.000 pada April 2026.
Pencapaian ini didorong dengan tingginya minat pasar terhadap produk parfum laundry racikan Suswanto. Pelanggan menilai kualitas aromanya sangat tahan lama, tidak menyengat, dan varian wanginya beragam sehingga cocok untuk usaha laundry maupun rumah tangga.
“Alhamdulillah bulan ini tembus Rp11.200.000,- Banyak pelanggan yang rela menunggu karena stok cepat habis. Kuncinya di kualitas bahan dan konsisten jaga mutu,” tuturnya.
Melalui pendampingan dari BAZNAS Provinsi Banten, manajemen usaha, dan akses pemasaran, usahanya kini berkembang dan mulai memiliki pelanggan tetap dari dalam hingga luar Kota Serang.
“Kami juga melayani pembelian eceran, grosir, serta kemitraan untuk usaha laundry yang ingin memakai brand sendiri.” ujarnya.
BAZNAS Provinsi Banten mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti nyata program pemberdayaan UMKM mampu mendorong mustahik naik kelas menjadi muzaki.
28/04/2026 | Amalia

BAZNAS Launching Gerai Z Ifthor di Kota Serang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Provinsi Banten resmi meluncurkan program Gerai Z Ifthor di Komplek Taman Graha Asri, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan launching yang dipusatkan di Masjid Al Muhajirin Graha Asri ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Gerai Z Ifthor merupakan program yang diinisiasi BAZNAS sebagai upaya pengembangan usaha mustahik dalam menangkap peluang ekonomi di bulan suci. Z Ifthor menghadirkan gerai gratis bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk berjualan tanpa dibebani biaya sewa tempat.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Z Ifthor adalah bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.
“Melalui program Z Ifthor ini, kami ingin menghadirkan solusi ekonomi bagi masyarakat. Gerai yang kami sediakan dapat dimanfaatkan secara gratis untuk berjualan, sehingga para penerima manfaat memiliki tambahan penghasilan selama Ramadan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 30 penerima manfaat (PM) dengan total nilai sebesar Rp45.575.000. Bantuan yang diberikan meliputi sarana usaha seperti sewa tempat, tenda, booth, dan papan nama; modal usaha sebesar Rp300.000 per UMKM; serta dukungan penunjang kegiatan seperti hadiah lomba dan pelaksanaan talkshow zakat.
Para penerima manfaat merupakan pelaku UMKM binaan BAZNAS Banten. Sebelumnya, sejak tahun 2025, sebanyak 50 orang telah mendapatkan pembinaan dan pengelolaan keuangan berbasis simpan pinjam yang dilaksanakan oleh Masjid Al Muhajirin, dengan bantuan pinjaman bergulir sebesar Rp3.000.000 per orang.
Selain di Kota Serang, program Gerai Z Ifthor juga rencananya akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Cilegon dan wilayah Kota Tangerang Selatan sebagai bagian dari perluasan manfaat program di Provinsi Banten.
Tak hanya launching dan penyaluran bantuan, pada kegiatan tersebut juga berhasil dihimpun infak dari masyarakat setempat sebesar Rp1.770.000. Penghimpunan ini menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian warga dalam mendukung gerakan kebaikan serta memperkuat layanan zakat yang turut dibuka bagi para pengunjung dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Melalui program ini, BAZNAS berharap mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan mustahik, meningkatkan pendapatan selama Ramadan, sekaligus mempertegas peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat.
27/02/2026 | Amalia

BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 1,8 M DANA ZAKAT
Awal Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten salurkan dana zakat sebesar Rp1.864.000.000 melalui berbagai program yang di sebar melalui BAZNAS Kabupaten/Kota dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan bersama Pemerintah Provinsi Banten selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan ini telah dimulai sejak Senin, 23 Februari, dan akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan nanti di berbagai wilayah Provinsi Banten. Program ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penerima manfaat di sektor pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
“Dana zakat sebesar Rp1,864 miliar tersebut disalurkan untuk sejumlah program dan kelompok penerima manfaat, antara lain bantuan tunai mustahik, bantuan pendidikan SLTA, bantuan sarana prasarana Lembaga Pendidikan Kegamaan, bantuan sarana keagamaan Masjid/Mushola, santunan guru madrasah, santunan guru ngaji, santunan marbot, santunan pemandi jenazah, Rumah Layak Huni BAZNAS, air bersih dan sanitasi” papar ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
Ia juga menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana zakat kepada mustahik yang berhak menerima. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan BAZNAS kabupaten/kota, diharapkan distribusi zakat dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
26/02/2026 | Amalia
BAZNAS TV
BAZNAS Provinsi Banten untuk Masyarakat
Penulis: Amalia
Dari mustahik, menjadi pembudidaya lebah madu
Penulis: Amalia





