
Berita Terkini
BAZNAS Banten Salurkan Kurban hingga Pelosok daerah 3T
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, penyaluran hewan kurban difokuskan ke daerah-daerah kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), dan juga wilayah rawan stunting termasuk Pulau Sangiang, Kawasan Baduy, dan juga Wilayah Pandeglang yang memiliki akses distribusi cukup menantang.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa program distribusi kurban ini bertujuan memastikan manfaat dan kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan secara merata, terutama oleh masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini jarang menerima penyaluran hewan kurban.
“Tahun ini, BAZNAS Banten mendistribusikan lebih dari puluhan ekor hewan kurban yang terdiri atas sapi maupun doka ke sejumlah kabupaten dan kota di Banten, termasuk wilayah Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga kawasan selatan Banten.” ujarnya.
Meski menghadapi tantangan medan dan keterbatasan transportasi menuju wilayah pelosok seperti Pulau Sangiang, proses distribusi tetap berjalan dengan dukungan para amil maupun relawan. Kehadiran bantuan kurban disambut antusias masyarakat yang mengaku jarang memperoleh daging kurban.
Program distribusi kurban menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Banten dalam menghadirkan pemerataan kesejahteraan sehingga manfaat ibadah kurban dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan hingga wilayah terjauh.
02/06/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Santunan Pendidikan untuk 250 Siswa melalui UPZ SLTA dan Madrasah Aliyah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran santunan pendidikan bagi 200 penerima manfaat yang berasal dari lingkungan sekolah tingkat SLTA dan Madrasah Aliyah di Provinsi Banten pada Selasa 12 Mei 2026 di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SLTA dan Madrasah Aliyah sebagai mitra strategis BAZNAS Banten dalam menjangkau para pelajar maupun pekerja rentan di lingkungan sekolah yang membutuhkan dukungan. Program ini bertujuan membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memberikan semangat kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan dengan baik.
Santunan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti perlengkapan belajar, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang pendidikan lainnya. Melalui program ini, BAZNAS Banten ingin memastikan bahwa para pelajar dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya saing.
18/05/2026 | Amalia
Z-Mart BAZNAS Banten Buktikan Dampak Nyata, Usaha Mitra Tetap Stabil Pasca Lebaran
Serang, 16 April 2026 – Memasuki bulan kedelapan pendampingan intensif penerima manfaat tahun 2025 program Z-Mart BAZNAS Provinsi Banten, Bandiah, salah satu Saudagar Z-Mart di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, menunjukkan progres ekonomi yang signifikan. Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026, stabilitas stok modal dan keuntungan usahanya dilaporkan tetap terjaga dan tidak terganggu oleh kebutuhan konsumsi selama masa mudik maupun lebaran.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi diversifikasi usaha yang dijalankan secara kolektif bersama keluarga. Saat ini, ekosistem usaha Bandiah berkembang menjadi beberapa unit bisnis diantaranya warung Z-Mart dan
sayuran, juga kuliner pagi seperti nasi uduk dan gorengan.
Pendampingan yang dilakukan secara intensif pasca Ramadan berfokus pada menjaga ketahanan modal. Hasilnya, Bandiah mampu memisahkan antara dana operasional usaha dengan kebutuhan pribadi, sehingga arus kas tetap sehat meskipun beban pengeluaran masyarakat pasca lebaran umumnya meningkat.
"Alhamdulillah, berkat pendampingan yang rutin, stok barang di warung tetap aman dan modal tidak terpakai untuk keperluan lebaran kemarin. Usaha nasi uduk suami juga sangat membantu pemasukan tambahan," ujar Bandiah saat ditemui dalam sesi pendampingan rutin.
Melalui konsistensi pendampingan lapangan, BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mengawal kemandirian ekonomi para mustahik hingga mencapai tahapan muzakki.
20/04/2026 | Amalia
Agenda Pimpinan

BAZNAS Banten Terima Audiensi ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang, Perkuat Silaturahmi dan Jajaki Kerja Sama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Serang dalam rangka mempererat silaturahmi kelembagaan serta menjajaki potensi kerja sama strategis.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan ABPEDNAS, khususnya dalam mengoptimalkan peran desa dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah desa, guna mendorong program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Sementara itu, perwakilan ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta harapan agar ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam penguatan kelembagaan desa, pendataan mustahik, serta optimalisasi potensi zakat di tingkat desa.
Audiensi ini juga membuka ruang diskusi terkait peluang sinergi dalam program edukasi zakat dan pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan transformasi mustahik menjadi muzaki.
28-04-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Jajaki Kerja Sama Penyaluran Tenaga Kerja ke Jepang Bersama PT. Alvin Duta Mandiri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar pertemuan strategis bersama PT. Alvin Duta Mandiri dalam rangka membahas kerja sama penyaluran calon tenaga kerja ke Jepang. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 10 calon tenaga kerja dihadirkan. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam upaya pemberdayaan mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong program berbasis produktif. Dengan pendekatan ini, bantuan yang diberikan diharapkan tidak habis pakai, melainkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas inisiasi kerja sama yang dilakukan bersama PT. Alvin Duta Mandiri. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas peluang ekonomi bagi para mustahik.
Dalam pesannya, Ketua BAZNAS Banten juga menekankan pentingnya peningkatan keimanan dan keilmuan bagi para penerima manfaat. Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang diupayakan dengan sungguh-sungguh akan selalu diiringi dengan kemudahan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir lebih banyak individu mandiri yang tidak hanya mampu meningkatkan taraf hidupnya, tetapi juga berkontribusi sebagai muzaki di masa depan.
22-04-2026 | Amalia

Wagub Banten Hadiri Rakor BAZNAS, Dorong Penguatan Peran Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar rapat koordinasi bersama Dewan Pembina dan Dewan Pengarah BAZNAS Provinsi Banten sebagai upaya memperkuat sinergi dan optimalisasi pengelolaan zakat di wilayah Banten pada Selasa, 7 April 2026 bertempat di Sekretariat BAZNAS Provinsi Banten.
Rapat yang berlangsung dengan suasana konstruktif tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah serta Ketua BAZNAS Provinsi Banten periode 2020-2025, Syibli Syarjaya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan peran BAZNAS Banten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL).
Dalam rapat koordinasi tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari optimalisasi penghimpunan ZIS DSKL, penguatan tata kelola lembaga, hingga peningkatan efektivitas penyaluran kepada mustahik. Selain itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan BAZNAS Banten juga menjadi fokus utama guna memastikan program-program yang dijalankan tepat sasaran dan berdampak luas.
BAZNAS Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja kelembagaan serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel di Provinsi Banten.
08-04-2026 | Amalia
Berita Pendistribusian

Omset Tembus Rp11,2 Juta, Parfum Laundry Binaan BAZNAS Banten Buatan Bapak Suswa
Kegigihan Suswanto, warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang, membuahkan hasil manis. Usaha parfum laundry binaannya di bawah program UMKM BAZNAS Provinsi Banten mencatat omset Rp11.200.000 dengan keuntungan Rp3.200.000 pada April 2026.
Pencapaian ini didorong dengan tingginya minat pasar terhadap produk parfum laundry racikan Suswanto. Pelanggan menilai kualitas aromanya sangat tahan lama, tidak menyengat, dan varian wanginya beragam sehingga cocok untuk usaha laundry maupun rumah tangga.
“Alhamdulillah bulan ini tembus Rp11.200.000,- Banyak pelanggan yang rela menunggu karena stok cepat habis. Kuncinya di kualitas bahan dan konsisten jaga mutu,” tuturnya.
Melalui pendampingan dari BAZNAS Provinsi Banten, manajemen usaha, dan akses pemasaran, usahanya kini berkembang dan mulai memiliki pelanggan tetap dari dalam hingga luar Kota Serang.
“Kami juga melayani pembelian eceran, grosir, serta kemitraan untuk usaha laundry yang ingin memakai brand sendiri.” ujarnya.
BAZNAS Provinsi Banten mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti nyata program pemberdayaan UMKM mampu mendorong mustahik naik kelas menjadi muzaki.
28/04/2026 | Amalia

BAZNAS Launching Gerai Z Ifthor di Kota Serang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Provinsi Banten resmi meluncurkan program Gerai Z Ifthor di Komplek Taman Graha Asri, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan launching yang dipusatkan di Masjid Al Muhajirin Graha Asri ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Gerai Z Ifthor merupakan program yang diinisiasi BAZNAS sebagai upaya pengembangan usaha mustahik dalam menangkap peluang ekonomi di bulan suci. Z Ifthor menghadirkan gerai gratis bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk berjualan tanpa dibebani biaya sewa tempat.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Z Ifthor adalah bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.
“Melalui program Z Ifthor ini, kami ingin menghadirkan solusi ekonomi bagi masyarakat. Gerai yang kami sediakan dapat dimanfaatkan secara gratis untuk berjualan, sehingga para penerima manfaat memiliki tambahan penghasilan selama Ramadan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 30 penerima manfaat (PM) dengan total nilai sebesar Rp45.575.000. Bantuan yang diberikan meliputi sarana usaha seperti sewa tempat, tenda, booth, dan papan nama; modal usaha sebesar Rp300.000 per UMKM; serta dukungan penunjang kegiatan seperti hadiah lomba dan pelaksanaan talkshow zakat.
Para penerima manfaat merupakan pelaku UMKM binaan BAZNAS Banten. Sebelumnya, sejak tahun 2025, sebanyak 50 orang telah mendapatkan pembinaan dan pengelolaan keuangan berbasis simpan pinjam yang dilaksanakan oleh Masjid Al Muhajirin, dengan bantuan pinjaman bergulir sebesar Rp3.000.000 per orang.
Selain di Kota Serang, program Gerai Z Ifthor juga rencananya akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Cilegon dan wilayah Kota Tangerang Selatan sebagai bagian dari perluasan manfaat program di Provinsi Banten.
Tak hanya launching dan penyaluran bantuan, pada kegiatan tersebut juga berhasil dihimpun infak dari masyarakat setempat sebesar Rp1.770.000. Penghimpunan ini menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian warga dalam mendukung gerakan kebaikan serta memperkuat layanan zakat yang turut dibuka bagi para pengunjung dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Melalui program ini, BAZNAS berharap mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan mustahik, meningkatkan pendapatan selama Ramadan, sekaligus mempertegas peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat.
27/02/2026 | Amalia

BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 1,8 M DANA ZAKAT
Awal Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten salurkan dana zakat sebesar Rp1.864.000.000 melalui berbagai program yang di sebar melalui BAZNAS Kabupaten/Kota dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan bersama Pemerintah Provinsi Banten selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan ini telah dimulai sejak Senin, 23 Februari, dan akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan nanti di berbagai wilayah Provinsi Banten. Program ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penerima manfaat di sektor pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
“Dana zakat sebesar Rp1,864 miliar tersebut disalurkan untuk sejumlah program dan kelompok penerima manfaat, antara lain bantuan tunai mustahik, bantuan pendidikan SLTA, bantuan sarana prasarana Lembaga Pendidikan Kegamaan, bantuan sarana keagamaan Masjid/Mushola, santunan guru madrasah, santunan guru ngaji, santunan marbot, santunan pemandi jenazah, Rumah Layak Huni BAZNAS, air bersih dan sanitasi” papar ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
Ia juga menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana zakat kepada mustahik yang berhak menerima. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan BAZNAS kabupaten/kota, diharapkan distribusi zakat dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
26/02/2026 | Amalia
BAZNAS TV
BAZNAS Provinsi Banten untuk Masyarakat
Penulis: Amalia
Dari mustahik, menjadi pembudidaya lebah madu
Penulis: Amalia





