Berita Terkini
Bukan Sekadar Silaturahmi, BAZNAS Banten dan Bank Banten Bahas Kerja Sama Konkret
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan Bank Banten dalam rangka memperkuat sinergi dan menjajaki kerja sama strategis untuk optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL), Selasa (20/10/2026) bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyambut baik silaturahmi dan peluang kerja sama dengan BAZNAS Provinsi Banten. Menurutnya, BAZNAS merupakan mitra yang tepat bagi Bank Banten dalam mendukung pembinaan spiritual keagamaan sekaligus memperkuat pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan.
Ia menilai, sinergi dengan BAZNAS dapat memperluas jangkauan program dan memperkuat dampak positif yang dihasilkan melalui kolaborasi kedua lembaga.
“BAZNAS merupakan lembaga yang tepat untuk menjadi mitra dalam menindaklanjuti kewajiban umat Islam dalam konteks zakat, infak, dan sedekah. Kami berharap setelah pertemuan ini ada kegiatan nyata sebagai bentuk realisasi sinergi yang lebih baik, termasuk rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Bank Banten,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat sejumlah peluang kerja sama yang dibahas. Pertama, optimalisasi pengumpulan ZIS-DSKL dari ASN dan karyawan Bank Banten melalui penguatan edukasi dan fasilitasi pembayaran zakat, infak, serta sedekah.
Kedua, optimalisasi penyaluran dan pemberdayaan dana melalui pemanfaatan ekosistem keuangan Bank Banten. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan dana yang efektif sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat.
Ketiga, sinergi dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Banten dengan program pengentasan kemiskinan yang dijalankan BAZNAS Provinsi Banten. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat intervensi program sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui audiensi ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap penjajakan kerja sama dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, termasuk rencana pembentukan UPZ di lingkungan Bank Banten serta pengembangan program kolaboratif yang berkelanjutan.” Ujar Wawan Wahyuddin, Ketua BAZNAS Provinsi Banten.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat penghimpunan ZIS-DSKL, tetapi juga mendorong pemanfaatan dana tersebut secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan percepatan pengentasan kemiskinan di Provinsi Banten.
20/10/2026 | Amalia
Sejumlah BAZNAS di Banten Serahkan Donasi Rp334,4 Juta untuk Gempa NTT dan Palestina dalam Rakornas BAZNAS 2026
Sejumlah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana dan krisis kemanusiaan melalui penyerahan donasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang dilaksanakan pada 13-15 Oktober lalu di Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa BAZNAS di Banten menyerahkan bantuan sebesar Rp123.948.858 untuk penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, donasi sebesar Rp210.495.001 juga disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.
Penyerahan donasi ini menjadi wujud solidaritas dan kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
"Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, dana yang dihimpun diharapkan dapat mendukung upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT serta meringankan beban warga Palestina." ungkap Wawan Wahyuddin, ketua BAZNAS Provinsi Banten.
Partisipasi sejumlah BAZNAS di Banten dalam aksi kemanusiaan ini juga mencerminkan komitmen lembaga zakat untuk mengoptimalkan pengelolaan dana umat agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
"Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, tetapi juga sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan." imbuhnya.
16/10/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Ikuti Rakornas 2026, Perkuat Strategi Program Zakat Berdampak bagi Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 13-15 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan strategi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam Rakornas yang diikuti sekitar 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota tersebut, BAZNAS RI mendorong seluruh BAZNAS daerah untuk menyukseskan 13 program prioritas dengan mempertimbangkan potensi, karakteristik, dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan program zakat perlu didukung perencanaan berbasis data, inovasi program, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, penyaluran zakat perlu diarahkan pada program yang produktif dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pelaksanaannya juga perlu selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Asta Cita, serta visi dan strategi BAZNAS.
Arahan tersebut menjadi bagian penting bagi BAZNAS Provinsi Banten dalam memperkuat pelaksanaan program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, dengan tetap memperhatikan kebutuhan mustahik serta potensi pengembangan program di daerah.
Selain penguatan program penyaluran, Rakornas juga menyoroti pentingnya optimalisasi pengumpulan ZIS melalui perluasan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), termasuk di lingkungan pemerintahan, desa, dan perguruan tinggi. Sinergi dengan mitra strategis juga menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan pengumpulan dan penyaluran zakat.
Melalui keikutsertaan dalam Rakornas BAZNAS 2026, BAZNAS Provinsi Banten diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi dengan BAZNAS RI dan BAZNAS kabupaten/kota, sekaligus mengembangkan pengelolaan zakat yang terarah, adaptif, dan berkelanjutan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Banten untuk mengoptimalkan potensi ZIS agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat, terutama dalam mendukung pemberdayaan mustahik dan percepatan pengentasan kemiskinan.
15/10/2026 | Amalia
Agenda Pimpinan

BAZNAS Provinsi Banten Laksanakan Audiensi dengan Politeknik APP Kemenperin RI Bahas Peluang Kerja Sama Bidang Pendidikan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan perwakilan Politeknik APP Kementerian Perindustrian RI dalam rangka membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya bagi kalangan mustahik di Provinsi Banten.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan sejumlah potensi kerja sama, di antaranya program pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas generasi muda, hingga peluang beasiswa bagi masyarakat kurang mampu agar memiliki daya saing di dunia kerja dan industri.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyambut baik audiensi tersebut dan berharap adanya kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“BAZNAS Banten tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga terus mendorong program-program pemberdayaan, khususnya di bidang pendidikan. Kami berharap sinergi ini dapat membuka akses pendidikan dan keterampilan yang lebih luas bagi para mustahik,” ujarnya.
08-05-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Terima Audiensi ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang, Perkuat Silaturahmi dan Jajaki Kerja Sama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Serang dalam rangka mempererat silaturahmi kelembagaan serta menjajaki potensi kerja sama strategis.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan ABPEDNAS, khususnya dalam mengoptimalkan peran desa dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah desa, guna mendorong program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Sementara itu, perwakilan ABPEDNAS DPC Kabupaten Serang menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta harapan agar ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam penguatan kelembagaan desa, pendataan mustahik, serta optimalisasi potensi zakat di tingkat desa.
Audiensi ini juga membuka ruang diskusi terkait peluang sinergi dalam program edukasi zakat dan pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan transformasi mustahik menjadi muzaki.
28-04-2026 | Amalia

BAZNAS Banten Jajaki Kerja Sama Penyaluran Tenaga Kerja ke Jepang Bersama PT. Alvin Duta Mandiri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar pertemuan strategis bersama PT. Alvin Duta Mandiri dalam rangka membahas kerja sama penyaluran calon tenaga kerja ke Jepang. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 10 calon tenaga kerja dihadirkan. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam upaya pemberdayaan mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong program berbasis produktif. Dengan pendekatan ini, bantuan yang diberikan diharapkan tidak habis pakai, melainkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas inisiasi kerja sama yang dilakukan bersama PT. Alvin Duta Mandiri. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas peluang ekonomi bagi para mustahik.
Dalam pesannya, Ketua BAZNAS Banten juga menekankan pentingnya peningkatan keimanan dan keilmuan bagi para penerima manfaat. Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang diupayakan dengan sungguh-sungguh akan selalu diiringi dengan kemudahan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir lebih banyak individu mandiri yang tidak hanya mampu meningkatkan taraf hidupnya, tetapi juga berkontribusi sebagai muzaki di masa depan.
22-04-2026 | Amalia
Berita Pendistribusian

Omset Tembus Rp11,2 Juta, Parfum Laundry Binaan BAZNAS Banten Buatan Bapak Suswa
Kegigihan Suswanto, warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang, membuahkan hasil manis. Usaha parfum laundry binaannya di bawah program UMKM BAZNAS Provinsi Banten mencatat omset Rp11.200.000 dengan keuntungan Rp3.200.000 pada April 2026.
Pencapaian ini didorong dengan tingginya minat pasar terhadap produk parfum laundry racikan Suswanto. Pelanggan menilai kualitas aromanya sangat tahan lama, tidak menyengat, dan varian wanginya beragam sehingga cocok untuk usaha laundry maupun rumah tangga.
“Alhamdulillah bulan ini tembus Rp11.200.000,- Banyak pelanggan yang rela menunggu karena stok cepat habis. Kuncinya di kualitas bahan dan konsisten jaga mutu,” tuturnya.
Melalui pendampingan dari BAZNAS Provinsi Banten, manajemen usaha, dan akses pemasaran, usahanya kini berkembang dan mulai memiliki pelanggan tetap dari dalam hingga luar Kota Serang.
“Kami juga melayani pembelian eceran, grosir, serta kemitraan untuk usaha laundry yang ingin memakai brand sendiri.” ujarnya.
BAZNAS Provinsi Banten mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti nyata program pemberdayaan UMKM mampu mendorong mustahik naik kelas menjadi muzaki.
28/04/2026 | Amalia

BAZNAS Launching Gerai Z Ifthor di Kota Serang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Provinsi Banten resmi meluncurkan program Gerai Z Ifthor di Komplek Taman Graha Asri, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan launching yang dipusatkan di Masjid Al Muhajirin Graha Asri ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Gerai Z Ifthor merupakan program yang diinisiasi BAZNAS sebagai upaya pengembangan usaha mustahik dalam menangkap peluang ekonomi di bulan suci. Z Ifthor menghadirkan gerai gratis bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk berjualan tanpa dibebani biaya sewa tempat.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Z Ifthor adalah bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.
“Melalui program Z Ifthor ini, kami ingin menghadirkan solusi ekonomi bagi masyarakat. Gerai yang kami sediakan dapat dimanfaatkan secara gratis untuk berjualan, sehingga para penerima manfaat memiliki tambahan penghasilan selama Ramadan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 30 penerima manfaat (PM) dengan total nilai sebesar Rp45.575.000. Bantuan yang diberikan meliputi sarana usaha seperti sewa tempat, tenda, booth, dan papan nama; modal usaha sebesar Rp300.000 per UMKM; serta dukungan penunjang kegiatan seperti hadiah lomba dan pelaksanaan talkshow zakat.
Para penerima manfaat merupakan pelaku UMKM binaan BAZNAS Banten. Sebelumnya, sejak tahun 2025, sebanyak 50 orang telah mendapatkan pembinaan dan pengelolaan keuangan berbasis simpan pinjam yang dilaksanakan oleh Masjid Al Muhajirin, dengan bantuan pinjaman bergulir sebesar Rp3.000.000 per orang.
Selain di Kota Serang, program Gerai Z Ifthor juga rencananya akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Cilegon dan wilayah Kota Tangerang Selatan sebagai bagian dari perluasan manfaat program di Provinsi Banten.
Tak hanya launching dan penyaluran bantuan, pada kegiatan tersebut juga berhasil dihimpun infak dari masyarakat setempat sebesar Rp1.770.000. Penghimpunan ini menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian warga dalam mendukung gerakan kebaikan serta memperkuat layanan zakat yang turut dibuka bagi para pengunjung dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Melalui program ini, BAZNAS berharap mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan mustahik, meningkatkan pendapatan selama Ramadan, sekaligus mempertegas peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat.
27/02/2026 | Amalia

BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 1,8 M DANA ZAKAT
Awal Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten salurkan dana zakat sebesar Rp1.864.000.000 melalui berbagai program yang di sebar melalui BAZNAS Kabupaten/Kota dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan bersama Pemerintah Provinsi Banten selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan ini telah dimulai sejak Senin, 23 Februari, dan akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan nanti di berbagai wilayah Provinsi Banten. Program ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penerima manfaat di sektor pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
“Dana zakat sebesar Rp1,864 miliar tersebut disalurkan untuk sejumlah program dan kelompok penerima manfaat, antara lain bantuan tunai mustahik, bantuan pendidikan SLTA, bantuan sarana prasarana Lembaga Pendidikan Kegamaan, bantuan sarana keagamaan Masjid/Mushola, santunan guru madrasah, santunan guru ngaji, santunan marbot, santunan pemandi jenazah, Rumah Layak Huni BAZNAS, air bersih dan sanitasi” papar ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
Ia juga menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana zakat kepada mustahik yang berhak menerima. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan BAZNAS kabupaten/kota, diharapkan distribusi zakat dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
26/02/2026 | Amalia
BAZNAS TV
BAZNAS Provinsi Banten untuk Masyarakat
Penulis: Amalia
Dari mustahik, menjadi pembudidaya lebah madu
Penulis: Amalia





