WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI
BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyerahkan donasi kebencanaan untuk masyarakat terdampak banjir di Sumatera kepada BAZNAS Republik Indonesia (RI) yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Penyerahan donasi tersebut dilakukan dalam kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah (Pra Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Banten yang digelar pada Sabtu (24/1) di Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang, Banten. Donasi yang dihimpun BAZNAS Provinsi Banten ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Banten terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana banjir. Selanjutnya, donasi tersebut akan disalurkan oleh Baznas RI kepada para penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan di lokasi terdampak. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu proses pemulihan pasca bencana. “BAZNAS Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.” ungkapnya.
27/01/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Pra Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Banten Gelar Pra Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Pra Rapat Koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten yang mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Konsultasi BAZNAS se-Provinsi Banten Menuju Pengelolaan Zakat yang Profesional dan Berdampak”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyamakan visi serta memperkuat kolaborasi pengelolaan zakat di seluruh wilayah Banten, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lain yang bersifat self service atau dapat dilakukan secara mandiri, zakat justru membutuhkan pengelolaan dan manajemen yang profesional. Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang memerlukan instrumen khusus berupa amil. “Ini adalah amanah yang berat namun mulia. Amanah ini hanya dapat ditunaikan dengan baik apabila seluruh BAZNAS bersinergi, menyamakan visi dan persepsi, serta memperkuat kerja sama” ujarnya. Wawan juga menegaskan peran penting BAZNAS dalam memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan oleh para muzaki benar-benar bersih dan dihitung secara presisi, bukan sekadar perkiraan. Selain itu, zakat harus dialokasikan secara tepat sasaran agar mampu memutus mata rantai kemiskinan. Sementara itu, Pengarah BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua BAZNAS Banten periode 2020–2025, mengungkapkan rasa gembira dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyoroti masih jauhnya realisasi penghimpunan zakat dibandingkan dengan potensi yang ada. “Potensi zakat di Banten mencapai sekitar Rp11,03 triliun. Potensi zakat itu ibarat air di sebuah danau, ia hanya akan menjadi potensi jika tidak dialirkan untuk mengairi sawah dan memberi manfaat,” ungkapnya. Syibli menekankan pentingnya menggali potensi zakat dengan meningkatkan kualitas sumber daya pengelola. Menurutnya, pengurus BAZNAS harus memiliki empat dimensi utama, yakni dimensi ilmiah, sosial, spiritual, dan digital. Selain itu, setiap kerja kelembagaan harus dilandasi visi dan misi yang jelas serta membangun sense of trust agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah turut memberikan pandangannya terkait pentingnya menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ia menilai penyaluran zakat melalui BAZNAS memberikan manfaat yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat. “Kenapa harus melalui BAZNAS? Saya merasakan sendiri manfaatnya jauh lebih besar dan lebih nyata. Jika zakat disalurkan secara langsung, sering kali bantuan hanya diberikan kepada orang yang itu-itu saja sehingga tidak terjadi pemerataan,” ujar Dimyati. Kegiatan pra rapat koordinasi ini juga diisi dengan tiga materi utama, yaitu penguatan kelembagaan dan koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten, penguatan pengumpulan dan pendistribusian zakat di bulan Ramadhan, serta pembinaan dan pengawasan audit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.
24/01/2026 | Amalia
Pelaksanaan Tes Akademik Seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia di Kantor BAZNAS Banten Tahun 2026
Pelaksanaan Tes Akademik Seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia di Kantor BAZNAS Banten Tahun 2026
Serang, 17 Januari 2026 BAZNAS Prov. Banten menyelenggarakan tes akademik seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia (SCB) tahun 2026 di kantor BAZNAS Prov. Banten. Terdapat 19 peserta calon siswa yang berasal dari Prov. Banten, mulai dari Kota Tangsel, Tangerang, kab. Tangerang, kab. Lebak, dan Kab. Pandeglang. Namun tempatnya terbagi-bagi untuk jabodetabek dilaksankan di Kampus SCB dan untuk di luar jabodetabek dilaksanakan di Baznas daerah atau di rumah masing-masing. Pada kesempatan ini, yang mengikuti tes di kantor BAZNAS Prov. Banten terdapat 3 orang dan didampingi oleh orangtuanya. #MustahikBerdaya
17/01/2026 | Daus

Agenda Pimpinan

BAZNAS Provinsi Banten Gelar Rapat Penentuan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah
BAZNAS Provinsi Banten Gelar Rapat Penentuan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar rapat penentuan besaran zakat fitrah dan fidyah pada Jum’at 30/1/26 bertempat di Kantor BAZNAS Banten. Rapat ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan dan sebagai langkah untuk memastikan pelaksanaan ibadah zakat berjalan sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan juga kondisi sosial ekonomi masyarakat. Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, serta Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banten. Kehadiran unsur-unsur terkait ini bertujuan untuk memperoleh kesepakatan bersama yang memiliki dasar keagamaan dan pertimbangan kebijakan yang kuat. Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Banten beserta jajaran pimpinan dan staf. Dalam pembahasannya, rapat membahas berbagai aspek, mulai dari harga kebutuhan pokok, kondisi ekonomi masyarakat, hingga ketentuan fikih yang menjadi rujukan dalam penetapan besaran zakat fitrah dan fidyah. Ketua BAZNAS Provinsi Banten menyampaikan bahwa hasil rapat ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dan para amil zakat dalam menunaikan dan mengelola zakat fitrah serta fidyah secara tepat. Dengan adanya kesepakatan bersama ini, diharapkan pelaksanaan zakat di Provinsi Banten dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para mustahik.

30-01-2026 | Amalia

BAZNAS Provinsi Banten menghadiri kegiatan RAKERDA Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia
BAZNAS Provinsi Banten menghadiri kegiatan RAKERDA Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menghadiri kegiatan RAKERDA Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia pada Selasa, 27 Januari 2026. Kehadiran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Banten dan sektor industri dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Badan Pimpinan Cabang PHRI se-Provinsi Banten, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, serta Kepala BNN Provinsi Banten, yang menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor antara unsur pemerintah, dan dunia usaha. Dalam sambutannya Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menegaskan komitmen BAZNAS Banten untuk membangun kolaborasi strategis dengan industri perhotelan di Provinsi Banten “BAZNAS Banten akan berkolaborasi dengan perhotelan yang ada di Provinsi Banten untuk sama-sama mensejahterakan masyarakat,” ujarnya. Ia menekankan bahwa peran BAZNAS tidak terbatas pada pengelolaan zakat berdasarkan delapan asnaf semata, tetapi juga memiliki misi kemanusiaan yang lebih luas. Melalui kolaborasi ini diharapkan akan terbangun program-program sosial yang berkelanjutan, produktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi umat, pemberdayaan sosial, serta pembangunan kesejahteraan yang inklusif di Provinsi Banten.

27-01-2026 | Amalia

Optimalisasi Kolaborasi ZIS, BAZNAS Banten Undang Mitra Perbankan
Optimalisasi Kolaborasi ZIS, BAZNAS Banten Undang Mitra Perbankan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten mengundang sejumlah mitra perbankan dalam rangka upaya optimalisasi kolaborasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang dilaksanakan pada Selasa, 14 Januari 2026 bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Provinsi Banten dengan sektor perbankan, khususnya dalam meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran dana ZIS, serta pengembangan layanan keuangan yang mendukung program-program pemberdayaan umat. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Provinsi Banten memaparkan berbagai program strategis yang tengah dan akan dijalankan, sekaligus membuka ruang diskusi terkait peluang kerja sama berkelanjutan dengan mitra perbankan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan, meningkatkan transparansi, serta mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui sistem perbankan. Sejumlah bank yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Bank Mega Syariah, Bank Mandiri, BSN, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Jabar Banten Syariah (BJBS), Bank Muamalat, serta Bank Banten. Kehadiran para perwakilan perbankan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung penguatan ekosistem zakat di Provinsi Banten. BAZNAS Provinsi Banten berharap melalui pertemuan ini, kerja sama yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan, baik dalam aspek penghimpunan digital, integrasi sistem, maupun dukungan terhadap program-program sosial dan ekonomi produktif bagi mustahik. Sinergi antara BAZNAS dan perbankan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Banten secara berkelanjutan.

14-01-2026 | Amalia

Berita Pendistribusian

PENDAMPING MELAKUKAN SILATURAHMI DAN MONITORING PROGRAM Z-CHICKEN
PENDAMPING MELAKUKAN SILATURAHMI DAN MONITORING PROGRAM Z-CHICKEN
Selasa (09/07/2025), Pendamping program melakukan peninjauan kepada para penerima manfaat Z-Chicken. Program Z-Chicken merupakan pemberdayaan mustahik berkonsep waralaba ayam goreng crispy. Penyaluran bantuan usaha fried chicken ini diberikan kepada penerima manfaat berupa fasilitas lengkap baik etalase untuk penjualannya, bahan baku mentah ayam yang sudah dibumbui beserta tepung ayamnya. Program Z-Chicken merupakan sebuah upaya untuk mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan ekonomi rumah tangga di Provinsi Banten, khusus nya di Kota Serang. Pemberian modal usaha diharapkan dapat meningkatkan pendapatan bagi penerima manfaat sehingga bisa menaikkan taraf hidupnya. 6 (enam) penerima manfaat Z-Chicken di tahun 2025 ini tidak hanya diberikan fasilitas lengkap saja, mereka juga diberikan pelatihan atau bimbingan teknis agar para penerima manfaat yang merupakan pemula dalam bidang tersebut dapat mengolah bahan baku ayam crispy dengan inovasi-inovasi lainnya melalui proses pendampingan program yang dilaksanakan oleh tim pendistribusian dan pendayagunaan.
11/07/2025 | Amalia
Mitigasi Bencana, BAZNAS Banten Gelar BTB Goes to School
Mitigasi Bencana, BAZNAS Banten Gelar BTB Goes to School
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) gelar kegiatan BTB Goes to School pada 18-26 Februari 2025. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa ini dilaksanakan pada beberapa sekolah diantaranya MAN 1 Kota Serang, SMAN 15 Pandeglang, CMBBS Pandeglang, Pondok Pesantren El-Karim Lebak, dan SMAN 3 Pandeglang. “Bencana bisa datang kapan saja dan dimana saja, untuk itu kami gelar kegiatan ini sebagai mitigasi resiko bencana di sekolah. Pemahaman akan mitigasi bencana sejak dini sangatlah penting.” ujar Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi saat pembukaan kegiatan Zakat Goes to School di SMAN 15 Pandeglang. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan BTB Goes to School ini tidak hanya diisi dengan pengetahuan teori tetapi juga praktiknya. “Di kegiatan ini, para siswa diajari bagaimana ketika ada sebuah bencana ataupun situasi darurat, ia mampu menyelamatkan diri. Bahkan hingga memberikan pertolongan pertama” katanya. “Contohnya ketika ada kebakaran, atau kebocoran dari tabung gas yang digunakan untuk memasak, bagaimana penanganan pertama ketika melihat ada api, kami praktikkan cara penanganannya yang aman dan mudah untuk para siswa”. tambahnya.
21/02/2025 | Amalia
BAZNAS Banten melalui Muallaf Centre Baznas (MCB) Provinsi Banten Lakukan Pengua
BAZNAS Banten melalui Muallaf Centre Baznas (MCB) Provinsi Banten Lakukan Pengua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui Muallaf Centre BAZNAS (MCB) Provinsi Banten melaksanakan pembinaan muallaf angkatan I pada Rabu (16/11/2022) pagi bertempat di Markas ATN Ciracas. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya, Ketua MCB Provinsi Banten Ahmad Taufik Nuriman (ATN), Ketua BAZNAS Kab/Kota, segenap pengurus MCB Provinsi Banten serta 50 peserta muallaf yang berasal dari kota serang dalam rangka memantapkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT. Ketua MCB Provinsi Banten ATN menuturkan bahwa kegiatan ini sekaligus membuka acara pembinaan muallaf untuk angkatan pertama, kedua dan ketiga. "Insyaa allah angkatan pertama dilaksanakan hari Rabu (16/11/2022), angkatan kedua hari Rabu (23/11/2022) dan angkatan ketiga hari Rabu (30/11/2022)." Ungkap ATN. Mantan Bupati Kabupaten Serang ini juga menuturkan bahwa MCB Provinsi Banten telah dibentuk sejak 2019 lalu, namun karena terbentur corona sehingga terpaksa sementara di istirahatkan. "Alhamdulillah tahun ini telah dibentuk kepengurusan yang lengkap sehingga MCB Provinsi Banten dapat melaksanakan program pembinaan untuk para muallaf di Provinsi Banten. "Ujarnya. Selanjutnya ATN menegaskan bahwa program MCB Provinsi Banten akan dilakukan secara masif, salah satunya dengan penguatan pembinaan untuk para muallaf hingga akses bantuan modal, mengingat para muallaf berasal dari beragam kalangan, ada yang mampu dan tidak mampu secara finansial. Sementara itu Ketua BAZNAS Provinsi Banten sekaligus pembina MCB Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam sambutannya menuturkan bahwa kegiatan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas muslim baik itu sisi keimanan, muamalah, ekonomi dan lain sebagainya. "Insyaa allah akan ada pembinaan selanjutnya dari MCB Provinsi Banten untuk peningkatan kapasitas para muallaf" Ungkap Syibli. Syibli juga menuturkan bahwa BAZNAS Provinsi Banten mempunyai program pendistribusian zakat kepada 8 asnaf yang telah ditentukan dalam Al Qur'an Surat At-Taubah ayat 60. "Kelompok-kelompok penerima zakat salah satunya muallaf. Karena itu Baznas Provinsi Banten punya program penguatan kepada para muallaf." Ujar Syibli. Lebih lanjut Syibli menjelaskan karena BAZNAS Banten memiliki keterbatasan dalam mengurus beragam program pengelolaan zakat maka sesuai arahan dari pusat ada sebuah lembaga yang mengurus pembinaan para muallaf yaitu Muallaf Centre BAZNAS (MCB) Provinsi Banten. "Kami berterima kasih kepada bpk. ATN telah berkenan untuk memimpin MCB ini"jelasnya. Kegiatan pembinaan muallaf tahap I ini berlangsung dalam sehari yang di isi dengan pemaparan para narasumber mengenai aqidah dan ibadah oleh K.H abdul Wahid Sahari, M.A. dan Drs. H. M.S. Suhary A.M, M.A., M.M.
28/11/2022 | Admin