WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyerahkan donasi kebencanaan untuk masyarakat terdampak banjir di Sumatera kepada BAZNAS Republik Indonesia (RI) yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Penyerahan donasi tersebut dilakukan dalam kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah (Pra Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Banten yang digelar pada Sabtu (24/1) di Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Donasi yang dihimpun BAZNAS Provinsi Banten ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Banten terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana banjir. Selanjutnya, donasi tersebut akan disalurkan oleh Baznas RI kepada para penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan di lokasi terdampak.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu proses pemulihan pasca bencana.

 

“BAZNAS Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.” ungkapnya.

27/01/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Gelar Pra Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Pra Rapat Koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten yang mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Konsultasi BAZNAS se-Provinsi Banten Menuju Pengelolaan Zakat yang Profesional dan Berdampak”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyamakan visi serta memperkuat kolaborasi pengelolaan zakat di seluruh wilayah Banten, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lain yang bersifat self service atau dapat dilakukan secara mandiri, zakat justru membutuhkan pengelolaan dan manajemen yang profesional. Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang memerlukan instrumen khusus berupa amil.

 

“Ini adalah amanah yang berat namun mulia. Amanah ini hanya dapat ditunaikan dengan baik apabila seluruh BAZNAS bersinergi, menyamakan visi dan persepsi, serta memperkuat kerja sama” ujarnya.

 

Wawan juga menegaskan peran penting BAZNAS dalam memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan oleh para muzaki benar-benar bersih dan dihitung secara presisi, bukan sekadar perkiraan. Selain itu, zakat harus dialokasikan secara tepat sasaran agar mampu memutus mata rantai kemiskinan.

 

Sementara itu, Pengarah BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua BAZNAS Banten periode 2020–2025, mengungkapkan rasa gembira dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyoroti masih jauhnya realisasi penghimpunan zakat dibandingkan dengan potensi yang ada.

 

“Potensi zakat di Banten mencapai sekitar Rp11,03 triliun. Potensi zakat itu ibarat air di sebuah danau, ia hanya akan menjadi potensi jika tidak dialirkan untuk mengairi sawah dan memberi manfaat,” ungkapnya.

 

Syibli menekankan pentingnya menggali potensi zakat dengan meningkatkan kualitas sumber daya pengelola. Menurutnya, pengurus BAZNAS harus memiliki empat dimensi utama, yakni dimensi ilmiah, sosial, spiritual, dan digital. Selain itu, setiap kerja kelembagaan harus dilandasi visi dan misi yang jelas serta membangun sense of trust agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah turut memberikan pandangannya terkait pentingnya menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ia menilai penyaluran zakat melalui BAZNAS memberikan manfaat yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat.

 

“Kenapa harus melalui BAZNAS? Saya merasakan sendiri manfaatnya jauh lebih besar dan lebih nyata. Jika zakat disalurkan secara langsung, sering kali bantuan hanya diberikan kepada orang yang itu-itu saja sehingga tidak terjadi pemerataan,” ujar Dimyati.

 

Kegiatan pra rapat koordinasi ini juga diisi dengan tiga materi utama, yaitu penguatan kelembagaan dan koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten, penguatan pengumpulan dan pendistribusian zakat di bulan Ramadhan, serta pembinaan dan pengawasan audit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.

24/01/2026 | Kontributor: Amalia
Pelaksanaan Tes Akademik Seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia di Kantor BAZNAS Banten Tahun 2026

Serang, 17 Januari 2026 BAZNAS Prov. Banten menyelenggarakan tes akademik seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia (SCB) tahun 2026 di kantor BAZNAS Prov. Banten.

 

Terdapat 19 peserta calon siswa yang berasal dari Prov. Banten, mulai dari Kota Tangsel, Tangerang, kab. Tangerang, kab. Lebak, dan Kab. Pandeglang. 

Namun tempatnya terbagi-bagi untuk jabodetabek dilaksankan di Kampus SCB dan untuk di luar jabodetabek dilaksanakan di Baznas daerah atau di rumah masing-masing. 

 

Pada kesempatan ini, yang mengikuti tes di kantor BAZNAS Prov. Banten terdapat 3 orang dan didampingi oleh orangtuanya. 

 

#MustahikBerdaya

17/01/2026 | Kontributor: Daus
Keberhasilan Program Zmart BAZNAS Banten, Ibu Rafiah Berangkat Umrah Bersama Keluarga

Serang, 9 Januari 2026. Program Z-mart yang digulirkan oleh BAZNAS Provinsi Banten kembali menunjukkan dampak positif bagi kehidupan para penerima manfaat. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Rafiah, penerima manfaat Z-mart tahun 2024, yang kini kehidupannya perlahan membaik berkat dukungan usaha dari BAZNAS.

 

Melalui bantuan modal dan pendampingan usaha Z-mart, Ibu Rafiah berhasil mengembangkan usaha warungnya secara bertahap. Dari hasil berjualan Z-mart tersebut, ia mampu meningkatkan pendapatan keluarga hingga akhirnya mewujudkan impian besar: berangkat umrah bersama keluarga. Rencananya, Ibu Rafiah akan berangkat menunaikan ibadah umrah pada tanggal 10 Januari 2026.

 

Sebagai ungkapan rasa syukur, Ibu Rafiah menggelar acara tasyakuran yang berlangsung pada Rabu, 8 Januari 2026, di Kaligandu. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten beserta para Pimpinan. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi atas keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat yang dijalankan.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan Ibu Rafiah merupakan bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan produktif mampu mengangkat taraf hidup mustahik menjadi lebih mandiri dan sejahtera.

 

“Program Z-mart tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan agar penerima manfaat bisa berkembang secara berkelanjutan. Keberangkatan Ibu Rafiah untuk umrah bersama keluarga adalah buah dari kerja keras beliau dan kepercayaan para muzaki,” ujarnya.

 

Ibu Rafiah sendiri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS Provinsi Banten atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan. Ia berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

 

Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten.

12/01/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turunkan Tim Gabungan untuk Assessment Banjir Kasemen

BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Banten melaksanakan kegiatan assessment bencana banjir yang terjadi di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, 5-7 Januari 2026.

 

Dalam pelaksanaan assessment tersebut, BTB Provinsi Banten menurunkan tim gabungan yang terdiri dari relawan BTB Banten, Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Banten serta unsur SKSS dengan total 11 personel.

 

Dampak banjir meluas tidak kurang dari empat titik lokasi terdampak, meliputi rumah warga, fasilitas pendidikan (TK, SD, dan MI) serta pondok pesantren. 

 

"Kondisi terakhir Senin, 5 Januari 2026, banjir mulai berangsur surut. Ketinggian air saat ini berada pada kisaran setinggi telapak kaki orang dewasa. Meski demikian, sisa genangan air, lumpur dan kerusakan pada sejumlah fasilitas masih memerlukan penanganan lanjutan." ungkap salah satu Tim BTB Banten. Rizki Wulan Ningsih.

 

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi peninjauan langsung kepada salah satu lokasi terdampak banjir yaitu Ponpes Mirbath Syaj'ah Al-Akhyar, seraya berkoordinasi dengan pengurus yayasan dan santri kobong guna melakukan pendataan dampak serta pemetaan kebutuhan mendesak para penyintas.

 

"Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan di lokasi terdampak antara lain disinfektan, obat-obatan (flu, batuk, demam, diare), alat kebersihan, mesin air dan sepatu boot untuk mendukung proses pembersihan pascabanjir." ujarnya.

 

BAZNAS Tanggap Bencana akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan situasi guna memastikan penanganan darurat serta pemulihan pascabencana agar dapat berjalan secara optimal.

07/01/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI
BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyerahkan donasi kebencanaan untuk masyarakat terdampak banjir di Sumatera kepada BAZNAS Republik Indonesia (RI) yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Penyerahan donasi tersebut dilakukan dalam kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah (Pra Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Banten yang digelar pada Sabtu (24/1) di Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang, Banten. Donasi yang dihimpun BAZNAS Provinsi Banten ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Banten terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana banjir. Selanjutnya, donasi tersebut akan disalurkan oleh Baznas RI kepada para penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan di lokasi terdampak. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu proses pemulihan pasca bencana. “BAZNAS Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.” ungkapnya.
BERITA27/01/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Pra Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Banten Gelar Pra Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Pra Rapat Koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten yang mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Konsultasi BAZNAS se-Provinsi Banten Menuju Pengelolaan Zakat yang Profesional dan Berdampak”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyamakan visi serta memperkuat kolaborasi pengelolaan zakat di seluruh wilayah Banten, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lain yang bersifat self service atau dapat dilakukan secara mandiri, zakat justru membutuhkan pengelolaan dan manajemen yang profesional. Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang memerlukan instrumen khusus berupa amil. “Ini adalah amanah yang berat namun mulia. Amanah ini hanya dapat ditunaikan dengan baik apabila seluruh BAZNAS bersinergi, menyamakan visi dan persepsi, serta memperkuat kerja sama” ujarnya. Wawan juga menegaskan peran penting BAZNAS dalam memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan oleh para muzaki benar-benar bersih dan dihitung secara presisi, bukan sekadar perkiraan. Selain itu, zakat harus dialokasikan secara tepat sasaran agar mampu memutus mata rantai kemiskinan. Sementara itu, Pengarah BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua BAZNAS Banten periode 2020–2025, mengungkapkan rasa gembira dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyoroti masih jauhnya realisasi penghimpunan zakat dibandingkan dengan potensi yang ada. “Potensi zakat di Banten mencapai sekitar Rp11,03 triliun. Potensi zakat itu ibarat air di sebuah danau, ia hanya akan menjadi potensi jika tidak dialirkan untuk mengairi sawah dan memberi manfaat,” ungkapnya. Syibli menekankan pentingnya menggali potensi zakat dengan meningkatkan kualitas sumber daya pengelola. Menurutnya, pengurus BAZNAS harus memiliki empat dimensi utama, yakni dimensi ilmiah, sosial, spiritual, dan digital. Selain itu, setiap kerja kelembagaan harus dilandasi visi dan misi yang jelas serta membangun sense of trust agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah turut memberikan pandangannya terkait pentingnya menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ia menilai penyaluran zakat melalui BAZNAS memberikan manfaat yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat. “Kenapa harus melalui BAZNAS? Saya merasakan sendiri manfaatnya jauh lebih besar dan lebih nyata. Jika zakat disalurkan secara langsung, sering kali bantuan hanya diberikan kepada orang yang itu-itu saja sehingga tidak terjadi pemerataan,” ujar Dimyati. Kegiatan pra rapat koordinasi ini juga diisi dengan tiga materi utama, yaitu penguatan kelembagaan dan koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten, penguatan pengumpulan dan pendistribusian zakat di bulan Ramadhan, serta pembinaan dan pengawasan audit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.
BERITA24/01/2026 | Amalia
Pelaksanaan Tes Akademik Seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia di Kantor BAZNAS Banten Tahun 2026
Pelaksanaan Tes Akademik Seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia di Kantor BAZNAS Banten Tahun 2026
Serang, 17 Januari 2026 BAZNAS Prov. Banten menyelenggarakan tes akademik seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia (SCB) tahun 2026 di kantor BAZNAS Prov. Banten. Terdapat 19 peserta calon siswa yang berasal dari Prov. Banten, mulai dari Kota Tangsel, Tangerang, kab. Tangerang, kab. Lebak, dan Kab. Pandeglang. Namun tempatnya terbagi-bagi untuk jabodetabek dilaksankan di Kampus SCB dan untuk di luar jabodetabek dilaksanakan di Baznas daerah atau di rumah masing-masing. Pada kesempatan ini, yang mengikuti tes di kantor BAZNAS Prov. Banten terdapat 3 orang dan didampingi oleh orangtuanya. #MustahikBerdaya
BERITA17/01/2026 | Daus
Keberhasilan Program Zmart BAZNAS Banten, Ibu Rafiah Berangkat Umrah Bersama Keluarga
Keberhasilan Program Zmart BAZNAS Banten, Ibu Rafiah Berangkat Umrah Bersama Keluarga
Serang, 9 Januari 2026. Program Z-mart yang digulirkan oleh BAZNAS Provinsi Banten kembali menunjukkan dampak positif bagi kehidupan para penerima manfaat. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Rafiah, penerima manfaat Z-mart tahun 2024, yang kini kehidupannya perlahan membaik berkat dukungan usaha dari BAZNAS. Melalui bantuan modal dan pendampingan usaha Z-mart, Ibu Rafiah berhasil mengembangkan usaha warungnya secara bertahap. Dari hasil berjualan Z-mart tersebut, ia mampu meningkatkan pendapatan keluarga hingga akhirnya mewujudkan impian besar: berangkat umrah bersama keluarga. Rencananya, Ibu Rafiah akan berangkat menunaikan ibadah umrah pada tanggal 10 Januari 2026. Sebagai ungkapan rasa syukur, Ibu Rafiah menggelar acara tasyakuran yang berlangsung pada Rabu, 8 Januari 2026, di Kaligandu. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten beserta para Pimpinan. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi atas keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat yang dijalankan. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan Ibu Rafiah merupakan bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan produktif mampu mengangkat taraf hidup mustahik menjadi lebih mandiri dan sejahtera. “Program Z-mart tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan agar penerima manfaat bisa berkembang secara berkelanjutan. Keberangkatan Ibu Rafiah untuk umrah bersama keluarga adalah buah dari kerja keras beliau dan kepercayaan para muzaki,” ujarnya. Ibu Rafiah sendiri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS Provinsi Banten atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan. Ia berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten.
BERITA12/01/2026 | Amalia
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turunkan Tim Gabungan untuk Assessment Banjir Kasemen
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turunkan Tim Gabungan untuk Assessment Banjir Kasemen
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Banten melaksanakan kegiatan assessment bencana banjir yang terjadi di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, 5-7 Januari 2026. Dalam pelaksanaan assessment tersebut, BTB Provinsi Banten menurunkan tim gabungan yang terdiri dari relawan BTB Banten, Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Banten serta unsur SKSS dengan total 11 personel. Dampak banjir meluas tidak kurang dari empat titik lokasi terdampak, meliputi rumah warga, fasilitas pendidikan (TK, SD, dan MI) serta pondok pesantren. "Kondisi terakhir Senin, 5 Januari 2026, banjir mulai berangsur surut. Ketinggian air saat ini berada pada kisaran setinggi telapak kaki orang dewasa. Meski demikian, sisa genangan air, lumpur dan kerusakan pada sejumlah fasilitas masih memerlukan penanganan lanjutan." ungkap salah satu Tim BTB Banten. Rizki Wulan Ningsih. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi peninjauan langsung kepada salah satu lokasi terdampak banjir yaitu Ponpes Mirbath Syaj'ah Al-Akhyar, seraya berkoordinasi dengan pengurus yayasan dan santri kobong guna melakukan pendataan dampak serta pemetaan kebutuhan mendesak para penyintas. "Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan di lokasi terdampak antara lain disinfektan, obat-obatan (flu, batuk, demam, diare), alat kebersihan, mesin air dan sepatu boot untuk mendukung proses pembersihan pascabanjir." ujarnya. BAZNAS Tanggap Bencana akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan situasi guna memastikan penanganan darurat serta pemulihan pascabencana agar dapat berjalan secara optimal.
BERITA07/01/2026 | Amalia
PT. Bima Future Life Audiensi dengan BAZNAS Provinsi Banten Bahas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Umat
PT. Bima Future Life Audiensi dengan BAZNAS Provinsi Banten Bahas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Umat
PT. Bima Future Life melaksanakan audiensi dan konsultasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyuddin, beserta jajaran pimpinan. Audiensi ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan umat, serta pembahasan implementasi Corporate Intellectual Responsibility yang berkelanjutan. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran direksi PT Bima Future Life, yakni Agus Kaidun selaku Chief Executive Officer (CEO), Indra Kusuma selaku Chief Marketing Officer (CMO), serta Luciana Wati Gunawan selaku President Commissioner. Turut mendampingi, Product Consultant PT Bima Future Life, Rozalina dan Gibeth dari divisi Networking Development. Dalam pemaparannya, manajemen PT Bima Future Life memperkenalkan profil perusahaan serta lini produk yang dikembangkan, khususnya produk kesehatan dan suplemen untuk hewan dan tumbuhan. Produk-produk tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas sektor peternakan dan pertanian, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pihak BAZNAS Provinsi Banten menyambut baik audiensi ini dan mengapresiasi inisiatif PT Bima Future Life dalam menjalin sinergi dengan lembaga zakat. Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada potensi kolaborasi program pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis inovasi dan keberlanjutan. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama antara PT Bima Future Life dan BAZNAS Provinsi Banten dalam mewujudkan program-program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Banten.
BERITA02/01/2026 | Amalia
Gubernur Banten melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten periode 2025–2030
Gubernur Banten melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten periode 2025–2030
Gubernur Banten melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten periode 2025–2030 di Pendopo Gubernur Banten, Senin 29 Desember 2025 yang terdiri dari Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd. sebagai ketua, Drs. H. Rachmat sebagai wakil ketua I bidang pemgumpulan, H. Pery Hasanudin, S.H., M.H. sebagai wakil ketua II bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Syaepudin Asy Syadzily, S.Ag sebagai wakil ketua III bidang perencanaan, keuangan dan pelaporan, serta Suhud, S.H.I sebagai wakil ketua IV bidang ADM, SDM, dan Umum. Pelantikan tersebut dihadiri pimpinan Baznas RI, Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten periode 2020-2025, Pimpinan BAZNAS Kab/Kota se-Provinsi Banten, serta sejumlah pejabat daerah. Ketua BAZNAS Provinsi Banten yang baru dilantik, Wawan Wahyuddin menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menyebut pelantikan ini sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT sekaligus penanda babak baru dalam penyelenggaraan pengelolaan zakat di Provinsi Banten. “BAZNAS tidak hanya dituntut untuk menghimpun zakat, tetapi juga mentransformasikan dana umat agar memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Banten,” ujarnya. Ia menegaskan pentingnya integritas dan tata kelola lembaga yang kuat serta akuntabel. Menurutnya, tanpa kepercayaan publik, zakat tidak akan dapat dihimpun secara optimal. Oleh karena itu, BAZNAS Banten harus menjadi benchmark atau contoh lembaga yang akuntabel dan profesional. Ketua BAZNAS Banten juga memaparkan tiga pilar utama penguatan lembaga, yakni inovasi digital untuk merespons perubahan perilaku muzaki, pengelolaan zakat yang transparan, serta pendekatan transformatif dalam pemberdayaan umat guna mengentaskan kemiskinan. Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad menegaskan bahwa BAZNAS merupakan bagian dari sistem pemerintahan, bukan organisasi masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat. Menurutnya, BAZNAS harus berjalan seiring dan sejalan dengan pemerintah daerah. Ia juga menekankan peran BAZNAS sebagai fasilitator para muzaki serta pentingnya pembayaran zakat sebagai bentuk ketenangan dan keberkahan, baik bagi individu maupun lembaga. Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan BAZNAS Banten periode 2025–2030. Ia berharap BAZNAS Banten dapat menjadi lembaga pengelola zakat yang terbaik dan terpercaya, serta mampu mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat secara tepat sasaran. Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan BAZNAS Banten periode 2020–2025 atas dedikasi dan pengabdian selama masa tugas. Ia menekankan pentingnya sinergi antara tiga unsur utama dalam pengelolaan zakat, yakni muzaki, mustahik, dan pengelola zakat. “Harapannya, mustahik dapat naik kelas menjadi muzaki. Potensi zakat sangat besar dan dapat menjadi salah satu komponen penting dalam mempercepat pembangunan Provinsi Banten,” ujarnya. Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama agar pengelolaan zakat di Banten dapat dijalankan secara optimal, transparan, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
BERITA29/12/2025 | Amalia
Selamat dan sukses kepada Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten Periode 2025–2030.
Selamat dan sukses kepada Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten Periode 2025–2030.
Selamat dan sukses kepada Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten Periode 2025–2030. Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan ikhtiar panjang untuk menjaga kepercayaan umat. Semoga kepemimpinan ini senantiasa dilandasi nilai amanah, profesional, dan berkeadilan, serta mampu membawa BAZNAS Banten menjadi lembaga yang semakin terpercaya, inovatif, dan berdampak nyata dalam mewujudkan kesejahteraan umat. #baznasbanten #pimpinanbaznasbanten #pelantikanpimpinanbaznasbanten #pemprovbanten
BERITA29/12/2025 | Kartika
BAZNAS RI Terus Beroperasi Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makan bagi Korban Bencana
BAZNAS RI Terus Beroperasi Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makan bagi Korban Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI masih aktif meneruskan operasional Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, demi memenuhi kebutuhan pangan bagi para korban banjir dan tanah longsor setiap hari selama masa darurat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyatakan bahwa sejak kejadian bencana, BAZNAS segera membuka dapur umum di beberapa daerah terdampak, termasuk di Palembayan. Hingga saat ini, layanan tersebut tetap berjalan untuk memastikan pasokan makanan bagi warga yang terdampak. "Dapur umum ini sangat dibutuhkan oleh para korban yang masih berada di tempat pengungsian, sehingga kami berkomitmen untuk terus memproduksi makanan," ujar Saidah dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, pada hari Minggu. Tim BAZNAS telah berhasil membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap hari di wilayah Palembayan. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah mengingat kebutuhan masyarakat yang tinggi dan distribusi yang terus berlanjut. Kondisi sulit akibat longsor dan cuaca buruk tidak menghentikan upaya tim BTB dalam mendistribusikan bantuan. Meskipun akses jalan terhalang material longsor, tim terus berusaha menjangkau daerah terdampak dengan hati-hati demi kesetaraan distribusi bantuan. BAZNAS memprioritaskan layanan dapur umum di Palembayan untuk memastikan warga memiliki akses terhadap makanan, karena sebagian besar kehilangan sumber pangan mereka akibat bencana. Dapur umum akan tetap beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku, dengan kolaborasi yang diperkuat bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan untuk menjamin ketersediaan bantuan secara berkelanjutan. Sebelumnya, BAZNAS telah menyalurkan bantuan evakuasi, dapur air, dan dukungan logistik bagi para korban bencana di Sumatera Barat.
BERITA11/12/2025 | BAZNAS RI
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, BAZNAS Banten Adakan Pelatihan Public Speaking
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, BAZNAS Banten Adakan Pelatihan Public Speaking
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas diri penerima beasiswa, BAZNAS Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Skill Public Speaking bagi penerima Beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) Angkatan 5 sejak bulan Oktober hingga Desember 2025. Program ini dirancang untuk membekali para penerima beasiswa dengan kemampuan berbicara di depan umum secara percaya diri, menarik, dan komunikatif, sebagai bekal berharga dalam menghadapi dunia akademik maupun profesional di masa depan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Banten menggandeng Butterfly Academy Public Speaking & MC dengan menghadirkan pemateri berpengalaman, yaitu Vina Hikmatul Huda, Farhan, dan Fatur Rahman. Melalui metode pembelajaran yang interaktif, mulai dari praktik langsung, role play, hingga evaluasi performa individu, peserta tidak hanya mempelajari teknik vokal, gestur, dan artikulasi, tetapi juga diajak untuk memahami etika berbicara serta kepekaan terhadap audiens. Pembina SKSS BAZNAS Provinsi Banten, Muhammad Arief, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter dan pengembangan kompetensi mahasiswa penerima beasiswa. “Tujuan dari pembinaan skill public speaking ini sebagai bekal masa depan penerima beasiswa. Public speaking penting untuk dikuasai dan dapat bermanfaat secara akademik dan nonakademik, serta di berbagai sektor dunia kerja nantinya,” ujar Arief. Salah satu penerima beasiswa, Dian Syahrul Rhomadoni, turut membagikan pengalamannya selama mengikuti pembinaan. “Awalnya saya gugup setiap kali harus bicara di depan banyak orang. Tapi setelah beberapa sesi, saya justru menikmati prosesnya. Public speaking bukan sekadar berbicara, tapi tentang bagaimana menyampaikan pesan dengan hati,” ungkapnya. Melalui pembinaan ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap para penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang efektif, etis, dan inspiratif, sehingga mampu menjadi generasi muda yang siap berkontribusi untuk masyarakat dan bangsa.
BERITA08/12/2025 | Amalia
MILAD 23 BAZNAS BANTEN, MENSYUKURI CAPAIAN MELANJUTKAN PERJUANGAN
MILAD 23 BAZNAS BANTEN, MENSYUKURI CAPAIAN MELANJUTKAN PERJUANGAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten memperingati Milad ke-23 dengan melaksanakan Wisuda Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Angkatan 4 pada 2 Desember 2025. Sebanyak 18 mahasiswa dari keluarga mustahik resmi diwisuda, terdiri dari 11 lulusan UIN SMH Banten dan 7 lulusan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, dalam laporannya membuka acara dengan ajakan doa bagi korban bencana di Sumatera. “Semoga saudara-saudara kita diberi kekuatan, ketabahan, dan keselamatan,” ujarnya. Ia juga mengumumkan layanan donasi bencana melalui tunai, QRIS, sedekah online, dan transfer. Terkait kinerja kelembagaan, ia menyampaikan capaian penghimpunan ZIS-DSKL hingga November 2025 yang mencapai Rp 30,9 miliar atau 20.000 prosen capaian dari pengumpulan awal Badan Amil Zakat Daerah di Banten tahun 2003. “Perjuangan panjang ini tidak mudah, namun dukungan masyarakat dan pemerintah menjadi kekuatan utama BAZNAS,” katanya. Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, Amrullah, memberikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS terhadap masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Kinerja BAZNAS Banten sangat membanggakan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa potensi dana umat masih sangat besar dan akan dioptimalkan melalui pembentukan UPZ di sekolah dan madrasah serta kerja sama yang lebih erat dengan BAZNAS. Sementara itu Pimpinan Wilayah Supervisi Banten BAZNAS RI, Zainulbahar Noor, turut mengapresiasi BAZNAS Banten sebagai salah satu BAZNAS provinsi tertua di Indonesia. “Tema mensyukuri capaian dan melanjutkan perjuangan sangat tepat. Dukungan masyarakat begitu luar biasa dan menjadikan BAZNAS Banten layak menjadi role model nasional,” ungkapnya. Wakil Gubernur Banten yang diwakili oleh Kepala Biro Kesra Setda, Tb. Rubal Faisal, dalam sambutannya mengajak masyarakat memperbanyak zakat dan sedekah sebagai investasi akhirat. “Mumpung kita masih berdiri di atas tanah ini, giatlah bersedekah,” ucapnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah. “Banyak program pemerintah provinsi yang disokong oleh BAZNAS. Tahun 2026, hibah untuk BAZNAS akan kami tingkatkan agar sinergi semakin kuat,” katanya. Perayaan Milad ke-23 ini menegaskan komitmen BAZNAS Banten dalam memperkuat pengelolaan zakat, pemberdayaan umat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat.
BERITA02/12/2025 | Amalia
BAZNAS BANTEN GELAR KHITANAN MASSAL : UPAYA HADIRKAN KEBAHAGIAAN DAN KEBERMANFAATAN
BAZNAS BANTEN GELAR KHITANAN MASSAL : UPAYA HADIRKAN KEBAHAGIAAN DAN KEBERMANFAATAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten, menggelar kegiatan Khitanan Massal bertema “Khitanan Massal Sehat Ceria” pada 11 November 2025 lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sehat BAZNAS Provinsi Banten dengan kuota peserta mencapai 100 anak. Kegiatan yang juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Grand Krakatau Hotel dengan berpartisipasi menyediakan 250 nasi box, serta Bank Central Asia (BCA) yang memberikan donasi sebesar Rp10 juta untuk infak operasional ini, menjadi wujud nyata kolaborasi antara lembaga, perusahaan, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat bagi sesama. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan bentuk nyata dari program BAZNAS dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya di bidang kesehatan. “Khitan bukan hanya ibadah dan tradisi umat Islam, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan anak-anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Syibli. Syibli juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, baik melalui bantuan dana, tenaga medis, maupun fasilitas yang diberikan. “Sinergi seperti inilah yang diharapkan dapat terus tumbuh. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menebar kemaslahatan bagi umat,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten, yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten, Tb. Rubal Faisal, turut memberikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian BAZNAS Banten terhadap masyarakat. “Pemerintah Provinsi Banten sangat mendukung kegiatan BAZNAS. Kegiatan BAZNAS selaras dengan cita-cita pemerintahan Gubernur Andra Soni dan Dimyati,” ungkapnya. Kegiatan khitan massal ini berlangsung dengan penuh keceriaan. Anak-anak peserta mendapatkan pelayanan medis terbaik dari tim Rumah Sehat BAZNAS, santunan, serta bingkisan menarik sebagai bentuk perhatian dan motivasi agar mereka merasa nyaman dan bahagia.
BERITA13/11/2025 | Amalia
BAZNAS BANTEN RAIH PENGHARGAAN MITRA STRATEGIS DAN KONSISTEN KERJA SAMA MEDIA PUBLIKASI ZAKAT
BAZNAS BANTEN RAIH PENGHARGAAN MITRA STRATEGIS DAN KONSISTEN KERJA SAMA MEDIA PUBLIKASI ZAKAT
Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Harian Umum Kabar Banten akhir Oktober lalu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan sebagai Mitra Strategis dan Konsisten Kerja Sama Media Publikasi Zakat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen BAZNAS Banten dalam menjalin kemitraan yang berkelanjutan dengan media massa, khususnya dalam penyebarluasan informasi dan edukasi zakat kepada masyarakat Banten. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. “Kami mengapresiasi Harian Umum Kabar Banten yang telah menjadi mitra penting dalam mendukung dakwah zakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan publikasi zakat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya. Melalui kolaborasi dengan media, BAZNAS Banten berkomitmen untuk memperluas jangkauan informasi tentang program-program zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya, sehingga dapat menginspirasi lebih banyak muzaki dan mustahik untuk terlibat aktif dalam pengentasan kemiskinan di Banten.
BERITA05/11/2025 | Amalia
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 41 RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PANDEGLANG
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 41 RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PANDEGLANG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) bagi masyarakat di Kabupaten Pandeglang. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Pendopo Bupati Pandeglang, Kamis (30/10/2025), sebagai bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Banten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan amanah. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat. “Sebanyak 41 unit bantuan rumah dengan total nilai Rp1.015.000.000 mulai hari ini akan didistribusikan di Kabupaten Pandeglang. Program Rumah Layak Huni ini merupakan salah satu program prioritas BAZNAS Provinsi Banten untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberikan bantuan yang tepat sasaran. Kami berharap, bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penerima manfaat,” ujar Syibli. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Pandeglang, Fery Hasanudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BAZNAS Provinsi Banten kepada masyarakat Pandeglang. “Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Pandeglang kembali mendapat bantuan Rumah Layak Huni. Kami selalu berkoordinasi dengan Ibu Bupati agar pelaksanaan program ini dapat berjalan masif, berkeadilan, dan proporsional. Keberhasilan program ini tentu memerlukan partisipasi seluruh masyarakat,” ujarnya. Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, turut menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan BAZNAS di semua tingkatan. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong umat Islam dalam membantu sesamanya. Kami berharap para penerima manfaat dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan rumah ini sebaik-baiknya,” ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Dimyati A. Natakusumah, turut memberikan apresiasi atas transparansi dan profesionalitas pengelolaan dana zakat oleh BAZNAS Banten. “Saya pribadi bahagia menunaikan zakat dan menyerahkan gaji saya melalui BAZNAS karena saya melihat pengelolaannya dilakukan secara transparan, efektif, dan ekonomis. Saya juga mengimbau kepada seluruh ASN Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten agar menunaikan zakatnya melalui BAZNAS,” tuturnya.
BERITA31/10/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Salurkan 165 Paket Daging Dam Haji dan Sembako untuk Warga Pulau Tunda
BAZNAS Banten Salurkan 165 Paket Daging Dam Haji dan Sembako untuk Warga Pulau Tunda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyalurkan sebanyak 165 paket daging dam haji dan sembako bagi masyarakat Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten pada Senin, 20 Oktober 2025. Penyaluran ini menyasar keluarga berisiko stunting sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap peningkatan kesejahteraan dan gizi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Dinas Sosial Provinsi Banten, DP3AKKB, dan OPD terkait dalam rangkaian kunjungan kerja dan bakti sosial di Pulau Tunda. Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan upaya BAZNAS Banten dalam meningkatkan kesejahteraan hingga ke wilayah kepulauan. “Alhamdulillah, amanah yang dititipkan oleh para muzaki dan para mudohi untuk mustahik di Provinsi Banten sudah kami sampaikan. Terima kasih kepada muzaki yang telah percaya untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Provinsi Banten.” ungkapnya.
BERITA22/10/2025 | Amalia
RAKORDA BAZNAS BANTEN, WAKIL GUBERNUR IMBAU TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS
RAKORDA BAZNAS BANTEN, WAKIL GUBERNUR IMBAU TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS
Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, hadiri pembukaan Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-Provinsi Banten dan LAZ skala Provinsi pada Rabu, 8 Oktober 2025 bertempat di pendopo Gubernur Banten. Kegiatan rutin tahunan ini digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten dengan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Asta Cita”. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah mengungkapkan apresiasi atas kinerja BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). “Program BAZNAS cukup bagus, tepat sasaran, dengan senang hati saya memberikan seluruh gaji untuk BAZNAS setiap bulannya” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa pemerintah Provinsi Banten siap terus mengawal maupun mensupport dan juga ikut serta bersama BAZNAS Prov Banten dalam mengentaskan kemiskinan. “Kita akan arahkan stakeholder, pengusaha, dan lain-lain untuk menunaikan zakat infak sedekahnya melalui BAZNAS” ujarnya. Sementara itu Kepala Kanwil. Kemenag Provinsi Banten, Amrullah yang hadir pada kegiatan Rakorda tersebut mengungkapkan bahwa masih banyak potensi ekonomi umat islam yang dapat dikelola lebih baik lagi. “BAZNAS harus mampu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, untuk menggali potensi tersebut kita harus banyak melakukan sosialisasi, memberikan informasi, maupun edukasi” pesannya. Ketua BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, mengungkapkan bahwa Rakorda kali ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, dan program kerja satu tahun ini . “Kita mencoba menyusun strategi baik untuk tahun berikutnya maupun sisa bulan di tahun ini” Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Syibli, Pimpinan BAZNAS RI supervisi wilayah Banten Zainulbahar nur yang hadir secara daring menyampaikan bahwa untuk dapat mengoptimalkan kinerja pengelolaan ZIS, BAZNAS hendaknya dapat berkolaborasi dengan LAZ. “Pentingnya penguatan SDM, pengendalian, serta kolaborasi dengan LAZ dan pembentukan UPZ agar BAZNAS se Provinsi Banten mampu mencapai bahkan melampaui target di tahun 2026” jelasnya.
BERITA08/10/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Sosialisasi ZIS di Universitas Primagraha Sekaligus Teken MoU Optimalisasi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Banten Gelar Sosialisasi ZIS di Universitas Primagraha Sekaligus Teken MoU Optimalisasi Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Universitas Primagraha, Kota Serang pada Sabtu 4 Oktober 2025 lalu. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Provinsi Banten dan Universitas Primagraha terkait optimalisasi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan Zakat, Infak, Sedekah, Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), serta penguatan sumber daya manusia. Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Banten, Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas sinergi dengan perguruan tinggi guna memperkuat pengelolaan zakat di kalangan civitas akademik. “Melalui kerja sama ini, kami berharap potensi zakat dari lingkungan kampus dapat dikelola secara optimal untuk kemaslahatan umat, sekaligus menumbuhkan semangat filantropi di kalangan mahasiswa dan dosen,” ujarnya. Sementara itu, Rektor Universitas Primagraha, Romli Ardie, menyambut baik kerja sama ini sebagai wujud kepedulian lembaga pendidikan terhadap pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat. Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat untuk mengembangkan program bersama seperti pembentukan unit pengumpul zakat di lingkungan kampus, sosialisasi, pengabdian masyarakat berbasis zakat, serta pemberdayaan mahasiswa dan pelaksanaan kegiatan lain yang dianggap relevan
BERITA06/10/2025 | Amalia
BERDAYAKAN MUSTAHIK, BAZNAS BANTEN LUNCURKAN 16 Z-MART
BERDAYAKAN MUSTAHIK, BAZNAS BANTEN LUNCURKAN 16 Z-MART
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali meluncurkan program pemberdayaan ekonomi melalui pendistribusian warung Z-Mart kepada 16 penerima manfaat di wilayah Banten sejak 21 September 2025. Program ini tersebar di lima daerah, yakni Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, dan Kabupaten Pandeglang. Z-Mart merupakan program pemberdayaan ekonomi yang fokus pada pengembangan warung/toko skala mikro milik mustahik untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi kemiskinan di perkotaan. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya menyampaikan bahwa distribusi Z-Mart merupakan langkah nyata BAZNAS Banten dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat di berbagai Kabupaten/Kota. “Kami berharap, penerima manfaat dapat mengelola Z-Mart dengan baik, mereka diharapkan mampu mengembangkan usahanya agar dapat meningkatkan taraf hidup keluarga,” ujarnya. Selain memberikan bantuan berupa sarana dan isi warung, BAZNAS Banten juga melakukan monitoring dan pendampingan secara berkala agar program dapat berjalan optimal. Upaya ini sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang produktif dan berdaya guna.
BERITA22/09/2025 | Amalia
BAZNAS Banten gelar BIMTEK penyusunan dokumen perencanaan tahun 2026 bersama BAZNAS se-Provinsi Banten
BAZNAS Banten gelar BIMTEK penyusunan dokumen perencanaan tahun 2026 bersama BAZNAS se-Provinsi Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Evaluasi Semester I Tahun 2025 sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Hotel Lynn Serang pada 15–17 September 2025 dengan dihadiri perwakilan dari 8 BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari BAZNAS RI Hambali, selaku Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional. Dalam sambutan nya, Hambali menekankan pentingnya penyusunan perencanaan BAZNAS yang selaras dengan arah kebijakan negara. Menurutnya, keselarasan tersebut menjadi kunci agar program-program pengentasan kemiskinan dapat berjalan beriringan dengan program pemerintah. “BAZNAS di daerah diharapkan mampu menyusun perencanaan yang terintegrasi dengan kebijakan nasional, sehingga zakat bisa menjadi instrumen nyata dalam mendukung pembangunan dan mengentaskan kemiskinan,” ujarnya. Selain itu, Hambali juga menyampaikan bahwa BAZNAS RI menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah secara nasional sebesar Rp. 66 triliun pada tahun 2026. Target tersebut diharapkan berdampak positif bagi BAZNAS daerah, termasuk Provinsi Banten, dalam upaya meningkatkan kinerja penghimpunan dan penyaluran dana zakat. Selaras dengan apa yang disampaikan Hambali, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini harus diikuti dengan sebaik-baiknya. "Agar target penghimpunan Rp. 168 milyar untuk Provinsi Banten dapat tercapai di tahun 2026 nanti, maka kita harus menyusun perencanaan sebaik mungkin dan fokus dalam kegiatan ini." ungkapnya.
BERITA17/09/2025 | Amalia
ENTRY MEETING AUDIT SYARIAH, LANGKAH BAZNAS BANTEN CIPTAKAN TATA KELOLA LEMBAGA SESUAI SYARIAT
ENTRY MEETING AUDIT SYARIAH, LANGKAH BAZNAS BANTEN CIPTAKAN TATA KELOLA LEMBAGA SESUAI SYARIAT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan Auditor Syariah dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka kegiatan Entri Meeting Audit Syariah pada Kamis, 11 September 2025. Kegiatan ini merupakan tahap awal dari proses audit yang akan berlangsung hingga tanggal 15 September 2025. Audit Syariah dilakukan sebagai bentuk upaya memastikan tata kelola zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Provinsi Banten sesuai dengan prinsip syariah, akuntabel, serta transparan. Dalam pertemuan pembukaan tersebut, Pimpinan Auditor Syariah, Moh. Isom, yang diwakili oleh Robiyanto Hadi Wibowo selaku Pengendali Teknis menyampaikan tujuan audit untuk menilai kepatuhan lembaga dalam pengelolaan dana umat sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan demi peningkatan kualitas pelayanan dan peningkatan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pihak BAZNAS Provinsi Banten menyambut baik pelaksanaan audit ini sebagai bentuk komitmen menjaga amanah muzaki dan mustahik serta meningkatkan kepercayaan publik. Audit Syariah ini diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS Provinsi Banten dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, serta mendukung terciptanya tata kelola lembaga zakat yang profesional dan berintegritas sesuai syariat.
BERITA12/09/2025 | Amalia
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat