WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Hadirkan Syekh Usamah dari Mesir

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menghadirkan ulama asal Mesir. Syekh Usamah, dalam kegiatan pembinaan bagi 40 penerima manfaat Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) pada Minggu, 7 Juni 2026 bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam memperkuat pemahaman keislaman, kepemimpinan, serta peran generasi muda dalam pembangunan umat melalui pengelolaan zakat Program SKSS sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Banten yang tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga pembinaan berkelanjutan bagi para penerima beasiswa.

Mengusung tema "Pentingnya Zakat untuk Kemajuan Umat". Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Wawan Wahvuddin, turut hadir dan berperan sebagai penerjemah materi yang disampaikan Syekh Usamah sehingga para peserta dapat memahami pesan- pesan yang disampaikan secara lebih mendalam.

Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh Abu Aly selaku moderator yang mengarahkan sesi tanva jawab dan interaksi antara narasumber dengan para mahasíswa penerima beasiswa.

Wawan menyampaikan bahwa pembinaan inl merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Banten dalam mencetak generasi sariana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memilik pemahaman keislaman yang kuat dan kepedulian terhadap persoalan umat. Melalui program SKSS BAZNAS Banten berharap para penerima manfaat dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat serta turut berkontribusi d alam mengoptimalkar gerakan zakat untuk kemajuan bangsa

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatar hingga akhir acara. Selain mendapatkan wawasan mengenai zakat dan pembangunan umat, mereka juga memperoleh motivasi untuk terus meninakatkan kapasitas diri sebagai generasi muda yang kelak diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, dan daerahnya.

17/06/2026 | Kontributor: Kartika
BAZNAS Banten Distribusikan Daging Dam/Hadyu kepada Masyarakat, Wujudkan Manfaat Ibadah Haji bagi Penerima Manfaat di Daerah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten distribusikan daging hasil pelaksanaan dam/hadyu musim haji 1447 H/2026 M yang telah ditunaikan para jamaah haji melalui layanan pembayaran dam BAZNAS Provinsi Banten pada Rabu, 10 Dzulhijjah 1447H/27 Mei 2026M. Pendistribusian dilakukan kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat, sebagai bentuk optimalisasi ibadah sekaligus penguatan kepedulian sosial di daerah.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan penyembelihan hingga pendistribusian daging dam dilakukan sesuai ketentuan syariat Islam serta mengacu pada regulasi yang berlaku, sehingga amanah para jamaah haji dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

 

“Alhamdulillah, pelaksanaan dam yang ditunaikan melalui BAZNAS Provinsi Banten telah memasuki tahap pendistribusian kepada masyarakat penerima manfaat. Kami memastikan proses ini berjalan sesuai syariat, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, distribusi daging dam diprioritaskan kepada fakir miskin di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) dan kelompok masyarakat yang berhak menerima sesuai ketentuan syariah, dengan sebaran penerima manfaat di sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Melalui program ini, ibadah dam para jamaah haji tidak hanya memenuhi kewajiban syariat, tetapi juga memberikan 

dampak sosial berupa pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

 

Menurutnya, pelaksanaan dam melalui lembaga resmi seperti BAZNAS menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola ibadah haji yang lebih tertib, akuntabel, dan berdampak luas bagi umat.

 

“Pelaksanaan dam di Tanah Air melalui BAZNAS tidak hanya mempermudah jamaah dalam menunaikan kewajiban, tetapi juga menjadi sarana berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar,” tambahnya.

 

Sebelumnya, BAZNAS Provinsi Banten telah membuka layanan pembayaran dam/hadyu bagi jamaah haji musim haji 2026 M/1447 H dengan mengacu pada Surat Edaran Dirjen bina penyelenggaraan haji & umroh nomor S-50/BN/2026 tentang pilihan jenis haji dan pelaksanaan pembayaran dam. 

Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi jamaah untuk melaksanakan dam di Tanah Air melalui lembaga resmi dengan tetap memenuhi ketentuan syariah.

 

Melalui pendistribusian ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap manfaat ibadah haji dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat serta memperkuat semangat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah umat.

02/06/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Kurban hingga Pelosok daerah 3T

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, penyaluran hewan kurban difokuskan ke daerah-daerah kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), dan juga wilayah rawan stunting termasuk Pulau Sangiang, Kawasan Baduy, dan juga Wilayah Pandeglang yang memiliki akses distribusi cukup menantang. 

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa program distribusi kurban ini bertujuan memastikan manfaat dan kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan secara merata, terutama oleh masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini jarang menerima penyaluran hewan kurban. 

 

“Tahun ini, BAZNAS Banten mendistribusikan lebih dari puluhan ekor hewan kurban yang terdiri atas sapi maupun doka ke sejumlah kabupaten dan kota di Banten, termasuk wilayah Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga kawasan selatan Banten.” ujarnya. 

 

Meski menghadapi tantangan medan dan keterbatasan transportasi menuju wilayah pelosok seperti Pulau Sangiang, proses distribusi tetap berjalan dengan dukungan para amil maupun relawan. Kehadiran bantuan kurban disambut antusias masyarakat yang mengaku jarang memperoleh daging kurban. 

 

Program distribusi kurban menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Banten dalam menghadirkan pemerataan kesejahteraan sehingga manfaat ibadah kurban dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan hingga wilayah terjauh.

02/06/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Santunan Pendidikan untuk 250 Siswa melalui UPZ SLTA dan Madrasah Aliyah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran santunan pendidikan bagi 200 penerima manfaat yang berasal dari lingkungan sekolah tingkat SLTA dan Madrasah Aliyah di Provinsi Banten pada Selasa 12 Mei 2026 di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.

 

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SLTA dan Madrasah Aliyah sebagai mitra strategis BAZNAS Banten dalam menjangkau para pelajar maupun pekerja rentan di lingkungan sekolah yang membutuhkan dukungan. Program ini bertujuan membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memberikan semangat kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan dengan baik.

 

Santunan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti perlengkapan belajar, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang pendidikan lainnya. Melalui program ini, BAZNAS Banten ingin memastikan bahwa para pelajar dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya saing.

18/05/2026 | Kontributor: Amalia
Z-Mart BAZNAS Banten Buktikan Dampak Nyata, Usaha Mitra Tetap Stabil Pasca Lebaran

Serang, 16 April 2026 – Memasuki bulan kedelapan pendampingan intensif penerima manfaat tahun 2025 program Z-Mart BAZNAS Provinsi Banten, Bandiah, salah satu Saudagar Z-Mart di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, menunjukkan progres ekonomi yang signifikan. Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026, stabilitas stok modal dan keuntungan usahanya dilaporkan tetap terjaga dan tidak terganggu oleh kebutuhan konsumsi selama masa mudik maupun lebaran.

 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi diversifikasi usaha yang dijalankan secara kolektif bersama keluarga. Saat ini, ekosistem usaha Bandiah berkembang menjadi beberapa unit bisnis diantaranya warung Z-Mart dan 

sayuran, juga kuliner pagi seperti nasi uduk dan gorengan.

 

Pendampingan yang dilakukan secara intensif pasca Ramadan berfokus pada menjaga ketahanan modal. Hasilnya, Bandiah mampu memisahkan antara dana operasional usaha dengan kebutuhan pribadi, sehingga arus kas tetap sehat meskipun beban pengeluaran masyarakat pasca lebaran umumnya meningkat.

 

"Alhamdulillah, berkat pendampingan yang rutin, stok barang di warung tetap aman dan modal tidak terpakai untuk keperluan lebaran kemarin. Usaha nasi uduk suami juga sangat membantu pemasukan tambahan," ujar Bandiah saat ditemui dalam sesi pendampingan rutin.

 

Melalui konsistensi pendampingan lapangan, BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mengawal kemandirian ekonomi para mustahik hingga mencapai tahapan muzakki.

20/04/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

BAZNAS Siapkan Langkah Strategis Tingkatkan Pengumpulan ZIS di Bulan Ramadhan
BAZNAS Siapkan Langkah Strategis Tingkatkan Pengumpulan ZIS di Bulan Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merancang strategi guna memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sektor ritel selama bulan Ramadhan. Strategi ini diharapkan dapat diterapkan oleh BAZNAS di berbagai daerah untuk mengoptimalkan potensi zakat. Langkah-langkah yang disiapkan meliputi pembukaan gerai dan penyelenggaraan acara di pusat perbelanjaan serta perkantoran, pemanfaatan layanan perbankan, kolaborasi dengan pelaku usaha ritel, serta penguatan kampanye digital melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan dalam Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman bertema "Pengumpulan Ritel di Bulan Ramadhan" yang digelar oleh Pusdiklat BAZNAS dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, baru-baru ini. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Kepala Divisi Retail BAZNAS RI, Arief Budiman, serta amil BAZNAS dari berbagai wilayah di Indonesia. Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menyebutkan bahwa strategi ini dapat menjadi pedoman bagi BAZNAS daerah dalam meningkatkan pengumpulan ZIS selama Ramadhan dan di tahun-tahun mendatang. "Kegiatan ini bisa jadi referensi bagi BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota dalam menjalankan program retail. Jika tidak bisa diterapkan tahun ini, mungkin bisa dipertimbangkan untuk tahun depan," ujarnya. Ia juga menyoroti dampak ekonomi yang dihadapi masyarakat akibat banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK), sehingga peran BAZNAS dalam membantu mereka yang terdampak menjadi semakin penting. "Ekonomi masyarakat saat ini tidak secerah tahun-tahun sebelumnya karena banyak terjadi PHK. Oleh karena itu, kita harus siap menjadi tumpuan bagi mereka yang membutuhkan," tambahnya. Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, BAZNAS optimistis dapat mencapai target pengumpulan ZIS ritel selama Ramadhan. "Peningkatan layanan, diversifikasi kanal donasi, serta pendekatan berbasis komunitas diharapkan dapat menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk berbagi," ucapnya. Sementara itu, Kepala Divisi Retail BAZNAS RI, Arief Budiman, menjelaskan bahwa keberhasilan dalam pengumpulan zakat dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi, layanan yang diberikan, kemudahan kanal donasi, serta program yang ditawarkan. Semua faktor ini harus berjalan selaras untuk mencapai hasil yang maksimal. Ia menekankan bahwa strategi yang tepat akan meningkatkan minat masyarakat dalam berdonasi, karena pengalaman positif dari para donatur akan mendorong lebih banyak partisipasi dalam penggalangan dana. Tiga aspek utama dalam strategi pengumpulan ZIS ritel yang menjadi fokus adalah publikasi melalui media dan keterlibatan figur publik (Above The Line/ATL), komunikasi langsung dengan calon donatur (Below The Line/BTL), serta kemudahan akses donasi melalui berbagai kanal pembayaran. "Kami memastikan saluran donasi mudah diakses masyarakat. Semakin banyak opsi yang tersedia, semakin besar peluang mereka untuk menyalurkan ZIS," jelasnya. "Semakin banyak kanal pembayaran ZIS, akan semakin banyak muzaki yang menunaikan ZIS di BAZNAS sehingga pengumpulan bisa meningkat dan semakin banyak mustahik yang bisa dibantu BAZNAS, khususnya di bulan Ramadhan," ujar Arief. Kontributor: Muhammad Oktayansyah Editor: YMK
BERITA13/03/2025 | Muhammad Oktayansyah
PEKAN KEDUA RAMADHAN EXPO BAZNAS BANTEN, MULAI DARI PEMERIKSAAN KESEHATAN HINGGA LOMBA FASHION SHOW
PEKAN KEDUA RAMADHAN EXPO BAZNAS BANTEN, MULAI DARI PEMERIKSAAN KESEHATAN HINGGA LOMBA FASHION SHOW
Pekan kedua Ramadhan Expo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menggelar berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Mall of Serang. Salah satu acara yang menjadi sorotan utama adalah lomba fashion show dan sesi bincang kecantikan, yang berhasil menarik perhatian pengunjung dan peserta dari berbagai kalangan pada Minggu 9/3. Setelah hari sebelumnya BAZNAS mengadakan lomba mewarnai kaligrafi dan juga sosialisasi eksistensi Rumah Sehat Baznas Banten atau klinik tanpa kasir untuk dhuafa dengan mengadakan penyuluhan & pemeriksaan kesehatan bagi para pengunjung oleh Rumah Sehat BAZNAS Banten kolaborasi dengan klinik utama mata saruni, kali ini fashion show yang digelar dalam acara ini menghadirkan para peserta dengan tiga kategori yakni kategori anak-anak, kategori remaja dan kategori dewasa dengan mengenakan busana-busana Islami dengan sentuhan kreatif dan modern. “Acara ini memberikan wadah bagi para peserta untuk mengekspresikan diri melalui mode yang menggabungkan antara nilai estetika dan nilai-nilai agama. Setiap peserta berlomba untuk tampil dengan percaya diri, sembari memperkenalkan busana yang mencerminkan keindahan dalam berpakaian tentunya sesuai ajaran Islam.” ujar Yani Hudayani Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Banten. Tak hanya itu, kegiatan bincang kecantikan juga digelar dengan mengundang para ahli kecantikan. Dalam sesi bincang ini, para narasumber berbagi tips seputar perawatan kulit, makeup yang praktis dan halal, serta cara menjaga kecantikan alami selama berpuasa. “Acara ini bertujuan memberikan wawasan kepada peserta dan pengunjung tentang bagaimana tetap tampil cantik, segar dan percaya diri selama bulan Ramadhan.” ungkap Yani. “Selain hiburan, acara ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi positif dan semangat berbagi selama bulan suci, mengundang banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam mensyiarkan lembaga Baznas Banten.” tambahnya.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
RUMAH SEHAT BAZNAS BANTEN GELAR GERAKAN MATA SEHAT BERCAHAYA
RUMAH SEHAT BAZNAS BANTEN GELAR GERAKAN MATA SEHAT BERCAHAYA
Rumah Sehat Badan Amil Nasional Provinsi Banten (RSB) menggelar kegiatan sosial yang bertajuk “Gerakan Mata Sehat Bercahaya” untuk para santri di bulan Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kesehatan mata serta pemeriksaan mata secara gratis, diikuti dengan pemberian kacamata gratis bagi santri yang membutuhkan. Acara yang berlangsung di 4 titik Pondok Pesantren ini dihadiri oleh ratusan santri yang terdiri dari Ponpes Al-Muhti Pontang, Ponpes An-Nadwah Menes, Ponpes Al-Ulya Al-Mubarok Curug, dan Ponpes Al-Falah Pandeglang. Dalam kegiatan ini, para santri mendapatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi mata mereka oleh tenaga medis yang berkompeten. Selain itu, mereka juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini, serta cara-cara sederhana untuk merawat kesehatan mata agar tetap optimal. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembagian kacamata gratis bagi santri yang terdeteksi mengalami gangguan penglihatan. RSB Banten berharap dengan adanya kacamata gratis ini, para santri dapat lebih fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama dalam belajar dan mengikuti kegiatan di pesantren. Menurut Kepala RSB Banten, dr. Selamet, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. “Kami sangat senang bisa membantu para santri dengan memberikan akses pemeriksaan mata serta kacamata gratis. Semoga dengan gerakan mata sehat ini, mereka bisa lebih sehat dan bersemangat dalam belajar,” ujarnya. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, RSB Banten berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk menjaga kesehatan mata para santri, yang merupakan generasi penerus bangsa. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat digelar secara rutin untuk menjangkau lebih banyak lagi kalangan yang membutuhkan.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
SAFARI RAMADHAN BAZNAS : MEMBASUH LUKA PALESTINA
SAFARI RAMADHAN BAZNAS : MEMBASUH LUKA PALESTINA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar program dakwah Safari Ramadhan yang bertajuk “Membasuh Luka Palestina” sejak 5 Maret 2025. Kegiatan ini melibatkan 6 Syekh asal Palestina yang akan berdakwah tentang kondisi terkini di Palestina di 6 Provinsi di Indonesia, dan Banten menjadi salah satu daerah yang akan menjadi sasaran dakwah para Syekh asal Palestina tersebut. “Dalam program ini, akan dihadirkan Syekh dari Palestina yang berlangsung selama bulan Ramadhan di 60 lokasi titik baik Masjid, Sekolah, maupun Pondok Pesantren” ungkap Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. “Untuk saat ini Syekh Palestina akan hadir di beberapa Masjid Kota Tangerang Selatan diantaranya Masjid Raudhotul Jannah Melati Mas, Masjid Al-Muhajirin Serpong Utara, Masjid Nur Asmaul Husna Alam Sutera, Masjid Al-Aqsho Delatinos BSD, Masjid An-Nabawi Ciater, Masjid Al-I'tishom Puspem Kota Tangerang Selatan, Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Masjid Bani Umar Pondok Aren, Masjid An-Nur Pondok Benda Pamulang, Pondok Pesantren Al-Qur'aniyah Pondok Aren, Masjid An-Nur Ciputat, Masjid Baiturrahmi Islamic Center Kota Tangerang Selatan” paparnya. Program kerjasama antara BAZNAS dengan MUI ini, memiliki tujuan untuk meningkatkan intensitas kepedulian kepada Palestina, karena persoalan Palestina belum berhenti. Dan juga bagi mereka yang belum berkesempatan membantu Palestina baik belum mendengar secara langsung atau belum terbiasa dengan sarana digital. Maka saat ini hadir langsung para imam Palestina untuk mengajak warga Indonesia sadar dan bergerak hati membantu Palestina. "Dengan adanya dakwah langsung dari Syekh Palestina ini diharapkan dapat menggerakkan hati masyarakat Banten untuk dapat berderma membantu korban kemanusiaan di Palestina, sehingga tentunya akan lebih meringankan penderitaan mereka” ujar Syibli.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 500 PAKET RAMADHAN BAHAGIA
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 500 PAKET RAMADHAN BAHAGIA
Awal Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menyalurkan Paket Ramadhan Bahagia kepada para mustahik. Penyaluran paket ini dilakukan di berbagai wilayah di Provinsi Banten, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa. Setiap paket yang diberikan berisi kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, serta bahan makanan lainnya yang dapat mendukung warga dalam menjalankan ibadah puasa. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Banten, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan setiap umat Muslim di Banten dapat merasakan kebahagiaan dan kenyamanan selama bulan Ramadhan. “Kami berharap program ini bisa memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi bentuk pertanggungjawaban dana zakat" ungkapnya. Paket Ramadhan Bahagia ini disalurkan secara langsung oleh petugas BAZNAS Provinsi Banten untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran. Salah seorang penerima manfaat, Achmad Diriyanto, mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan puasa. Semoga Muzakki BAZNAS Banten terus diberikan keberkahan atas harta yang dizakatkan” katanya. Program "Paket Ramadhan Bahagia" ini merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Banten setiap tahunnya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama pada bulan suci Ramadhan. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak orang yang merasakan kebahagiaan dan keberkahan dalam menjalani ibadah puasa.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
Warung ZMart di Ternate Sukses Tingkatkan Ekonomi Mustahik
Warung ZMart di Ternate Sukses Tingkatkan Ekonomi Mustahik
Nurafni Udin, seorang lansia di Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, tetap semangat menjalankan usaha warungnya. Berkat kerja kerasnya, warung tersebut mampu menghasilkan omzet harian antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000. Dengan dukungan program ZMart dari BAZNAS, warung Nurafni semakin berkembang. Bantuan yang diberikan mencakup modal usaha dan pendampingan, sehingga membuatnya lebih profesional dalam mengelola warung serta meningkatkan jumlah pelanggan. Program ZMart merupakan inisiatif BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui pengelolaan warung berbasis ekonomi umat. Program ini telah berjalan di berbagai daerah, termasuk di Kota Ternate, guna mendorong kemandirian usaha mustahik. Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS terus berkomitmen membantu mustahik agar lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi. Kontributor: Izar Editor: Mas
BERITA12/03/2025 | Izar
Dorong Kesetaraan, BAZNAS RI Beri Pelatihan bagi 35 Mitra Dakwah di Jakarta
Dorong Kesetaraan, BAZNAS RI Beri Pelatihan bagi 35 Mitra Dakwah di Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar pelatihan bagi 35 mitra dakwah di Jakarta, guna mendukung suksesnya Program Pesantren Marjinal. Program ini bertujuan menciptakan kesetaraan dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok marjinal. Pesantren Marjinal yang akan berlangsung selama bulan Ramadan, dengan berbagai kegiatan pendidikan seperti pembinaan keagamaan, serta pemberdayaan bagi masyarakat yang kurang beruntung. Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menjelaskan bahwa program ini akan menjangkau sekitar 1.500 orang yang berkesempatan mendapatkan manfaat selama Ramadan. Sinergi antara BAZNAS RI dan para mitra dakwah diharapkan menjadi langkah penting dalam upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan. “Spiritnya adalah spirit mengajak semua untuk mengikuti pendidikan dakwah yang kita lakukan adalah pendidikan dakwah yang inklusif, sehingga tidak membiarkan mereka yang terstigma oleh sosial di lingkungan mereka terlupakan,” ujar dia di Jakarta, baru-baru ini. Ia menambahkan kelompok marjinal yang menjadi sasaran program ini mencakup anak jalanan, komunitas punk, warga miskin perkotaan, pemulung, serta penyandang disabilitas seperti tunanetra, tunarungu, dan tunawicara. Dari data yang ada, sekitar 60 persen dari 16.000 anak jalanan di Jakarta tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Oleh karena itu, BAZNAS RI menghadirkan solusi melalui program pesantren yang bersifat mobile. “Kita melaksanakan pesantren mobile, pesantren yang datang menyapa mereka dan disertai dengan kegiatan-kegiatan psikososial. Jadi mereka setidaknya dalam bulan Ramadan ini tersentuh oleh pendidikan dan dakwah. Begitu juga dengan anak punk yang mencapai 10.000 orang,” jelas Imdadun. Selain pendidikan keagamaan, BAZNAS RI juga memberikan pelatihan kewirausahaan bagi peserta program ini, membekali mereka dengan keterampilan yang dapat membantu mereka mandiri secara ekonomi. “Begitu juga sekitar 3,5 juta pemulung di Jakarta yang hidup di bawah garis kemiskinan. Maka di bulan Ramadan ini, pesantren keliling kita menyapa mereka sekaligus memberikan bantuan modal usaha syariah,” ungkapnya. Sementara itu, bagi penyandang disabilitas, BAZNAS RI berupaya meningkatkan akses terhadap pendidikan agama. Berdasarkan data WHO, dari 3,2 juta penyandang disabilitas hanya 5 persen yang memiliki akses ke pendidikan agama dalam bentuk tulisan braille atau alat bantu audio. Untuk itu BAZNAS RI akan mengajarkan membaca Al-Qur’an braille serta melatih guru mode sensorik. “Harapan kami, melalui program ini, kita bisa membuka sekat-sekat yang membatasi mereka, sehingga mereka memiliki akses lebih luas terhadap pendidikan dan dakwah Islam,” kata Imdadun. Sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusi sosial, BAZNAS RI juga menyediakan juru bahasa isyarat dalam Bimtek ini. Langkah ini memastikan peserta dengan disabilitas dapat mengikuti seluruh sesi dengan optimal, sejalan dengan visi BAZNAS RI untuk menjadikan dakwah lebih inklusif dan merangkul semua kalangan tanpa terkecuali.
BERITA02/03/2025 | Daffa Yazid Fadhlan
BAZNAS Hulu Sungai Selatan Salurkan Donasi untuk Palestina melalui   BAZNAS RI
BAZNAS Hulu Sungai Selatan Salurkan Donasi untuk Palestina melalui  BAZNAS RI
Sebagai wujud kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang tengah terjadi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, baru-baru ini menyalurkan infak kemanusiaan tahap ketiga untuk Palestina melalui BAZNAS RI. Bantuan yang diserahkan sebesar Rp 161.200.000 ini diharapkan dapat membantu masyarakat Palestina yang membutuhkan. Penyerahan donasi dilakukan di kantor BAZNAS RI, Jakarta, dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., MAP., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Hulu Sungai Selatan dalam menyalurkan bantuan untuk Palestina. “Kami sangat mengapresiasi keikhlasan dan kepedulian masyarakat Hulu Sungai Selatan yang telah menyalurkan donasi kemanusiaan ini melalui BAZNAS. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina yang sangat membutuhkan pertolongan. Semoga Allah membalas kebaikan seluruh pihak yang terlibat,” ujar Kiai Noor. Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS RI akan terus menyalurkan bantuan secara transparan dan akuntabel agar tepat sasaran. “BAZNAS memiliki mekanisme yang ketat dalam menyalurkan bantuan, memastikan bahwa setiap rupiah yang didonasikan oleh masyarakat benar-benar sampai ke penerima manfaat. Kami bekerja sama dengan mitra-mitra terpercaya di Palestina dan Mesir untuk mendistribusikan bantuan secara langsung kepada mereka yang membutuhkan,” kata dia. Infak yang diterima akan digunakan untuk berbagai program kemanusiaan, termasuk penyediaan bantuan pangan, medis, serta kebutuhan dasar lainnya. Selain itu, BAZNAS RI juga tengah menyusun rencana rekonstruksi di Palestina. "Alhamdulillah sejak dibuka pada Oktober 2023, program Membasuh Luka Palestina telah mengumpulkan infak lebih dari Rp330 miliar. Sekitar Rp120 miliar sudah disalurkan, sementara sisanya akan digunakan untuk program rekonstruksi seperti pembangunan sekolah, rumah sakit, masjid, dan apartemen, yang akan dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri," ujar Kiai Noor. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap Palestina melalui berbagai bentuk dukungan. “Bantuan ini bukan hanya tentang nilai materinya, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral bagi saudara-saudara kita di Palestina yang tengah berjuang untuk bertahan hidup. Karena sampai sekarang yang paling perhatian kepada Palestina adalah Indonesia,” ucap dia. Sementara itu, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Suriani, S.Sos., MAP., menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kepedulian bersama dari masyarakat Hulu Sungai Selatan. “Kami bersyukur dapat berkontribusi untuk saudara-saudara kita di Palestina melalui BAZNAS RI. Masyarakat Hulu Sungai Selatan dengan penuh keikhlasan mengumpulkan donasi ini sebagai wujud kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi. Semoga bantuan ini dapat meringankan penderitaan mereka,” kata Suriani. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan distribusi bantuan untuk Palestina dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. Kontributor: Fikri Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | fikri
Sambut Ramadhan, BAZNAS Banten Gelar Masjid Cemerlang
Sambut Ramadhan, BAZNAS Banten Gelar Masjid Cemerlang
Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali meluncurkan program Masjid Cemerlang, dengan mendistribusikan alat kebersihan dan perlengkapan ibadah untuk sebanyak 12 masjid maupun mushola di wilayah Kota Serang, Kab. Serang, Kota Cilegon, dan Kab. Pandeglang pada 20-21 Februari 2025. Kegiatan yang merupakan agenda rutin tiap tahun ini merupakan upaya BAZNAS Banten untuk menciptakan masjid/mushola terlihat lebih indah dan nyaman. Program ini bertujuan untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga membentuk jamaah lebih mencintai dan memakmurkan masjid/mushola, meningkatkan kekhusyuan dalam beribadah sosialisasi perzakatan dan Ke-BAZNASan, dan Food for work bagi mustahik yang diberdayakan di ingkungan masjid/mushola. Dalam rangka mendukung program tersebut, BAZNAS Banten mendistribusikan berbagai bantuan berupa sarana dan prasarana masjid berupa penyediaan perlengkapan ibadah. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan masjid yang lebih bersih, nyaman, dan produktif. "Melalui program Masjid Cemerlang, kami ingin masjid menjadi lebih dari sekadar tempat ibadah. Kami ingin menjadikannya pusat kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi umat, baik dalam hal pendidikan agama, pemberdayaan ekonomi, maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar," ujar Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Program Masjid Cemerlang ini disambut baik oleh banyak pengurus masjid dan masyarakat. Diharapkan, dengan adanya dukungan dari BAZNAS Banten, masjid dapat berkembang menjadi lebih cemerlang, serta membawa dampak positif bagi kemajuan umat dan lingkungan sekitar.
BERITA24/02/2025 | Amalia
BAZNAS RI Dorong Inovasi Digital untuk Tingkatkan Layanan ZIS
BAZNAS RI Dorong Inovasi Digital untuk Tingkatkan Layanan ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi para muzaki dengan menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah proses penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat yang lebih transparan dan akuntabel. Dalam sebuah acara kajian yang digelar Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV baru-baru ini, sejumlah pimpinan BAZNAS RI menyoroti urgensi pelayanan prima dalam menjaga hubungan baik dengan muzaki. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Dr. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menekankan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya sebatas penghimpunan, tetapi juga memastikan muzaki mendapatkan pengalaman terbaik dalam menunaikan kewajibannya. "Kepercayaan muzaki harus terus dijaga melalui layanan yang berkualitas. Mereka perlu merasakan bahwa dana yang disalurkan benar-benar dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar dia. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa edukasi dan literasi zakat juga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. "Penyebarluasan informasi zakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak orang memahami peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat," kata dia menambahkan. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem pembayaran ZIS kini telah terintegrasi dengan berbagai platform digital, sehingga muzaki dapat bertransaksi dengan lebih mudah, cepat, dan aman. "Kami terus mengembangkan ekosistem digital yang memungkinkan pengalaman donatur lebih seamless, dari transaksi hingga pelaporan, demi membangun loyalitas muzaki," ucap dia menjelaskan. Kepala Divisi Layanan Muzaki, D. Retno Damayanti, turut menambahkan bahwa layanan BAZNAS saat ini mengutamakan pendekatan berbasis teknologi, seperti kalkulator zakat digital, robot zakat, serta layanan konsultasi interaktif yang memudahkan muzaki dalam memahami kewajiban mereka. Melalui langkah ini, BAZNAS RI berharap sistem penghimpunan dan distribusi zakat semakin optimal, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Kontributor: Fikri Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | fikri
BAZNAS Bantu Petani Anjir Pasar Kembangkan Pertanian Modern
BAZNAS Bantu Petani Anjir Pasar Kembangkan Pertanian Modern
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi para muzaki dengan menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah proses penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat yang lebih transparan dan akuntabel. Dalam sebuah acara kajian yang digelar Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV baru-baru ini, sejumlah pimpinan BAZNAS RI menyoroti urgensi pelayanan prima dalam menjaga hubungan baik dengan muzaki. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Dr. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menekankan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya sebatas penghimpunan, tetapi juga memastikan muzaki mendapatkan pengalaman terbaik dalam menunaikan kewajibannya. "Kepercayaan muzaki harus terus dijaga melalui layanan yang berkualitas. Mereka perlu merasakan bahwa dana yang disalurkan benar-benar dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar dia. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa edukasi dan literasi zakat juga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. "Penyebarluasan informasi zakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak orang memahami peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat," kata dia menambahkan. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem pembayaran ZIS kini telah terintegrasi dengan berbagai platform digital, sehingga muzaki dapat bertransaksi dengan lebih mudah, cepat, dan aman. "Kami terus mengembangkan ekosistem digital yang memungkinkan pengalaman donatur lebih seamless, dari transaksi hingga pelaporan, demi membangun loyalitas muzaki," ucap dia menjelaskan. Kepala Divisi Layanan Muzaki, D. Retno Damayanti, turut menambahkan bahwa layanan BAZNAS saat ini mengutamakan pendekatan berbasis teknologi, seperti kalkulator zakat digital, robot zakat, serta layanan konsultasi interaktif yang memudahkan muzaki dalam memahami kewajiban mereka. Melalui langkah ini, BAZNAS RI berharap sistem penghimpunan dan distribusi zakat semakin optimal, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Kontributor: Fikri Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | Fikri
BAZNAS Dorong Kemandirian Ekonomi, ZChicken Pak Zaini Melesat
BAZNAS Dorong Kemandirian Ekonomi, ZChicken Pak Zaini Melesat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui program ZChicken. Salah satu penerima manfaatnya, Pak Zaini, kini sukses mengelola gerai ZChicken di Jl. Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Berkat semangat dan keuletannya, serta dukungan BAZNAS, usahanya berkembang pesat dengan penjualan mencapai 60 potong ayam krispi per hari. Program ZChicken yang diinisiasi BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan dan pendampingan usaha agar mustahik dapat mandiri secara ekonomi. Kesuksesan Pak Zaini kini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarganya, tetapi juga memungkinkannya berbagi rezeki melalui infak serta mengantakan anak perempuannya bisa ikut wisuda sarjana. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola BAZNAS mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih baik. Dengan adanya program pemberdayaan seperti ZChicken, semakin banyak umat Islam yang dapat meraih kemandirian ekonomi dan berkontribusi bagi sesama. Kontributor: FIKRI Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | FIKRI
BAZNAS Banten Kembali Salurkan Paket Gizi Lansia
BAZNAS Banten Kembali Salurkan Paket Gizi Lansia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali salurkan paket gizi untuk 266 Orang Lanjut Usia (Lansia) yang hidup dengan keterbatasan ekonomi di wilayah Provinsi Banten. Kegiatan yang rutin diadakan tiap 3 bulan sekali ini secara bertahap dilaksanakan sejak 16 Februari 2025. Paket gizi tersebut terdiri dari uang tunai, beras 25kg, dan berbagai macam kebutuhan yang dapat mencukupi kebutuhan gizi lansia. “Ini merupakan upaya dari BAZNAS Banten dalam pemanfaatan dana zakat yang diberikan muzaki, tujuannya agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari para lansia yang keadaannya sangat memprihatinkan baik secara ekonomi maupun non ekonomi seperti tidak memiliki keluarga, ataupun tidak diperhatikan keluarga” ungkap Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Banten Mulyadi. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meringankan beban para lansia terutama menjelang bulan Ramadhan 1446 yang akan datang, sehingga mereka tidak perlu memikirkan bagaimana untuk makan esok hari. Sementara itu salah satu penerima manfaat Sarniti mengungkapkan terima kasih nya kepada BAZNAS atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan untuk muzaki yang berzakat ke BAZNAS. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk saya, saya bisa makan tanpa harus mikir beli beras darimana uangnya” . ungkap Sarniti dengan haru.
BERITA21/02/2025 | Amalia
BAZNAS Syiarkan Dakwah Filantropi Islam, Berzakat Melalui Lembaga Resmi
BAZNAS Syiarkan Dakwah Filantropi Islam, Berzakat Melalui Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengimbau masyarakat agar menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Hal ini bertujuan untuk memastikan zakat dapat tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran kepada mereka yang berhak menerimanya. Pernyataan ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, dalam Pengajian Sabtu Pagi bertajuk Shadaqah Menjadi Lifestyle yang digelar secara daring di Jakarta, beberapa waktu lalu. "Salah satu cara untuk tetap memberikan zakat secara langsung adalah dengan membayar zakat kepada lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan meminta mereka untuk menyalurkannya kepada penerima yang khusus,” ujar Prof. Nadra. "Proses ini Nemu gminkan individu untuk merasa lebih terlibat dan berkontribusi secara langsung, di sisi lain tetap melalui jalur resmi yang telah ditetapkan," kata dia. Menurut Prof. Nadra, zakat merupakan kewajiban bagi mereka yang memiliki kelebihan harta. Selain berfungsi sebagai penyucian harta, zakat juga menjadi sarana untuk membantu sesama dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat. “Cara bersedekah yang baik adalah dengan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, baik itu dalam bentuk materi maupun non-materi. Ini juga termasuk memberikan makanan yang kita sendiri sukai kepada orang lain, bukan hanya sisa-sisa,” ucap Prof Nadra. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa membayar zakat secara rutin dapat menyucikan harta, membersihkan jiwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial dengan membantu mereka yang membutuhkan. "Ulama seperti imam Alai mengelola kekayaannya dengan cara yang dermawan, sering membagikan harta mereka kepada yang membutuhkan, sehingga tidak pernah mencapai haul untuk zakat," kata Prof Nadra. Ia juga menyoroti keteladanan Nabi Muhammad yang dikenal dengan kemurahan hatinya, terutama di bulan Ramadan. Nabi tidak hanya membagikan makanan tetapi juga menunjukkan kasih sayang kepada semua orang, terutama mereka yang membutuhkan. “Kita bisa meniru kedermawanan Ali bin Abi Thalib dengan memprioritaskan kepentingan orang lain di atas diri kita sendiri, memberikan apa yang kita miliki untuk membantu mereka yang membutuhkan, serta memiliki komitmen untuk berbagi tanpa mengharapkan imbalan,” kata dia.
BERITA17/02/2025 | Amat Setiawan
Zmart BAZNAS RI: Transformasi Warung Kelontong Jadi Sumber Rezeki Berlimpah
Zmart BAZNAS RI: Transformasi Warung Kelontong Jadi Sumber Rezeki Berlimpah
Baru-baru ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah membantu salah satu penerima manfaat program Zmart, Armawati mengembangkan usahanya hingga mendapatkan omzet sebesar Rp9 juta per bulan. Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat, Zmart hadir untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha mikro agar dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik. “Alhamdulillah, melalui program ini, omzet warung Zmart milik Ibu Armawati kini meningkat signifikan, bahkan mencapai Rp9 juta per bulan. Ini adalah bukti bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat kecil,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Saidah berharap, pencapaian ini tidak hanya menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya, tetapi juga mendorong lebih banyak pihak untuk turut serta dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan bersama. “Kami dari BAZNAS RI akan terus berkomitmen dalam memberdayakan ekonomi umat dengan berbagai program inovatif, termasuk Zmart. Tentunya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” ucap Saidah. Saidah mengucapkan selamat kepada Armawati atas peningkatan usahanya. Ia berharap, usaha yang sedang dijalankan semakin berkembang, berkah, dan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar. “Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus memperkuat ekosistem zakat guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar dia. Armawati (53) yang merupakan saudagar Zmart binaan BAZNAS mengungkapkan, warung Zmart yang dikelolanya memiliki omzet Rp9-10 juta per bulan. Zmart Armawati berlokasi di Jalan Sabanar Lama, Kec.Tanjung Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara. "Saya telah berjualan kelontong selama kurang lebih 15 tahun. Namun perkembangannya tidak terlihat. Alhamdulillah perkembangan perlahan-lahan terasa semenjak menjadi saudagar Zmart, usaha saya terus berkembang terutama dalam hal naiknya omzet,” tutur Armawati. “Saya merasa hal ini tentunya pengaruh dari penambahan modal usaha dan renovasi warung yang membuat warung Zmart saya lebih menarik. Sehingga konsumen tertarik datang kesini untuk belanja kebutuhan," ujar dia. Pendamping Program Zmart wilayah Kalimantan Utara, Ahmad Alimuddin menambahkan, manfaat yang dirasakan oleh Saudagar Zmart memberikan semangat lebih untuk dirinya dalam mendampingi mustahik. ”Menjadi kebahagiaan tersendiri apabila Saudagar Zmart menjadi lebih meningkat pendapatanya setelah menjadi penerima manfaat Program Zmart BAZNAS. Hal ini tentunya menjadi penyemangat bagi diri saya pribadi untuk terus mendampingi mustahik dalam menjalankan usaha. Semoga dengan didampingi secara intensif mustahik mampu lebih sejahtera dari manfaat Program Zmart,” kata dia.
BERITA17/02/2025 | Lulu Fatimah Azzahra
Pertanian Organik Jadi Kunci Kesehatan Tanaman dan Lingkungan di Cimanggu
Pertanian Organik Jadi Kunci Kesehatan Tanaman dan Lingkungan di Cimanggu
Sukabumi - Pertanian organik mulai menunjukkan hasil yang signifikan di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Pak Mudin, seorang petani binaan BAZNAS, berhasil menerapkan metode pertanian organik pada lahan seluas 0,3 hektar dengan hasil yang memuaskan. Tanaman padi yang ditanam tumbuh dengan sehat dan berkembang pesat tanpa menggunakan bahan kimia. Dengan menggunakan pupuk organik dan teknik ramah lingkungan, Pak Mudin mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan alam. Pendampingan dari BAZNAS yang meliputi pelatihan penggunaan bahan alami untuk pemupukan dan pengendalian hama, turut berperan besar dalam keberhasilan ini. Pendekatan ini tidak hanya memperbaiki hasil pertanian, tetapi juga menjaga kualitas tanah dan air di sekitar lahan pertanian. Keberhasilan Pak Mudin kini menjadi contoh bagi petani lain di Desa Cimanggu dan sekitarnya. Program pertanian organik yang diselenggarakan oleh BAZNAS juga mendapatkan respon positif dari pemerintah setempat yang melihat potensi besar dalam mengurangi dampak negatif pertanian konvensional terhadap lingkungan. Banyak petani yang mulai tertarik untuk beralih ke metode yang lebih berkelanjutan. Dengan semakin banyaknya petani yang beralih ke pertanian organik, diharapkan hasil pertanian di wilayah tersebut dapat lebih produktif dan ramah lingkungan. Inisiatif ini menunjukkan pentingnya pertanian yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian alam demi keberlanjutan di masa depan.
BERITA14/02/2025 | Nurma Nafisa
BAZNAS RI Percepat Penghimpunan ZIS dengan Beragam Kanal Menjelang Ramadhan
BAZNAS RI Percepat Penghimpunan ZIS dengan Beragam Kanal Menjelang Ramadhan
Menjelang bulan Ramadhan 1446 H/2025 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus meningkatkan efektivitas layanan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Berbagai inovasi, baik melalui jalur retail maupun digital, telah dipersiapkan guna mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat dengan aman dan praktis. Komitmen ini disampaikan dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema “Pengumpulan Retail dan Off Balance Sheet dalam Mencapai Target Pengumpulan Ramadhan,” yang diadakan oleh Pusdiklat dan ditayangkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV baru-baru ini. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., serta Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan. Dalam kesempatan tersebut, Nadratuzzaman menegaskan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan penghimpunan ZIS. “Bulan Ramadhan bukan hanya soal ibadah puasa dan shalat, tapi juga menjadi waktu di mana masyarakat lebih banyak berzakat, berinfak, dan bersedekah. Jangan sampai pengumpulan kita rendah, sementara potensi donasi sangat besar,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan, termasuk memperbanyak gerai zakat, menggandeng perusahaan ritel dan komunitas, serta mengadakan berbagai kegiatan penggalangan dana. “Selain itu, program zakat istana dan layanan jemput zakat juga difasilitasi guna memudahkan masyarakat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS,” lanjutnya. Di sisi digital, kemudahan pembayaran turut diperkuat melalui berbagai metode. “Sementara itu, pada kanal digital diperkuat melalui pembayaran via e-wallet, transfer bank, dan marketplace agar lebih mudah diakses oleh para muzaki,” kata Nadratuzzaman. Selain kanal retail dan digital, pendekatan off balance sheet juga dioptimalkan, dengan menggandeng berbagai lembaga seperti masjid, yayasan, dan komunitas untuk meningkatkan potensi penghimpunan dana ZIS. “Pendekatan ini sangat penting karena banyak donasi yang sebenarnya bisa dihimpun dari sumber-sumber tersebut jika dikelola dengan baik,” kata Nadratuzzaman. Sementara itu, Fitriansyah Agus Setiawan menekankan pentingnya akses layanan yang cepat dan efisien, terutama menjelang puncak penghimpunan pada 10 hari terakhir Ramadhan. “Kami ingin memastikan donasi bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Apalagi, puncak penghimpunan terjadi di 10 hari terakhir Ramadhan, sehingga kita harus siap dengan berbagai kanal,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa strategi komunikasi yang agresif telah disiapkan untuk mendorong penghimpunan ZIS secara maksimal. Kampanye above the line (ATL) dilakukan melalui media sosial, televisi, radio, dan billboard, sedangkan kampanye below the line (BTL) memanfaatkan WhatsApp, SMS, dan email untuk mengajak masyarakat berzakat. Dengan berbagai upaya ini, BAZNAS optimistis dapat mencapai target penghimpunan ZIS pada tahun ini. “Dengan strategi yang telah dipaparkan, kami optimistis, BAZNAS dapat mencapai target fundraising Ramadhan tahun 2025. Dengan demikian, BAZNAS dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama Bulan Ramadhan,” kata Fitriansyah.
BERITA12/02/2025 | Najwa Najihah
SMAN 1 Kota Serang Salurkan Sedekah Palestina Melalui BAZNAS Banten
SMAN 1 Kota Serang Salurkan Sedekah Palestina Melalui BAZNAS Banten
SMAN 1 Kota Serang salurkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten pada Jum’at (31/1/25). Penyaluran bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Serang Aan Hermawan kepada Kepala Bidang Penghimpunan BAZNAS Provinsi Banten Hidayat. “Alhamdulillah kami terima bantuan kemanusiaan untuk saudara kita di Palestina sebesar Rp. 30.250.000 dari SMAN 1 Kota Serang, terima kasih telah mempercayakan BAZNAS sebagai lembaga untuk menunaikan sedekah kemanusiaan ini.” ungkap Hidayat. Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 kota Serang Aan Hermawan menyampaikan harapannya terhadap BAZNAS Banten. “Bantuan kemanusiaan ini kami kumpulkan selama satu semester dari para siswa maupun guru-guru, semoga bisa tersampaikan dan bermanfaat untuk rakyat Palestina disana." katanya. Tak hanya menerima bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, BAZNAS juga memberikan santunan untuk 43 siswa kurang mampu di SMAN 1 Kota Serang.
BERITA05/02/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Teken MoU dengan BJBS dan Kabar Banten
BAZNAS Banten Teken MoU dengan BJBS dan Kabar Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten, Harian Umum Kabar Banten, bersama Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) kembali melakukan kerja sama terkait publikasi laporan pengelolaan zakat dan keuangan BAZNAS. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan di kantor BAZNAS Banten, Jalan Ki Fatoni, Pegantungan Kota Serang pada Jum'at (31/1/12). Penandatanganan MoU ini merupakan perpanjangan perjanjian yang selama ini sudah terjalin selama 6 tahun. Hadir pada kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya, Manajer Bisnis Konsumer Bjb Syariah Serang E Imam Permana dan Direktur Harian Umum Kabar Banten Rachmat Ginandjar. Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan upaya untuk membangun trust masyarakat terhadap BAZNAS. “ini merupakan bentuk transparansi pengelolaan zakat. Melalui sosialisasi laporan penerimaan dan pengeluaran zakat, publik berhak tahu kami mendapatkan dana zakat dari siapa saja dan disalurkan kepada siapa saja. Salah satunya melalui kegiatan-kegiatan BAZNAS yang ditayangkan oleh Kabar Banten” ungkapnya Sementara itu Rachmat Ginandjar Direktur Harian Umum Kabar Banten, yang akrab disapa Ragin mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung BAZNAS untuk dapat memanfaatkan media nya dalam pengelolaan zakat. “Mudah-mudahan Mou dapat membawa maslahat bagi semua pihak. Kerja sama yang sudah baik di tahun-tahun sebelumnya dapat ditingkatkan lagi pada tahun ini. Kami juga memberikan ruang di luar kerjasama formal dalam bentuk publikasi di platform Kabar Banten,” katanya “Di tahun 2025 ini, Kabar Banten menyiapkan program tausiyah Ramadan yang bisa digunakan untuk media kampanye zakat. Kami sangat memberikan ruang seluas-luasnya untuk BAZNAS,” tambahnya. Sedangkan Manajer Bisnis Konsumer BJB Syariah Serang E Imam Permana menyambut baik MoU ini. “Ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi dalam transparansi zakat. Dengan peran kami ini, mudah-mudahan BJB Syariah makin dikenal dan kepercayaan masyarakat meningkat terhadap BJB Syariah,” ucapnya
BERITA03/02/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Tetapkan Besaran Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025
BAZNAS Banten Tetapkan Besaran Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2025 yang harus dibayarkan setiap individu umat muslim di wilayah Provinsi Banten adalah 2,5 kg atau 3,5 liter beras / makanan pokok per jiwa, atau setara dengan uang sebesar Rp. 47.000.00/jiwa untuk Tangerang Raya, dan Rp.40.000.00/jiwa untuk wilayah Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Lebak. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam keterangan tertulis di Serang, Kamis (30/1/2024). “Penetapan didasarkan pada harga pasaran beras premium di wilayah Provinsi Banten. Keputusan ini tercantum dalam Surat Keputusan Ketua BAZNAS Provinsi Banten Nomor: 009 tahun 2025 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Wilayah Provinsi Banten tahun 2025, yang bertujuan untuk mempermudah umat muslim dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah dan fidyah pada bulan Ramadhan 2025 ini” ungkapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa penetapan besaran zakat fitrah dan fidyah di wilayah Provinsi Banten telah dibahas terlebih dahulu pada rapat pleno tanggal 21 Januari 2025 yang melibatkan berbagai pihak. “Sementara itu, untuk besaran fidyah di wilayah Provinsi Banten pada tahun ini adalah Rp. 60.000.00/jiwa untuk wilayah Tangerang, dan Rp.50.000.00/jiwa untuk wilayah Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Lebak” paparnya.
BERITA30/01/2025 | Amalia
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.

Lihat Daftar Rekening →