WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyerahkan donasi kebencanaan untuk masyarakat terdampak banjir di Sumatera kepada BAZNAS Republik Indonesia (RI) yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Penyerahan donasi tersebut dilakukan dalam kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah (Pra Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Banten yang digelar pada Sabtu (24/1) di Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Donasi yang dihimpun BAZNAS Provinsi Banten ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Banten terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana banjir. Selanjutnya, donasi tersebut akan disalurkan oleh Baznas RI kepada para penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan di lokasi terdampak.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu proses pemulihan pasca bencana.

 

“BAZNAS Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.” ungkapnya.

27/01/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Gelar Pra Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Pra Rapat Koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten yang mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Konsultasi BAZNAS se-Provinsi Banten Menuju Pengelolaan Zakat yang Profesional dan Berdampak”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyamakan visi serta memperkuat kolaborasi pengelolaan zakat di seluruh wilayah Banten, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lain yang bersifat self service atau dapat dilakukan secara mandiri, zakat justru membutuhkan pengelolaan dan manajemen yang profesional. Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang memerlukan instrumen khusus berupa amil.

 

“Ini adalah amanah yang berat namun mulia. Amanah ini hanya dapat ditunaikan dengan baik apabila seluruh BAZNAS bersinergi, menyamakan visi dan persepsi, serta memperkuat kerja sama” ujarnya.

 

Wawan juga menegaskan peran penting BAZNAS dalam memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan oleh para muzaki benar-benar bersih dan dihitung secara presisi, bukan sekadar perkiraan. Selain itu, zakat harus dialokasikan secara tepat sasaran agar mampu memutus mata rantai kemiskinan.

 

Sementara itu, Pengarah BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua BAZNAS Banten periode 2020–2025, mengungkapkan rasa gembira dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyoroti masih jauhnya realisasi penghimpunan zakat dibandingkan dengan potensi yang ada.

 

“Potensi zakat di Banten mencapai sekitar Rp11,03 triliun. Potensi zakat itu ibarat air di sebuah danau, ia hanya akan menjadi potensi jika tidak dialirkan untuk mengairi sawah dan memberi manfaat,” ungkapnya.

 

Syibli menekankan pentingnya menggali potensi zakat dengan meningkatkan kualitas sumber daya pengelola. Menurutnya, pengurus BAZNAS harus memiliki empat dimensi utama, yakni dimensi ilmiah, sosial, spiritual, dan digital. Selain itu, setiap kerja kelembagaan harus dilandasi visi dan misi yang jelas serta membangun sense of trust agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah turut memberikan pandangannya terkait pentingnya menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ia menilai penyaluran zakat melalui BAZNAS memberikan manfaat yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat.

 

“Kenapa harus melalui BAZNAS? Saya merasakan sendiri manfaatnya jauh lebih besar dan lebih nyata. Jika zakat disalurkan secara langsung, sering kali bantuan hanya diberikan kepada orang yang itu-itu saja sehingga tidak terjadi pemerataan,” ujar Dimyati.

 

Kegiatan pra rapat koordinasi ini juga diisi dengan tiga materi utama, yaitu penguatan kelembagaan dan koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten, penguatan pengumpulan dan pendistribusian zakat di bulan Ramadhan, serta pembinaan dan pengawasan audit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.

24/01/2026 | Kontributor: Amalia
Pelaksanaan Tes Akademik Seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia di Kantor BAZNAS Banten Tahun 2026

Serang, 17 Januari 2026 BAZNAS Prov. Banten menyelenggarakan tes akademik seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia (SCB) tahun 2026 di kantor BAZNAS Prov. Banten.

 

Terdapat 19 peserta calon siswa yang berasal dari Prov. Banten, mulai dari Kota Tangsel, Tangerang, kab. Tangerang, kab. Lebak, dan Kab. Pandeglang. 

Namun tempatnya terbagi-bagi untuk jabodetabek dilaksankan di Kampus SCB dan untuk di luar jabodetabek dilaksanakan di Baznas daerah atau di rumah masing-masing. 

 

Pada kesempatan ini, yang mengikuti tes di kantor BAZNAS Prov. Banten terdapat 3 orang dan didampingi oleh orangtuanya. 

 

#MustahikBerdaya

17/01/2026 | Kontributor: Daus
Keberhasilan Program Zmart BAZNAS Banten, Ibu Rafiah Berangkat Umrah Bersama Keluarga

Serang, 9 Januari 2026. Program Z-mart yang digulirkan oleh BAZNAS Provinsi Banten kembali menunjukkan dampak positif bagi kehidupan para penerima manfaat. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Rafiah, penerima manfaat Z-mart tahun 2024, yang kini kehidupannya perlahan membaik berkat dukungan usaha dari BAZNAS.

 

Melalui bantuan modal dan pendampingan usaha Z-mart, Ibu Rafiah berhasil mengembangkan usaha warungnya secara bertahap. Dari hasil berjualan Z-mart tersebut, ia mampu meningkatkan pendapatan keluarga hingga akhirnya mewujudkan impian besar: berangkat umrah bersama keluarga. Rencananya, Ibu Rafiah akan berangkat menunaikan ibadah umrah pada tanggal 10 Januari 2026.

 

Sebagai ungkapan rasa syukur, Ibu Rafiah menggelar acara tasyakuran yang berlangsung pada Rabu, 8 Januari 2026, di Kaligandu. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten beserta para Pimpinan. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi atas keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat yang dijalankan.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan Ibu Rafiah merupakan bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan produktif mampu mengangkat taraf hidup mustahik menjadi lebih mandiri dan sejahtera.

 

“Program Z-mart tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan agar penerima manfaat bisa berkembang secara berkelanjutan. Keberangkatan Ibu Rafiah untuk umrah bersama keluarga adalah buah dari kerja keras beliau dan kepercayaan para muzaki,” ujarnya.

 

Ibu Rafiah sendiri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS Provinsi Banten atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan. Ia berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

 

Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten.

12/01/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turunkan Tim Gabungan untuk Assessment Banjir Kasemen

BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Banten melaksanakan kegiatan assessment bencana banjir yang terjadi di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, 5-7 Januari 2026.

 

Dalam pelaksanaan assessment tersebut, BTB Provinsi Banten menurunkan tim gabungan yang terdiri dari relawan BTB Banten, Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Banten serta unsur SKSS dengan total 11 personel.

 

Dampak banjir meluas tidak kurang dari empat titik lokasi terdampak, meliputi rumah warga, fasilitas pendidikan (TK, SD, dan MI) serta pondok pesantren. 

 

"Kondisi terakhir Senin, 5 Januari 2026, banjir mulai berangsur surut. Ketinggian air saat ini berada pada kisaran setinggi telapak kaki orang dewasa. Meski demikian, sisa genangan air, lumpur dan kerusakan pada sejumlah fasilitas masih memerlukan penanganan lanjutan." ungkap salah satu Tim BTB Banten. Rizki Wulan Ningsih.

 

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi peninjauan langsung kepada salah satu lokasi terdampak banjir yaitu Ponpes Mirbath Syaj'ah Al-Akhyar, seraya berkoordinasi dengan pengurus yayasan dan santri kobong guna melakukan pendataan dampak serta pemetaan kebutuhan mendesak para penyintas.

 

"Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan di lokasi terdampak antara lain disinfektan, obat-obatan (flu, batuk, demam, diare), alat kebersihan, mesin air dan sepatu boot untuk mendukung proses pembersihan pascabanjir." ujarnya.

 

BAZNAS Tanggap Bencana akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan situasi guna memastikan penanganan darurat serta pemulihan pascabencana agar dapat berjalan secara optimal.

07/01/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

BAZNAS Syiarkan Dakwah Filantropi Islam, Berzakat Melalui Lembaga Resmi
BAZNAS Syiarkan Dakwah Filantropi Islam, Berzakat Melalui Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengimbau masyarakat agar menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Hal ini bertujuan untuk memastikan zakat dapat tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran kepada mereka yang berhak menerimanya. Pernyataan ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, dalam Pengajian Sabtu Pagi bertajuk Shadaqah Menjadi Lifestyle yang digelar secara daring di Jakarta, beberapa waktu lalu. "Salah satu cara untuk tetap memberikan zakat secara langsung adalah dengan membayar zakat kepada lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan meminta mereka untuk menyalurkannya kepada penerima yang khusus,” ujar Prof. Nadra. "Proses ini Nemu gminkan individu untuk merasa lebih terlibat dan berkontribusi secara langsung, di sisi lain tetap melalui jalur resmi yang telah ditetapkan," kata dia. Menurut Prof. Nadra, zakat merupakan kewajiban bagi mereka yang memiliki kelebihan harta. Selain berfungsi sebagai penyucian harta, zakat juga menjadi sarana untuk membantu sesama dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat. “Cara bersedekah yang baik adalah dengan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, baik itu dalam bentuk materi maupun non-materi. Ini juga termasuk memberikan makanan yang kita sendiri sukai kepada orang lain, bukan hanya sisa-sisa,” ucap Prof Nadra. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa membayar zakat secara rutin dapat menyucikan harta, membersihkan jiwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial dengan membantu mereka yang membutuhkan. "Ulama seperti imam Alai mengelola kekayaannya dengan cara yang dermawan, sering membagikan harta mereka kepada yang membutuhkan, sehingga tidak pernah mencapai haul untuk zakat," kata Prof Nadra. Ia juga menyoroti keteladanan Nabi Muhammad yang dikenal dengan kemurahan hatinya, terutama di bulan Ramadan. Nabi tidak hanya membagikan makanan tetapi juga menunjukkan kasih sayang kepada semua orang, terutama mereka yang membutuhkan. “Kita bisa meniru kedermawanan Ali bin Abi Thalib dengan memprioritaskan kepentingan orang lain di atas diri kita sendiri, memberikan apa yang kita miliki untuk membantu mereka yang membutuhkan, serta memiliki komitmen untuk berbagi tanpa mengharapkan imbalan,” kata dia.
BERITA17/02/2025 | Amat Setiawan
Zmart BAZNAS RI: Transformasi Warung Kelontong Jadi Sumber Rezeki Berlimpah
Zmart BAZNAS RI: Transformasi Warung Kelontong Jadi Sumber Rezeki Berlimpah
Baru-baru ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah membantu salah satu penerima manfaat program Zmart, Armawati mengembangkan usahanya hingga mendapatkan omzet sebesar Rp9 juta per bulan. Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat, Zmart hadir untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha mikro agar dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik. “Alhamdulillah, melalui program ini, omzet warung Zmart milik Ibu Armawati kini meningkat signifikan, bahkan mencapai Rp9 juta per bulan. Ini adalah bukti bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat kecil,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Saidah berharap, pencapaian ini tidak hanya menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya, tetapi juga mendorong lebih banyak pihak untuk turut serta dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan bersama. “Kami dari BAZNAS RI akan terus berkomitmen dalam memberdayakan ekonomi umat dengan berbagai program inovatif, termasuk Zmart. Tentunya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” ucap Saidah. Saidah mengucapkan selamat kepada Armawati atas peningkatan usahanya. Ia berharap, usaha yang sedang dijalankan semakin berkembang, berkah, dan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar. “Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus memperkuat ekosistem zakat guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar dia. Armawati (53) yang merupakan saudagar Zmart binaan BAZNAS mengungkapkan, warung Zmart yang dikelolanya memiliki omzet Rp9-10 juta per bulan. Zmart Armawati berlokasi di Jalan Sabanar Lama, Kec.Tanjung Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara. "Saya telah berjualan kelontong selama kurang lebih 15 tahun. Namun perkembangannya tidak terlihat. Alhamdulillah perkembangan perlahan-lahan terasa semenjak menjadi saudagar Zmart, usaha saya terus berkembang terutama dalam hal naiknya omzet,” tutur Armawati. “Saya merasa hal ini tentunya pengaruh dari penambahan modal usaha dan renovasi warung yang membuat warung Zmart saya lebih menarik. Sehingga konsumen tertarik datang kesini untuk belanja kebutuhan," ujar dia. Pendamping Program Zmart wilayah Kalimantan Utara, Ahmad Alimuddin menambahkan, manfaat yang dirasakan oleh Saudagar Zmart memberikan semangat lebih untuk dirinya dalam mendampingi mustahik. ”Menjadi kebahagiaan tersendiri apabila Saudagar Zmart menjadi lebih meningkat pendapatanya setelah menjadi penerima manfaat Program Zmart BAZNAS. Hal ini tentunya menjadi penyemangat bagi diri saya pribadi untuk terus mendampingi mustahik dalam menjalankan usaha. Semoga dengan didampingi secara intensif mustahik mampu lebih sejahtera dari manfaat Program Zmart,” kata dia.
BERITA17/02/2025 | Lulu Fatimah Azzahra
Pertanian Organik Jadi Kunci Kesehatan Tanaman dan Lingkungan di Cimanggu
Pertanian Organik Jadi Kunci Kesehatan Tanaman dan Lingkungan di Cimanggu
Sukabumi - Pertanian organik mulai menunjukkan hasil yang signifikan di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Pak Mudin, seorang petani binaan BAZNAS, berhasil menerapkan metode pertanian organik pada lahan seluas 0,3 hektar dengan hasil yang memuaskan. Tanaman padi yang ditanam tumbuh dengan sehat dan berkembang pesat tanpa menggunakan bahan kimia. Dengan menggunakan pupuk organik dan teknik ramah lingkungan, Pak Mudin mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan alam. Pendampingan dari BAZNAS yang meliputi pelatihan penggunaan bahan alami untuk pemupukan dan pengendalian hama, turut berperan besar dalam keberhasilan ini. Pendekatan ini tidak hanya memperbaiki hasil pertanian, tetapi juga menjaga kualitas tanah dan air di sekitar lahan pertanian. Keberhasilan Pak Mudin kini menjadi contoh bagi petani lain di Desa Cimanggu dan sekitarnya. Program pertanian organik yang diselenggarakan oleh BAZNAS juga mendapatkan respon positif dari pemerintah setempat yang melihat potensi besar dalam mengurangi dampak negatif pertanian konvensional terhadap lingkungan. Banyak petani yang mulai tertarik untuk beralih ke metode yang lebih berkelanjutan. Dengan semakin banyaknya petani yang beralih ke pertanian organik, diharapkan hasil pertanian di wilayah tersebut dapat lebih produktif dan ramah lingkungan. Inisiatif ini menunjukkan pentingnya pertanian yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian alam demi keberlanjutan di masa depan.
BERITA14/02/2025 | Nurma Nafisa
BAZNAS RI Percepat Penghimpunan ZIS dengan Beragam Kanal Menjelang Ramadhan
BAZNAS RI Percepat Penghimpunan ZIS dengan Beragam Kanal Menjelang Ramadhan
Menjelang bulan Ramadhan 1446 H/2025 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus meningkatkan efektivitas layanan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Berbagai inovasi, baik melalui jalur retail maupun digital, telah dipersiapkan guna mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat dengan aman dan praktis. Komitmen ini disampaikan dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema “Pengumpulan Retail dan Off Balance Sheet dalam Mencapai Target Pengumpulan Ramadhan,” yang diadakan oleh Pusdiklat dan ditayangkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV baru-baru ini. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., serta Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan. Dalam kesempatan tersebut, Nadratuzzaman menegaskan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan penghimpunan ZIS. “Bulan Ramadhan bukan hanya soal ibadah puasa dan shalat, tapi juga menjadi waktu di mana masyarakat lebih banyak berzakat, berinfak, dan bersedekah. Jangan sampai pengumpulan kita rendah, sementara potensi donasi sangat besar,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan, termasuk memperbanyak gerai zakat, menggandeng perusahaan ritel dan komunitas, serta mengadakan berbagai kegiatan penggalangan dana. “Selain itu, program zakat istana dan layanan jemput zakat juga difasilitasi guna memudahkan masyarakat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS,” lanjutnya. Di sisi digital, kemudahan pembayaran turut diperkuat melalui berbagai metode. “Sementara itu, pada kanal digital diperkuat melalui pembayaran via e-wallet, transfer bank, dan marketplace agar lebih mudah diakses oleh para muzaki,” kata Nadratuzzaman. Selain kanal retail dan digital, pendekatan off balance sheet juga dioptimalkan, dengan menggandeng berbagai lembaga seperti masjid, yayasan, dan komunitas untuk meningkatkan potensi penghimpunan dana ZIS. “Pendekatan ini sangat penting karena banyak donasi yang sebenarnya bisa dihimpun dari sumber-sumber tersebut jika dikelola dengan baik,” kata Nadratuzzaman. Sementara itu, Fitriansyah Agus Setiawan menekankan pentingnya akses layanan yang cepat dan efisien, terutama menjelang puncak penghimpunan pada 10 hari terakhir Ramadhan. “Kami ingin memastikan donasi bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Apalagi, puncak penghimpunan terjadi di 10 hari terakhir Ramadhan, sehingga kita harus siap dengan berbagai kanal,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa strategi komunikasi yang agresif telah disiapkan untuk mendorong penghimpunan ZIS secara maksimal. Kampanye above the line (ATL) dilakukan melalui media sosial, televisi, radio, dan billboard, sedangkan kampanye below the line (BTL) memanfaatkan WhatsApp, SMS, dan email untuk mengajak masyarakat berzakat. Dengan berbagai upaya ini, BAZNAS optimistis dapat mencapai target penghimpunan ZIS pada tahun ini. “Dengan strategi yang telah dipaparkan, kami optimistis, BAZNAS dapat mencapai target fundraising Ramadhan tahun 2025. Dengan demikian, BAZNAS dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama Bulan Ramadhan,” kata Fitriansyah.
BERITA12/02/2025 | Najwa Najihah
SMAN 1 Kota Serang Salurkan Sedekah Palestina Melalui BAZNAS Banten
SMAN 1 Kota Serang Salurkan Sedekah Palestina Melalui BAZNAS Banten
SMAN 1 Kota Serang salurkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten pada Jum’at (31/1/25). Penyaluran bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Serang Aan Hermawan kepada Kepala Bidang Penghimpunan BAZNAS Provinsi Banten Hidayat. “Alhamdulillah kami terima bantuan kemanusiaan untuk saudara kita di Palestina sebesar Rp. 30.250.000 dari SMAN 1 Kota Serang, terima kasih telah mempercayakan BAZNAS sebagai lembaga untuk menunaikan sedekah kemanusiaan ini.” ungkap Hidayat. Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 kota Serang Aan Hermawan menyampaikan harapannya terhadap BAZNAS Banten. “Bantuan kemanusiaan ini kami kumpulkan selama satu semester dari para siswa maupun guru-guru, semoga bisa tersampaikan dan bermanfaat untuk rakyat Palestina disana." katanya. Tak hanya menerima bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, BAZNAS juga memberikan santunan untuk 43 siswa kurang mampu di SMAN 1 Kota Serang.
BERITA05/02/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Teken MoU dengan BJBS dan Kabar Banten
BAZNAS Banten Teken MoU dengan BJBS dan Kabar Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten, Harian Umum Kabar Banten, bersama Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) kembali melakukan kerja sama terkait publikasi laporan pengelolaan zakat dan keuangan BAZNAS. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan di kantor BAZNAS Banten, Jalan Ki Fatoni, Pegantungan Kota Serang pada Jum'at (31/1/12). Penandatanganan MoU ini merupakan perpanjangan perjanjian yang selama ini sudah terjalin selama 6 tahun. Hadir pada kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya, Manajer Bisnis Konsumer Bjb Syariah Serang E Imam Permana dan Direktur Harian Umum Kabar Banten Rachmat Ginandjar. Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan upaya untuk membangun trust masyarakat terhadap BAZNAS. “ini merupakan bentuk transparansi pengelolaan zakat. Melalui sosialisasi laporan penerimaan dan pengeluaran zakat, publik berhak tahu kami mendapatkan dana zakat dari siapa saja dan disalurkan kepada siapa saja. Salah satunya melalui kegiatan-kegiatan BAZNAS yang ditayangkan oleh Kabar Banten” ungkapnya Sementara itu Rachmat Ginandjar Direktur Harian Umum Kabar Banten, yang akrab disapa Ragin mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung BAZNAS untuk dapat memanfaatkan media nya dalam pengelolaan zakat. “Mudah-mudahan Mou dapat membawa maslahat bagi semua pihak. Kerja sama yang sudah baik di tahun-tahun sebelumnya dapat ditingkatkan lagi pada tahun ini. Kami juga memberikan ruang di luar kerjasama formal dalam bentuk publikasi di platform Kabar Banten,” katanya “Di tahun 2025 ini, Kabar Banten menyiapkan program tausiyah Ramadan yang bisa digunakan untuk media kampanye zakat. Kami sangat memberikan ruang seluas-luasnya untuk BAZNAS,” tambahnya. Sedangkan Manajer Bisnis Konsumer BJB Syariah Serang E Imam Permana menyambut baik MoU ini. “Ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi dalam transparansi zakat. Dengan peran kami ini, mudah-mudahan BJB Syariah makin dikenal dan kepercayaan masyarakat meningkat terhadap BJB Syariah,” ucapnya
BERITA03/02/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Tetapkan Besaran Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025
BAZNAS Banten Tetapkan Besaran Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2025 yang harus dibayarkan setiap individu umat muslim di wilayah Provinsi Banten adalah 2,5 kg atau 3,5 liter beras / makanan pokok per jiwa, atau setara dengan uang sebesar Rp. 47.000.00/jiwa untuk Tangerang Raya, dan Rp.40.000.00/jiwa untuk wilayah Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Lebak. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam keterangan tertulis di Serang, Kamis (30/1/2024). “Penetapan didasarkan pada harga pasaran beras premium di wilayah Provinsi Banten. Keputusan ini tercantum dalam Surat Keputusan Ketua BAZNAS Provinsi Banten Nomor: 009 tahun 2025 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Wilayah Provinsi Banten tahun 2025, yang bertujuan untuk mempermudah umat muslim dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah dan fidyah pada bulan Ramadhan 2025 ini” ungkapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa penetapan besaran zakat fitrah dan fidyah di wilayah Provinsi Banten telah dibahas terlebih dahulu pada rapat pleno tanggal 21 Januari 2025 yang melibatkan berbagai pihak. “Sementara itu, untuk besaran fidyah di wilayah Provinsi Banten pada tahun ini adalah Rp. 60.000.00/jiwa untuk wilayah Tangerang, dan Rp.50.000.00/jiwa untuk wilayah Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Lebak” paparnya.
BERITA30/01/2025 | Amalia
BAZNAS Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Lampung
BAZNAS Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Lampung merespons dengan sigap bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Lampung dan sekitarnya. Laporan dari tim BTB di lokasi menyebutkan, banjir yang terjadi mengakibatkan banyak permukiman warga terendam dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Dampak lainnya adalah terganggunya arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, yang menyebabkan kemacetan dan menghambat mobilitas masyarakat setempat. Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, MA, menjelaskan bahwa tim BTB langsung melakukan asesmen di wilayah terdampak, kemudian menyalurkan 150 paket sarapan pagi kepada warga yang menjadi korban banjir. "Tim BTB bergerak cepat untuk merespons musibah banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Lampung Dimulai dengan asesmen, kemudian memberikan bantuan yang diperlukan bagi para korban," ungkap Saidah dalam keterangannya di Jakarta. Walaupun banjir mulai menunjukkan tanda-tanda surut, Saidah menyebutkan bahwa tim gabungan dari berbagai instansi tetap bekerja keras untuk memberikan penanganan darurat kepada korban yang terdampak. "Tentunya kami berharap agar musibah banjir dan longsor di sejumlah wilayah kota di Lampung dan sekitarnya dapat segera ditangani dengan baik dan cepat," ujarnya. Saidah juga menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi warga terdampak, memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar efektif, serta tetap berkoordinasi dengan berbagai pihak guna meminimalkan dampak bencana ini dan memberikan dukungan maksimal kepada para korban. Pada kesempatan ini, Saidah mengajak masyarakat untuk terus menyebarkan kebaikan dengan mendukung program sedekah kemanusiaan yang ditujukan bagi korban bencana. "Sebagai lembaga yang berkomitmen untuk menyejahterakan umat, BAZNAS terus bergerak cepat dalam memberikan bantuan untuk korban bencana," tutup Saidah.
BERITA21/01/2025 | Nadia
BAZNAS RI Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Sumbar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
BAZNAS RI Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Sumbar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BAZNAS Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam hal ini, BAZNAS Sumbar memperkuat konsep pemberdayaan dengan melibatkan masyarakat penerima manfaat (mustahik) dalam merancang desain program pemberdayaan. Program ini juga melibatkan wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota di Sumbar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D, menyatakan pentingnya pendamping dalam keberhasilan program pemberdayaan ekonomi seperti Z-Auto, ZMart, dan Z-Chicken. “Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa yang sukses melakukan pemberdayaan ekonomi Z-Auto, ZMart, Z-Chicken, itu harus ada pendamping. Karena pendamping ini yang memberikan motivasi untuk terus berusaha, sebab biasanya orang kalau sudah gagal ingin cepat-cepat ganti usaha yang lain,” ujarnya dalam keteranganya. Menurut Prof. Nadra, pendamping memiliki peran penting tidak hanya untuk memotivasi. Namun juga dalam memberikan arahan pengelolaan keuangan usaha mikro. “Karena biasanya kalau tidak ada pembukuan keuangan, modalnya akan dipakai. Jika diajarkan pembukuan keuangan, tidak akan dipakai itu modal usahanya. Jadi pendamping juga penting untuk mengajarkan bagaimana cara melakukan pembukuan keuangan,” tambahnya. Selain itu, para pendamping juga diperlukan untuk membantu memasarkan produk yang dihasilkan oleh mustahik. Kreativitas pendamping sangat diperlukan agar penerima manfaat dapat memaksimalkan potensi penjualan produk mereka. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Sumbar, Ir. H. Firdaus, M.Si., menyatakan bahwa BAZNAS Sumbar memberikan bimbingan teknis kepada wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan untuk melatih dan membimbing masyarakat di daerah masing-masing. “Sejak dua tahun lalu kami memberikan bimbingan teknis pemberdayaan ekonomi terhadap wakil ketua II yang membidangi pendistribusian dan amil pelaksana, sehingga diharapkan setelah pelatihan secara konseptual kawan-kawan di kabupaten/kota memahami bagaimana mendesain program pemberdayaan yang partisipatif atau melibatkan calon penerima manfaat,” jelasnya. Firdaus juga menjelaskan kerja sama dengan BAZNAS Padang Panjang dalam program pemberdayaan kelompok Z-Auto yang melibatkan 11 orang mustahik dengan total bantuan sebesar Rp154.050.000. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dari bengkel-bengkel kecil yang ada di sepanjang jalan di Padang Panjang. Jadi kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan apakah mereka memenuhi syarat sebelum diberikan bantuan,” jelasnya.
BERITA19/01/2025 | Izar
Berdayakan Masjid, BAZNAS Banten Luncurkan Z-Mart DKM
Berdayakan Masjid, BAZNAS Banten Luncurkan Z-Mart DKM
Setelah sukses meluncurkan Z-Mart untuk para mustahik pejuang keluarga, kini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi dengan meluncurkan Z-Mart yang dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pada Jum’at (17/1) di wilayah Kabupaten Tangerang. Sebanyak 7 Masjid menjadi sasaran program tersebut diantaranya Masjid Al Futuhat, Masjid Al Ihsan, Masjid Al Muhajirin, Masjid Makkah Al Mukaromah, Masjid Al Ikhlas, Masjid Jami Al Hidayah, dan Masjid Jami Sabilal Muhtadin. Hadirnya Z-Mart DKM bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Z-Mart menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, makanan, dan barang-barang kebutuhan sehari-hari lainnya di lingkungan masjid dengan harga yang terjangkau. “Keunggulan utama Z-Mart DKM terletak pada peran aktif masjid dalam pengelolaannya, yang menjadikannya lebih dari sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.” ungkap Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Ia mengungkapkan bahwa program Z-Mart DKM berbeda dengan program zakat lainnya, karena Z-Mart memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah, serta memberdayakan mereka untuk turut serta dalam pengelolaan usaha tersebut, baik sebagai pengelola, tenaga kerja, atau bahkan sebagai konsumen. “Pendapatan yang diperoleh dari usaha ini kemudian disalurkan kembali untuk mendukung berbagai program sosial masjid, seperti bantuan kepada dhuafa, pendidikan anak-anak kurang mampu, dan program kesehatan masyarakat, sehingga menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan.” paparnya. Program Z-Mart DKM diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam membantu pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Z-Mart juga berperan sebagai ruang yang mempererat hubungan antarwarga, menciptakan kesempatan kerja, dan membantu mengurangi kesenjangan sosial.
BERITA17/01/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Pondok Pesantren
BAZNAS Banten Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Pondok Pesantren
Kegiatan ini bekerjasama dengan Klinik Mata Utama Saruni, kegiatan tersebut menyasar Pondok Pesantren di wilayah Provinsi Banten diantaranya Ponpes Darul Amanah, Ponpes Nurul Madany, Ponpes Miftahul Solihin, Ponpes Ath Thohiriyyah, Ponpes El Istiqomah, dan Ponpes Al Hidayah. Kegiatan tersebut dilaksanakan Secara bertahap sejak akhir tahun 2024 hingga kini. Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam kesehatan mata, salah satunya dengan mencegah gangguan penglihatan pada santri Pesantren. “Melalui tim Rumah Sehat BAZNAS Banten dan Klinik Mata Utama Saruni, kami mendatangi Pondok Pesantren untuk melakukan pemeriksaan mata para santrinya. Kemudian jika ditemukan permasalahan pada matanya, akan ditindak lebih lanjut termasuk dengan pemberian kacamata gratis” ungkapnya. Sementara itu, dr. Selamet selaku Kepala Klinik Rumah Sehat BAZNAS Banten mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap para santri dipandang perlu karena mereka merupakan aset bangsa. “Ketika para santri matanya minus, mereka tidak bisa konsentrasi dalam belajar, dan minusnya bisa berkembang lebih cepat lagi jika tidak dideteksi lebih dini.” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa Rumah Sehat BAZNAS juga memiliki program lain yang sedang berjalan yaitu Gerakan Peduli Keluarga Risiko Stunting untuk mendukung program Pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia. “Program ini ditujukan untuk bayi dibawah dua tahun yang beresiko stunting sebagai bentuk pencegahan agar tidak benar-benar menjadi stunting, dengan pemberian makan selama 90 hari untuk 100 bayi yang berada di Kota Serang. Kemudian juga untuk ibu hamil dengan memberikan vitamin dan susu.” papar dr. Selamet.
BERITA17/01/2025 | Amalia
Gelar Pembinaan Muallaf, BAZNAS Banten Sasar 120 Masyarakat Ex Baduy
Gelar Pembinaan Muallaf, BAZNAS Banten Sasar 120 Masyarakat Ex Baduy
Di akhir tahun 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten masih melakukan kegiatan pendistribusian dan pendayagunaan melalui program pembinaan muallaf di Kecamatan Leuwidamar Kab. Lebak pada Senin (30/12). Kegiatan tersebut menyasar 120 orang muallaf yang nantinya akan dibina oleh 4 da'i. Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menuturkan bahwa muallaf merupakan salah satu asnaf yang berhak menerima zakat, sehingga kehadirannya tentu perlu perhatian khusus. "Para muallaf masih memerlukan berbagai pemahaman secara mendalam terhadap agama Islam, bukan saja persoalan ibadah tetapi juga persoalan lain dalam menjalani kehidupannya dengan Islam. Maka dipandang perlu untuk adanya pembinaan terhadap mereka" ungkap Syibli. "Melalui pembinaan ini, kami berharap para muallaf nantinya akan dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaannya kepada Allah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas muslim baik itu sisi keimanan, muamalah, ekonomi dan lain sebagainya." tambahnya.
BERITA03/01/2025 | Amalia
Akhir tahun, BAZNAS Banten Luncurkan Beasiswa Cendekia
Akhir tahun, BAZNAS Banten Luncurkan Beasiswa Cendekia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten salurkan dana zakat untuk bidang pendidikan, melalui program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) pada Selasa (31/12) di salah satu Hotel Kota Serang. Sebanyak 16 orang mahasiswa yang berasal dari beberapa Universitas di Kota Serang, berhasil menjadi penerima beasiswa setelah melewati serangkaian tahap seleksi. ”Program beasiswa BCB adalah salah satu program bidang pendidikan yang mendukung pembiayaan peserta BCB dari semester 1 sampai dengan semester 8. Proses penerimaannya dengan terlebih dahulu melakukan seleksi administrasi, assesment/survei faktual dan wawancara terhadap calon penerima program beasiswa BCB” ungkap Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Ia juga menambahkan bahwa BCB merupakan program BAZNAS yang memiliki tugas menyediakan dana pendidikan demi terjaminnya keberlangsungan program pendidikan sebagai pertanggungjawaban antar generasi dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan, akhlak yang luhur dan berdaya saing. “Diharapkan dengan adanya beasiswa ini, para mahasiswa menjadi lebih semangat dalam menggapai cita-cita dan kedepannya mereka akan menjadi pribadi yang bermanfaat untuk masyarakat" tambahnya.
BERITA03/01/2025 | Amalia
BAZNAS RI Bangun Tiga Jembatan di Desa Ciemas Pasca Bencana Sukabumi
BAZNAS RI Bangun Tiga Jembatan di Desa Ciemas Pasca Bencana Sukabumi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), berhasil menyelesaikan pembangunan tiga jembatan di Desa Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan-jembatan ini dibangun setelah infrastruktur lama rusak parah akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Proyek ini dilaksanakan di dua kawasan terdampak, yaitu Kampung Ciemas RT 04 dan Kampung Lewuidadap. Pembangunan jembatan bertujuan untuk memastikan akses kembali terbuka bagi masyarakat yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur, sehingga kehidupan sosial dan ekonomi dapat kembali normal. Saidah Sakwan, MA, selaku Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan masyarakat terdampak bencana bisa melanjutkan aktivitas mereka dengan lancar dan aman. “Proyek ini adalah bentuk konkret dari komitmen BAZNAS untuk membantu warga yang terdampak bencana. Dengan adanya tiga jembatan ini, kami berharap dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi semula,” ujar Saidah melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta. Saidah juga menambahkan bahwa dampak bencana yang melanda Sukabumi menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur penting, termasuk jembatan yang menghubungkan desa-desa. Sebagai respons cepat, BAZNAS mengirimkan tim BTB untuk mengidentifikasi kerusakan dan segera merespons kebutuhan mendesak masyarakat. “Tim kami langsung bergerak cepat untuk menilai kerusakan dan memberikan bantuan. Pembangunan tiga jembatan ini adalah salah satu langkah yang kami ambil untuk mendukung pemulihan infrastruktur yang rusak,” tambah Saidah. Selain pembangunan jembatan, Tim BTB juga terus melakukan serangkaian kegiatan darurat lainnya, seperti asesmen kebutuhan dan distribusi bantuan kepada warga terdampak. Saat ini, BAZNAS tetap mendampingi warga Sukabumi dalam upaya pemulihan jangka panjang. Saidah berharap bahwa dengan dibangunnya jembatan-jembatan ini, masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan mereka tanpa hambatan. “Kami berharap jembatan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menghubungkan masyarakat dalam proses pemulihan yang lebih cepat,” pungkas Saidah. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Sukabumi hingga kondisi pasca-bencana benar-benar pulih. Editor : Pu3
BERITA03/01/2025 | Nurul
Kolaborasi BAZNAS dan Peternak: Kisah Sukses Pak Somantri di Kawali
Kolaborasi BAZNAS dan Peternak: Kisah Sukses Pak Somantri di Kawali
Ketekunan Somantri seorang peternak di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis menjadi kisah inspiratif dalam menghadapi tantangan. Berkat kerja keras dan dukungan Badan Amil Zakat (BAZNAS) RI SOmantri berhasil meningkatkan populasi domba-dombanya dari yang sebelumnya hanya beberapa ekor, saat ini menjadi 18 ekor. Dalam perjalananya, Somantri menghadapi banyak tantangan terutama saat proses kelahiran domba. Namun, dirinya terus berusaha meningkatkan produktivitas ternaknya. Pertambahan populasi ini membawa harapan baru bagi keluarganya dan komunitas peternak di desa tersebut. Program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS turut membantu Somantri dalam mengelola dan mengembangkan usahanya. Melalui program pemberdayaan, BAZNAS berkomitmen untuk mendukung para peternak seperti Somantri agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. “Kami percaya, kolaborasi ini dapat menjadi solusi konkret dalam memberdayakan ekonomi masyarakat,” kata Deputi II BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, M.Si, dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Kolaborasi BAZNAS dan Peternak: Kisah Sukses Pak Somantri di Kawali Kesuksesan Somantri tidak hanya memberikan dampak positif bagi dirinya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi peternak lain di wilayah Ciamis. Dengan tekad kuat, ia mampu melewati masa-masa sulit dan membuktikan bahwa usaha keras selalu membuahkan hasil. Peran BAZNAS dalam mendukung sektor peternakan, khususnya melalui pemberian pelatihan dan bantuan teknis, menjadi salah satu langkah strategis untuk memberdayakan peternak kecil di pedesaan. Pak Somantri berharap upaya ini dapat terus berlanjut, sehingga lebih banyak peternak di Ciamis dapat merasakan manfaatnya. Editor: Ayu
BERITA28/12/2024 | azzam
Tingkatkan kinerja, BAZNAS se-Provinsi Banten susun KPI
Tingkatkan kinerja, BAZNAS se-Provinsi Banten susun KPI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten gelar pendampingan penyusunan Key Performance Indicator (KPI) untuk BAZNAS Se-Provinsi Banten pada Selasa, 24 Desember 2024 bertempat di Aula Pascasarjana UIN SMH Banten. Para peserta yang terdiri dari Wakil Ketua IV bidang Adm., SDM, dan Umum ini akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam merumuskan, memilih, dan mengintegrasikan KPI yang efektif di BAZNAS Provinsi, Kabupaten, maupun Kota. Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten mengungkapkan dalam sambutannya bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang segala pengelolaan nya mengacu kepada perundang-undangan. “Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperoleh pendampingan seputar penyusunan KPI oleh bapak Deni Hidayat selaku Kabiro. Perencanaan dan Keuangan BAZNAS RI. KPI menentukan apakah pekerjaan pengelolaan zakat di BAZNAS telah dilakukan dengan baik atau sebaliknya”. Paparnya. Ia juga mengungkapkan bahwa dengan adanya penyusunan KPI ini menandakan bahwa BAZNAS sudah melangkah jauh dalam pengoptimalan pengelolaan zakat. “Mohon untuk ikuti dengan sebaik-baiknya kegiatan ini, kita tingkatkan kinerja agar di tahun 2025 nanti pengelolaan zakat akan semakin optimal baik penghimpunan maupun pendistribusian”. pesannya. Senada dengan Syibli, Wakil Ketua IV bidang Adm., SDM, dan Umum BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pada bagian SDM dalam mengukur kinerja Amil. “Untuk meningkatkan kinerja BAZNAS, maka diperlukan juga peningkatan kerja Amil, oleh karenanya diperlukan penilaian kinerja. Hasil dari penilaian kinerja ini sebagai landasan untuk rotasi, mutasi, promosi, bahkan demosi”. ungkapnya.
BERITA24/12/2024 | Amalia
BAZNAS Distribusikan 6.000 Paket ZChicken untuk Penyintas Banjir Rob di Muara Angke, Jakarta Utara
BAZNAS Distribusikan 6.000 Paket ZChicken untuk Penyintas Banjir Rob di Muara Angke, Jakarta Utara
Jakarta, 18 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana dengan mendistribusikan sebanyak 6.000 paket makanan siap saji ZChicken kepada para penyintas banjir rob di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara. Distribusi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat terdampak bencana, sekaligus wujud nyata pendayagunaan zakat yang diberikan oleh para muzaki. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki BAZNAS. Berkat zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat, terutama mereka yang terdampak bencana seperti di Muara Angke ini," ujar Saidah Sakwan, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (18/12/2024). Saidah menambahkan bahwa distribusi 6.000 paket ZChicken ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan makanan para penyintas banjir rob, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan semangat kepada mereka dalam menghadapi situasi yang sulit. "Kami memahami bahwa bencana banjir rob ini sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Oleh karena itu, melalui distribusi makanan siap saji ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka dan menjadi bentuk kehadiran nyata BAZNAS di tengah masyarakat," jelas Saidah. Wilayah Muara Angke, yang merupakan salah satu kawasan yang terdampak paling parah oleh banjir rob, menjadi fokus perhatian BAZNAS dalam program pendistribusian bantuan ini. Selain makanan siap saji, BAZNAS juga terus melakukan upaya pendampingan kepada masyarakat terdampak agar mereka dapat kembali pulih dan bangkit dari dampak bencana. Melalui program ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program-program kemanusiaan dan pemberdayaan yang digagas oleh BAZNAS. Saidah juga mengajak para muzaki untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu. "Bersama-sama, kita bisa membantu lebih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat Anda adalah solusi untuk masa depan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan," tutup Saidah. Editor: Novan
BERITA22/12/2024 | Okta
Bantu Layani Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Banten
Bantu Layani Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Banten, meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Serang, Banten, Selasa (17/12/2024). Program ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, khususnya kaum dhuafa. Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum mengatakan, peresmian Rumah Sehat BAZNAS ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, khususnya pada poin keempat yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan kesehatan. “Hari ini, hadirnya Rumah Sehat BAZNAS sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran, terutama yang nomor 4. Mudah-mudahan Rumah Sehat BAZNAS ini bermanfaat bagi masyarakat di Banten,” ujar Mokhamad Mahdum. Menurut ya, Rumah Sehat BAZNAS tidak hanya hadir untuk membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. “Rumah Sehat BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi delapan asnaf (golongan penerima zakat) dan masyarakat yang membutuhkan. Kehadirannya adalah bagian dari wujud kepedulian yang luar biasa,” ujarnya. Mahdun menekankan, kepada seluruh jajaran BAZNAS baik di tingkat pusat maupun daerah, agar terus menjaga amanah yang telah dipercayakan masyarakat. “Alhamdulillah, BAZNAS telah menerima banyak penghargaan. Penghargaan ini adalah bukti bahwa kita menjaga kepercayaan masyarakat, dan manfaatnya harus kembali untuk kepentingan mereka yang membutuhkan,” tegasnyaa. Sekentara itu, Ketua BAZNAS Banten, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya mengungkapkan rasa syukur atas peresmian Rumah Sehat BAZNAS Banten, yang bertepatan dengan milad BAZNAS Banten ke-22. “Semoga dengan hadirnya Rumah Sehat BAZNAS ini, kaum dhuafa dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan gratis yang layak. Inisiatif ini mencerminkan semangat berbagi seperti yang diajarkan dalam Surat At-Taubah, yaitu mengajak kita untuk peduli terhadap sesama,” jelasnya. Menurutnya, Rumah Sehat BAZNAS diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan. “Dengan layanan ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi para mustahik dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus terbebani oleh biaya,” tambahnya. Sebelumya, peresmian Rumah Sehat BAZNAS ini menjadi bukti nyata dari upaya kolaboratif antara BAZNAS RI dan BAZNAS Banten dalam melayani kebutuhan masyarakat dhuafa. Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan tenaga medis profesional, Rumah Sehat BAZNAS diharapkan dapat menjadi simbol kepedulian dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program ini, BAZNAS RI terus menunjukkan peran strategis zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan pelayanan masyarakat. Harapan besarnya adalah agar program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Banten, khususnya kaum dhuafa yang membutuhkan dukungan kesehatan. Acara peresmian ini dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, yang didampingi oleh Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, serta Plt Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh. Turut hadir pula Ketua BAZNAS Banten Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L, M.M, bersama jajaran pengurus BAZNAS Banten, di antaranya Wakil Ketua 1 H. Zaenal Abidin Syuja’i, Lc, Wakil Ketua 3 Ace Sumirsa Ali, S.Fil.I, M.Ag, dan Wakil Ketua 4 Mulyadi, S.Ag., M.M. EDITOR : Ayu Racmaningtyas
BERITA22/12/2024 | natasya
BAZNAS RI Tingkatkan Akses Pendidikan Mustahik Lewat Beasiswa Santri 2024
BAZNAS RI Tingkatkan Akses Pendidikan Mustahik Lewat Beasiswa Santri 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperluas akses pendidikan inklusif bagi santri Indonesia melalui Program Beasiswa Santri 2024. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Pada Rabu pekan pertama Desember 2024 lalu, BAZNAS menggelar pertemuan perdana secara daring dengan para penerima beasiswa tersebut. Acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV dan dihadiri oleh Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono. Deputi 2 BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, menyampaikan bahwa jumlah penerima Beasiswa Santri 2024 meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dari 5.000 menjadi 10.000 santri. “Para penerima beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk anak petani, nelayan, pekerja informal, guru, imam masjid, hingga anak yatim. Hal ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi berbagai lapisan masyarakat,” ujar Imdadun. Program ini memberikan bantuan sebesar Rp4 juta per santri. Dana tersebut mencakup bimbingan belajar, try out, tes seleksi masuk perguruan tinggi, atribut program, hingga operasional non-inventaris. Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan pembinaan bagi para santri dan pesantren pelaksana untuk memastikan pelaksanaan berjalan maksimal. “Program ini ditujukan khusus untuk membantu santri kelas 12 di Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat agar dapat mempersiapkan diri memasuki perguruan tinggi favorit,” jelas Imdadun. Imdadun berharap para santri penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi untuk masa depan bangsa,” tambahnya. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono, memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas inisiatif ini. Menurutnya, program ini adalah langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkompeten dan berkontribusi besar untuk bangsa. “Program seperti ini perlu terus diperluas agar lebih banyak anak Indonesia dapat merasakan manfaatnya. Dengan persiapan yang baik, generasi muda ini berpotensi menjadi pemimpin terbaik di masa depan,” tuturnya. Program Beasiswa Santri 2024 menjadi bukti konkret bahwa ZIS dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya membangun masa depan bangsa yang lebih baik. editor: MAS
BERITA15/12/2024 | NOVA
BAZNAS Banten Gelar Upgrading Relawan
BAZNAS Banten Gelar Upgrading Relawan
Rabu, (12/12) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten, menggelar kegiatan Koordinasi dan Harmonisasi (Upgrading) untuk para relawannya. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Wisata Baru Kota Serang tersebut diikuti oleh sebanyak 24 peserta yang terdiri dari relawan BAZNAS Tanggap Bencana, Layanan Aktif BAZNAS, dan relawan pendamping program. Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para relawan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. “Dalam kesempatan ini, para relawan diberikan ilmu tambahan yang mungkin belum didapatkan sebelumnya. Diantaranya adalah Standar Pelaporan, Jurnalistik dan Fotografi, Kinerja Relawan Terhadap Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Banten, dan juga Peran Relawan Terhadap Peningkatan Pengumpulan BAZNAS Banten”. paparnya. Mulyadi mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nantinya para relawan dapat bekerja dengan lebih maksimal.
BERITA13/12/2024 | Amalia
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat