WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Perkuat Kapasitas Pimpinan melalui BAZNAS Strategic Development

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Banten. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 27–29 Juli 2026, di Asrama Grand El Hajj, sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten Tb. Rubal Faisal, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi beserta jajaran, serta ketua BAZNAS Provinsi Banten.

 

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, di antaranya manajemen konflik dan problem solving, tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS daerah, strategi membangun kepercayaan publik, strategi mengelola reputasi lembaga, optimalisasi fundraising, serta berbagai materi lain yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan amil zakat.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang sangat unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lainnya yang dapat dilaksanakan secara mandiri, zakat membutuhkan pengelolaan yang profesional melalui instrumen khusus, yaitu amil.

 

"Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang membutuhkan manajemen dan kelembagaan yang profesional. Zakat yang terinstitusionalisasi adalah kunci terciptanya keadilan ekonomi. Sudah saatnya kita berhenti memandang zakat hanya sebagai ritual individu, tetapi sebagai kekuatan kolektif untuk membangun martabat umat. Pandangan inilah yang menjadi dasar diselenggarakannya BAZNAS Strategic Development," ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa'adi, menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS di tengah masyarakat tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga menjadi pilar utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.

 

"Karena itu, kapasitas kepemimpinan para amil harus terus ditingkatkan agar mampu menjadi pemimpin yang adaptif, visioner, dan profesional. BAZNAS Strategic Development merupakan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para amil secara berkelanjutan sehingga mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa depan," ungkapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas melalui BAZNAS Strategic Development diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS.

 

"Mudah-mudahan melalui pelatihan ini BAZNAS semakin mampu menyusun strategi pengembangan lembaga sehingga semakin dipercaya masyarakat. Kepercayaan itu akan berdampak pada meningkatnya penghimpunan zakat yang pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. 

 

Selain itu, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap perusahaan juga perlu terus didorong agar potensi zakat di Provinsi Banten dapat dioptimalkan," tuturnya.

 

Melalui penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Banten berharap seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang profesional, akuntabel, dan terpercaya demi mewujudkan kesejahteraan umat.

28/07/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Paket Gizi untuk Anak di Pandeglang pada Peringatan Hari Anak Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, BAZNAS Provinsi Banten bekerjasama dengan Kemendukbangga/BKKBN berpartisipasi menyalurkan paket gizi kepada anak-anak di Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai upaya mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

 

Paket gizi yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Banten dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dipenuhi hak-haknya, termasuk hak memperoleh asupan gizi yang baik. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan dan gizi anak menjadi investasi penting dalam mencetak generasi penerus yang unggul.

 

"Melalui momentum Hari Anak Nasional ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi anak-anak. Semoga paket gizi yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk tumbuh sehat dan meraih cita-cita," ujarnya.

24/07/2026 | Kontributor: Amalia
PT SRIBOGA Flour Mill Gandeng BAZNAS Banten Salurkan Zakat untuk Yatim Dhuafa

PT SRIBOGA Flour Mill kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyaluran santunan kepada 66 anak yatim dan dhuafa bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Banten. Pada Sabtu, 11 Juli 2026 bertempat di wahana bermain anak Mahoni Bangun Sentosa Serang.

 

Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 66 anak yatim dan dhuafa menerima santunan dan juga kaos, tas dan perlengkapan sekolah, Al-Qur'an, Goodybag dan jamuan snack, juga makan siang. Tidak hanya itu, mereka juga diajak berwisata dan menikmati berbagai wahana permainan anak sebagai bagian dari upaya memberikan kebahagiaan serta menciptakan momen yang menyenangkan bagi mereka.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi kepada PT Sriboga Flour Mill yang telah mempercayakan penyaluran dana sosial perusahaan melalui BAZNAS Banten. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat menjadi langkah nyata dalam memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Sriboga Flour Mill atas kepercayaan dan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Semoga kolaborasi ini menjadi amal kebaikan yang terus mengalir manfaatnya serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama," ujar Wawan.

 

Suasana penuh keceriaan tampak sepanjang kegiatan. Anak-anak antusias mengikuti berbagai permainan, menikmati wisata, serta menerima paket bantuan yang telah disiapkan. Senyum dan tawa mereka menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan yang berarti.

 

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Banten terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. 

 

"Kolaborasi bersama PT Sriboga Flour Mill diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha untuk bersama-sama membangun kepedulian sosial dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan" ujar Wawan.

13/07/2026 | Kontributor: Amalia
Turut Semarakan MTQ XXIII, BAZNAS Banten Terus Kuatkan Literasi Zakat dan Pemberdayaan Umat

Dalam upaya menyemarakkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Masjid Raya Albantani, KP3B, Kota Serang, BAZNAS Provinsi Banten turut hadir membuka layanan sosialisasi zakat sekaligus memperkenalkan berbagai program pemberdayaan ekonomi melalui produk-produk binaan mustahik (6/7).

Partisipasi ini menjadi wujud komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam menghadirkan syiar zakat di tengah momentum syiar Al-Qur'an. Melalui edukasi kepada masyarakat, BAZNAS mengajak umat untuk memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat dan mengubah mustahik menjadi muzaki.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Banten juga memperkenalkan produk unggulan binaan mustahik, salah satunya Z-Chicken dan madu teuweul, sebagai bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola secara amanah, profesional, dan transparan mampu melahirkan usaha produktif yang meningkatkan kemandirian ekonomi para penerima manfaat. Kehadiran booth BAZNAS mendapat perhatian pengunjung yang antusias mengenal berbagai layanan zakat dan program pemberdayaan yang dijalankan.

Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Banten dalam MTQ XXIII menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai BAZNAS, yaitu Amanah, Profesional, Transparan, dan Berdampak. Melalui sinergi antara dakwah Al-Qur'an dan penguatan ekosistem zakat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan.

"Al-Qur'an membimbing hati, zakat menggerakkan kepedulian. Bersama BAZNAS, mari wujudkan keberkahan yang berdampak bagi umat."

 

08/07/2026 | Kontributor: Kartika
BAZNAS Banten Gelar Program 1.000 Yatim Dhuafa, Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharram

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Program 1.000 Yatim Dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan dhuafa di momentum bulan Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini diisi dengan penyaluran santunan, paket alat tulis sekolah, Al-Qur'an, pakaian, makanan, serta snack kepada para penerima manfaat yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

 

Program yang dilaksanakan pada 2 Juli 2026 bertempat di Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak yang turut mendukung suksesnya kegiatan, yakni Ayasofya Center Indonesia, PT Sriboga Flour Mill, Kabar Banten, Bank Banten, PT Sinar Andaru, Klinik Utama Mata Saruni, Hj. Ade Yuliasih, BJBS, dan BSN.

 

Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Pery Hasanudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

"Dalam mendukung tujuan mutu lembaga untuk mengoptimalkan program pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS-DSKL, khususnya di bulan Muharram yang penuh berkah ini, BAZNAS Provinsi Banten berbagi kebahagiaan melalui Program 1.000 Yatim Dhuafa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa," ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa para penerima manfaat berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki dan para mitra yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, maupun donasinya melalui BAZNAS Provinsi Banten.

 

"Anak-anak yatim yang hadir berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Amanah yang telah dititipkan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat," tutur Wawan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, yang memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Program 1.000 Yatim Dhuafa oleh BAZNAS Provinsi Banten. Menurutnya, zakat memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial sekaligus membersihkan harta dan jiwa setiap muslim.

 

"Harta yang kita miliki sejatinya terdapat hak kaum dhuafa di dalamnya. Saya mengapresiasi BAZNAS Banten yang menghadirkan kegiatan Lebaran Yatim Dhuafa ini. Manfaat zakat sangat besar, di antaranya untuk menyucikan jiwa, raga, dan harta kita, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

03/07/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

BAZNAS BANTEN AJAK 2000 SANTRI BUKA PUASA BERSAMA
BAZNAS BANTEN AJAK 2000 SANTRI BUKA PUASA BERSAMA
Serang, 17 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dengan rangkaian acara buka puasa bersama dan santunan kepada 2000 santri dhuafa. Acara yang berlangsung di Masjid Al-Bantani, KP3B Kota Serang, ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Ketua BAZNAS Banten Syibli Syarjaya, serta sejumlah pimpinan OPD dan masyarakat. Peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung penuh khidmat ini bertujuan untuk memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat Muslim. Selain itu, acara ini juga menjadi wujud kepedulian BAZNAS Banten terhadap kaum dhuafa, khususnya santri yang membutuhkan dukungan dalam menjalani proses pendidikan agama. "Kegiatan ini adalah salah satu yang dilaksanakan BAZNAS di bulan Ramadhan, yang dirangkai dengan peringatan nuzulul qur'an bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Banten. Kegiatan lain yang kami lakukan diantaranya pendistribusian paket lansia, masjid cemerlang, hidangan sahur dan takjil, santunan guru ngaji guru madrasah marbot dan pemandi jenazah, beasiswa stimulan SLTA, dan paket ramadhan King Salman." paparnya. Sementara itu Dimyati Natakusumah dalam sambutannya menekankan pentingnya mengamalkan Al-Qur'an. "Mudah-mudahan di masa depan kalian bisa menjadi hafidz dan hafidzah, ustadz dan ustadzah, menjadi ahlil jannah" pesannya kepada para santri. Ia juga berpesan bahwa BAZNAS Banten harus proaktif dan saling bahu membahu dengan pemerintah agar masyarakat sejahtera. Acara dimulai dengan tausiah mengenai Pengamalan Nilai Qur’ani dalam Optimalisasi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat. Setelah itu, dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh ribuan peserta, yang terdiri dari santri, dan tamu undangan. BAZNAS Banten juga memberikan santunan berupa uang tunai, dan perlengkapan ibadah kepada 2000 santri dhuafa dari berbagai daerah di Banten. Santunan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari serta mendukung kelanjutan pendidikan mereka.
BERITA19/03/2025 | Mewuf
BAZNAS Dorong Perajin Tenun Ikat Makin Sukses di Bulan Ramadhan
BAZNAS Dorong Perajin Tenun Ikat Makin Sukses di Bulan Ramadhan
Di tengah fluktuasi permintaan pasar selama Bulan Ramadhan, para perajin tenun ikat di Desa Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tetap berupaya mempertahankan warisan budaya mereka. Ibu Surahmi, salah satu anggota kelompok Tenun Ikat Kema Sama, terus menjaga kualitas produknya agar tetap diminati di pasar modern. Melalui media sosial, ia berinovasi memasarkan tenun ikat agar tetap relevan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam menghadapi tantangan ekonomi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) hadir untuk membantu para mustahik, termasuk para perajin tenun ikat yang terdampak. Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS memberikan bantuan modal dan pelatihan pemasaran agar usaha kecil seperti milik Ibu Surahmi bisa bertahan dan berkembang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka serta menjaga kelangsungan warisan budaya tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur. Ketua BAZNAS setempat menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung ekonomi umat, terutama bagi mereka yang berjuang di sektor industri kreatif seperti tenun ikat. "Kami berkomitmen untuk terus membantu para perajin agar produk mereka tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga bisa bersaing secara lebih luas," ujarnya. Dengan dukungan ini, diharapkan semakin banyak perajin yang bisa mandiri secara ekonomi dan tetap melestarikan budaya bangsa.
BERITA19/03/2025 | YMK
Berikan Pendidikan Bermasyarakat Lewat Film, ZCD BAZNAS dan BKKBN saling Berkolaborasi
Berikan Pendidikan Bermasyarakat Lewat Film, ZCD BAZNAS dan BKKBN saling Berkolaborasi
Pendamping Zakat Community Development (ZCD) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) An-Nur telah melaksanakan pembuatan film inspiratif dalam rangka Semarak Lomba Film Inspiratif Ramadhan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan. Proses pembuatan film dimulai sejak pukul 09.30 hingga 12.30 WITA, dengan melibatkan sembilan anggota Kelompok UPPKA An-Nur yang berpartisipasi aktif dalam seluruh tahapan produksi. Film ini mengusung tema yang inspiratif dan edukatif. Kegiatan ini bertujuan untuk menghibur masyarakat, namun juga menyampaikan pesan edukatif dan inspiratif untuk di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Bidang BPPKB dan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Menurutnya, pembuatan film inspiratif ini merupakan langkah positif dalam menyebarkan pesan edukatif kepada masyarakat. Melalui media film, kita dapat menyampaikan pesan-pesan penting secara lebih menarik dan mudah diterima oleh berbagai kalangan,” ujarnya. Pendamping ZCD yang turut serta dalam proses produksi juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan karya yang bermakna. Ia mengapresiasi semangat dan kerja sama dari anggota Kelompok UPPKA An-Nur. Para peserta tidak hanya berkontribusi dalam ide cerita, tetapi juga aktif dalam proses produksi film,” ungkapnya. Setelah tahap produksi selesai, film akan melalui proses editing dan pengolahan untuk memastikan kualitas yang baik sebelum dipresentasikan dalam ajang lomba. Pembuatan film inspiratif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok lain dalam memanfaatkan media kreatif sebagai sarana edukasi dan motivasi. Kolaborasi antara BAZNAS dan BKKBN ini merupakan bagian dari Semarak Lomba Film Inspiratif Ramadhan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pesan positif melalui media kreatif. BAZNAS berharap kegiatan ini tidak hanya mempererat kolaborasi antar lembaga tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memproduksi karya inspiratif yang bernilai dakwah dan sosial.
BERITA17/03/2025 | fikri
BAZNAS Provinsi Banten menggelar lomba Pildacil
BAZNAS Provinsi Banten menggelar lomba Pildacil
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar lomba Pildacil (Pemilihan Da'i Cilik) dalam rangkaian acara Ramadhan Expo yang diselenggarakan di Mall of Serang, pada hari Sabtu (15/3). Lomba ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Banten, yang terdiri dari anak-anak usia sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi anak-anak dalam bidang agama, serta mengasah kemampuan berbicara dan berpidato di depan umum. Para peserta menunjukkan kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan penuh semangat. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Banten, Zaenal Abidin Suja'i, mengatakan bahwa lomba Pildacil ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik. "Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat anak-anak untuk lebih mencintai ilmu agama, serta meningkatkan kecintaan mereka terhadap ajaran Islam sejak dini," ujarnya. Lomba Pildacil ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya orang tua yang mendampingi anak-anak mereka dalam acara tersebut. "Kami sangat mendukung kegiatan ini karena selain melatih anak-anak untuk berbicara di depan umum, juga mengajarkan mereka nilai-nilai agama yang penting dalam kehidupan sehari-hari," ungkap salah seorang orang tua peserta lomba.
BERITA17/03/2025 | Mewuf
BAZNAS BANTEN BAGIKAN TAKJIL DAN SAHUR GRATIS
BAZNAS BANTEN BAGIKAN TAKJIL DAN SAHUR GRATIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan membagikan 1000 paket sahur dan 1500 paket takjil gratis di sejumlah jalan protokol di wilayah Banten. Aksi sosial ini diperuntukkan bagi para pejuang keluarga yang bekerja keras demi mencukupi kebutuhan sehari-hari, terutama di bulan Ramadan. Paket sahur dibagikan kepada mereka yang masih berada di jalan pada malam hari, sementara paket takjil dibagikan kepada warga yang sedang beraktivitas di sepanjang jalan utama menjelang waktu berbuka puasa. Plh. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Banten, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. "Kami ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang berjuang mencari nafkah di jalanan, tetap bisa merasakan kebahagiaan dan kemudahan dalam menjalani ibadah puasa," ujarnya. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Banten melibatkan sejumlah relawan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Aksi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang merasa sangat terbantu dengan adanya program tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Banten, karena seringkali kami kesulitan untuk mendapatkan makanan di waktu sahur dan berbuka. Ini sangat membantu bagi kami yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ujar salah seorang penerima manfaat. Dengan program ini, BAZNAS Banten berharap dapat terus mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
BERITA13/03/2025 | Mewuf
BAZNAS Siapkan Langkah Strategis Tingkatkan Pengumpulan ZIS di Bulan Ramadhan
BAZNAS Siapkan Langkah Strategis Tingkatkan Pengumpulan ZIS di Bulan Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merancang strategi guna memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sektor ritel selama bulan Ramadhan. Strategi ini diharapkan dapat diterapkan oleh BAZNAS di berbagai daerah untuk mengoptimalkan potensi zakat. Langkah-langkah yang disiapkan meliputi pembukaan gerai dan penyelenggaraan acara di pusat perbelanjaan serta perkantoran, pemanfaatan layanan perbankan, kolaborasi dengan pelaku usaha ritel, serta penguatan kampanye digital melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan dalam Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman bertema "Pengumpulan Ritel di Bulan Ramadhan" yang digelar oleh Pusdiklat BAZNAS dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, baru-baru ini. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Kepala Divisi Retail BAZNAS RI, Arief Budiman, serta amil BAZNAS dari berbagai wilayah di Indonesia. Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menyebutkan bahwa strategi ini dapat menjadi pedoman bagi BAZNAS daerah dalam meningkatkan pengumpulan ZIS selama Ramadhan dan di tahun-tahun mendatang. "Kegiatan ini bisa jadi referensi bagi BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota dalam menjalankan program retail. Jika tidak bisa diterapkan tahun ini, mungkin bisa dipertimbangkan untuk tahun depan," ujarnya. Ia juga menyoroti dampak ekonomi yang dihadapi masyarakat akibat banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK), sehingga peran BAZNAS dalam membantu mereka yang terdampak menjadi semakin penting. "Ekonomi masyarakat saat ini tidak secerah tahun-tahun sebelumnya karena banyak terjadi PHK. Oleh karena itu, kita harus siap menjadi tumpuan bagi mereka yang membutuhkan," tambahnya. Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, BAZNAS optimistis dapat mencapai target pengumpulan ZIS ritel selama Ramadhan. "Peningkatan layanan, diversifikasi kanal donasi, serta pendekatan berbasis komunitas diharapkan dapat menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk berbagi," ucapnya. Sementara itu, Kepala Divisi Retail BAZNAS RI, Arief Budiman, menjelaskan bahwa keberhasilan dalam pengumpulan zakat dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi, layanan yang diberikan, kemudahan kanal donasi, serta program yang ditawarkan. Semua faktor ini harus berjalan selaras untuk mencapai hasil yang maksimal. Ia menekankan bahwa strategi yang tepat akan meningkatkan minat masyarakat dalam berdonasi, karena pengalaman positif dari para donatur akan mendorong lebih banyak partisipasi dalam penggalangan dana. Tiga aspek utama dalam strategi pengumpulan ZIS ritel yang menjadi fokus adalah publikasi melalui media dan keterlibatan figur publik (Above The Line/ATL), komunikasi langsung dengan calon donatur (Below The Line/BTL), serta kemudahan akses donasi melalui berbagai kanal pembayaran. "Kami memastikan saluran donasi mudah diakses masyarakat. Semakin banyak opsi yang tersedia, semakin besar peluang mereka untuk menyalurkan ZIS," jelasnya. "Semakin banyak kanal pembayaran ZIS, akan semakin banyak muzaki yang menunaikan ZIS di BAZNAS sehingga pengumpulan bisa meningkat dan semakin banyak mustahik yang bisa dibantu BAZNAS, khususnya di bulan Ramadhan," ujar Arief. Kontributor: Muhammad Oktayansyah Editor: YMK
BERITA13/03/2025 | Muhammad Oktayansyah
PEKAN KEDUA RAMADHAN EXPO BAZNAS BANTEN, MULAI DARI PEMERIKSAAN KESEHATAN HINGGA LOMBA FASHION SHOW
PEKAN KEDUA RAMADHAN EXPO BAZNAS BANTEN, MULAI DARI PEMERIKSAAN KESEHATAN HINGGA LOMBA FASHION SHOW
Pekan kedua Ramadhan Expo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menggelar berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Mall of Serang. Salah satu acara yang menjadi sorotan utama adalah lomba fashion show dan sesi bincang kecantikan, yang berhasil menarik perhatian pengunjung dan peserta dari berbagai kalangan pada Minggu 9/3. Setelah hari sebelumnya BAZNAS mengadakan lomba mewarnai kaligrafi dan juga sosialisasi eksistensi Rumah Sehat Baznas Banten atau klinik tanpa kasir untuk dhuafa dengan mengadakan penyuluhan & pemeriksaan kesehatan bagi para pengunjung oleh Rumah Sehat BAZNAS Banten kolaborasi dengan klinik utama mata saruni, kali ini fashion show yang digelar dalam acara ini menghadirkan para peserta dengan tiga kategori yakni kategori anak-anak, kategori remaja dan kategori dewasa dengan mengenakan busana-busana Islami dengan sentuhan kreatif dan modern. “Acara ini memberikan wadah bagi para peserta untuk mengekspresikan diri melalui mode yang menggabungkan antara nilai estetika dan nilai-nilai agama. Setiap peserta berlomba untuk tampil dengan percaya diri, sembari memperkenalkan busana yang mencerminkan keindahan dalam berpakaian tentunya sesuai ajaran Islam.” ujar Yani Hudayani Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Banten. Tak hanya itu, kegiatan bincang kecantikan juga digelar dengan mengundang para ahli kecantikan. Dalam sesi bincang ini, para narasumber berbagi tips seputar perawatan kulit, makeup yang praktis dan halal, serta cara menjaga kecantikan alami selama berpuasa. “Acara ini bertujuan memberikan wawasan kepada peserta dan pengunjung tentang bagaimana tetap tampil cantik, segar dan percaya diri selama bulan Ramadhan.” ungkap Yani. “Selain hiburan, acara ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi positif dan semangat berbagi selama bulan suci, mengundang banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam mensyiarkan lembaga Baznas Banten.” tambahnya.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
RUMAH SEHAT BAZNAS BANTEN GELAR GERAKAN MATA SEHAT BERCAHAYA
RUMAH SEHAT BAZNAS BANTEN GELAR GERAKAN MATA SEHAT BERCAHAYA
Rumah Sehat Badan Amil Nasional Provinsi Banten (RSB) menggelar kegiatan sosial yang bertajuk “Gerakan Mata Sehat Bercahaya” untuk para santri di bulan Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kesehatan mata serta pemeriksaan mata secara gratis, diikuti dengan pemberian kacamata gratis bagi santri yang membutuhkan. Acara yang berlangsung di 4 titik Pondok Pesantren ini dihadiri oleh ratusan santri yang terdiri dari Ponpes Al-Muhti Pontang, Ponpes An-Nadwah Menes, Ponpes Al-Ulya Al-Mubarok Curug, dan Ponpes Al-Falah Pandeglang. Dalam kegiatan ini, para santri mendapatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi mata mereka oleh tenaga medis yang berkompeten. Selain itu, mereka juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini, serta cara-cara sederhana untuk merawat kesehatan mata agar tetap optimal. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembagian kacamata gratis bagi santri yang terdeteksi mengalami gangguan penglihatan. RSB Banten berharap dengan adanya kacamata gratis ini, para santri dapat lebih fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama dalam belajar dan mengikuti kegiatan di pesantren. Menurut Kepala RSB Banten, dr. Selamet, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. “Kami sangat senang bisa membantu para santri dengan memberikan akses pemeriksaan mata serta kacamata gratis. Semoga dengan gerakan mata sehat ini, mereka bisa lebih sehat dan bersemangat dalam belajar,” ujarnya. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, RSB Banten berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk menjaga kesehatan mata para santri, yang merupakan generasi penerus bangsa. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat digelar secara rutin untuk menjangkau lebih banyak lagi kalangan yang membutuhkan.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
SAFARI RAMADHAN BAZNAS : MEMBASUH LUKA PALESTINA
SAFARI RAMADHAN BAZNAS : MEMBASUH LUKA PALESTINA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar program dakwah Safari Ramadhan yang bertajuk “Membasuh Luka Palestina” sejak 5 Maret 2025. Kegiatan ini melibatkan 6 Syekh asal Palestina yang akan berdakwah tentang kondisi terkini di Palestina di 6 Provinsi di Indonesia, dan Banten menjadi salah satu daerah yang akan menjadi sasaran dakwah para Syekh asal Palestina tersebut. “Dalam program ini, akan dihadirkan Syekh dari Palestina yang berlangsung selama bulan Ramadhan di 60 lokasi titik baik Masjid, Sekolah, maupun Pondok Pesantren” ungkap Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. “Untuk saat ini Syekh Palestina akan hadir di beberapa Masjid Kota Tangerang Selatan diantaranya Masjid Raudhotul Jannah Melati Mas, Masjid Al-Muhajirin Serpong Utara, Masjid Nur Asmaul Husna Alam Sutera, Masjid Al-Aqsho Delatinos BSD, Masjid An-Nabawi Ciater, Masjid Al-I'tishom Puspem Kota Tangerang Selatan, Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Masjid Bani Umar Pondok Aren, Masjid An-Nur Pondok Benda Pamulang, Pondok Pesantren Al-Qur'aniyah Pondok Aren, Masjid An-Nur Ciputat, Masjid Baiturrahmi Islamic Center Kota Tangerang Selatan” paparnya. Program kerjasama antara BAZNAS dengan MUI ini, memiliki tujuan untuk meningkatkan intensitas kepedulian kepada Palestina, karena persoalan Palestina belum berhenti. Dan juga bagi mereka yang belum berkesempatan membantu Palestina baik belum mendengar secara langsung atau belum terbiasa dengan sarana digital. Maka saat ini hadir langsung para imam Palestina untuk mengajak warga Indonesia sadar dan bergerak hati membantu Palestina. "Dengan adanya dakwah langsung dari Syekh Palestina ini diharapkan dapat menggerakkan hati masyarakat Banten untuk dapat berderma membantu korban kemanusiaan di Palestina, sehingga tentunya akan lebih meringankan penderitaan mereka” ujar Syibli.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 500 PAKET RAMADHAN BAHAGIA
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 500 PAKET RAMADHAN BAHAGIA
Awal Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menyalurkan Paket Ramadhan Bahagia kepada para mustahik. Penyaluran paket ini dilakukan di berbagai wilayah di Provinsi Banten, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa. Setiap paket yang diberikan berisi kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, serta bahan makanan lainnya yang dapat mendukung warga dalam menjalankan ibadah puasa. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Banten, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan setiap umat Muslim di Banten dapat merasakan kebahagiaan dan kenyamanan selama bulan Ramadhan. “Kami berharap program ini bisa memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi bentuk pertanggungjawaban dana zakat" ungkapnya. Paket Ramadhan Bahagia ini disalurkan secara langsung oleh petugas BAZNAS Provinsi Banten untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran. Salah seorang penerima manfaat, Achmad Diriyanto, mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan puasa. Semoga Muzakki BAZNAS Banten terus diberikan keberkahan atas harta yang dizakatkan” katanya. Program "Paket Ramadhan Bahagia" ini merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Banten setiap tahunnya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama pada bulan suci Ramadhan. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak orang yang merasakan kebahagiaan dan keberkahan dalam menjalani ibadah puasa.
BERITA12/03/2025 | Mewuf
Warung ZMart di Ternate Sukses Tingkatkan Ekonomi Mustahik
Warung ZMart di Ternate Sukses Tingkatkan Ekonomi Mustahik
Nurafni Udin, seorang lansia di Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, tetap semangat menjalankan usaha warungnya. Berkat kerja kerasnya, warung tersebut mampu menghasilkan omzet harian antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000. Dengan dukungan program ZMart dari BAZNAS, warung Nurafni semakin berkembang. Bantuan yang diberikan mencakup modal usaha dan pendampingan, sehingga membuatnya lebih profesional dalam mengelola warung serta meningkatkan jumlah pelanggan. Program ZMart merupakan inisiatif BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui pengelolaan warung berbasis ekonomi umat. Program ini telah berjalan di berbagai daerah, termasuk di Kota Ternate, guna mendorong kemandirian usaha mustahik. Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS terus berkomitmen membantu mustahik agar lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi. Kontributor: Izar Editor: Mas
BERITA12/03/2025 | Izar
Dorong Kesetaraan, BAZNAS RI Beri Pelatihan bagi 35 Mitra Dakwah di Jakarta
Dorong Kesetaraan, BAZNAS RI Beri Pelatihan bagi 35 Mitra Dakwah di Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar pelatihan bagi 35 mitra dakwah di Jakarta, guna mendukung suksesnya Program Pesantren Marjinal. Program ini bertujuan menciptakan kesetaraan dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok marjinal. Pesantren Marjinal yang akan berlangsung selama bulan Ramadan, dengan berbagai kegiatan pendidikan seperti pembinaan keagamaan, serta pemberdayaan bagi masyarakat yang kurang beruntung. Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menjelaskan bahwa program ini akan menjangkau sekitar 1.500 orang yang berkesempatan mendapatkan manfaat selama Ramadan. Sinergi antara BAZNAS RI dan para mitra dakwah diharapkan menjadi langkah penting dalam upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan. “Spiritnya adalah spirit mengajak semua untuk mengikuti pendidikan dakwah yang kita lakukan adalah pendidikan dakwah yang inklusif, sehingga tidak membiarkan mereka yang terstigma oleh sosial di lingkungan mereka terlupakan,” ujar dia di Jakarta, baru-baru ini. Ia menambahkan kelompok marjinal yang menjadi sasaran program ini mencakup anak jalanan, komunitas punk, warga miskin perkotaan, pemulung, serta penyandang disabilitas seperti tunanetra, tunarungu, dan tunawicara. Dari data yang ada, sekitar 60 persen dari 16.000 anak jalanan di Jakarta tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Oleh karena itu, BAZNAS RI menghadirkan solusi melalui program pesantren yang bersifat mobile. “Kita melaksanakan pesantren mobile, pesantren yang datang menyapa mereka dan disertai dengan kegiatan-kegiatan psikososial. Jadi mereka setidaknya dalam bulan Ramadan ini tersentuh oleh pendidikan dan dakwah. Begitu juga dengan anak punk yang mencapai 10.000 orang,” jelas Imdadun. Selain pendidikan keagamaan, BAZNAS RI juga memberikan pelatihan kewirausahaan bagi peserta program ini, membekali mereka dengan keterampilan yang dapat membantu mereka mandiri secara ekonomi. “Begitu juga sekitar 3,5 juta pemulung di Jakarta yang hidup di bawah garis kemiskinan. Maka di bulan Ramadan ini, pesantren keliling kita menyapa mereka sekaligus memberikan bantuan modal usaha syariah,” ungkapnya. Sementara itu, bagi penyandang disabilitas, BAZNAS RI berupaya meningkatkan akses terhadap pendidikan agama. Berdasarkan data WHO, dari 3,2 juta penyandang disabilitas hanya 5 persen yang memiliki akses ke pendidikan agama dalam bentuk tulisan braille atau alat bantu audio. Untuk itu BAZNAS RI akan mengajarkan membaca Al-Qur’an braille serta melatih guru mode sensorik. “Harapan kami, melalui program ini, kita bisa membuka sekat-sekat yang membatasi mereka, sehingga mereka memiliki akses lebih luas terhadap pendidikan dan dakwah Islam,” kata Imdadun. Sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusi sosial, BAZNAS RI juga menyediakan juru bahasa isyarat dalam Bimtek ini. Langkah ini memastikan peserta dengan disabilitas dapat mengikuti seluruh sesi dengan optimal, sejalan dengan visi BAZNAS RI untuk menjadikan dakwah lebih inklusif dan merangkul semua kalangan tanpa terkecuali.
BERITA02/03/2025 | Daffa Yazid Fadhlan
BAZNAS Hulu Sungai Selatan Salurkan Donasi untuk Palestina melalui   BAZNAS RI
BAZNAS Hulu Sungai Selatan Salurkan Donasi untuk Palestina melalui  BAZNAS RI
Sebagai wujud kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang tengah terjadi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, baru-baru ini menyalurkan infak kemanusiaan tahap ketiga untuk Palestina melalui BAZNAS RI. Bantuan yang diserahkan sebesar Rp 161.200.000 ini diharapkan dapat membantu masyarakat Palestina yang membutuhkan. Penyerahan donasi dilakukan di kantor BAZNAS RI, Jakarta, dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., MAP., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Hulu Sungai Selatan dalam menyalurkan bantuan untuk Palestina. “Kami sangat mengapresiasi keikhlasan dan kepedulian masyarakat Hulu Sungai Selatan yang telah menyalurkan donasi kemanusiaan ini melalui BAZNAS. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina yang sangat membutuhkan pertolongan. Semoga Allah membalas kebaikan seluruh pihak yang terlibat,” ujar Kiai Noor. Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS RI akan terus menyalurkan bantuan secara transparan dan akuntabel agar tepat sasaran. “BAZNAS memiliki mekanisme yang ketat dalam menyalurkan bantuan, memastikan bahwa setiap rupiah yang didonasikan oleh masyarakat benar-benar sampai ke penerima manfaat. Kami bekerja sama dengan mitra-mitra terpercaya di Palestina dan Mesir untuk mendistribusikan bantuan secara langsung kepada mereka yang membutuhkan,” kata dia. Infak yang diterima akan digunakan untuk berbagai program kemanusiaan, termasuk penyediaan bantuan pangan, medis, serta kebutuhan dasar lainnya. Selain itu, BAZNAS RI juga tengah menyusun rencana rekonstruksi di Palestina. "Alhamdulillah sejak dibuka pada Oktober 2023, program Membasuh Luka Palestina telah mengumpulkan infak lebih dari Rp330 miliar. Sekitar Rp120 miliar sudah disalurkan, sementara sisanya akan digunakan untuk program rekonstruksi seperti pembangunan sekolah, rumah sakit, masjid, dan apartemen, yang akan dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri," ujar Kiai Noor. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap Palestina melalui berbagai bentuk dukungan. “Bantuan ini bukan hanya tentang nilai materinya, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral bagi saudara-saudara kita di Palestina yang tengah berjuang untuk bertahan hidup. Karena sampai sekarang yang paling perhatian kepada Palestina adalah Indonesia,” ucap dia. Sementara itu, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Suriani, S.Sos., MAP., menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kepedulian bersama dari masyarakat Hulu Sungai Selatan. “Kami bersyukur dapat berkontribusi untuk saudara-saudara kita di Palestina melalui BAZNAS RI. Masyarakat Hulu Sungai Selatan dengan penuh keikhlasan mengumpulkan donasi ini sebagai wujud kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi. Semoga bantuan ini dapat meringankan penderitaan mereka,” kata Suriani. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan distribusi bantuan untuk Palestina dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. Kontributor: Fikri Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | fikri
Sambut Ramadhan, BAZNAS Banten Gelar Masjid Cemerlang
Sambut Ramadhan, BAZNAS Banten Gelar Masjid Cemerlang
Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali meluncurkan program Masjid Cemerlang, dengan mendistribusikan alat kebersihan dan perlengkapan ibadah untuk sebanyak 12 masjid maupun mushola di wilayah Kota Serang, Kab. Serang, Kota Cilegon, dan Kab. Pandeglang pada 20-21 Februari 2025. Kegiatan yang merupakan agenda rutin tiap tahun ini merupakan upaya BAZNAS Banten untuk menciptakan masjid/mushola terlihat lebih indah dan nyaman. Program ini bertujuan untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga membentuk jamaah lebih mencintai dan memakmurkan masjid/mushola, meningkatkan kekhusyuan dalam beribadah sosialisasi perzakatan dan Ke-BAZNASan, dan Food for work bagi mustahik yang diberdayakan di ingkungan masjid/mushola. Dalam rangka mendukung program tersebut, BAZNAS Banten mendistribusikan berbagai bantuan berupa sarana dan prasarana masjid berupa penyediaan perlengkapan ibadah. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan masjid yang lebih bersih, nyaman, dan produktif. "Melalui program Masjid Cemerlang, kami ingin masjid menjadi lebih dari sekadar tempat ibadah. Kami ingin menjadikannya pusat kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi umat, baik dalam hal pendidikan agama, pemberdayaan ekonomi, maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar," ujar Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Program Masjid Cemerlang ini disambut baik oleh banyak pengurus masjid dan masyarakat. Diharapkan, dengan adanya dukungan dari BAZNAS Banten, masjid dapat berkembang menjadi lebih cemerlang, serta membawa dampak positif bagi kemajuan umat dan lingkungan sekitar.
BERITA24/02/2025 | Amalia
BAZNAS RI Dorong Inovasi Digital untuk Tingkatkan Layanan ZIS
BAZNAS RI Dorong Inovasi Digital untuk Tingkatkan Layanan ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi para muzaki dengan menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah proses penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat yang lebih transparan dan akuntabel. Dalam sebuah acara kajian yang digelar Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV baru-baru ini, sejumlah pimpinan BAZNAS RI menyoroti urgensi pelayanan prima dalam menjaga hubungan baik dengan muzaki. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Dr. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menekankan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya sebatas penghimpunan, tetapi juga memastikan muzaki mendapatkan pengalaman terbaik dalam menunaikan kewajibannya. "Kepercayaan muzaki harus terus dijaga melalui layanan yang berkualitas. Mereka perlu merasakan bahwa dana yang disalurkan benar-benar dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar dia. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa edukasi dan literasi zakat juga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. "Penyebarluasan informasi zakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak orang memahami peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat," kata dia menambahkan. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem pembayaran ZIS kini telah terintegrasi dengan berbagai platform digital, sehingga muzaki dapat bertransaksi dengan lebih mudah, cepat, dan aman. "Kami terus mengembangkan ekosistem digital yang memungkinkan pengalaman donatur lebih seamless, dari transaksi hingga pelaporan, demi membangun loyalitas muzaki," ucap dia menjelaskan. Kepala Divisi Layanan Muzaki, D. Retno Damayanti, turut menambahkan bahwa layanan BAZNAS saat ini mengutamakan pendekatan berbasis teknologi, seperti kalkulator zakat digital, robot zakat, serta layanan konsultasi interaktif yang memudahkan muzaki dalam memahami kewajiban mereka. Melalui langkah ini, BAZNAS RI berharap sistem penghimpunan dan distribusi zakat semakin optimal, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Kontributor: Fikri Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | fikri
BAZNAS Bantu Petani Anjir Pasar Kembangkan Pertanian Modern
BAZNAS Bantu Petani Anjir Pasar Kembangkan Pertanian Modern
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi para muzaki dengan menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah proses penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat yang lebih transparan dan akuntabel. Dalam sebuah acara kajian yang digelar Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV baru-baru ini, sejumlah pimpinan BAZNAS RI menyoroti urgensi pelayanan prima dalam menjaga hubungan baik dengan muzaki. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Dr. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menekankan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya sebatas penghimpunan, tetapi juga memastikan muzaki mendapatkan pengalaman terbaik dalam menunaikan kewajibannya. "Kepercayaan muzaki harus terus dijaga melalui layanan yang berkualitas. Mereka perlu merasakan bahwa dana yang disalurkan benar-benar dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar dia. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa edukasi dan literasi zakat juga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. "Penyebarluasan informasi zakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak orang memahami peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat," kata dia menambahkan. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem pembayaran ZIS kini telah terintegrasi dengan berbagai platform digital, sehingga muzaki dapat bertransaksi dengan lebih mudah, cepat, dan aman. "Kami terus mengembangkan ekosistem digital yang memungkinkan pengalaman donatur lebih seamless, dari transaksi hingga pelaporan, demi membangun loyalitas muzaki," ucap dia menjelaskan. Kepala Divisi Layanan Muzaki, D. Retno Damayanti, turut menambahkan bahwa layanan BAZNAS saat ini mengutamakan pendekatan berbasis teknologi, seperti kalkulator zakat digital, robot zakat, serta layanan konsultasi interaktif yang memudahkan muzaki dalam memahami kewajiban mereka. Melalui langkah ini, BAZNAS RI berharap sistem penghimpunan dan distribusi zakat semakin optimal, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Kontributor: Fikri Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | Fikri
BAZNAS Dorong Kemandirian Ekonomi, ZChicken Pak Zaini Melesat
BAZNAS Dorong Kemandirian Ekonomi, ZChicken Pak Zaini Melesat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui program ZChicken. Salah satu penerima manfaatnya, Pak Zaini, kini sukses mengelola gerai ZChicken di Jl. Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Berkat semangat dan keuletannya, serta dukungan BAZNAS, usahanya berkembang pesat dengan penjualan mencapai 60 potong ayam krispi per hari. Program ZChicken yang diinisiasi BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan dan pendampingan usaha agar mustahik dapat mandiri secara ekonomi. Kesuksesan Pak Zaini kini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarganya, tetapi juga memungkinkannya berbagi rezeki melalui infak serta mengantakan anak perempuannya bisa ikut wisuda sarjana. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola BAZNAS mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih baik. Dengan adanya program pemberdayaan seperti ZChicken, semakin banyak umat Islam yang dapat meraih kemandirian ekonomi dan berkontribusi bagi sesama. Kontributor: FIKRI Editor: YMK
BERITA24/02/2025 | FIKRI
BAZNAS Banten Kembali Salurkan Paket Gizi Lansia
BAZNAS Banten Kembali Salurkan Paket Gizi Lansia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali salurkan paket gizi untuk 266 Orang Lanjut Usia (Lansia) yang hidup dengan keterbatasan ekonomi di wilayah Provinsi Banten. Kegiatan yang rutin diadakan tiap 3 bulan sekali ini secara bertahap dilaksanakan sejak 16 Februari 2025. Paket gizi tersebut terdiri dari uang tunai, beras 25kg, dan berbagai macam kebutuhan yang dapat mencukupi kebutuhan gizi lansia. “Ini merupakan upaya dari BAZNAS Banten dalam pemanfaatan dana zakat yang diberikan muzaki, tujuannya agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari para lansia yang keadaannya sangat memprihatinkan baik secara ekonomi maupun non ekonomi seperti tidak memiliki keluarga, ataupun tidak diperhatikan keluarga” ungkap Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Banten Mulyadi. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meringankan beban para lansia terutama menjelang bulan Ramadhan 1446 yang akan datang, sehingga mereka tidak perlu memikirkan bagaimana untuk makan esok hari. Sementara itu salah satu penerima manfaat Sarniti mengungkapkan terima kasih nya kepada BAZNAS atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan untuk muzaki yang berzakat ke BAZNAS. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk saya, saya bisa makan tanpa harus mikir beli beras darimana uangnya” . ungkap Sarniti dengan haru.
BERITA21/02/2025 | Amalia
BAZNAS Syiarkan Dakwah Filantropi Islam, Berzakat Melalui Lembaga Resmi
BAZNAS Syiarkan Dakwah Filantropi Islam, Berzakat Melalui Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengimbau masyarakat agar menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Hal ini bertujuan untuk memastikan zakat dapat tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran kepada mereka yang berhak menerimanya. Pernyataan ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, dalam Pengajian Sabtu Pagi bertajuk Shadaqah Menjadi Lifestyle yang digelar secara daring di Jakarta, beberapa waktu lalu. "Salah satu cara untuk tetap memberikan zakat secara langsung adalah dengan membayar zakat kepada lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan meminta mereka untuk menyalurkannya kepada penerima yang khusus,” ujar Prof. Nadra. "Proses ini Nemu gminkan individu untuk merasa lebih terlibat dan berkontribusi secara langsung, di sisi lain tetap melalui jalur resmi yang telah ditetapkan," kata dia. Menurut Prof. Nadra, zakat merupakan kewajiban bagi mereka yang memiliki kelebihan harta. Selain berfungsi sebagai penyucian harta, zakat juga menjadi sarana untuk membantu sesama dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat. “Cara bersedekah yang baik adalah dengan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, baik itu dalam bentuk materi maupun non-materi. Ini juga termasuk memberikan makanan yang kita sendiri sukai kepada orang lain, bukan hanya sisa-sisa,” ucap Prof Nadra. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa membayar zakat secara rutin dapat menyucikan harta, membersihkan jiwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial dengan membantu mereka yang membutuhkan. "Ulama seperti imam Alai mengelola kekayaannya dengan cara yang dermawan, sering membagikan harta mereka kepada yang membutuhkan, sehingga tidak pernah mencapai haul untuk zakat," kata Prof Nadra. Ia juga menyoroti keteladanan Nabi Muhammad yang dikenal dengan kemurahan hatinya, terutama di bulan Ramadan. Nabi tidak hanya membagikan makanan tetapi juga menunjukkan kasih sayang kepada semua orang, terutama mereka yang membutuhkan. “Kita bisa meniru kedermawanan Ali bin Abi Thalib dengan memprioritaskan kepentingan orang lain di atas diri kita sendiri, memberikan apa yang kita miliki untuk membantu mereka yang membutuhkan, serta memiliki komitmen untuk berbagi tanpa mengharapkan imbalan,” kata dia.
BERITA17/02/2025 | Amat Setiawan
Zmart BAZNAS RI: Transformasi Warung Kelontong Jadi Sumber Rezeki Berlimpah
Zmart BAZNAS RI: Transformasi Warung Kelontong Jadi Sumber Rezeki Berlimpah
Baru-baru ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah membantu salah satu penerima manfaat program Zmart, Armawati mengembangkan usahanya hingga mendapatkan omzet sebesar Rp9 juta per bulan. Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat, Zmart hadir untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha mikro agar dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik. “Alhamdulillah, melalui program ini, omzet warung Zmart milik Ibu Armawati kini meningkat signifikan, bahkan mencapai Rp9 juta per bulan. Ini adalah bukti bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat kecil,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Saidah berharap, pencapaian ini tidak hanya menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya, tetapi juga mendorong lebih banyak pihak untuk turut serta dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan bersama. “Kami dari BAZNAS RI akan terus berkomitmen dalam memberdayakan ekonomi umat dengan berbagai program inovatif, termasuk Zmart. Tentunya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” ucap Saidah. Saidah mengucapkan selamat kepada Armawati atas peningkatan usahanya. Ia berharap, usaha yang sedang dijalankan semakin berkembang, berkah, dan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar. “Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus memperkuat ekosistem zakat guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar dia. Armawati (53) yang merupakan saudagar Zmart binaan BAZNAS mengungkapkan, warung Zmart yang dikelolanya memiliki omzet Rp9-10 juta per bulan. Zmart Armawati berlokasi di Jalan Sabanar Lama, Kec.Tanjung Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara. "Saya telah berjualan kelontong selama kurang lebih 15 tahun. Namun perkembangannya tidak terlihat. Alhamdulillah perkembangan perlahan-lahan terasa semenjak menjadi saudagar Zmart, usaha saya terus berkembang terutama dalam hal naiknya omzet,” tutur Armawati. “Saya merasa hal ini tentunya pengaruh dari penambahan modal usaha dan renovasi warung yang membuat warung Zmart saya lebih menarik. Sehingga konsumen tertarik datang kesini untuk belanja kebutuhan," ujar dia. Pendamping Program Zmart wilayah Kalimantan Utara, Ahmad Alimuddin menambahkan, manfaat yang dirasakan oleh Saudagar Zmart memberikan semangat lebih untuk dirinya dalam mendampingi mustahik. ”Menjadi kebahagiaan tersendiri apabila Saudagar Zmart menjadi lebih meningkat pendapatanya setelah menjadi penerima manfaat Program Zmart BAZNAS. Hal ini tentunya menjadi penyemangat bagi diri saya pribadi untuk terus mendampingi mustahik dalam menjalankan usaha. Semoga dengan didampingi secara intensif mustahik mampu lebih sejahtera dari manfaat Program Zmart,” kata dia.
BERITA17/02/2025 | Lulu Fatimah Azzahra
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.

Lihat Daftar Rekening →