BAZNAS RI Tingkatkan Akses Pendidikan Mustahik Lewat Beasiswa Santri 2024
15/12/2024 | Penulis: NOVA
BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperluas akses pendidikan inklusif bagi santri Indonesia melalui Program Beasiswa Santri 2024. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Pada Rabu pekan pertama Desember 2024 lalu, BAZNAS menggelar pertemuan perdana secara daring dengan para penerima beasiswa tersebut. Acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV dan dihadiri oleh Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono.
Deputi 2 BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, menyampaikan bahwa jumlah penerima Beasiswa Santri 2024 meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dari 5.000 menjadi 10.000 santri.
“Para penerima beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk anak petani, nelayan, pekerja informal, guru, imam masjid, hingga anak yatim. Hal ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi berbagai lapisan masyarakat,” ujar Imdadun.
Program ini memberikan bantuan sebesar Rp4 juta per santri. Dana tersebut mencakup bimbingan belajar, try out, tes seleksi masuk perguruan tinggi, atribut program, hingga operasional non-inventaris. Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan pembinaan bagi para santri dan pesantren pelaksana untuk memastikan pelaksanaan berjalan maksimal.
“Program ini ditujukan khusus untuk membantu santri kelas 12 di Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat agar dapat mempersiapkan diri memasuki perguruan tinggi favorit,” jelas Imdadun.
Imdadun berharap para santri penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi untuk masa depan bangsa,” tambahnya.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono, memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas inisiatif ini.
Menurutnya, program ini adalah langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkompeten dan berkontribusi besar untuk bangsa.
“Program seperti ini perlu terus diperluas agar lebih banyak anak Indonesia dapat merasakan manfaatnya. Dengan persiapan yang baik, generasi muda ini berpotensi menjadi pemimpin terbaik di masa depan,” tuturnya.
Program Beasiswa Santri 2024 menjadi bukti konkret bahwa ZIS dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
editor: MAS
Berita Lainnya
BAZNAS RI Terus Beroperasi Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makan bagi Korban Bencana
RAKORDA BAZNAS BANTEN, WAKIL GUBERNUR IMBAU TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 41 RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PANDEGLANG
BAZNAS Banten Salurkan 165 Paket Daging Dam Haji dan Sembako untuk Warga Pulau Tunda
BAZNAS Banten Gelar Sosialisasi ZIS di Universitas Primagraha Sekaligus Teken MoU Optimalisasi Pengelolaan Zakat
ENTRY MEETING AUDIT SYARIAH, LANGKAH BAZNAS BANTEN CIPTAKAN TATA KELOLA LEMBAGA SESUAI SYARIAT

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
