BAZNAS RI Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Sumbar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
19/01/2025 | Penulis: Izar
BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BAZNAS Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.
Dalam hal ini, BAZNAS Sumbar memperkuat konsep pemberdayaan dengan melibatkan masyarakat penerima manfaat (mustahik) dalam merancang desain program pemberdayaan. Program ini juga melibatkan wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota di Sumbar.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D, menyatakan pentingnya pendamping dalam keberhasilan program pemberdayaan ekonomi seperti Z-Auto, ZMart, dan Z-Chicken.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa yang sukses melakukan pemberdayaan ekonomi Z-Auto, ZMart, Z-Chicken, itu harus ada pendamping. Karena pendamping ini yang memberikan motivasi untuk terus berusaha, sebab biasanya orang kalau sudah gagal ingin cepat-cepat ganti usaha yang lain,” ujarnya dalam keteranganya.
Menurut Prof. Nadra, pendamping memiliki peran penting tidak hanya untuk memotivasi. Namun juga dalam memberikan arahan pengelolaan keuangan usaha mikro.
“Karena biasanya kalau tidak ada pembukuan keuangan, modalnya akan dipakai. Jika diajarkan pembukuan keuangan, tidak akan dipakai itu modal usahanya. Jadi pendamping juga penting untuk mengajarkan bagaimana cara melakukan pembukuan keuangan,” tambahnya.
Selain itu, para pendamping juga diperlukan untuk membantu memasarkan produk yang dihasilkan oleh mustahik. Kreativitas pendamping sangat diperlukan agar penerima manfaat dapat memaksimalkan potensi penjualan produk mereka.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Sumbar, Ir. H. Firdaus, M.Si., menyatakan bahwa BAZNAS Sumbar memberikan bimbingan teknis kepada wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan untuk melatih dan membimbing masyarakat di daerah masing-masing.
“Sejak dua tahun lalu kami memberikan bimbingan teknis pemberdayaan ekonomi terhadap wakil ketua II yang membidangi pendistribusian dan amil pelaksana, sehingga diharapkan setelah pelatihan secara konseptual kawan-kawan di kabupaten/kota memahami bagaimana mendesain program pemberdayaan yang partisipatif atau melibatkan calon penerima manfaat,” jelasnya.
Firdaus juga menjelaskan kerja sama dengan BAZNAS Padang Panjang dalam program pemberdayaan kelompok Z-Auto yang melibatkan 11 orang mustahik dengan total bantuan sebesar Rp154.050.000.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dari bengkel-bengkel kecil yang ada di sepanjang jalan di Padang Panjang. Jadi kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan apakah mereka memenuhi syarat sebelum diberikan bantuan,” jelasnya.
Berita Lainnya
RAKORDA BAZNAS BANTEN, WAKIL GUBERNUR IMBAU TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS
BAZNAS Banten gelar BIMTEK penyusunan dokumen perencanaan tahun 2026 bersama BAZNAS se-Provinsi Banten
PT. Bima Future Life Audiensi dengan BAZNAS Provinsi Banten Bahas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Umat
BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI
ENTRY MEETING AUDIT SYARIAH, LANGKAH BAZNAS BANTEN CIPTAKAN TATA KELOLA LEMBAGA SESUAI SYARIAT
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turunkan Tim Gabungan untuk Assessment Banjir Kasemen

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
