Berita Terbaru
BAZNAS Banten Sosialisasikan ZIS DSKL dan Galang Donasi Kemanusiaan di PPKMB UNMA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali melaksanakan sosialisasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) sekaligus penggalangan donasi kemanusiaan dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang kali ini bertempat di Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, Rabu (23/9).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan UNMA Banten, Pandeglang, tersebut diikuti oleh sebanyak 482 mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya ZIS DSKL serta peran zakat dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain sosialisasi, BAZNAS Banten juga membuka penggalangan donasi kemanusiaan bagi para mahasiswa yang ingin turut berkontribusi dalam membantu sesama. Dari kegiatan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp1.165.000 yang kemudian akan disalurkan bagi penyintas terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.
BERITA24/09/2026 | Amalia
Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS
Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama membantu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten meningkatkan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) di Provinsi Banten. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka rangkaian Sosialisasi Pengelolaan ZIS DSKL yang diselenggarakan BAZNAS Provinsi Banten di Hotel Le Semar dan Hotel Wisata Baru, Rabu (23/9).
Wakil Gubernur Banten mengungkapkan bahwa menunaikan ZIS melalui BAZNAS Banten dapat memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Ia mengingatkan bahwa dalam harta yang dimiliki terdapat hak kaum fakir dan miskin yang perlu ditunaikan.
“Orang memberikan ZIS melalui BAZNAS, makin terasa untuk masyarakat. Harta yang kita miliki ada milik kaum fuqara dan masakin,” ujarnya.
Ia mengajak berbagai sektor masyarakat untuk turut mengambil peran dalam mendukung peningkatan penghimpunan ZIS DSKL. Menurutnya, setiap pihak dapat berkontribusi melalui bidang dan lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Banten juga menyoroti pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan dana ZIS oleh BAZNAS Banten. Ia menyampaikan bahwa transparansi dan pengawasan merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Transparan, terbuka, dan diawasi, itu BAZNAS,” tegasnya.
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong semakin banyak masyarakat menunaikan ZIS melalui BAZNAS. Dengan pengelolaan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, manfaat dana yang dihimpun diharapkan dapat semakin luas dirasakan masyarakat.
“Hadir di sini saja mendapatkan pahala. Mudah-mudahan masyarakat Banten menjadi ahlil jannah dengan membantu BAZNAS di sektor masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Sosialisasi Pengelolaan ZIS DSKL merupakan rangkaian kegiatan BAZNAS Provinsi Banten yang dilaksanakan di delapan kabupaten/kota pada 23–30 September 2026. Kegiatan ini menyasar berbagai sektor masyarakat, mulai dari komunitas, sekolah dan lembaga pendidikan, KBIHU, organisasi, lembaga, hingga unsur masyarakat lainnya.
BERITA23/09/2026 | Amalia
BAZNAS Provinsi Banten Sosialisasikan Pengelolaan ZIS DSKL di 8 Kabupaten/Kota
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten akan menggelar rangkaian Sosialisasi Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) di delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23-30 September 2026.
Rangkaian sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Banten dalam memperluas syiar pemahaman mengenai pengelolaan ZIS DSKL sekaligus mendorong keterlibatan berbagai unsur masyarakat di Provinsi Banten dalam optimalisasi tersebut.
Kegiatan ini menyasar berbagai sektor dan kelompok masyarakat, di antaranya komunitas, satuan pendidikan dan sekolah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), lembaga, organisasi, serta unsur masyarakat lainnya. Pelibatan berbagai sektor tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi mengenai ZIS DSKL hingga ke lingkungan masyarakat di masing-masing daerah.
Dalam pelaksanaannya, sosialisasi akan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur Pemerintah selaku pembina dan pengarah BAZNAS Provinsi Banten. Gubernur maupun Wakil Gubernur Banten dijadwalkan menjadi narasumber dalam rangkaian kegiatan di sejumlah daerah.
Turut hadir sebagai narasumber juga Komarudin selaku Asisten Daerah I Sekretariat Daerah Provinsi Banten dan Deden Apriandhi Hartawan selaku Sekretaris Daerah Provinsi Banten. Selain itu, Syibli Syarjaya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten periode 2020-2025 juga dijadwalkan memberikan materi dalam rangkaian sosialisasi.
Jajaran Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten turut terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi bersama pemerintah daerah serta berbagai unsur masyarakat dalam pengelolaan ZIS DSKL.
“Pengelolaan ZIS DSKL tidak hanya menjadi tanggung jawab BAZNAS, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur masyarakat. Karena itu, sosialisasi ini kami perluas ke berbagai sektor agar pemahaman mengenai ZIS DSKL dapat semakin merata dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
BERITA22/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten bersama Hayrat Yadim dan UPZ Ayasofya bagikan Al-Quran untuk 1500 santri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten bersama Hayrat Yardim dan UPZ Ayasofya melaksanakan kegiatan Distribusi Al-Qur’an di Pondok Al Amanah Al Gontory pada Jum'at, 18 September 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi dalam mendukung kebutuhan pendidikan keagamaan, khususnya dalam menyediakan Al-Qur’an bagi sebanyak 1.500 santri yang menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
"Program distribusi Al-Qur’an ini diharapkan dapat menunjang aktivitas para santri dalam membaca, mempelajari, dan menghafalkan Al-Qur’an di lingkungan Pondok Al Amanah Al Gontory." ujar wakil Ketua IV BAZNAS Banten, Suhud.
Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Banten, Hayrat Yardim, dan UPZ Ayasofya menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan melalui program yang menyentuh kebutuhan pendidikan dan keagamaan masyarakat.
"Terima kasih atas kepercayaan dari Hayrat Yardim terhadap BAZNAS Provinsi Banten, 3000 Al-Qur'an telah diberikan. Hari ini di Pondok Al Amanah Al Gontory sebanyak 1500 dan 1500 lagi di Pesantren Pandeglang" ungkapnya.
BERITA19/09/2026 | Amalia
Bupati Pandeglang Audiensi ke BAZNAS Banten, Perkuat Potensi Sinergi Pengelolaan ZIS
Bupati Pandeglang bersama jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pandeglang melakukan audiensi dengan BAZNAS Provinsi Banten dalam rangka membahas potensi sinergi dan penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) di Kabupaten Pandeglang.
Kunjungan tersebut menjadi kali kedua Bupati Pandeglang hadir secara langsung ke Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membahas berbagai peluang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pandeglang, BAZNAS Kabupaten Pandeglang, dan BAZNAS Provinsi Banten.
Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Provinsi Banten mendorong BAZNAS Kabupaten Pandeglang untuk terus mengoptimalkan potensi pengumpulan ZIS DSKL. Kabupaten Pandeglang dinilai memiliki potensi ZIS DSKL yang cukup besar, seiring dengan dukungan pemerintah daerah yang dapat menjadi penguat dalam peningkatan kesadaran masyarakat dan optimalisasi zakat melalui BAZNAS.
Dukungan penuh dari kepala daerah menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem zakat di daerah. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BAZNAS, potensi muzaki, baik dari kalangan aparatur sipil negara, masyarakat, maupun sektor lainnya, dapat dihimpun dan dikelola secara lebih optimal.
Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pandeglang, BAZNAS Kabupaten Pandeglang, dan BAZNAS Provinsi Banten dapat terus diperkuat. Optimalisasi potensi ZIS diharapkan tidak hanya meningkatkan penghimpunan zakat, tetapi juga memperluas manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang khususnya melalui berbagai program baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah dan advokasi.
BERITA17/09/2026 | Amalia
BAZNAS Provinsi Banten Gelar Sosialisasi Optimalisasi ZIS dan DAM KBIHU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta DAM haji bersama Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKBIHU) se-Provinsi Banten.
Kegiatan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Yayasan Bumi Nusantara Jaya, Kota Serang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Banten, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Banten, serta Forum KBIHU se-Provinsi Banten dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan ZIS dan DAM, khususnya dalam rangkaian penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Prov. Banten, Pengurus Forum KBIHU se-Provinsi Banten, serta para pejabat pelaksana BAZNAS Provinsi Banten.
Dalam kegiatan tersebut, sinergi antara BAZNAS Banten dan Forum KBIHU se-Provinsi Banten menjadi salah satu bagian penting dalam menyampaikan edukasi kepada calon jemaah haji dan umrah mengenai pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi. Forum KBIHU diharapkan dapat turut berperan dalam menyampaikan informasi tersebut kepada para jemaah yang mendapatkan pembinaan dan pendampingan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, perlu didorong terbentuknya UPZ Forum KBIHU Provinsi Banten untuk mengoptimalkan penghimpunan infak dan DAM dari jemaah, berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 28 Tahun 2021. Selain itu, perlu dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan MUI, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan pemerintah untuk mendapatkan legal formal dalam optimalisasi pengelolaan DAM jemaah haji Banten, selain Surat Edaran Kemenhaj yang saat ini masih dalam proses.
Selain aspek penghimpunan, optimalisasi ZIS dan DAM juga diarahkan agar manfaat yang terkumpul dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran. Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Banten dan Forum KBIHU diharapkan dapat memperkuat keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung program-program kemaslahatan umat.
BERITA17/09/2026 | Amalia
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turut Dukung Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Selat Sunda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) turut ambil bagian dalam kegiatan pencarian dan pertolongan terhadap lima orang jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Kegiatan pencarian dan pertolongan tersebut dilaksanakan pada Rabu (9/9) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Dalam kegiatan ini, BTB Banten melakukan assessment lokasi serta koordinasi terkait Posko Operasi SAR Nasional, Polres Pandeglang, dan BPBD Pandeglang dengan melibatkan personel BTB Banten, yakni Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Pery Hasanudin, Kabid II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dowi Priana, Relawan BTB Banten Rigi P. Awaludin, Hady Priatna, Muhamad Toha, dan Moch. Gusti.
Dalam pelaksanaannya, BTB Banten juga bersinergi bersama SAR Provinsi Banten, Polda Banten, BPBD Pandeglang, serta Desk Relawan Banten untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Selat Sunda.
“Keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana Banten merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Banten dalam merespons kondisi kedaruratan serta mendukung upaya kemanusiaan bersama berbagai pihak. Melalui koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga, proses pencarian diharapkan dapat berjalan secara optimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat.” papar Pery Hasanudin, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten.
Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran BTB Banten dalam respons tersebut merupakan bagian dari peran BAZNAS Banten dalam penanganan kedaruratan berbasis kemanusiaan. Tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan pascabencana, BTB juga memiliki peran dalam mendukung respons pada situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan keterlibatan relawan di lapangan.
BERITA10/09/2026 | Amalia
Respon Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Banten Bagikan Masker dan Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Anyer-Cinangka
Merespons aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Banten bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah Anyer dan Cinangka pada Senin, 7 September 2026.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak, tim BAZNAS Banten membagikan masker kepada warga serta membuka layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.
“Layanan kesehatan gratis tersebut diberikan sebagai langkah respons terhadap potensi dampak erupsi, khususnya terhadap kondisi kesehatan masyarakat akibat paparan abu vulkanik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan oleh tim RSB Banten tanpa dipungut biaya,” ungkap dr. Slamet, Kepala Klinik RSB Banten.
Lebih lanjut, dr. Slamet menyampaikan bahwa layanan kesehatan gratis juga dapat dimanfaatkan oleh para mustahik yang tinggal di sekitar Klinik RSB Banten.
“Bagi para mustahik yang tinggal di sekitar Klinik RSB Banten, yang beralamat di Jl. Raya Serang-Petir, Kp. Boru, Kel. Cilaku Kec. Curug, dapat berobat secara gratis apabila mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak, gatal, maupun keluhan kesehatan lainnya. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim RSB Banten dan BTB Banten juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta tetap mengikuti arahan dan informasi dari pihak berwenang terkait kondisi Gunung Anak Krakatau.
Melalui BAZNAS Tanggap Bencana dan Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Provinsi Banten terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat maupun bencana. Kehadiran ini menjadi wujud nyata penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Banten mengimbau masyarakat di wilayah Anyer, Cinangka dan pesisir pantai Pandeglang khususnya serta seluruh Provinsi Banten pada umumnya untuk tetap tenang dan waspada, menjaga kesehatan, serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berlangsung.
BERITA07/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Distribusikan Paket Gizi untuk 277 Lansia di Seluruh Banten
BAZNAS Provinsi Banten kembali menyalurkan bantuan melalui program Paket Gizi Lansia kepada 277 penerima manfaat (PM) lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. Kegiatan pendistribusian tersebut dilaksanakan sejak Senin, 7 September 2026.
Program Paket Gizi Lansia merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap masyarakat lanjut usia, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Paket Gizi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat secara langsung kepada para mustahik, termasuk kelompok lansia yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup.” ungkap Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten, Pery Hasanudin.
Menurutnya melalui program ini, BAZNAS Banten berupaya membantu meringankan beban para lansia dengan memberikan paket logistik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BAZNAS Provinsi Banten terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi di Provinsi Banten.
BERITA07/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Dorong KBIHU Se-Provinsi Banten Optimalkan ZIS dan DAM Haji
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan DAM Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Se-Provinsi Banten, Rabu (2/9/2026), bertempat di Masjid Al-Firdaus, Cipocok Jaya, Serang.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran dan optimalisasi pengelolaan ZIS serta pembayaran DAM di kalangan jemaah haji dan umrah.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyudin, dalam arahannya menyampaikan pentingnya partisipasi KBIHU dalam mengoptimalkan potensi ZIS dan DAM di wilayah Banten. Menurutnya, KBIHU memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan para jemaah dalam proses pembinaan dan pendampingan ibadah haji dan umrah.
“Peran KBIHU sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada jemaah, tidak hanya terkait tata cara ibadah, tetapi juga bagaimana ibadah tersebut dapat memberikan dampak sosial melalui optimalisasi ZIS dan DAM,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Banten, A. Dimyati Natakusuma, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut.
Ia menyampaikan arahan mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah, BAZNAS, KBIHU, serta berbagai pihak dalam mendorong pengelolaan ZIS yang semakin optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua DPRD Komisi V Provinsi Banten Muhsin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten Samsudin, Asda I Setda Provinsi Banten Komarudin, Pengarah BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya, dan Ketua Forum KBIHU Ahmad Nawawi.
Sosialisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni mendorong Gerakan KBIHU Sadar Zakat dalam rangka menghimpun ZIS-DSKL, sekaligus mewujudkan ibadah haji dan umrah yang tidak hanya mabrur secara spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran KBIHU dalam melakukan pembinaan kepada para jemaah, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan ZIS dan pelaksanaan pembayaran DAM.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap terbangun sinergi yang semakin kuat bersama KBIHU se-Provinsi Banten, sehingga potensi ZIS dan DAM dari para jemaah dapat dikelola secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut menghasilkan empat rekomendasi dan tindaklanjut yang disepakati antara lain:
1. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten mengimbau kepada seluruh KBIHU dan calon jemaah haji dan umroh menunaikan ZIS-DSKL (DAM) melalui BAZNAS Provinsi Banten.
2. KBIHU se-Provinsi Banten menyosialisasikan imbauan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten kepada seluruh calon jemaah haji dan umroh.
3. Dalam pendistribusian ZIS-DSKL (DAM), BAZNAS Provinsi Banten melibatkan KBIHU dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.
4. Petugas Haji (PPIH) Provinsi Banten diimbau untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Banten.
BERITA02/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Zakat Goes to Campus di UIN Banten, Galang Donasi untuk NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui program Zakat Goes to Campus turut hadir dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Banten pada 31 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di UIN Banten Kampus 2 Palima ini diikuti oleh sekitar 2.160 mahasiswa.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya zakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan sosialisasi terkait pendidikan serta mengajak para mahasiswa untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi masyarakat yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan Zakat Goes to Campus turut dihadiri dan didukung oleh UPZ UIN Banten, panitia PBAK, serta jajaran akademik UIN Banten dan pimpinan BAZNAS Banten, di antaranya Ketua BAZNAS Banten, Wakil Ketua I, dan Kepala Bidang I.
Antusiasme mahasiswa dalam kegiatan tersebut terlihat dari partisipasi mereka dalam aksi kepedulian sosial. Hingga kegiatan berlangsung, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp5.253.500.
Program Zakat Goes to Campus diharapkan tidak hanya menjadi sarana sosialisasi zakat di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga mampu membangun kesadaran mahasiswa untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.
Melalui sinergi antara BAZNAS Banten dan UIN Banten, kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian, semangat berbagi, serta kesadaran untuk menunaikan zakat dan membantu sesama.
BERITA31/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk 1.000 Warga Terdampak Kekeringan di Lebak Lebak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten bersama BAZNAS Kabupaten Lebak salurkan bantuan air bersih sebanyak 20.000 liter kepada 1.000 penerima manfaat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan distribusi air bersih tersebut dilaksanakan pada 29–30 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menyasar warga di Kecamatan Muncang dan Kecamatan Leuwidamar yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih untuk keperluan rumah tangga." Ujar Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Pery Hasanudin.
Salah seorang penerima manfaat, Animan, mengungkapkan rasa syukurnya atas air bersih yang diberikan BAZNAS. Sebelum adanya bantuan, ia harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bagi kebutuhan keluarganya.
“Sebelum ada bantuan dari BAZNAS, saya harus memikul air sejauh 2 kilometer demi kebutuhan rumah tangga. Alhamdulillah, sekarang sudah jauh lebih mudah untuk dapat air bersih,” ujarnya.
Kondisi kekeringan yang terjadi membuat sebagian masyarakat harus menempuh jarak jauh untuk memperoleh air bersih. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan.
BERITA30/08/2026 | Amalia
OJK, BAZNAS Banten, dan BAZNAS Pandeglang Gelar Bazaar Sembako Murah, Bupati Pandeglang Hadir
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan kegiatan Bazaar Sembako Murah bagi masyarakat di Kabupaten Pandeglang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor BAZNAS Kabupaten Pandeglang dan turut dihadiri oleh Bupati Pandeglang pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan bazaar sembako murah ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memperkuat sinergi antara OJK dan BAZNAS dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten, Pery Hasanudin, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa bazaar sembako murah ini merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan untuk keempat kalinya.
“Alhamdulillah, kita bisa menyelenggarakan pendistribusian bazaar sembako murah. Ini merupakan kegiatan yang keempat. Sebelumnya dilaksanakan di Carita, kemudian di Klinik Mata Utama Saruni, Yayasan Babunnajah, dan kali ini bersama BAZNAS Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Kehadiran Bupati Pandeglang dalam kegiatan tersebut turut menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui kolaborasi antarlembaga.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Banten kembali menunjukkan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan. Bersama BAZNAS, zakat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
BERITA27/08/2026 | Amalia
Tanggap Kekeringan Lebak: BAZNAS Banten dan Bank Banten Pasok *32.000 Liter* Air Bersih ke Cipanas
Setelah sebelumnya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Pandeglang menyalurkan 48.000 liter air kepada masyarakat terdampak kekeringan, kini BAZNAS Provinsi Banten kembali mendistribusikan *32.000 liter* air bersih dengan menerjukan empat armada truk tangki ke daerah terdampak kekeringan di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (22/8/2026).
Aksi tanggap darurat ini direalisasikan melalui kemitraan strategis bersama Bank Banten guna menanggulangi krisis air bersih akibat kemarau panjang. Penyaluran air bersih difokuskan pada beberapa titik pemukiman warga yang mengalami krisis air paling parah. Pengiriman air bersih ini menjangkau lebih dari *1.000 jiwa warga* yang dalam beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan pasokan air layak konsumsi.
"Aksi tanggap darurat ini bersumber dari optimalisasi dana infak dan sedekah para munfik yang dikelola BAZNAS Banten, disinergikan dengan dukungan kepedulian sosial Bank Banten." ungkap Saepudin Asy Syadzily, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Banten.
Ia juga mengatakan bahwa penyaluran empat truk tangki air bersih ini merupakan bukti nyata penyaluran amanah yang langsung berdampak pada kebutuhan pokok masyarakat.
"Amanah dari para munfik dan mitra strategis seperti Bank Banten telah kami tunaikan. Terima kasih atas kepercayaan dan kontribusi nyata yang diberikan. Setiap tetes air bersih ini membawa keberkahan dan harapan baru bagi saudara-saudara kita di Lebak," ujarnya.
Dalam proses pendistribusian di lapangan, tim BAZNAS Banten dan Bank Banten bekerja sama secara teknis dengan tokoh masyarakat setempat untuk membagikan air bersih secara merata ke jeriken dan wadah penampungan milik warga.
Sinergi berkelanjutan antara BAZNAS Banten dan Bank Banten serta mitra atau perusahaan lain diharapkan terus diperkuat guna memperluas jangkauan penanganan krisis kekeringan di wilayah Banten lainnya yang membutuhkan respons cepat pertolongan kemanusiaan.
BERITA22/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Audiensi dengan OJK, Dorong Kolaborasi Optimalisasi ZIS dan DSKL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten dalam rangka memperkuat sinergi dan membuka peluang kolaborasi dalam optimalisasi zakat, infak, sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di Provinsi Banten pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Provinsi Banten menyampaikan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi yang memiliki tugas dalam pengelolaan zakat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat Banten. BAZNAS Banten menilai bahwa berbagai upaya perbaikan dan kebaikan bagi masyarakat membutuhkan sinergi serta kerja sama dari berbagai pihak.
“Pada prinsipnya, yang kita perlukan adalah kolaborasi dan kerja sama. Dengan kekuatan yang dimiliki masing-masing lembaga, program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
OJK Provinsi Banten menyambut baik kehadiran BAZNAS Banten, menurut Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma, kolaborasi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat maupun pelaku industri jasa keuangan, termasuk dukungan sponsorship dalam pelaksanaan kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Melalui audiensi ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap hubungan kelembagaan dengan OJK dan industri jasa keuangan dapat terus diperkuat. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya meningkatkan optimalisasi ZIS dan DSKL, tetapi juga mampu memperluas program pemberdayaan dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Banten.
BERITA21/08/2026 | Amalia
BAZNAS Kabupaten Serang Koordinasi dengan BAZNAS Banten Bahas Penyusunan Renstra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang melakukan koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Banten terkait penyusunan Rencana Strategis (Renstra) sebagai bagian dari upaya menyelaraskan arah dan program pengelolaan zakat di tingkat daerah dengan visi dan misi BAZNAS secara nasional.
Koordinasi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan penyusunan Renstra BAZNAS Kabupaten Serang memiliki kesamaan tujuan dan arah dengan perencanaan BAZNAS di tingkat provinsi maupun nasional.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Serang telah membentuk tim penyusun Renstra dan menyusun jadwal kerja. Proses penyusunan ditargetkan dapat diselesaikan pada Oktober mendatang.
BAZNAS Provinsi Banten juga menekankan pentingnya penguatan data sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan. Ketersediaan basis data yang akurat dan terintegrasi menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat agar program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Perencanaan yang baik harus didukung dengan data yang baik. Karena itu, penguatan basis data menjadi bagian penting agar program yang disusun tepat sasaran dan dapat saling menguatkan antara BAZNAS Kabupaten Serang,
BAZNAS Provinsi Banten, maupun BAZNAS RI,” ujar Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Banten, Saepudin Asy-Syadzily.
Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan bimbingan teknis (bimtek) perencanaan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BAZNAS dalam menyusun perencanaan strategis yang terarah, terukur, dan selaras dengan kebijakan BAZNAS secara berjenjang.
BERITA20/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, Bahas Optimalisasi ZIS dan DSKL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten dalam rangka memperkuat sinergi dan membahas optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Kantor BI.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Banten untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan penghimpunan ZIS DSKL, sekaligus memperkuat pendistribusian dan pendayagunaannya bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan pentingnya membangun sinergi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, khususnya dalam mendorong literasi dan kesadaran mengenai zakat serta membuka ruang kolaborasi dalam pengelolaan dan pendayagunaan dana sosial keagamaan.
“Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Banten terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan ZIS DSKL agar semakin banyak memberikan manfaat dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin.
Optimalisasi ZIS DSKL diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan, tetapi juga dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, maupun kemanusiaan.
Sementara itu, Bank Indonesia Provinsi Banten menyambut baik sinergi dengan BAZNAS Provinsi Banten dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan ZIS DSKL. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang selaras dengan ketentuan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
BERITA18/08/2026 | Amalia
Grand Krakatau Hotel Gandeng BAZNAS Banten Salurkan 108 Paket Nasi Box
Grand Krakatau Hotel kembali menggandeng BAZNAS Provinsi Banten dalam menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat. Kali ini, sebanyak 108 paket nasi box disalurkan kepada penerima manfaat di Yayasan Bina Wanita Bahagia, pada Kamis (13/8).
Kegiatan pendistribusian bantuan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran BAZNAS Provinsi Banten, yakni Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, Kepala Bidang II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta Kepala Bagian III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan. Kehadiran jajaran BAZNAS Banten menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kerja sama antara Grand Krakatau Hotel dan BAZNAS Banten dalam penyaluran CSR ini merupakan bentuk sinergi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Sebanyak 108 paket nasi box yang disalurkan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para penerima manfaat di Yayasan Bina Wanita Bahagia sekaligus memberikan kebermanfaatan nyata dari program CSR yang dijalankan." ungkap Rachmat Halim, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Banten.
BAZNAS Provinsi Banten terus mendorong terbangunnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dalam menghadirkan program-program sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
BERITA14/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Kenalkan Peran Zakat untuk Pendidikan melalui Zakat Goes to Campus di UNTIRTA
BAZNAS Provinsi Banten menggelar kegiatan Zakat Goes to Campus dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), pada Senin sore (10/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus UNTIRTA Sindang ini diikuti oleh sekitar 3.000 mahasiswa baru secara hybrid. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya BAZNAS Banten dalam meningkatkan literasi zakat sekaligus memperkenalkan peran zakat dalam mendukung sektor pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan materi mengenai peran zakat untuk pendidikan, khususnya bagaimana zakat dapat menjadi instrumen dalam membantu meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui program Zakat Goes to Campus, BAZNAS Banten terus mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).” Ungkap Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai ZIS dan DSKL, sekaligus membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya berzakat dan berbagi sebagai bagian dari kepedulian sosial.
“BAZNAS Banten berharap kegiatan edukasi zakat di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang memiliki pemahaman lebih baik mengenai zakat serta turut berkontribusi dalam penguatan zakat di Provinsi Banten.” Ujarnya.
BERITA10/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Perkuat Kapasitas Pimpinan melalui BAZNAS Strategic Development
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Banten. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 27–29 Juli 2026, di Asrama Grand El Hajj, sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten Tb. Rubal Faisal, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi beserta jajaran, serta ketua BAZNAS Provinsi Banten.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, di antaranya manajemen konflik dan problem solving, tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS daerah, strategi membangun kepercayaan publik, strategi mengelola reputasi lembaga, optimalisasi fundraising, serta berbagai materi lain yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan amil zakat.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang sangat unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lainnya yang dapat dilaksanakan secara mandiri, zakat membutuhkan pengelolaan yang profesional melalui instrumen khusus, yaitu amil.
"Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang membutuhkan manajemen dan kelembagaan yang profesional. Zakat yang terinstitusionalisasi adalah kunci terciptanya keadilan ekonomi. Sudah saatnya kita berhenti memandang zakat hanya sebagai ritual individu, tetapi sebagai kekuatan kolektif untuk membangun martabat umat. Pandangan inilah yang menjadi dasar diselenggarakannya BAZNAS Strategic Development," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa'adi, menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS di tengah masyarakat tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga menjadi pilar utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
"Karena itu, kapasitas kepemimpinan para amil harus terus ditingkatkan agar mampu menjadi pemimpin yang adaptif, visioner, dan profesional. BAZNAS Strategic Development merupakan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para amil secara berkelanjutan sehingga mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa depan," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas melalui BAZNAS Strategic Development diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS.
"Mudah-mudahan melalui pelatihan ini BAZNAS semakin mampu menyusun strategi pengembangan lembaga sehingga semakin dipercaya masyarakat. Kepercayaan itu akan berdampak pada meningkatnya penghimpunan zakat yang pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Selain itu, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap perusahaan juga perlu terus didorong agar potensi zakat di Provinsi Banten dapat dioptimalkan," tuturnya.
Melalui penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Banten berharap seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang profesional, akuntabel, dan terpercaya demi mewujudkan kesejahteraan umat.
BERITA28/07/2026 | Amalia

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.
Lihat Daftar Rekening →