WhatsApp Icon
BAZNAS Banten dan Kemenag Satukan Langkah untuk Optimalkan Pengelolaan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) pada Kamis (29/10/2026), bertempat di Kanwil Kemenag Provinsi Banten. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola zakat se-Provinsi Banten, yang terdiri dari perwakilan Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Madrasah Aliyah Swasta (MAS), jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kab/Kota Se Provinsi Banten serta mitra perbankan rekanan Kanwil Kemenag Provinsi Banten, sebagai upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam optimalisasi pengelolaan ZIS-DSKL di wilayah Banten.

 

Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergi, sehingga pengumpulan dan pendayagunaan dana ZIS-DSKL dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Dalam materi yang disampaikan, BAZNAS Provinsi Banten menjelaskan bahwa sinergi dalam optimalisasi pengelolaan ZIS-DSKL salah satunya dapat dimulai melalui Program Infak Sedekah Siswa dan Karyawan. Program ini merupakan ikhtiar BAZNAS Provinsi Banten dalam membangun budaya kepedulian sosial melalui partisipasi siswa, tenaga pendidik, dan karyawan di lingkungan pendidikan. 

 

“Melalui program ini, penghimpunan infak dan sedekah diharapkan dapat berjalan lebih terkoordinasi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini. Dana yang terhimpun selanjutnya dapat mendukung berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS bagi masyarakat yang membutuhkan.” Ungkap Wawan Wahyuddin, Ketua BAZNAS Provinsi Banten.

 

Lebih lanjut ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Banten atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap koordinasi yang terbangun dapat menghasilkan rekomendasi bersama untuk memperkuat gerakan zakat di Provinsi Banten.

 

“Apresiasi kepada jajaran Kanwil Kemenag yang telah menyelenggarakan acara ini. Kita akan tuntaskan dalam bingkai rekomendasi bersama untuk menguatkan gerakan zakat,” ujarnya.

 

Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap terbangun komitmen bersama antara BAZNAS, Kanwil Kemenag, dan seluruh pengelola zakat dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan ZIS-DSKL. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

02/11/2026 | Kontributor: Amalia
Rp560 Juta untuk Pemberdayaan Umat, BAZNAS Cilegon Luncurkan Lima Program Ekonomi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menghadiri sekaligus membuka kegiatan Peluncuran Program Pendayagunaan BAZNAS Kota Cilegon Tahun 2026 yang diselenggarakan di Dinas Sosial Kota Cilegon, Kamis (29/10/2026).

 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Cilegon dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang produktif dan berkelanjutan.

 

Sebesar Rp560 juta digelontorkan untuk mendukung lima program utama, yakni Program Gerobak Produktif, Program Depot Isi Ulang Air Minum, Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), Program Pertanian BAZNAS, dan Program Peternakan BAZNAS.

 

Kelima program tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperkuat kapasitas ekonomi penerima manfaat, serta mendorong pemanfaatan dana zakat agar memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Fajri Ali, menyampaikan harapannya agar BAZNAS Kota Cilegon senantiasa mendapatkan dukungan dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

 

“Mohon dukungan dan doa untuk kami diberikan kemampuan untuk selalu amanah, dan bisa terus menebar manfaat untuk umat,” ungkapnya.

 

Dukungan terhadap program pendayagunaan tersebut juga disampaikan oleh perwakilan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Cilegon. Ia menekankan bahwa zakat tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam upaya pengentasan kemiskinan.

 

“Semoga BAZNAS terus membuat program yang berdampak untuk masyarakat. Kami pahami zakat bukan soal ibadah saja, namun bagian dari instrumen pengentasan kemiskinan dan itu adalah kewajiban Pemerintah Kota Cilegon. Kehadiran BAZNAS sangat membantu pemerintah, dan oleh sebab itu pemerintah juga terus mendukung dan bersinergi. Keberadaan BAZNAS insyaallah terus bermanfaat dan akan terus bermanfaat,” tuturnya.

30/10/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Perkuat Kolaborasi dengan Lembaga Jasa Keuangan di Pasar Keuangan Rakyat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten turut berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Keuangan Rakyat yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten pada 24-25 Oktober 2026 di Kota Serang.

 

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah lembaga jasa keuangan mengamanahkan pengelolaan bazar sembako murah kepada BAZNAS Banten. Sebanyak 500 paket sembako disediakan untuk masyarakat dengan harga Rp35.000 per paket, dari harga semula Rp70.000. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antarlembaga dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh sejumlah lembaga jasa keuangan merupakan bentuk kolaborasi yang dapat memperluas manfaat program bagi masyarakat.

 

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap pengelolaan program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antarlembaga menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan program yang tepat guna,” ungkap Wawan.

 

Selain kolaborasi dalam pengelolaan bazar sembako murah, BAZNAS Banten juga melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Bank Banten terkait pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta tugas pembantuan penyaluran ZIS. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi kedua lembaga dalam mendukung pengelolaan ZIS agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan juga penyerahan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk tingkat satuan pendidikan serta penyerahan simbolis beasiswa bagi pelajar tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

 

Melalui berbagai kegiatan tersebut, BAZNAS Banten berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat terus berkembang, baik dalam pengumpulan dan penyaluran ZIS maupun dalam mendukung akses bantuan sosial dan pendidikan bagi masyarakat Banten.

26/10/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Bentuk 105 UPZ, Perluas Jangkauan Pengelolaan Zakat di Berbagai Sektor

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten berhasil membentuk 105 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) baru dari berbagai sektor sebagai tindak lanjut kegiatan sosialisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) yang dilaksanakan di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten pada bulan September lalu.

 

Pembentukan 105 UPZ ini menjadi salah satu capaian dari upaya BAZNAS Banten dalam memperluas jaringan pengumpulan ZIS sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dan berbagai sektor dalam mendukung pengelolaan ZIS DSKL.

 

Sebagai tindak lanjut dari pembentukan tersebut, BAZNAS Banten menyerahkan Surat Keputusan (SK) UPZ secara simbolis kepada perwakilan UPZ dalam kegiatan Pasar Keuangan Rakyat yang diselenggarakan pada 24 Oktober lalu. Penyerahan SK ini menjadi bentuk pengesahan sekaligus langkah awal bagi UPZ yang telah terbentuk untuk menjalankan perannya dalam membantu pengumpulan ZIS DSKL di berbagai sektor.

 

“Sebelumnya, BAZNAS Banten melaksanakan sosialisasi ZIS di delapan kabupaten/kota untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai pentingnya pengelolaan zakat melalui lembaga resmi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendorong pembentukan UPZ di berbagai lingkungan dan sektor potensial.” Ungkap Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Rachmat Halim.

 

UPZ merupakan perpanjangan tangan BAZNAS untuk membantu pengumpulan ZIS DSKL di lingkungan atau wilayah tertentu secara resmi dan sesuai syariat Islam. 

 

“Keberadaan UPZ diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Dengan terbentuknya 100 UPZ, BAZNAS Banten memiliki peluang lebih luas untuk menjangkau para muzaki dan meningkatkan potensi penghimpunan dana ZIS DSKL di Provinsi Banten.” Tambahnya.

 

Ke depan, BAZNAS Banten berharap dapat terus memperkuat pembinaan dan koordinasi dengan UPZ yang telah terbentuk agar pengumpulan ZIS DSKL berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, potensi zakat di Provinsi Banten dapat dikelola secara lebih maksimal untuk mendukung berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

26/10/2026 | Kontributor: Amalia
Evaluasi 2026 Jadi Pijakan, BAZNAS Se-Banten Matangkan RKAT 2027

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Perencanaan Tahun 2026 dan Bimbingan Teknis Perencanaan Tahun 2027 BAZNAS Se-Provinsi Banten pada 21–23 Oktober 2026 di Kota Serang. Kegiatan ini diikuti oleh BAZNAS se-Provinsi Banten.

 

Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI, Ahmad Hambali, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya untuk meningkatkan dan menajamkan perencanaan, khususnya dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT).

 

“Untuk meningkatkan dan menajamkan perencanaan kita, bagaimana RKAT ke depannya pada akhirnya membantu kita dalam memastikan keamanan pengelolaan zakat,” ujar Ahmad Hambali.

 

Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kebijakan perencanaan ZIS-DSKL tahun 2027, evaluasi dan pemetaan perencanaan pengelolaan zakat, konsultasi penyusunan rencana strategis (Renstra), petunjuk teknis dan pendampingan penyusunan RKAT, serta pengesahan RKAT tahun 2027.

 

Melalui kegiatan ini, BAZNAS se-Provinsi Banten diharapkan dapat meningkatkan ketajaman perencanaan dan menyusun program kerja yang lebih terarah untuk mendukung pengelolaan zakat.

 

Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Banten, Saepudin Asy Syadzily, turut menyampaikan semangat kepada seluruh peserta agar terus menjalankan amanah pengelolaan zakat demi kepentingan umat.

 

“Ayo kita kembali semangat, terus bergerak demi umat. Yang kita cari adalah keridaan dari Allah,” ungkapnya.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perencanaan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS se-Provinsi Banten dalam menghadapi tahun perencanaan 2027.

23/10/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

BAZNAS Provinsi Banten Gelar Sosialisasi Optimalisasi ZIS dan DAM KBIHU
BAZNAS Provinsi Banten Gelar Sosialisasi Optimalisasi ZIS dan DAM KBIHU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta DAM haji bersama Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKBIHU) se-Provinsi Banten. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Yayasan Bumi Nusantara Jaya, Kota Serang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Banten, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Banten, serta Forum KBIHU se-Provinsi Banten dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan ZIS dan DAM, khususnya dalam rangkaian penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Prov. Banten, Pengurus Forum KBIHU se-Provinsi Banten, serta para pejabat pelaksana BAZNAS Provinsi Banten. Dalam kegiatan tersebut, sinergi antara BAZNAS Banten dan Forum KBIHU se-Provinsi Banten menjadi salah satu bagian penting dalam menyampaikan edukasi kepada calon jemaah haji dan umrah mengenai pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi. Forum KBIHU diharapkan dapat turut berperan dalam menyampaikan informasi tersebut kepada para jemaah yang mendapatkan pembinaan dan pendampingan. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, perlu didorong terbentuknya UPZ Forum KBIHU Provinsi Banten untuk mengoptimalkan penghimpunan infak dan DAM dari jemaah, berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 28 Tahun 2021. Selain itu, perlu dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan MUI, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan pemerintah untuk mendapatkan legal formal dalam optimalisasi pengelolaan DAM jemaah haji Banten, selain Surat Edaran Kemenhaj yang saat ini masih dalam proses. Selain aspek penghimpunan, optimalisasi ZIS dan DAM juga diarahkan agar manfaat yang terkumpul dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran. Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Banten dan Forum KBIHU diharapkan dapat memperkuat keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung program-program kemaslahatan umat.
BERITA17/09/2026 | Amalia
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turut Dukung Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Selat Sunda
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turut Dukung Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Selat Sunda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) turut ambil bagian dalam kegiatan pencarian dan pertolongan terhadap lima orang jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Kegiatan pencarian dan pertolongan tersebut dilaksanakan pada Rabu (9/9) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Dalam kegiatan ini, BTB Banten melakukan assessment lokasi serta koordinasi terkait Posko Operasi SAR Nasional, Polres Pandeglang, dan BPBD Pandeglang dengan melibatkan personel BTB Banten, yakni Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Pery Hasanudin, Kabid II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dowi Priana, Relawan BTB Banten Rigi P. Awaludin, Hady Priatna, Muhamad Toha, dan Moch. Gusti. Dalam pelaksanaannya, BTB Banten juga bersinergi bersama SAR Provinsi Banten, Polda Banten, BPBD Pandeglang, serta Desk Relawan Banten untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Selat Sunda. “Keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana Banten merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Banten dalam merespons kondisi kedaruratan serta mendukung upaya kemanusiaan bersama berbagai pihak. Melalui koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga, proses pencarian diharapkan dapat berjalan secara optimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat.” papar Pery Hasanudin, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten. Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran BTB Banten dalam respons tersebut merupakan bagian dari peran BAZNAS Banten dalam penanganan kedaruratan berbasis kemanusiaan. Tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan pascabencana, BTB juga memiliki peran dalam mendukung respons pada situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan keterlibatan relawan di lapangan.
BERITA10/09/2026 | Amalia
Respon Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Banten Bagikan Masker dan Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Anyer-Cinangka
Respon Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Banten Bagikan Masker dan Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Anyer-Cinangka
Merespons aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Banten bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah Anyer dan Cinangka pada Senin, 7 September 2026. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak, tim BAZNAS Banten membagikan masker kepada warga serta membuka layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan. “Layanan kesehatan gratis tersebut diberikan sebagai langkah respons terhadap potensi dampak erupsi, khususnya terhadap kondisi kesehatan masyarakat akibat paparan abu vulkanik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan oleh tim RSB Banten tanpa dipungut biaya,” ungkap dr. Slamet, Kepala Klinik RSB Banten. Lebih lanjut, dr. Slamet menyampaikan bahwa layanan kesehatan gratis juga dapat dimanfaatkan oleh para mustahik yang tinggal di sekitar Klinik RSB Banten. “Bagi para mustahik yang tinggal di sekitar Klinik RSB Banten, yang beralamat di Jl. Raya Serang-Petir, Kp. Boru, Kel. Cilaku Kec. Curug, dapat berobat secara gratis apabila mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak, gatal, maupun keluhan kesehatan lainnya. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” jelasnya. Selain pemeriksaan kesehatan, tim RSB Banten dan BTB Banten juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta tetap mengikuti arahan dan informasi dari pihak berwenang terkait kondisi Gunung Anak Krakatau. Melalui BAZNAS Tanggap Bencana dan Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Provinsi Banten terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat maupun bencana. Kehadiran ini menjadi wujud nyata penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat serta membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Banten mengimbau masyarakat di wilayah Anyer, Cinangka dan pesisir pantai Pandeglang khususnya serta seluruh Provinsi Banten pada umumnya untuk tetap tenang dan waspada, menjaga kesehatan, serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berlangsung.
BERITA07/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Distribusikan Paket Gizi untuk 277 Lansia di Seluruh Banten
BAZNAS Banten Distribusikan Paket Gizi untuk 277 Lansia di Seluruh Banten
BAZNAS Provinsi Banten kembali menyalurkan bantuan melalui program Paket Gizi Lansia kepada 277 penerima manfaat (PM) lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. Kegiatan pendistribusian tersebut dilaksanakan sejak Senin, 7 September 2026. Program Paket Gizi Lansia merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap masyarakat lanjut usia, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Paket Gizi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat secara langsung kepada para mustahik, termasuk kelompok lansia yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup.” ungkap Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten, Pery Hasanudin. Menurutnya melalui program ini, BAZNAS Banten berupaya membantu meringankan beban para lansia dengan memberikan paket logistik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. BAZNAS Provinsi Banten terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi di Provinsi Banten.
BERITA07/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Dorong KBIHU Se-Provinsi Banten Optimalkan ZIS dan DAM Haji
BAZNAS Banten Dorong KBIHU Se-Provinsi Banten Optimalkan ZIS dan DAM Haji
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan DAM Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Se-Provinsi Banten, Rabu (2/9/2026), bertempat di Masjid Al-Firdaus, Cipocok Jaya, Serang. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran dan optimalisasi pengelolaan ZIS serta pembayaran DAM di kalangan jemaah haji dan umrah. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyudin, dalam arahannya menyampaikan pentingnya partisipasi KBIHU dalam mengoptimalkan potensi ZIS dan DAM di wilayah Banten. Menurutnya, KBIHU memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan para jemaah dalam proses pembinaan dan pendampingan ibadah haji dan umrah. “Peran KBIHU sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada jemaah, tidak hanya terkait tata cara ibadah, tetapi juga bagaimana ibadah tersebut dapat memberikan dampak sosial melalui optimalisasi ZIS dan DAM,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Banten, A. Dimyati Natakusuma, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menyampaikan arahan mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah, BAZNAS, KBIHU, serta berbagai pihak dalam mendorong pengelolaan ZIS yang semakin optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua DPRD Komisi V Provinsi Banten Muhsin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten Samsudin, Asda I Setda Provinsi Banten Komarudin, Pengarah BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya, dan Ketua Forum KBIHU Ahmad Nawawi. Sosialisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni mendorong Gerakan KBIHU Sadar Zakat dalam rangka menghimpun ZIS-DSKL, sekaligus mewujudkan ibadah haji dan umrah yang tidak hanya mabrur secara spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran KBIHU dalam melakukan pembinaan kepada para jemaah, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan ZIS dan pelaksanaan pembayaran DAM. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap terbangun sinergi yang semakin kuat bersama KBIHU se-Provinsi Banten, sehingga potensi ZIS dan DAM dari para jemaah dapat dikelola secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut menghasilkan empat rekomendasi dan tindaklanjut yang disepakati antara lain: 1. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten mengimbau kepada seluruh KBIHU dan calon jemaah haji dan umroh menunaikan ZIS-DSKL (DAM) melalui BAZNAS Provinsi Banten. 2. KBIHU se-Provinsi Banten menyosialisasikan imbauan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten kepada seluruh calon jemaah haji dan umroh. 3. Dalam pendistribusian ZIS-DSKL (DAM), BAZNAS Provinsi Banten melibatkan KBIHU dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten. 4. Petugas Haji (PPIH) Provinsi Banten diimbau untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Banten.
BERITA02/09/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Zakat Goes to Campus di UIN Banten, Galang Donasi untuk NTT
BAZNAS Banten Gelar Zakat Goes to Campus di UIN Banten, Galang Donasi untuk NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui program Zakat Goes to Campus turut hadir dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Banten pada 31 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di UIN Banten Kampus 2 Palima ini diikuti oleh sekitar 2.160 mahasiswa. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya zakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan sosialisasi terkait pendidikan serta mengajak para mahasiswa untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi masyarakat yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan Zakat Goes to Campus turut dihadiri dan didukung oleh UPZ UIN Banten, panitia PBAK, serta jajaran akademik UIN Banten dan pimpinan BAZNAS Banten, di antaranya Ketua BAZNAS Banten, Wakil Ketua I, dan Kepala Bidang I. Antusiasme mahasiswa dalam kegiatan tersebut terlihat dari partisipasi mereka dalam aksi kepedulian sosial. Hingga kegiatan berlangsung, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp5.253.500. Program Zakat Goes to Campus diharapkan tidak hanya menjadi sarana sosialisasi zakat di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga mampu membangun kesadaran mahasiswa untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan. Melalui sinergi antara BAZNAS Banten dan UIN Banten, kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian, semangat berbagi, serta kesadaran untuk menunaikan zakat dan membantu sesama.
BERITA31/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk 1.000 Warga Terdampak Kekeringan di Lebak Lebak
BAZNAS Banten Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk 1.000 Warga Terdampak Kekeringan di Lebak Lebak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten bersama BAZNAS Kabupaten Lebak salurkan bantuan air bersih sebanyak 20.000 liter kepada 1.000 penerima manfaat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan distribusi air bersih tersebut dilaksanakan pada 29–30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menyasar warga di Kecamatan Muncang dan Kecamatan Leuwidamar yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih untuk keperluan rumah tangga." Ujar Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Pery Hasanudin. Salah seorang penerima manfaat, Animan, mengungkapkan rasa syukurnya atas air bersih yang diberikan BAZNAS. Sebelum adanya bantuan, ia harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bagi kebutuhan keluarganya. “Sebelum ada bantuan dari BAZNAS, saya harus memikul air sejauh 2 kilometer demi kebutuhan rumah tangga. Alhamdulillah, sekarang sudah jauh lebih mudah untuk dapat air bersih,” ujarnya. Kondisi kekeringan yang terjadi membuat sebagian masyarakat harus menempuh jarak jauh untuk memperoleh air bersih. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan.
BERITA30/08/2026 | Amalia
OJK, BAZNAS Banten, dan BAZNAS Pandeglang Gelar Bazaar Sembako Murah, Bupati Pandeglang Hadir
OJK, BAZNAS Banten, dan BAZNAS Pandeglang Gelar Bazaar Sembako Murah, Bupati Pandeglang Hadir
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan kegiatan Bazaar Sembako Murah bagi masyarakat di Kabupaten Pandeglang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor BAZNAS Kabupaten Pandeglang dan turut dihadiri oleh Bupati Pandeglang pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan bazaar sembako murah ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memperkuat sinergi antara OJK dan BAZNAS dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten, Pery Hasanudin, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa bazaar sembako murah ini merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan untuk keempat kalinya. “Alhamdulillah, kita bisa menyelenggarakan pendistribusian bazaar sembako murah. Ini merupakan kegiatan yang keempat. Sebelumnya dilaksanakan di Carita, kemudian di Klinik Mata Utama Saruni, Yayasan Babunnajah, dan kali ini bersama BAZNAS Kabupaten Pandeglang,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kehadiran Bupati Pandeglang dalam kegiatan tersebut turut menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui kolaborasi antarlembaga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Banten kembali menunjukkan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan. Bersama BAZNAS, zakat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
BERITA27/08/2026 | Amalia
Tanggap Kekeringan Lebak: BAZNAS Banten dan Bank Banten Pasok *32.000 Liter* Air Bersih ke Cipanas
Tanggap Kekeringan Lebak: BAZNAS Banten dan Bank Banten Pasok *32.000 Liter* Air Bersih ke Cipanas
Setelah sebelumnya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Pandeglang menyalurkan 48.000 liter air kepada masyarakat terdampak kekeringan, kini BAZNAS Provinsi Banten kembali mendistribusikan *32.000 liter* air bersih dengan menerjukan empat armada truk tangki ke daerah terdampak kekeringan di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (22/8/2026). Aksi tanggap darurat ini direalisasikan melalui kemitraan strategis bersama Bank Banten guna menanggulangi krisis air bersih akibat kemarau panjang. Penyaluran air bersih difokuskan pada beberapa titik pemukiman warga yang mengalami krisis air paling parah. Pengiriman air bersih ini menjangkau lebih dari *1.000 jiwa warga* yang dalam beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan pasokan air layak konsumsi. "Aksi tanggap darurat ini bersumber dari optimalisasi dana infak dan sedekah para munfik yang dikelola BAZNAS Banten, disinergikan dengan dukungan kepedulian sosial Bank Banten." ungkap Saepudin Asy Syadzily, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Banten. Ia juga mengatakan bahwa penyaluran empat truk tangki air bersih ini merupakan bukti nyata penyaluran amanah yang langsung berdampak pada kebutuhan pokok masyarakat. "Amanah dari para munfik dan mitra strategis seperti Bank Banten telah kami tunaikan. Terima kasih atas kepercayaan dan kontribusi nyata yang diberikan. Setiap tetes air bersih ini membawa keberkahan dan harapan baru bagi saudara-saudara kita di Lebak," ujarnya. Dalam proses pendistribusian di lapangan, tim BAZNAS Banten dan Bank Banten bekerja sama secara teknis dengan tokoh masyarakat setempat untuk membagikan air bersih secara merata ke jeriken dan wadah penampungan milik warga. Sinergi berkelanjutan antara BAZNAS Banten dan Bank Banten serta mitra atau perusahaan lain diharapkan terus diperkuat guna memperluas jangkauan penanganan krisis kekeringan di wilayah Banten lainnya yang membutuhkan respons cepat pertolongan kemanusiaan.
BERITA22/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Audiensi dengan OJK, Dorong Kolaborasi Optimalisasi ZIS dan DSKL
BAZNAS Banten Audiensi dengan OJK, Dorong Kolaborasi Optimalisasi ZIS dan DSKL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten dalam rangka memperkuat sinergi dan membuka peluang kolaborasi dalam optimalisasi zakat, infak, sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di Provinsi Banten pada Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Provinsi Banten menyampaikan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi yang memiliki tugas dalam pengelolaan zakat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat Banten. BAZNAS Banten menilai bahwa berbagai upaya perbaikan dan kebaikan bagi masyarakat membutuhkan sinergi serta kerja sama dari berbagai pihak. “Pada prinsipnya, yang kita perlukan adalah kolaborasi dan kerja sama. Dengan kekuatan yang dimiliki masing-masing lembaga, program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin. OJK Provinsi Banten menyambut baik kehadiran BAZNAS Banten, menurut Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma, kolaborasi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat maupun pelaku industri jasa keuangan, termasuk dukungan sponsorship dalam pelaksanaan kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Melalui audiensi ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap hubungan kelembagaan dengan OJK dan industri jasa keuangan dapat terus diperkuat. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya meningkatkan optimalisasi ZIS dan DSKL, tetapi juga mampu memperluas program pemberdayaan dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Banten.
BERITA21/08/2026 | Amalia
BAZNAS Kabupaten Serang Koordinasi dengan BAZNAS Banten Bahas Penyusunan Renstra
BAZNAS Kabupaten Serang Koordinasi dengan BAZNAS Banten Bahas Penyusunan Renstra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang melakukan koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Banten terkait penyusunan Rencana Strategis (Renstra) sebagai bagian dari upaya menyelaraskan arah dan program pengelolaan zakat di tingkat daerah dengan visi dan misi BAZNAS secara nasional. Koordinasi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan penyusunan Renstra BAZNAS Kabupaten Serang memiliki kesamaan tujuan dan arah dengan perencanaan BAZNAS di tingkat provinsi maupun nasional. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Serang telah membentuk tim penyusun Renstra dan menyusun jadwal kerja. Proses penyusunan ditargetkan dapat diselesaikan pada Oktober mendatang. BAZNAS Provinsi Banten juga menekankan pentingnya penguatan data sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan. Ketersediaan basis data yang akurat dan terintegrasi menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat agar program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. “Perencanaan yang baik harus didukung dengan data yang baik. Karena itu, penguatan basis data menjadi bagian penting agar program yang disusun tepat sasaran dan dapat saling menguatkan antara BAZNAS Kabupaten Serang, BAZNAS Provinsi Banten, maupun BAZNAS RI,” ujar Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Banten, Saepudin Asy-Syadzily. Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan bimbingan teknis (bimtek) perencanaan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BAZNAS dalam menyusun perencanaan strategis yang terarah, terukur, dan selaras dengan kebijakan BAZNAS secara berjenjang.
BERITA20/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, Bahas Optimalisasi ZIS dan DSKL
BAZNAS Banten Audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, Bahas Optimalisasi ZIS dan DSKL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten dalam rangka memperkuat sinergi dan membahas optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Kantor BI. Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Banten untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan penghimpunan ZIS DSKL, sekaligus memperkuat pendistribusian dan pendayagunaannya bagi masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan pentingnya membangun sinergi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, khususnya dalam mendorong literasi dan kesadaran mengenai zakat serta membuka ruang kolaborasi dalam pengelolaan dan pendayagunaan dana sosial keagamaan. “Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Banten terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan ZIS DSKL agar semakin banyak memberikan manfaat dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin. Optimalisasi ZIS DSKL diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan, tetapi juga dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, maupun kemanusiaan. Sementara itu, Bank Indonesia Provinsi Banten menyambut baik sinergi dengan BAZNAS Provinsi Banten dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan ZIS DSKL. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang selaras dengan ketentuan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
BERITA18/08/2026 | Amalia
Grand Krakatau Hotel Gandeng BAZNAS Banten Salurkan 108 Paket Nasi Box
Grand Krakatau Hotel Gandeng BAZNAS Banten Salurkan 108 Paket Nasi Box
Grand Krakatau Hotel kembali menggandeng BAZNAS Provinsi Banten dalam menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat. Kali ini, sebanyak 108 paket nasi box disalurkan kepada penerima manfaat di Yayasan Bina Wanita Bahagia, pada Kamis (13/8). Kegiatan pendistribusian bantuan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran BAZNAS Provinsi Banten, yakni Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, Kepala Bidang II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta Kepala Bagian III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan. Kehadiran jajaran BAZNAS Banten menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama antara Grand Krakatau Hotel dan BAZNAS Banten dalam penyaluran CSR ini merupakan bentuk sinergi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung kepedulian sosial di tengah masyarakat. "Sebanyak 108 paket nasi box yang disalurkan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para penerima manfaat di Yayasan Bina Wanita Bahagia sekaligus memberikan kebermanfaatan nyata dari program CSR yang dijalankan." ungkap Rachmat Halim, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Banten. BAZNAS Provinsi Banten terus mendorong terbangunnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dalam menghadirkan program-program sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
BERITA14/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Kenalkan Peran Zakat untuk Pendidikan melalui Zakat Goes to Campus di UNTIRTA
BAZNAS Banten Kenalkan Peran Zakat untuk Pendidikan melalui Zakat Goes to Campus di UNTIRTA
BAZNAS Provinsi Banten menggelar kegiatan Zakat Goes to Campus dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), pada Senin sore (10/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus UNTIRTA Sindang ini diikuti oleh sekitar 3.000 mahasiswa baru secara hybrid. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya BAZNAS Banten dalam meningkatkan literasi zakat sekaligus memperkenalkan peran zakat dalam mendukung sektor pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Banten menyampaikan materi mengenai peran zakat untuk pendidikan, khususnya bagaimana zakat dapat menjadi instrumen dalam membantu meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui program Zakat Goes to Campus, BAZNAS Banten terus mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).” Ungkap Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai ZIS dan DSKL, sekaligus membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya berzakat dan berbagi sebagai bagian dari kepedulian sosial. “BAZNAS Banten berharap kegiatan edukasi zakat di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang memiliki pemahaman lebih baik mengenai zakat serta turut berkontribusi dalam penguatan zakat di Provinsi Banten.” Ujarnya.
BERITA10/08/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Perkuat Kapasitas Pimpinan melalui BAZNAS Strategic Development
BAZNAS Banten Perkuat Kapasitas Pimpinan melalui BAZNAS Strategic Development
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Banten. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 27–29 Juli 2026, di Asrama Grand El Hajj, sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten Tb. Rubal Faisal, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi beserta jajaran, serta ketua BAZNAS Provinsi Banten. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, di antaranya manajemen konflik dan problem solving, tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS daerah, strategi membangun kepercayaan publik, strategi mengelola reputasi lembaga, optimalisasi fundraising, serta berbagai materi lain yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan amil zakat. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang sangat unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lainnya yang dapat dilaksanakan secara mandiri, zakat membutuhkan pengelolaan yang profesional melalui instrumen khusus, yaitu amil. "Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang membutuhkan manajemen dan kelembagaan yang profesional. Zakat yang terinstitusionalisasi adalah kunci terciptanya keadilan ekonomi. Sudah saatnya kita berhenti memandang zakat hanya sebagai ritual individu, tetapi sebagai kekuatan kolektif untuk membangun martabat umat. Pandangan inilah yang menjadi dasar diselenggarakannya BAZNAS Strategic Development," ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa'adi, menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS di tengah masyarakat tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga menjadi pilar utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. "Karena itu, kapasitas kepemimpinan para amil harus terus ditingkatkan agar mampu menjadi pemimpin yang adaptif, visioner, dan profesional. BAZNAS Strategic Development merupakan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para amil secara berkelanjutan sehingga mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa depan," ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas melalui BAZNAS Strategic Development diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. "Mudah-mudahan melalui pelatihan ini BAZNAS semakin mampu menyusun strategi pengembangan lembaga sehingga semakin dipercaya masyarakat. Kepercayaan itu akan berdampak pada meningkatnya penghimpunan zakat yang pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Selain itu, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap perusahaan juga perlu terus didorong agar potensi zakat di Provinsi Banten dapat dioptimalkan," tuturnya. Melalui penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Banten berharap seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang profesional, akuntabel, dan terpercaya demi mewujudkan kesejahteraan umat.
BERITA28/07/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Paket Gizi untuk Anak di Pandeglang pada Peringatan Hari Anak Nasional
BAZNAS Banten Salurkan Paket Gizi untuk Anak di Pandeglang pada Peringatan Hari Anak Nasional
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, BAZNAS Provinsi Banten bekerjasama dengan Kemendukbangga/BKKBN berpartisipasi menyalurkan paket gizi kepada anak-anak di Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai upaya mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Paket gizi yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Banten dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dipenuhi hak-haknya, termasuk hak memperoleh asupan gizi yang baik. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan dan gizi anak menjadi investasi penting dalam mencetak generasi penerus yang unggul. "Melalui momentum Hari Anak Nasional ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi anak-anak. Semoga paket gizi yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk tumbuh sehat dan meraih cita-cita," ujarnya.
BERITA24/07/2026 | Amalia
PT SRIBOGA Flour Mill Gandeng BAZNAS Banten Salurkan Zakat untuk Yatim Dhuafa
PT SRIBOGA Flour Mill Gandeng BAZNAS Banten Salurkan Zakat untuk Yatim Dhuafa
PT SRIBOGA Flour Mill kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyaluran santunan kepada 66 anak yatim dan dhuafa bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Banten. Pada Sabtu, 11 Juli 2026 bertempat di wahana bermain anak Mahoni Bangun Sentosa Serang. Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 66 anak yatim dan dhuafa menerima santunan dan juga kaos, tas dan perlengkapan sekolah, Al-Qur'an, Goodybag dan jamuan snack, juga makan siang. Tidak hanya itu, mereka juga diajak berwisata dan menikmati berbagai wahana permainan anak sebagai bagian dari upaya memberikan kebahagiaan serta menciptakan momen yang menyenangkan bagi mereka. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi kepada PT Sriboga Flour Mill yang telah mempercayakan penyaluran dana sosial perusahaan melalui BAZNAS Banten. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat menjadi langkah nyata dalam memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Sriboga Flour Mill atas kepercayaan dan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Semoga kolaborasi ini menjadi amal kebaikan yang terus mengalir manfaatnya serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama," ujar Wawan. Suasana penuh keceriaan tampak sepanjang kegiatan. Anak-anak antusias mengikuti berbagai permainan, menikmati wisata, serta menerima paket bantuan yang telah disiapkan. Senyum dan tawa mereka menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan yang berarti. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Banten terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. "Kolaborasi bersama PT Sriboga Flour Mill diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha untuk bersama-sama membangun kepedulian sosial dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan" ujar Wawan.
BERITA13/07/2026 | Amalia
Turut Semarakan MTQ XXIII, BAZNAS Banten Terus Kuatkan Literasi Zakat dan Pemberdayaan Umat
Turut Semarakan MTQ XXIII, BAZNAS Banten Terus Kuatkan Literasi Zakat dan Pemberdayaan Umat
Dalam upaya menyemarakkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Masjid Raya Albantani, KP3B, Kota Serang, BAZNAS Provinsi Banten turut hadir membuka layanan sosialisasi zakat sekaligus memperkenalkan berbagai program pemberdayaan ekonomi melalui produk-produk binaan mustahik (6/7). Partisipasi ini menjadi wujud komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam menghadirkan syiar zakat di tengah momentum syiar Al-Qur'an. Melalui edukasi kepada masyarakat, BAZNAS mengajak umat untuk memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat dan mengubah mustahik menjadi muzaki. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Banten juga memperkenalkan produk unggulan binaan mustahik, salah satunya Z-Chicken dan madu teuweul, sebagai bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola secara amanah, profesional, dan transparan mampu melahirkan usaha produktif yang meningkatkan kemandirian ekonomi para penerima manfaat. Kehadiran booth BAZNAS mendapat perhatian pengunjung yang antusias mengenal berbagai layanan zakat dan program pemberdayaan yang dijalankan. Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Banten dalam MTQ XXIII menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai BAZNAS, yaitu Amanah, Profesional, Transparan, dan Berdampak. Melalui sinergi antara dakwah Al-Qur'an dan penguatan ekosistem zakat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan. "Al-Qur'an membimbing hati, zakat menggerakkan kepedulian. Bersama BAZNAS, mari wujudkan keberkahan yang berdampak bagi umat."
BERITA08/07/2026 | Kartika
BAZNAS Banten Gelar Program 1.000 Yatim Dhuafa, Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharram
BAZNAS Banten Gelar Program 1.000 Yatim Dhuafa, Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharram
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Program 1.000 Yatim Dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan dhuafa di momentum bulan Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini diisi dengan penyaluran santunan, paket alat tulis sekolah, Al-Qur'an, pakaian, makanan, serta snack kepada para penerima manfaat yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Program yang dilaksanakan pada 2 Juli 2026 bertempat di Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak yang turut mendukung suksesnya kegiatan, yakni Ayasofya Center Indonesia, PT Sriboga Flour Mill, Kabar Banten, Bank Banten, PT Sinar Andaru, Klinik Utama Mata Saruni, Hj. Ade Yuliasih, BJBS, dan BSN. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Pery Hasanudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) kepada masyarakat yang membutuhkan. "Dalam mendukung tujuan mutu lembaga untuk mengoptimalkan program pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS-DSKL, khususnya di bulan Muharram yang penuh berkah ini, BAZNAS Provinsi Banten berbagi kebahagiaan melalui Program 1.000 Yatim Dhuafa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa," ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa para penerima manfaat berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki dan para mitra yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, maupun donasinya melalui BAZNAS Provinsi Banten. "Anak-anak yatim yang hadir berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Amanah yang telah dititipkan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat," tutur Wawan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, yang memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Program 1.000 Yatim Dhuafa oleh BAZNAS Provinsi Banten. Menurutnya, zakat memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial sekaligus membersihkan harta dan jiwa setiap muslim. "Harta yang kita miliki sejatinya terdapat hak kaum dhuafa di dalamnya. Saya mengapresiasi BAZNAS Banten yang menghadirkan kegiatan Lebaran Yatim Dhuafa ini. Manfaat zakat sangat besar, di antaranya untuk menyucikan jiwa, raga, dan harta kita, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
BERITA03/07/2026 | Amalia
BAZNAS Banten Hadirkan Syekh Usamah dari Mesir
BAZNAS Banten Hadirkan Syekh Usamah dari Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menghadirkan ulama asal Mesir. Syekh Usamah, dalam kegiatan pembinaan bagi 40 penerima manfaat Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) pada Minggu, 7 Juni 2026 bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam memperkuat pemahaman keislaman, kepemimpinan, serta peran generasi muda dalam pembangunan umat melalui pengelolaan zakat Program SKSS sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Banten yang tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga pembinaan berkelanjutan bagi para penerima beasiswa. Mengusung tema "Pentingnya Zakat untuk Kemajuan Umat". Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Wawan Wahvuddin, turut hadir dan berperan sebagai penerjemah materi yang disampaikan Syekh Usamah sehingga para peserta dapat memahami pesan- pesan yang disampaikan secara lebih mendalam. Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh Abu Aly selaku moderator yang mengarahkan sesi tanva jawab dan interaksi antara narasumber dengan para mahasíswa penerima beasiswa. Wawan menyampaikan bahwa pembinaan inl merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Banten dalam mencetak generasi sariana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memilik pemahaman keislaman yang kuat dan kepedulian terhadap persoalan umat. Melalui program SKSS BAZNAS Banten berharap para penerima manfaat dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat serta turut berkontribusi d alam mengoptimalkar gerakan zakat untuk kemajuan bangsa Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatar hingga akhir acara. Selain mendapatkan wawasan mengenai zakat dan pembangunan umat, mereka juga memperoleh motivasi untuk terus meninakatkan kapasitas diri sebagai generasi muda yang kelak diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, dan daerahnya.
BERITA17/06/2026 | Kartika
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.

Lihat Daftar Rekening →