WhatsApp Icon
BAZNAS BANTEN TEGASKAN ZAKAT TIDAK DIGUNAKAN UNTUK PROGRAM MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten tegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

 

Hal tersebut selaras dengan apa yang disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, yang mengatakan bahwa pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

 

“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026). 

 

Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menegaskan bahwa BAZNAS Banten menjujung tinggi prinsip 3A yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

 

“Seluruh proses penghimpunan maupun pendistribusian di BAZNAS Banten harus tetap dalam berada di koridor 3A tersebut, dan tidak boleh menyimpang dari aturan yang berlaku.

 

Ia juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pengelolaan ZIS, BAZNAS Banten selalu di audit baik oleh Kantor Akuntan Publik, maupun Inspektorat Jenderal Kementrian Agama agar pengelolaan dana ZIS dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan 

perundang-undangan.

 

“Kami mengimbau masyarakat Banten agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Amanah dari muzaki akan tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan” ungkap Wawan.

27/02/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Gelar Opening Ceremony Semarak Ramadan 1447 H di Mall of Serang

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten resmi membuka kegiatan Semarak Ramadan 1447 H yang digelar di Mall of Serang pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi bersama Mall of Serang dan Bank Jabar Banten Syariah (BJB Syariah), serta didukung berbagai mitra strategis.

 

Dalam seremoni pembukaannya, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Banten, BJB Syariah, dan Kabar Banten terkait kerja sama publikasi dan iklan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Antara BAZNAS Banten dengan MOS terkait penyelenggaraan kegiatan Semarak Ramadan. Selain itu, BAZNAS Banten juga menjalin kerja sama dengan Klinik Utama Mata Saruni untuk pelaksanaan operasi katarak gratis bagi mustahik sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kurang mampu.

 

Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa kegiatan Semarak Ramadan tahun ini akan berlangsung sepanjang bulan suci dengan beragam program edukatif, sosial, dan religius. Di antaranya bincang seputar zakat, cek kesehatan gratis, talkshow hikmah kesehatan dalam berpuasa, dongeng dan kaligrafi Ramadan, interactive charity experience, penampilan nasyid, beauty class dan hijab workshop, cek kesehatan mata gratis, lomba hafalan surat pendek, Ramadan Runway Fashion Show, Teman Sekarya Kids Craft, lomba dai cilik, MOS Spotlight Ramadan, edukasi investasi emas, literasi keuangan syariah, kajian islami, hingga live music religi.

 

Selama Ramadan, masyarakat juga dapat memanfaatkan gerai konsultasi serta layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah yang tersedia setiap hari di area Mall of Serang, dengan dukungan penuh dari BJB Syariah sebagai sponsor.

 

Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang, Handri Rahmat Ilahi, menyampaikan harapan agar sinergi antara lembaga keuangan syariah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Banten, serta BAZNAS terus diperkuat. 

 

“Kami berdoa agar kolaborasi ini semakin solid dan BAZNAS semakin hebat dalam mengemban amanah umat,” ujarnya.

 

Sementara itu, perwakilan Mall of Serang, Radella, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan tahun kelima penyelenggaraan program Ramadan bersama BAZNAS. Mereka berharap Semarak Ramadan dapat menghadirkan suasana kebersamaan serta memberikan pengalaman yang berkesan dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi peran BAZNAS sebagai solusi dalam membantu masyarakat kurang mampu.

 

"Biasanya untuk operasi katarak itu membutuhkan biaya banyak, tapi karena BAZNAS, biaya itu bisa dipangkas hanya menjadi 2,5 juta per mata." ungkapnya.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat di Banten untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi. 

 

"BAZNAS adalah instrumen negara yang harus kita perkuat agar manfaatnya, outcomenya, dan impactnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara transparan juga tepat sasaran" ujarnya.

22/02/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Dukung Program Indonesia Santripreneur Care, Dari Banten Untuk Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menghadiri dan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Indonesia Santripreneur Care: Dari Banten untuk Indonesia yang digelar di Aula UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh IKALUIN Wilayah Banten ini menjadi momentum kolaborasi dalam membangun ekosistem santripreneur yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ace Hasan Syadzily, Ketua BAZNAS Banten Wawan Wahyuddin, Ketua Umum INKOPONTREN Marsudi Syuhud, serta Ketua IKALUIN Wilayah Banten Agus Syabarruddin, bersama unsur akademisi dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan kewirausahaan santri sejalan dengan misi BAZNAS dalam pendayagunaan zakat produktif. Program santripreneur dinilai mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki serta memperluas dampak ekonomi umat secara berkelanjutan.

 

Menurutnya, BAZNAS Banten siap menghadirkan berbagai program pemberdayaan, seperti penguatan SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) dan pengembangan gagasan “Satu Keluarga Satu Pengusaha” melalui pembinaan dan pelatihan kewirausahaan bagi santri di pondok pesantren.

 

Sementara itu, Marsudi Syuhud menegaskan bahwa santri tidak hanya berperan sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi. Dengan jumlah pesantren yang besar di Indonesia, santri memiliki potensi strategis dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, serta membangun ekosistem ekonomi yang adil sesuai prinsip Maqashid Syariah.

 

Ace Hasan Syadzily dalam pemaparannya via zoom menekankan pentingnya kehadiran negara dalam mendukung pengembangan santripreneur. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan afirmatif, akses permodalan, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, serta perluasan akses pasar. Menurutnya, pondok pesantren bukan hanya lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

 

Kegiatan ini juga menegaskan mandat strategis, di antaranya penguatan pesantren sebagai basis pembangunan nasional, sinergi program nasional berbasis pesantren, penguatan peran Inkopontren sebagai agregator ekonomi pesantren, serta pengembangan santripreneur sebagai kontribusi nyata bagi ekonomi daerah dan nasional. Banten pun diharapkan menjadi model nasional pengembangan program berbasis pondok pesantren yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

 

Melalui kolaborasi yang terarah dan berkelanjutan, Indonesia Santripreneur Care diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian bangsa.

15/02/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Tetapkan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah 1447 H, Permudah Umat Tunaikan Kewajiban

BAZNAS Banten Tetapkan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah 1447 H, Permudah Umat Tunaikan Kewajiban

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten resmi menetapkan nilai zakat fitrah dan fidyah untuk wilayah Provinsi Banten melalui Surat Keputusan Ketua BAZNAS Provinsi Banten nomor 006 tahun 2026. Penetapan ini dilakukan guna memberikan kemudahan dan kepastian bagi umat Muslim dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah dan fidyah.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil kajian bersama MUI Provinsi Banten, Kanwil. Kemenag Provinsi Banten, dan berdasarkan prediksi harga beras pada bulan Ramadhan dari Bulog, Dinas Ketapang Prov. Banten, survey harga di 3 pasar serta berdasarkan ketetapan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

 

“Kami ingin memastikan umat Muslim di Banten dapat menunaikan zakat fitrah dengan mudah, sesuai ketentuan syariat dan kondisi harga di daerah masing-masing. Penetapan ini juga menjadi panduan resmi agar tidak terjadi perbedaan yang membingungkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Adapun zakat fitrah dapat ditunaikan dalam bentuk beras sebanyak 2,5 kilogram atau 3,5 liter per jiwa, atau setara uang sebesar:

• Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, dan Kota Serang sebesar Rp40.000 per jiwa

• Kabupaten Pandeglang sebesar Rp45.000 per jiwa

• Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang sebesar Rp47.000 per jiwa

• Kota Tangerang Selatan sebesar Rp50.000 per jiwa

Sementara itu, untuk ketentuan fidyah ditetapkan sebesar Rp50.000 per hari per jiwa.

 

BAZNAS Provinsi Banten juga mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh para mustahik di seluruh wilayah Provinsi Banten.

11/02/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Provinsi Banten Gelar FGD Zakat Profesi, Bahas Tantangan Literasi hingga Kepatuhan Muzaki

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Zakat Profesi dan Tantangan Implementasi: Literasi Zakat, Kepatuhan Muzaki, dan Peran Amil”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026 bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.

FGD tersebut menghadirkan sejumlah narasumber lintas lembaga dan tokoh keagamaan, di antaranya Ketua BAZNAS Provinsi Banten periode 2020–2025 Syibli Syarjaya, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten Amrullah, Sekretaris Jenderal MUI Provinsi Banten Endang Saeful Anwar, serta Ketua Majelis Pesantren Salafi Martin Syarqowi.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyuddin yang membuka kegiatan FGD tersebut menegaskan bahwa perkembangan kehidupan yang begitu cepat menuntut pengelolaan zakat yang adaptif dan berdaya guna. Menurutnya, zakat harus mampu menjadi instrumen keberkahan sekaligus solusi sosial yang terus mengibarkan semangat perbaikan dan kebaikan.

 

Sementara itu, dalam paparannya, Martin Syarqowi, salah satu tokoh keagamaan di Provinsi Banten, menjelaskan bahwa istilah zakat profesi berangkat dari konsep kasab, yakni setiap bentuk usaha atau penghasilan, baik dari bertani, berdagang, maupun profesi lainnya. Ia menegaskan bahwa tidak ada perdebatan mengenai keberadaan zakat profesi, karena pada prinsipnya zakat profesi memang ada. Namun demikian, menurutnya, yang perlu terus dikaji adalah bagaimana penghasilan tersebut dikategorikan secara tepat, baik dalam penentuan posisi sebagai muzaki maupun mustahik, agar penerapan zakat profesi tetap sesuai dengan kaidah syariat dan memberikan keadilan bagi seluruh pihak.

 

Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Martin, Endang Saeful Anwar Sekjen MUI Banten menyampaikan bahwa Majelis Ulama Indonesia telah memberikan perhatian besar terhadap isu zakat. Hingga kini, MUI telah mengeluarkan lebih dari 25 fatwa terkait zakat, termasuk Fatwa MUI Nomor 03 Tahun 2023 tentang zakat penghasilan.

 

“Semua bentuk penghasilan wajib dikeluarkan zakatnya apabila telah memenuhi nishab. Fatwa tersebut masih berlaku dan belum ada pencabutan. Namun demikian, perlu kajian lanjutan terkait penetapan nishab serta perhitungan zakatnya,” jelasnya.

 

Syibli Syarjaya menyoroti aspek regulasi dan pengelolaan zakat. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di Indonesia telah memiliki berbagai payung hukum yang jelas. 

 

“Diskusi kita hari ini bukan lagi soal boleh atau tidaknya zakat profesi, tetapi bagaimana cara mengoptimalkan implementasinya agar sesuai regulasi, syariat, dan memberi manfaat maksimal,” tegas Syibli.

 

Perwakilan Kanwil Kemenag Provinsi Banten Amrullah dalam paparan nya juga menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam mendukung implementasi Undang-Undang Zakat. Menurutnya, penguatan regulasi dan kebijakan teknis menjadi kunci, termasuk penerapan surat kesediaan zakat kepada setiap muzaki ASN serta kajian komprehensif terkait profesi tertentu.

 

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan publikasi yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Banten. 

 

“Distribusi zakat perlu terus dipublikasikan melalui video, brosur, dan laporan berkala agar masyarakat mengetahui bahwa zakat dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran.” ujarnya.

09/02/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

BAZNAS Banten Salurkan 165 Paket Daging Dam Haji dan Sembako untuk Warga Pulau Tunda
BAZNAS Banten Salurkan 165 Paket Daging Dam Haji dan Sembako untuk Warga Pulau Tunda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyalurkan sebanyak 165 paket daging dam haji dan sembako bagi masyarakat Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten pada Senin, 20 Oktober 2025. Penyaluran ini menyasar keluarga berisiko stunting sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Banten terhadap peningkatan kesejahteraan dan gizi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Dinas Sosial Provinsi Banten, DP3AKKB, dan OPD terkait dalam rangkaian kunjungan kerja dan bakti sosial di Pulau Tunda. Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan upaya BAZNAS Banten dalam meningkatkan kesejahteraan hingga ke wilayah kepulauan. “Alhamdulillah, amanah yang dititipkan oleh para muzaki dan para mudohi untuk mustahik di Provinsi Banten sudah kami sampaikan. Terima kasih kepada muzaki yang telah percaya untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Provinsi Banten.” ungkapnya.
BERITA22/10/2025 | Amalia
RAKORDA BAZNAS BANTEN, WAKIL GUBERNUR IMBAU TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS
RAKORDA BAZNAS BANTEN, WAKIL GUBERNUR IMBAU TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS
Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, hadiri pembukaan Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-Provinsi Banten dan LAZ skala Provinsi pada Rabu, 8 Oktober 2025 bertempat di pendopo Gubernur Banten. Kegiatan rutin tahunan ini digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten dengan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Asta Cita”. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah mengungkapkan apresiasi atas kinerja BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). “Program BAZNAS cukup bagus, tepat sasaran, dengan senang hati saya memberikan seluruh gaji untuk BAZNAS setiap bulannya” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa pemerintah Provinsi Banten siap terus mengawal maupun mensupport dan juga ikut serta bersama BAZNAS Prov Banten dalam mengentaskan kemiskinan. “Kita akan arahkan stakeholder, pengusaha, dan lain-lain untuk menunaikan zakat infak sedekahnya melalui BAZNAS” ujarnya. Sementara itu Kepala Kanwil. Kemenag Provinsi Banten, Amrullah yang hadir pada kegiatan Rakorda tersebut mengungkapkan bahwa masih banyak potensi ekonomi umat islam yang dapat dikelola lebih baik lagi. “BAZNAS harus mampu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, untuk menggali potensi tersebut kita harus banyak melakukan sosialisasi, memberikan informasi, maupun edukasi” pesannya. Ketua BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, mengungkapkan bahwa Rakorda kali ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, dan program kerja satu tahun ini . “Kita mencoba menyusun strategi baik untuk tahun berikutnya maupun sisa bulan di tahun ini” Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Syibli, Pimpinan BAZNAS RI supervisi wilayah Banten Zainulbahar nur yang hadir secara daring menyampaikan bahwa untuk dapat mengoptimalkan kinerja pengelolaan ZIS, BAZNAS hendaknya dapat berkolaborasi dengan LAZ. “Pentingnya penguatan SDM, pengendalian, serta kolaborasi dengan LAZ dan pembentukan UPZ agar BAZNAS se Provinsi Banten mampu mencapai bahkan melampaui target di tahun 2026” jelasnya.
BERITA08/10/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Sosialisasi ZIS di Universitas Primagraha Sekaligus Teken MoU Optimalisasi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Banten Gelar Sosialisasi ZIS di Universitas Primagraha Sekaligus Teken MoU Optimalisasi Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Universitas Primagraha, Kota Serang pada Sabtu 4 Oktober 2025 lalu. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Provinsi Banten dan Universitas Primagraha terkait optimalisasi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan Zakat, Infak, Sedekah, Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), serta penguatan sumber daya manusia. Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Banten, Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas sinergi dengan perguruan tinggi guna memperkuat pengelolaan zakat di kalangan civitas akademik. “Melalui kerja sama ini, kami berharap potensi zakat dari lingkungan kampus dapat dikelola secara optimal untuk kemaslahatan umat, sekaligus menumbuhkan semangat filantropi di kalangan mahasiswa dan dosen,” ujarnya. Sementara itu, Rektor Universitas Primagraha, Romli Ardie, menyambut baik kerja sama ini sebagai wujud kepedulian lembaga pendidikan terhadap pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat. Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat untuk mengembangkan program bersama seperti pembentukan unit pengumpul zakat di lingkungan kampus, sosialisasi, pengabdian masyarakat berbasis zakat, serta pemberdayaan mahasiswa dan pelaksanaan kegiatan lain yang dianggap relevan
BERITA06/10/2025 | Amalia
BERDAYAKAN MUSTAHIK, BAZNAS BANTEN LUNCURKAN 16 Z-MART
BERDAYAKAN MUSTAHIK, BAZNAS BANTEN LUNCURKAN 16 Z-MART
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali meluncurkan program pemberdayaan ekonomi melalui pendistribusian warung Z-Mart kepada 16 penerima manfaat di wilayah Banten sejak 21 September 2025. Program ini tersebar di lima daerah, yakni Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, dan Kabupaten Pandeglang. Z-Mart merupakan program pemberdayaan ekonomi yang fokus pada pengembangan warung/toko skala mikro milik mustahik untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi kemiskinan di perkotaan. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya menyampaikan bahwa distribusi Z-Mart merupakan langkah nyata BAZNAS Banten dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat di berbagai Kabupaten/Kota. “Kami berharap, penerima manfaat dapat mengelola Z-Mart dengan baik, mereka diharapkan mampu mengembangkan usahanya agar dapat meningkatkan taraf hidup keluarga,” ujarnya. Selain memberikan bantuan berupa sarana dan isi warung, BAZNAS Banten juga melakukan monitoring dan pendampingan secara berkala agar program dapat berjalan optimal. Upaya ini sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang produktif dan berdaya guna.
BERITA22/09/2025 | Amalia
BAZNAS Banten gelar BIMTEK penyusunan dokumen perencanaan tahun 2026 bersama BAZNAS se-Provinsi Banten
BAZNAS Banten gelar BIMTEK penyusunan dokumen perencanaan tahun 2026 bersama BAZNAS se-Provinsi Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Evaluasi Semester I Tahun 2025 sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Hotel Lynn Serang pada 15–17 September 2025 dengan dihadiri perwakilan dari 8 BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari BAZNAS RI Hambali, selaku Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional. Dalam sambutan nya, Hambali menekankan pentingnya penyusunan perencanaan BAZNAS yang selaras dengan arah kebijakan negara. Menurutnya, keselarasan tersebut menjadi kunci agar program-program pengentasan kemiskinan dapat berjalan beriringan dengan program pemerintah. “BAZNAS di daerah diharapkan mampu menyusun perencanaan yang terintegrasi dengan kebijakan nasional, sehingga zakat bisa menjadi instrumen nyata dalam mendukung pembangunan dan mengentaskan kemiskinan,” ujarnya. Selain itu, Hambali juga menyampaikan bahwa BAZNAS RI menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah secara nasional sebesar Rp. 66 triliun pada tahun 2026. Target tersebut diharapkan berdampak positif bagi BAZNAS daerah, termasuk Provinsi Banten, dalam upaya meningkatkan kinerja penghimpunan dan penyaluran dana zakat. Selaras dengan apa yang disampaikan Hambali, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini harus diikuti dengan sebaik-baiknya. "Agar target penghimpunan Rp. 168 milyar untuk Provinsi Banten dapat tercapai di tahun 2026 nanti, maka kita harus menyusun perencanaan sebaik mungkin dan fokus dalam kegiatan ini." ungkapnya.
BERITA17/09/2025 | Amalia
ENTRY MEETING AUDIT SYARIAH, LANGKAH BAZNAS BANTEN CIPTAKAN TATA KELOLA LEMBAGA SESUAI SYARIAT
ENTRY MEETING AUDIT SYARIAH, LANGKAH BAZNAS BANTEN CIPTAKAN TATA KELOLA LEMBAGA SESUAI SYARIAT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan Auditor Syariah dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka kegiatan Entri Meeting Audit Syariah pada Kamis, 11 September 2025. Kegiatan ini merupakan tahap awal dari proses audit yang akan berlangsung hingga tanggal 15 September 2025. Audit Syariah dilakukan sebagai bentuk upaya memastikan tata kelola zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Provinsi Banten sesuai dengan prinsip syariah, akuntabel, serta transparan. Dalam pertemuan pembukaan tersebut, Pimpinan Auditor Syariah, Moh. Isom, yang diwakili oleh Robiyanto Hadi Wibowo selaku Pengendali Teknis menyampaikan tujuan audit untuk menilai kepatuhan lembaga dalam pengelolaan dana umat sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan demi peningkatan kualitas pelayanan dan peningkatan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pihak BAZNAS Provinsi Banten menyambut baik pelaksanaan audit ini sebagai bentuk komitmen menjaga amanah muzaki dan mustahik serta meningkatkan kepercayaan publik. Audit Syariah ini diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS Provinsi Banten dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, serta mendukung terciptanya tata kelola lembaga zakat yang profesional dan berintegritas sesuai syariat.
BERITA12/09/2025 | Amalia
BAZNAS Provinsi Banten Paparkan Konsep Balai Ternak, Kolaborasi dengan UNTIRTA untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik
BAZNAS Provinsi Banten Paparkan Konsep Balai Ternak, Kolaborasi dengan UNTIRTA untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar presentasi konsep dan teknis pengelolaan Balai Ternak yang direncanakan akan dibangun di Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Banten dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), dengan tujuan utama membantu mustahik produktif yang memiliki pengalaman dalam beternak agar dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi mereka. Balai ternak ini akan melibatkan 20 orang mustahik yang telah dipilih secara selektif. Sebelum pelaksanaan, akan dilakukan survei lapangan dan diskusi lanjutan guna memastikan kesiapan dan efektivitas program. Kegiatan yang mengusung tema “Balai Ternak BAZNAS Banten: Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik Melalui Peternakan Produktif” ini dalam rapat perdananya dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan staf BAZNAS Banten, antara lain Pelaksana Harian Wakil Ketua III, Wakil Ketua IV, Kepala Pelaksana, Kepala Satuan Audit Internal, Kabid II, Kabag III, serta para staf terkait. Dalam sambutannya, Plh. Wakil Ketua II menyampaikan harapan besar terhadap realisasi program ini. “Kita ingin punya balai ternak, tapi belum terlaksana. Semoga bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya. Program balai ternak ini dirancang tidak hanya sebagai upaya pemberdayaan ekonomi mustahik, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pelatihan berkelanjutan, dengan dukungan akademisi dari UNTIRTA. BAZNAS Banten optimis bahwa sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi akan memberikan dampak signifikan bagi pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah Banten.
BERITA10/09/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Gelar Operasi Katarak Gratis Bagi 100 Penerima Manfaat di Pandeglang
BAZNAS Banten Gelar Operasi Katarak Gratis Bagi 100 Penerima Manfaat di Pandeglang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang sosial dan kesehatan dengan menggelar kegiatan operasi mata katarak gratis. Program ini dilaksanakan pada Selasa, 2 September 2025, bekerja sama dengan Klinik Mata Utama Saruni Pandeglang. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk masyarakat penerima manfaat. Tahun ini, sebanyak 100 orang pasien mendapatkan layanan operasi katarak gratis, sekaligus menerima paket sembako dari MGS Beauty Health serta 300 porsi mie instan dari komunitas sosial Sejuta Kacamata untuk Indonesia. Pemilik Klinik Mata Utama Saruni, dr. Darmawan, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang terus diberikan BAZNAS Banten. “Alhamdulillah disupport oleh BAZNAS Banten, ini kesempatan tahun kelima kami mengadakan kegiatan bersama sejak 2021. Kami selalu bekerjasama melakukan operasi untuk mengurangi angka penderita katarak,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menjelaskan bahwa program ini terlaksana berkat kepercayaan para muzaki, munfik, dan masyarakat Banten yang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Banten. “Tahun ini kami menggelar operasi mata katarak gratis untuk 100 orang penerima manfaat. Dana ini bersumber dari muzaki dan masyarakat Banten. Termasuk sejak dilantik, Wakil Gubernur Banten, seluruh gajinya diserahkan kepada BAZNAS,” jelasnya. Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Banten. “Mata adalah indera yang sangat penting. Saya sangat mengapresiasi BAZNAS yang terus mendukung kegiatan sosial yang juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Saya berharap masyarakat semakin meningkatkan zakatnya melalui BAZNAS agar manfaatnya terasa lebih luas,” ucapnya. Tak hanya menggelar aksi sosial, BAZNAS Banten juga baru saja menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada BAZNAS Award 2025 di Jakarta, lembaga ini berhasil meraih tiga penghargaan: 1. Kategori Pengadministrasian ZIS Luar Neraca Terbaik 2. Kategori Promosi dan Iklan Terbaik 3. Kategori Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik Selain itu, di ajang Top Achievement Award 2025 yang diselenggarakan oleh 5 Pilar Media di Surabaya, BAZNAS Banten berhasil meraih dua penghargaan prestisius sekaligus, yaitu Outstanding Zakat Fundraising in Innovative Social Programs of the Year 2025 dan Trusted Zakat Institution in Social Responsibility of the Year 2025. Dengan capaian ini, BAZNAS Banten menegaskan posisinya sebagai lembaga zakat terpercaya yang tidak hanya mengelola dana umat, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program sosial dan kesehatan bagi masyarakat Banten.
BERITA02/09/2025 | Amalia
BAZNAS Provinsi Banten raih 3 penghargaan BAZNAS AWARD 2025
BAZNAS Provinsi Banten raih 3 penghargaan BAZNAS AWARD 2025
Jakarta 28 Agustus 2025– Prestasi membanggakan kembali diraih Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. Pada ajang BAZNAS Award 2025 yang digelar di Jakarta, BAZNAS Banten berhasil membawa pulang tiga penghargaan bergengsi, yaitu BAZNAS dengan Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik, BAZNAS Pengadministrasian ZIS Luar Neraca Terbaik, BAZNAS Promosi dan Iklan Terbaik. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen BAZNAS Banten dalam menjaga tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, serta inovatif dalam mengembangkan program dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, ajang tahunan yang diinisiasi oleh BAZNAS RI tersebut juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Banten sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat ekosistem zakat, baik dari sisi regulasi maupun sinergi program bersama BAZNAS. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pengelolaan zakat di Banten. Terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus, amil, pemerintah Provinsi Banten, serta masyarakat Banten yang telah memberikan dukungan,” ungkapnya. BAZNAS Award sendiri merupakan ajang tahunan yang diberikan BAZNAS RI untuk mendorong kinerja optimal lembaga zakat di seluruh Indonesia, sekaligus memberikan apresiasi bagi kepala daerah, tokoh, dan instansi yang berperan aktif dalam mendukung gerakan zakat nasional. Dengan diraihnya penghargaan ini, BAZNAS Banten berharap dapat semakin memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kesejahteraan mustahik dan pemberdayaan umat di Provinsi Banten.
BERITA28/08/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Raih Dua Penghargaan Nasional di Top Achievement Award 2025
BAZNAS Banten Raih Dua Penghargaan Nasional di Top Achievement Award 2025
22 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Pada ajang Top Achievement Award 2025 yang diselenggarakan oleh 5 Pilar Media di Surabaya, BAZNAS Banten berhasil meraih dua penghargaan prestisius sekaligus yaitu Outstanding Zakat Fundraising in Innovative Social Programs of the Year 2025 dan Trusted Zakat Institution in Social Responsibility of the Year 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja BAZNAS Banten dalam mengelola dana zakat melalui program-program yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat, serta komitmen tinggi dalam menjalankan tanggung jawab sosial secara transparan dan terpercaya. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, yang hadir langsung dalam acara penganugerahan di Surabaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan serta dukungan dari seluruh masyarakat Banten dan Pemerintah Provinsi Banten. "Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi BAZNAS Banten, tetapi juga milik seluruh muzakki, mustahik, dan mitra yang telah bersama-sama membangun gerakan zakat yang progresif dan amanah. Kami akan terus berinovasi dan menjaga kepercayaan ini sebaik mungkin," ujarnya. Ajang Top Achievement Award ini dihadiri oleh berbagai institusi publik dan swasta dari seluruh Indonesia, dan menjadi forum tahunan yang mengapresiasi lembaga-lembaga yang menunjukkan performa dan integritas terbaik dalam berbagai bidang. Dengan diraihnya dua penghargaan ini, BAZNAS Banten semakin menegaskan posisinya sebagai lembaga zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan umat.
BERITA23/08/2025 | Amalia
Z-Mart Ibu Rafiah Tumbuh Pesat, Jadi Inspirasi dan Objek Penelitian
Z-Mart Ibu Rafiah Tumbuh Pesat, Jadi Inspirasi dan Objek Penelitian
Pendamping Program Z-Mart Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melanjutkan estafet monitoring kepada salah satu penerima manfaat, Rafiah, yang mengelola Z-Mart di lingkungan Kaligandu, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang pada 21 Agustus 2025. Dalam kunjungan tersebut, Rafiah menyampaikan bahwa Program Z-Mart yang hampir satu tahun berjalan telah memberikan dampak positif terhadap perekonomiannya. “InsyaaAllah atas izin Gusti Allah, saya ada rencana mau umroh tahun ini, hasil penjualan warung, dan juga tambahan jual sayuran, dan nasi uduk” ungkapnya penuh syukur. Z-Mart milik Rafiah terbilang strategis karena berada di jalur utama kampung, sehingga ramai pembeli, khususnya pada akhir pekan. Selain itu, keberadaan warung ini juga menarik perhatian akademisi, terbukti dengan adanya tiga mahasiswa yang menjadikannya objek penelitian skripsi. Hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan penjualan dan perkembangan usaha yang signifikan. Harapannya, Z-Mart yang dikelola Rafiah dapat semakin maju, memberikan manfaat lebih luas bagi keluarga, dan menjadi sarana syiar Program Z-Mart BAZNAS agar semakin dikenal masyarakat.
BERITA22/08/2025 | Amalia
Peduli Palestina, Kanwil. Kemenag Provinsi Banten Serahkan Donasi 500 juta Melalui BAZNAS Banten
Peduli Palestina, Kanwil. Kemenag Provinsi Banten Serahkan Donasi 500 juta Melalui BAZNAS Banten
Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, pada Minggu (17/8/2025), Kanwil. Kementerian Agama Provinsi Banten menghadirkan makna kemerdekaan yang sejati dengan menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp. 500 juta untuk Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. Donasi tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Amrullah, kepada Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya. Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian umat dan bukti solidaritas terhadap penderitaan masyarakat Palestina. Ketua BAZNAS Provinsi Banten menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran staf dan keluarga besar Kanwil. Kementerian Agama Provinsi Banten atas kepedulian tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama Provinsi Banten. Semoga kepedulian ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menebar kebaikan, memperkuat solidaritas, serta meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya. Momen penyerahan donasi ini menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan bangsa, tetapi juga sebagai dorongan untuk terus memperjuangkan kemanusiaan dan persaudaraan global.
BERITA17/08/2025 | Amalia
Dorong Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS Banten Salurkan Beragam Program di Kabupaten Serang
Dorong Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS Banten Salurkan Beragam Program di Kabupaten Serang
BAZNAS Provinsi Banten menggelar kegiatan pendistribusian dana zakat di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (7/8). Kegiatan pendistribusian ini mencakup berbagai program unggulan seperti rumah layak huni BAZNAS, penyediaan sanitasi dan air bersih, bantuan pendidikan jenjang SLTA hingga S2, dukungan untuk lembaga pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan pembangunan masjid/mushola. Tak hanya itu, layanan kesehatan juga hadir melalui Rumah Sehat BAZNAS Banten yang menyediakan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Klinik Mata Utama Saruni turut ambil bagian dengan menghadirkan layanan pemeriksaan mata gratis untuk masyarakat sekitar. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat. “Ini adalah wujud nyata dan komitmen kita bersama dari BAZNAS dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat. Hari ini, sebanyak 18 unit rumah layak huni kita distribusikan, juga bantuan pendidikan dari jenjang SLTA hingga S2. Semua ini bagian dari upaya kita menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Bupati Kab. Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, yang turut hadir dalam kegiatan ini juga memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi antara BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Serang. “Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya, terutama kepada BAZNAS Banten dan BAZNAS Kabupaten Serang yang telah bersinergi dalam pendistribusian dana zakat. Ini adalah bentuk pemberdayaan umat yang nyata,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan agar pendistribusian bantuan dilakukan secara merata dan tepat sasaran. “Saya menaruh harapan besar pada program ini. Jangan sampai bantuan hanya diterima oleh kelompok yang itu-itu saja. Distribusikanlah secara optimal, saya yakin bantuan ini akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dan jangan lupa, zakat 2,5% adalah kewajiban kita semua,” tegasnya. Selaras dengan yang disampaikan Bupati Kab. Serang, Gubernur Banten, Andra Soni, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi wujud komitmen nyata untuk memberikan hunian yang layak dan bermartabat bagi masyarakat. “Saya memberikan apresiasi dan terima kasih atas peran aktif BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan. Potensi zakat kita sebenarnya mencapai triliunan, maka potensi besar ini harus bisa kita optimalkan. Maka dari itu, saya menghimbau seluruh stakeholders dan organisasi perangkat daerah untuk terus bersinergi dengan BAZNAS,” ujar Gubernur. Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak. “Kita harus sering berdiskusi, berdialog, dan bekerjasama. Dengan begitu, gerakan sosial kita bisa lebih masif, bermanfaat, dan maksimal karena Provinsi Banten punya potensi, Kab. Serang punya potensi begitupula dengan BAZNAS nya. Dan sasarannya adalah masyarakat yang sama, kita hanya perlu optimalkan dari berbagai arah baik BAZNAS maupun OPD lainnya sehingga pendistribusiannya lebih besar luas dan manfaatnya lebih terasa.” pungkasnya.
BERITA11/08/2025 | Amalia
Dorong Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS Banten Salurkan Beragam Program di Lebak
Dorong Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS Banten Salurkan Beragam Program di Lebak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian berbagai program di Kabupaten Lebak pada 4 Agustus 2025. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, DPD RI Ade Yuliasih, unsur Forkopimda, Ketua BAZNAS Banten Syibli Syarjaya beserta jajaran, serta BAZNAS Kabupaten Lebak. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Banten menyalurkan sejumlah program unggulan, di antaranya rumah layak huni BAZNAS, air bersih dan sanitasi, beasiswa pendidikan, Z-Mart, hingga dukungan untuk masjid, mushola, dan lembaga pendidikan keagamaan. Ketua BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan di Kabupaten Lebak pada tahun ini mencapai Rp962.000.000. “Bantuan Rumah Layak Huni sebanyak 21 unit senilai Rp492.500.000, Beasiswa Pendidikan untuk jenjang SLTA, S1, S2, dan S3 senilai Rp40.000.000 bagi 25 penerima manfaat, Bantuan untuk Masjid, Mushola, dan Lembaga Pendidikan Keagamaan senilai Rp155.000.000 bagi 15 lembaga, Pembinaan Mu’alaf Baduy sebesar Rp122.500.000 untuk 90 penerima manfaat, Bantuan Ekonomi Usaha Madu dan Z-Mart senilai Rp148.000.000 untuk 32 penerima manfaat dan Bantuan Kesehatan dan Penanganan Stunting senilai Rp40.000.000 untuk 33 penerima manfaat” ungkap Syibli. “Kami berharap ke depan jumlah bantuan ini bisa terus bertambah, terutama hingga akhir tahun,” imbuhnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Banten dalam sambutannya menekankan pentingnya zakat sebagai sarana spiritual dan sosial. “Zakat itu mengandung hikmah yang besar, baik secara spiritual, sosiologis, maupun ekonomis. Pemerintah sangat memerlukan BAZNAS untuk menjembatani ketiga aspek tersebut. Saya sendiri menyerahkan seluruh gaji saya untuk zakat, karena manfaatnya luar biasa, baik untuk membersihkan harta, mensucikan jiwa, maupun sebagai jalan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” ungkapnya. “Kesempatan berzakat adalah peluang besar untuk membantu para mustahik. Saya berharap BAZNAS terus menjadi mitra utama pemerintah dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan,” tutupnya. Dengan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan BAZNAS, program-program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Banten secara berkelanjutan.
BERITA05/08/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Terima Audiensi BNPT : Penguatan Program Deradikalisasi Napiter
BAZNAS Banten Terima Audiensi BNPT : Penguatan Program Deradikalisasi Napiter
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan kerja dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Satuan Gugus Wilayah (SGW) Densus Banten dalam rangka penguatan program deradikalisasi terhadap mantan napiter serta orang atau kelompok orang yang telah terpapar paham radikal terorisme di wilayah Banten pada 28 Juli 2025. Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi kolaborasi antara BAZNAS Banten dengan BNPT dan SGW Densus Banten, terutama dalam hal pembinaan, pemberdayaan ekonomi, dan reintegrasi sosial bagi mantan napiter dan individu yang telah menjalani program deradikalisasi. BAZNAS Banten diharapkan dapat mengambil peran strategis melalui program-program pendistribusian zakat produktif dan pelatihan kewirausahaan sebagai upaya konkret mencegah kembali tumbuhnya ideologi radikal. Wakil Ketua I bidang pengumpulan BAZNAS Provinsi Banten, Zaenal Abidin Suja’i, menyambut baik inisiatif kolaboratif antar lembaga ini. “BAZNAS memiliki tugas untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya. Tugas ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pelaporan pengelolaan ZIS, termasuk pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaannya,” ujar Zaenal. Selaras dengan apa yang disampaikan Wakil Ketua I, Plh. Wakil Ketua II bidang pendistribusian, Ace Sumirsa Ali, menyampaikan bahwa tak hanya menghimpun dan mendistribusikan zakat, BAZNAS juga dituntut untuk dapat menggali potensi zakat yang berada di wilayah Provinsi Banten khususnya, melalui edukasi maupun literasi kepada masyarakat. “Tentu kita bisa berkolaborasi salah satunya adalah dalam hal edukasi kepada masyarakat ini” ujarnya. Wakil Ketua IV bidang ADM SDM dan Umum, Mulyadi, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS dan BNPT diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas masing-masing lembaga secara optimal. “BAZNAS sendiri memiliki mandat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan, dengan berlandaskan pada tiga pilar utama: Aman secara syar’i, Aman secara regulasi, dan Aman bagi keutuhan NKRI." ungkapnya. Sementara itu BNPT dan SGW Densus Banten menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga zakat, dalam menciptakan ekosistem deradikalisasi yang efektif di daerah.
BERITA29/07/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Terima Audiensi dari Bapas Kelas I A Serang Bahas Potensi Kerja Sama Sosial dan Kemanusiaan
BAZNAS Banten Terima Audiensi dari Bapas Kelas I A Serang Bahas Potensi Kerja Sama Sosial dan Kemanusiaan
Serang, 23 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan audiensi dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I A Serang di Kantor BAZNAS Banten. Pertemuan ini membahas potensi kerja sama dalam bidang sosial dan kemanusiaan, khususnya program pembinaan dan pemberdayaan terhadap klien Pemasyarakatan Bapas. Audiensi ini dihadiri langsung oleh Kasi. Bimbingan Klien Anak Bapas Kelas I A Serang bersama jajaran, dan disambut oleh Pimpinan BAZNAS Banten. Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga berdiskusi mengenai sinergi yang dapat dibangun, seperti pelatihan keterampilan, bantuan ekonomi produktif, serta pendampingan spiritual dan sosial bagi klien pemasyarakatan yang membutuhkan. Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Banten, Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari Bapas Serang untuk menjalin sinergi. “BAZNAS Banten siap berkolaborasi dalam upaya-upaya pemberdayaan masyarakat, termasuk bagi para klien pemasyarakatan yang membutuhkan dukungan untuk kembali menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya,” ungkapnya. Sementara itu, pihak Bapas Serang menyampaikan bahwa sinergi dengan BAZNAS diharapkan dapat membuka jalan bagi klien binaan untuk mendapatkan akses terhadap pelatihan, bantuan, dan dukungan lainnya.
BERITA29/07/2025 | Amalia
Z-Mart DKM di Kab. Tangerang Memiliki Peran Strategis dalam Pningkatan pendapatan Keluarga Marbot
Z-Mart DKM di Kab. Tangerang Memiliki Peran Strategis dalam Pningkatan pendapatan Keluarga Marbot
Pendamping Program Z-Mart DKM BAZNAS Provinsi Banten melakukan kegiatan monitoring kepada mustahik atas nama Sobri yang menjalankan usaha Z-Mart di lingkungan Masjid Jami Al-Futuhat Kampung Cangkudu, Desa Cisoka, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada 16 Juli 2025. Selama kegiatan monitoring pendamping memberikan arahan, masukan, serta melakukan pengecekan terhadap stok barang yang tersedia di Z-Mart DKM. Selain itu dilakukan juga penyusunan strategi penjualan, pemberian motivasi, serta evaluasi usaha secara menyeluruh. Pendamping dan mustahik bersama-sama mencari solusi atas kendala yang dihadapi dan menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar, dengan tujuan meningkatkan daya jual dan omset harian. Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan Z-Mart DKM yang dijalankan oleh mustahik dapat berkembang lebih baik dan mendorong tercapainya kemandirian ekonomi keluarga. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam memastikan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA21/07/2025 | Amalia
Sambut Audiensi Pengurus Besar Al-Khairiyah : Awal Membuka Ruang Kolaborasi
Sambut Audiensi Pengurus Besar Al-Khairiyah : Awal Membuka Ruang Kolaborasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Pengurus Besar Al Khairiyah pada Rabu (16/7), bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam menjalin sinergi antara kedua lembaga, khususnya dalam upaya memperkuat pengelolaan zakat di Provinsi Banten. Pengurus Besar Al Khairiyah yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Ahmad Munji dan Wakil Sekretaris Jenderal Rizmi yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan harapan agar silaturahmi ini membuka peluang kerja sama strategis yang dapat disinergikan untuk kemaslahatan umat. “Silaturahmi ini kami maksudkan sebagai awal membuka ruang kolaborasi. Kami ingin memperkuat peran lembaga zakat dan mengetahui secara langsung terkait pengelolaannya dari BAZNAS Banten” ujar Ahmad Munji. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyambut baik kunjungan ini dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Al Khairiyah. Ia menegaskan peran penting BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. “BAZNAS memiliki fungsi utama dalam menghimpun, mendistribusikan, mempertanggungjawabkan, melaporkan, dan mengendalikan pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Kolaborasi dengan berbagai pihak tentu sangat kami dukung demi memperluas manfaat zakat di masyarakat,” jelasnya. Pertemuan ini diakhiri dengan kesepahaman untuk melanjutkan komunikasi dan menyusun langkah-langkah kerja sama yang lebih konkret ke depan.
BERITA17/07/2025 | Amalia
Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Banten Laksanakan Audit Internal
Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Banten Laksanakan Audit Internal
Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melaksanakan audit internal yang dilakukan oleh Satuan Audit Internal (SAI), pada Selasa 15/7/25. Kegiatan audit ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang bertujuan memastikan seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian dana zakat berjalan sesuai prinsip syariah, regulasi yang berlaku, serta standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan bahwa audit internal ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam menjaga integritas lembaga serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. "Kami menyambut baik pelaksanaan audit internal ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional. Ini juga menjadi bukti bahwa BAZNAS terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para muzaki dan mustahik," ungkapnya. SAI BAZNAS Banten yang di kepalai oleh E. Kusmayadi melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap aspek keuangan, operasional, dan kepatuhan, serta memberikan masukan untuk perbaikan sistem ke depan. Hasil audit ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penguatan dalam pengelolaan dana zakat di tingkat provinsi. Dengan dilakukannya audit internal secara berkala, BAZNAS Banten menunjukkan komitmennya sebagai lembaga zakat yang kredibel dan amanah dalam menyalurkan dana umat demi kesejahteraan masyarakat khususnya di Provinsi Banten.
BERITA17/07/2025 | Amalia
Wakil Gubernur Banten Serahkan Gaji Bulanannya ke BAZNAS Banten untuk Berzakat: Teladan Kepedulian dari Pemimpin Daerah
Wakil Gubernur Banten Serahkan Gaji Bulanannya ke BAZNAS Banten untuk Berzakat: Teladan Kepedulian dari Pemimpin Daerah
Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, menunjukkan komitmennya dalam menunaikan kewajiban zakat dengan menyerahkan gaji bulanannya secara rutin melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. Langkah ini menjadi teladan bagi para pejabat dan masyarakat umum dalam memperkuat gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Dalam penyerahan simbolis Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dan bantuan pendidikan awal Juli lalu di Pandeglang, Wakil Gubernur Banten menyampaikan bahwa bahwa zakat menyucikan jiwa, menumbuhkan empati, hingga mengentaskan kemiskinan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Zakat adalah bentuk nyata dari syukur dan aksi sosial. Ini bukan hanya bantuan konsumtif, tapi investasi sosial jangka panjang bagi kemandirian umat,” ujarnya. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan apresiasi mendalam atas keteladanan yang diberikan Wakil Gubernur Banten. Ia menegaskan bahwa dana zakat yang diterima akan dikelola secara amanah dan profesional untuk program-program bantuan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, juga dakwah dan advokasi. “Apa yang dilakukan oleh Wakil Gubernur menjadi contoh nyata kepemimpinan yang peduli dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan zakat bagi masyarakat,” ujar Syibli. “Kami berharap langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi ASN, pejabat publik, dan masyarakat umum untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari solusi bersama mengatasi kemiskinan di Banten.” tambahnya. Dengan adanya dukungan dari pemimpin daerah, BAZNAS Banten optimis gerakan zakat akan semakin tumbuh dan menjangkau lebih banyak mustahik di seluruh wilayah Provinsi Banten.
BERITA11/07/2025 | Amalia
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.

Lihat Daftar Rekening →