Berita Terbaru
Dorong Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS Banten Salurkan Beragam Program di Lebak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian berbagai program di Kabupaten Lebak pada 4 Agustus 2025. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, DPD RI Ade Yuliasih, unsur Forkopimda, Ketua BAZNAS Banten Syibli Syarjaya beserta jajaran, serta BAZNAS Kabupaten Lebak.
Dalam kesempatan ini, BAZNAS Banten menyalurkan sejumlah program unggulan, di antaranya rumah layak huni BAZNAS, air bersih dan sanitasi, beasiswa pendidikan, Z-Mart, hingga dukungan untuk masjid, mushola, dan lembaga pendidikan keagamaan.
Ketua BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan di Kabupaten Lebak pada tahun ini mencapai Rp962.000.000.
“Bantuan Rumah Layak Huni sebanyak 21 unit senilai Rp492.500.000, Beasiswa Pendidikan untuk jenjang SLTA, S1, S2, dan S3 senilai Rp40.000.000 bagi 25 penerima manfaat, Bantuan untuk Masjid, Mushola, dan Lembaga Pendidikan Keagamaan senilai Rp155.000.000 bagi 15 lembaga, Pembinaan Mu’alaf Baduy sebesar Rp122.500.000 untuk 90 penerima manfaat, Bantuan Ekonomi Usaha Madu dan Z-Mart senilai Rp148.000.000 untuk 32 penerima manfaat dan Bantuan Kesehatan dan Penanganan Stunting senilai Rp40.000.000 untuk 33 penerima manfaat” ungkap Syibli.
“Kami berharap ke depan jumlah bantuan ini bisa terus bertambah, terutama hingga akhir tahun,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten dalam sambutannya menekankan pentingnya zakat sebagai sarana spiritual dan sosial.
“Zakat itu mengandung hikmah yang besar, baik secara spiritual, sosiologis, maupun ekonomis. Pemerintah sangat memerlukan BAZNAS untuk menjembatani ketiga aspek tersebut. Saya sendiri menyerahkan seluruh gaji saya untuk zakat, karena manfaatnya luar biasa, baik untuk membersihkan harta, mensucikan jiwa, maupun sebagai jalan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” ungkapnya.
“Kesempatan berzakat adalah peluang besar untuk membantu para mustahik. Saya berharap BAZNAS terus menjadi mitra utama pemerintah dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan,” tutupnya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan BAZNAS, program-program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Banten secara berkelanjutan.
BERITA05/08/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Terima Audiensi dari Bapas Kelas I A Serang Bahas Potensi Kerja Sama Sosial dan Kemanusiaan
Serang, 23 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan audiensi dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I A Serang di Kantor BAZNAS Banten. Pertemuan ini membahas potensi kerja sama dalam bidang sosial dan kemanusiaan, khususnya program pembinaan dan pemberdayaan terhadap klien Pemasyarakatan Bapas.
Audiensi ini dihadiri langsung oleh Kasi. Bimbingan Klien Anak Bapas Kelas I A Serang bersama jajaran, dan disambut oleh Pimpinan BAZNAS Banten. Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga berdiskusi mengenai sinergi yang dapat dibangun, seperti pelatihan keterampilan, bantuan ekonomi produktif, serta pendampingan spiritual dan sosial bagi klien pemasyarakatan yang membutuhkan.
Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Banten, Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari Bapas Serang untuk menjalin sinergi.
“BAZNAS Banten siap berkolaborasi dalam upaya-upaya pemberdayaan masyarakat, termasuk bagi para klien pemasyarakatan yang membutuhkan dukungan untuk kembali menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak Bapas Serang menyampaikan bahwa sinergi dengan BAZNAS diharapkan dapat membuka jalan bagi klien binaan untuk mendapatkan akses terhadap pelatihan, bantuan, dan dukungan lainnya.
BERITA29/07/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Terima Audiensi BNPT : Penguatan Program Deradikalisasi Napiter
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan kerja dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Satuan Gugus Wilayah (SGW) Densus Banten dalam rangka penguatan program deradikalisasi terhadap mantan napiter serta orang atau kelompok orang yang telah terpapar paham radikal terorisme di wilayah Banten pada 28 Juli 2025.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi kolaborasi antara BAZNAS Banten dengan BNPT dan SGW Densus Banten, terutama dalam hal pembinaan, pemberdayaan ekonomi, dan reintegrasi sosial bagi mantan napiter dan individu yang telah menjalani program deradikalisasi. BAZNAS Banten diharapkan dapat mengambil peran strategis melalui program-program pendistribusian zakat produktif dan pelatihan kewirausahaan sebagai upaya konkret mencegah kembali tumbuhnya ideologi radikal.
Wakil Ketua I bidang pengumpulan BAZNAS Provinsi Banten, Zaenal Abidin Suja’i, menyambut baik inisiatif kolaboratif antar lembaga ini.
“BAZNAS memiliki tugas untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya. Tugas ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pelaporan pengelolaan ZIS, termasuk pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaannya,” ujar Zaenal.
Selaras dengan apa yang disampaikan Wakil Ketua I, Plh. Wakil Ketua II bidang pendistribusian, Ace Sumirsa Ali, menyampaikan bahwa tak hanya menghimpun dan mendistribusikan zakat, BAZNAS juga dituntut untuk dapat menggali potensi zakat yang berada di wilayah Provinsi Banten khususnya, melalui edukasi maupun literasi kepada masyarakat.
“Tentu kita bisa berkolaborasi salah satunya adalah dalam hal edukasi kepada masyarakat ini” ujarnya.
Wakil Ketua IV bidang ADM SDM dan Umum, Mulyadi, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS dan BNPT diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas masing-masing lembaga secara optimal.
“BAZNAS sendiri memiliki mandat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan, dengan berlandaskan pada tiga pilar utama: Aman secara syar’i, Aman secara regulasi, dan Aman bagi keutuhan NKRI." ungkapnya.
Sementara itu BNPT dan SGW Densus Banten menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga zakat, dalam menciptakan ekosistem deradikalisasi yang efektif di daerah.
BERITA29/07/2025 | Amalia
Z-Mart DKM di Kab. Tangerang Memiliki Peran Strategis dalam Pningkatan pendapatan Keluarga Marbot
Pendamping Program Z-Mart DKM BAZNAS Provinsi Banten melakukan kegiatan monitoring kepada mustahik atas nama Sobri yang menjalankan usaha Z-Mart di lingkungan Masjid Jami Al-Futuhat Kampung Cangkudu, Desa Cisoka, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada 16 Juli 2025.
Selama kegiatan monitoring pendamping memberikan arahan, masukan, serta melakukan pengecekan terhadap stok barang yang tersedia di Z-Mart DKM. Selain itu dilakukan juga penyusunan strategi penjualan, pemberian motivasi, serta evaluasi usaha secara menyeluruh. Pendamping dan mustahik bersama-sama mencari solusi atas kendala yang dihadapi dan menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar, dengan tujuan meningkatkan daya jual dan omset harian.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan Z-Mart DKM yang dijalankan oleh mustahik dapat berkembang lebih baik dan mendorong tercapainya kemandirian ekonomi keluarga. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam memastikan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA21/07/2025 | Amalia
Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Banten Laksanakan Audit Internal
Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melaksanakan audit internal yang dilakukan oleh Satuan Audit Internal (SAI), pada Selasa 15/7/25.
Kegiatan audit ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang bertujuan memastikan seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian dana zakat berjalan sesuai prinsip syariah, regulasi yang berlaku, serta standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan bahwa audit internal ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam menjaga integritas lembaga serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
"Kami menyambut baik pelaksanaan audit internal ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional. Ini juga menjadi bukti bahwa BAZNAS terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para muzaki dan mustahik," ungkapnya.
SAI BAZNAS Banten yang di kepalai oleh E. Kusmayadi melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap aspek keuangan, operasional, dan kepatuhan, serta memberikan masukan untuk perbaikan sistem ke depan. Hasil audit ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penguatan dalam pengelolaan dana zakat di tingkat provinsi.
Dengan dilakukannya audit internal secara berkala, BAZNAS Banten menunjukkan komitmennya sebagai lembaga zakat yang kredibel dan amanah dalam menyalurkan dana umat demi kesejahteraan masyarakat khususnya di Provinsi Banten.
BERITA17/07/2025 | Amalia
Sambut Audiensi Pengurus Besar Al-Khairiyah : Awal Membuka Ruang Kolaborasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Pengurus Besar Al Khairiyah pada Rabu (16/7), bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam menjalin sinergi antara kedua lembaga, khususnya dalam upaya memperkuat pengelolaan zakat di Provinsi Banten.
Pengurus Besar Al Khairiyah yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Ahmad Munji dan Wakil Sekretaris Jenderal Rizmi yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan harapan agar silaturahmi ini membuka peluang kerja sama strategis yang dapat disinergikan untuk kemaslahatan umat.
“Silaturahmi ini kami maksudkan sebagai awal membuka ruang kolaborasi. Kami ingin memperkuat peran lembaga zakat dan mengetahui secara langsung terkait pengelolaannya dari BAZNAS Banten” ujar Ahmad Munji.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyambut baik kunjungan ini dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Al Khairiyah. Ia menegaskan peran penting BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
“BAZNAS memiliki fungsi utama dalam menghimpun, mendistribusikan, mempertanggungjawabkan, melaporkan, dan mengendalikan pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Kolaborasi dengan berbagai pihak tentu sangat kami dukung demi memperluas manfaat zakat di masyarakat,” jelasnya.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepahaman untuk melanjutkan komunikasi dan menyusun langkah-langkah kerja sama yang lebih konkret ke depan.
BERITA17/07/2025 | Amalia
PENDAMPING MELAKUKAN SILATURAHMI DAN MONITORING PROGRAM Z-CHICKEN
Selasa (09/07/2025), Pendamping program melakukan peninjauan kepada para penerima manfaat Z-Chicken. Program Z-Chicken merupakan pemberdayaan mustahik berkonsep waralaba ayam goreng crispy. Penyaluran bantuan usaha fried chicken ini diberikan kepada penerima manfaat berupa fasilitas lengkap baik etalase untuk penjualannya, bahan baku mentah ayam yang sudah dibumbui beserta tepung ayamnya.
Program Z-Chicken merupakan sebuah upaya untuk mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan ekonomi rumah tangga di Provinsi Banten, khusus nya di Kota Serang. Pemberian modal usaha diharapkan dapat meningkatkan pendapatan bagi penerima manfaat sehingga bisa menaikkan taraf hidupnya.
6 (enam) penerima manfaat Z-Chicken di tahun 2025 ini tidak hanya diberikan fasilitas lengkap saja, mereka juga diberikan pelatihan atau bimbingan teknis agar para penerima manfaat yang merupakan pemula dalam bidang tersebut dapat mengolah bahan baku ayam crispy dengan inovasi-inovasi lainnya melalui proses pendampingan program yang dilaksanakan oleh tim pendistribusian dan pendayagunaan.
BERITA11/07/2025 | Amalia
Wakil Gubernur Banten Serahkan Gaji Bulanannya ke BAZNAS Banten untuk Berzakat: Teladan Kepedulian dari Pemimpin Daerah
Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, menunjukkan komitmennya dalam menunaikan kewajiban zakat dengan menyerahkan gaji bulanannya secara rutin melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. Langkah ini menjadi teladan bagi para pejabat dan masyarakat umum dalam memperkuat gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
Dalam penyerahan simbolis Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dan bantuan pendidikan awal Juli lalu di Pandeglang, Wakil Gubernur Banten menyampaikan bahwa bahwa zakat menyucikan jiwa, menumbuhkan empati, hingga mengentaskan kemiskinan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Zakat adalah bentuk nyata dari syukur dan aksi sosial. Ini bukan hanya bantuan konsumtif, tapi investasi sosial jangka panjang bagi kemandirian umat,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan apresiasi mendalam atas keteladanan yang diberikan Wakil Gubernur Banten. Ia menegaskan bahwa dana zakat yang diterima akan dikelola secara amanah dan profesional untuk program-program bantuan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, juga dakwah dan advokasi.
“Apa yang dilakukan oleh Wakil Gubernur menjadi contoh nyata kepemimpinan yang peduli dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan zakat bagi masyarakat,” ujar Syibli.
“Kami berharap langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi ASN, pejabat publik, dan masyarakat umum untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari solusi bersama mengatasi kemiskinan di Banten.” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari pemimpin daerah, BAZNAS Banten optimis gerakan zakat akan semakin tumbuh dan menjangkau lebih banyak mustahik di seluruh wilayah Provinsi Banten.
BERITA11/07/2025 | Amalia
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN RUMAH LAYAK HUNI DAN BANTUAN PENDIDIKAN
Pandeglang, 3 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyalurkan sejumlah program kemanusiaan dan pendidikan di Kabupaten Pandeglang. Bertempat di Pendopo Bupati Kabupaten Pandeglang, BAZNAS Banten bersama BAZNAS Kabupaten Pandeglang, Bupati Pandeglang dan Wakil Gubernur Banten secara simbolis menyerahkan bantuan berupa rumah layak huni dan bantuan pendidikan.
Sebanyak 21 unit rumah layak huni diserahkan kepada masyarakat, terdiri dari 19 unit yang didanai oleh BAZNAS Provinsi Banten dan 2 unit dari BAZNAS Kabupaten Pandeglang. Total nilai bantuan untuk program rumah layak huni ini mencapai Rp475 juta.
Tak hanya itu, BAZNAS Banten juga menyalurkan bantuan pendidikan untuk 86 pelajar, terdiri dari siswa SLTA dan mahasiswa, dengan total bantuan senilai Rp135 juta. Di bidang keagamaan, bantuan juga diberikan kepada 14 lembaga masjid dan musala, dengan nilai setara Rp120 juta hingga awal Juni 2025, total dana zakat, infak, dan sedekah yang telah didistribusikan BAZNAS Banten untuk wilayah Pandeglang mencapai Rp730 juta.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pandeglang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya BAZNAS Provinsi Banten dan Pemerintah Daerah yang terus bersinergi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Pandeglang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati Pandeglang ke kantor BAZNAS Banten pada 20 Juni lalu.
“Dari silaturahmi tersebut, terungkap beberapa program daerah yang ternyata sejalan dengan program-program BAZNAS. Inilah salah satu buah dari kolaborasi dan komunikasi yang baik,” jelasnya.
Bupati Pandeglang dalam sambutannya mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan BAZNAS.
“Kami mengapresiasi BAZNAS Banten atas penyaluran bantuan rumah layak huni, bantuan pendidikan, dan pengobatan gratis melalui Rumah Sehat BAZNAS. Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi dan silaturahmi yang baik antara pemerintah daerah dan BAZNAS, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, mampu memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Semoga program ini terus berlanjut dan Allah membalas para muzaki dan munfik dengan pahala yang berlipat ganda,” tutur Bupati.
Wakil Gubernur Banten yang turut hadir dalam kegiatan ini memberikan pesan penuh makna tentang pentingnya zakat.
“Zakat itu perintah Allah. Untuk apa zakat itu? Saya sebut dengan 9M: menyucikan harta, menumbuhkan rasa syukur, meningkatkan kepekaan sosial, mengurangi kesenjangan, mengentaskan kemiskinan, menumbuhkan ekonomi umat, menjaga stabilitas sosial, menguatkan ukhuwah Islamiyah, dan mendukung fungsi lembaga,” katanya.
Beliau menambahkan pantun yang mengundang senyum hadirin:
“Pagi-pagi makan rujak buah nanas, Makannya dengan kolak blewah, Kalau kita punya zakat, infak, dan sedekah, Bayarlah ke BAZNAS, insya Allah hidup kita barokah.”
BERITA04/07/2025 | Amalia
RUMAH SEHAT BAZNAS BANTEN GELAR DONOR DARAH BEKERJASAMA DENGAN PMI
Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Banten bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung pada 23 Juni 2025 di Rumah Sehat BAZNAS Banten, Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Banten serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Puluhan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pegawai BAZNAS, tenaga kesehatan, masyarakat umum, hingga mahasiswa, turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut. Sebelum mendonorkan darah, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis untuk memastikan kondisi tubuh mereka layak untuk mendonorkan darah.
Kepala Rumah Sehat BAZNAS Banten, dr. Selamet, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan khususnya dalam membantu ketersediaan darah bagi yang membutuhkan.
“Kami berharap kegiatan donor darah ini bisa menjadi agenda rutin yang tidak hanya membantu PMI dalam menyediakan stok darah, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat serta menambah kesadaran akan pentingnya menyumbangkan darah untuk menyelamatkan jiwa manusia” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Banten tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
BERITA24/06/2025 | Amalia
BAZNAS Banten kembali gelar kegiatan penguatan pengumpulan se-provinsi banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten kembali menggelar kegiatan Penguatan Pengumpulan Zakat yang kali ini bertempat di Pesona Krakatau Hotel, Anyer pada Selasa, 17 Juni 2025.
Forum ini menjadi ajang kedua yang diselenggarakan pada tahun 2025, menegaskan komitmen BAZNAS se-Provinsi Banten untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya optimalisasi pengumpulan zakat di wilayah provinsi. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat, termasuk pelatihan pembuatan dashboard pengumpulan yang praktis dan aplikatif.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini memiliki arti penting dalam mendekatkan langkah-langkah konkret untuk mencapai potensi zakat di Provinsi Banten yang telah dicanangkan oleh Puskas Baznas RI, yakni sebesar Rp11,03 triliun.
“Ini adalah kali kedua kegiatan seperti ini digelar di tahun 2025. Sangat signifikan bagi kita untuk terus mengejar potensi zakat di Banten. Pertemuan ini juga menjadi upaya mendekatkan diri pada target potensi tersebut, sekaligus menyelaraskan dengan target penghimpunan yang telah ditetapkan dalam bentuk Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT),” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang yang kali ini menjadi tuan rumah kegiatan menyampaikan harapannya atas kelancaran kegiatan ini yang diikuti oleh 39 peserta dari berbagai BAZNAS kabupaten/kota se-Banten.
“Alhamdulillah, ada 39 peserta yang hadir. Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik hingga selesai dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi seluruh peserta,” ungkapnya.
Firman Taufik, Kepala Divisi Infak dan Operasional Baznas RI, yang turut hadir sebagai narasumber, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan forum ini. Ia menekankan pentingnya forum ini tidak hanya sebagai ajang sosialisasi, tetapi juga sebagai ruang diskusi dan inovasi bersama.
“Mudah-mudahan forum penguatan pengumpulan zakat di Banten ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Kami di Baznas RI tidak hanya hadir sebagai narasumber, tapi juga ingin berbagi agar kita memiliki visi dan misi yang sama. Apa yang sudah kami terapkan di pusat bisa diduplikasi di daerah, agar pengumpulan zakat semakin kuat,” jelas Firman.
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk terus menggali potensi zakat dan infak yang masih terbuka lebar, melalui inovasi dalam strategi dan pendekatan pengumpulan.
BERITA18/06/2025 | Amalia
Rumah Sehat BAZNAS Banten gelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan
Halo Sahabat Rumah Sehat BAZNAS Banten!!!
Ada Info baru nih kami akan menyelenggarakan kegiatan DONOR DARAH bersama Palang Merah Indonesia yang akan di laksanakan :
Senin, 23 Juni 2025
08.30 s/d Selesai
Klinik Pratama Rumah Sehat Baznas Banten
AYO DONOR DARAH!!
Your Blood Will Save Someone’s Life?
#rumahsehatbaznasbanten #donordarah #baznasbanten #baznasindonesia
BERITA17/06/2025 | Kartika
Baznas Banten Salurkan Daging Kurban Hingga ke Ujung Kulon
Momentum Idul Adha 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menyalurkan hewan kurban ke berbagai wilayah di Banten, dengan fokus utama pada desa-desa yang masuk kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Salah satu titik terjauh yang menjadi prioritas distribusi tahun ini adalah wilayah Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari misi pemerataan distribusi manfaat kurban kepada masyarakat yang selama ini sulit dijangkau.
“Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Idul Adha tidak hanya dirasakan di kota-kota besar, tapi juga di desa-desa terpencil yang sering kali luput dari perhatian, termasuk wilayah perbatasan seperti Ujung Kulon,” ungkapnya.
Dalam program ini, BAZNAS Provinsi Banten mendistribusikan lebih dari 100 ekor hewan kurban, terdiri dari sapi dan kambing, ke berbagai kabupaten dan kota termasuk ke desa-desa di Lebak, Pandeglang, Kab.Serang, dan kawasan selatan Banten.
Distribusi ke Ujung Kulon menjadi salah satu tantangan tersendiri karena medan yang sulit dan terbatasnya akses transportasi. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat dari para amil yang terjun langsung dalam proses pendistribusian. Daging kurban diterima dengan penuh syukur oleh masyarakat setempat, yang dalam beberapa tahun terakhir sangat jarang merasakan daging kurban karena keterbatasan pasokan.
“Ini kali pertama desa kami mendapatkan distribusi kurban dari BAZNAS. Warga sangat antusias dan bersyukur.” ujar salah satu masyarakat dari Desa Kp. Cikawung, yang menjadi titik distribusi di kawasan Ujung Kulon.
Program distribusi kurban ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, di mana sebagian hewan kurban dibeli langsung dari peternak lokal di Banten untuk mendukung ekonomi umat.
BERITA12/06/2025 | Amalia
Aldira, Penerima Beasiswa BAZNAS jadi Duta Bahasa Aceh 2025
Aldira Malini, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala dan penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS, berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang Duta Bahasa Provinsi Aceh Tahun 2025. Prestasi ini menjadi bukti bahwa dukungan BAZNAS tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga membuka jalan bagi para mustahik untuk berkarya dan menginspirasi masyarakat luas.
Dalam ajang tersebut, Aldira mengusung krida kebahasaan bertajuk “Gen Z Gengsi, Bahasa Daerah Mati Suri” yang bertujuan membangkitkan kebanggaan generasi muda terhadap bahasa daerah, khususnya Bahasa Aceh. Ia menyampaikan pentingnya peran keluarga dalam mewariskan bahasa ibu sejak dini, serta menggandeng PKK dan BKKBN untuk sosialisasi dan audiensi yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Keberhasilan Aldira menjadi pengingat bahwa mustahik memiliki potensi besar jika diberi akses dan kesempatan yang adil. “Bahasa adalah cahaya. Siapa yang menjaganya, dia akan jadi penerang bagi generasinya”, Ujarnya. BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat terus memperkuat perannya dalam mendukung pendidikan dan pengembangan diri anak-anak bangsa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini tak hanya bersifat materi, tetapi juga menjadi cahaya yang menuntun generasi penerus menuju masa depan gemilang.
Melalui dukungan program seperti Beasiswa Cendekia, BAZNAS tidak hanya membantu kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mencetak generasi Muslim yang berdaya, berkarakter, dan peduli terhadap identitas bangsa. Prestasi Aldira membuktikan bahwa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS mampu mengangkat derajat mustahik dan membawa keberkahan bagi umat.
Kontributor: Raeihan Ramadhan
Editor: YMK
BERITA02/06/2025 | Raeihan Ramadhan
Pesan Waka 1 BAZNAS di Pembinaan SKSS: Pemuda Jangan ‘Moving by Order
Banten – BAZNAS Provinsi Banten kembali menyelenggarakan acara Pembinaan Umum SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) dengan tema “Peran Generasi Muda dalam Optimalisasi Pengumpulan Zakat” pada Selasa, 27 Mei 2025, pukul 16.00 WIB, bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.
Acara ini diikuti oleh penerima beasiswa SKSS, yang merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Banten dibidang pendidikan. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Zaenal Abidin Suja’i, Lc., diundang sebagai pembicara utama untuk memberikan arahan dan motivasi.
Dalam materinya, Zaenal menegaskan bahwa pemuda memiliki peran krusial dalam memperkuat sistem pengumpulan zakat. Ia menekankan pentingnya keaktifan SKSS dalam mengoptimalkan zakat melalui kolaborasi dan inisiatif pribadi, bukan hanya bergerak karena perintah.
“Pemuda memiliki peran penting dalam pengoptimalan pengumpulan zakat. Jangan hanya bergerak ketika disuruh. Jangan ‘moving by order’, tetapi jadilah pribadi yang proaktif dan punya inisiatif,” ujar Zaenal.
Zaenal juga mengingatkan para penerima beasiswa SKSS agar membentengi diri dengan keimanan dan ketakwaan yang kokoh.
“Pemuda harus dibentengi oleh iman dan taqwa. Keimanan yang kokoh akan menjadi kekuatan dalam menghadapi segala tantangan dan tetap istiqamah dalam berbuat baik,” tambahnya.
Pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para penerima beasiswa SKSS tentang pentingnya zakat dan peran mereka dalam membantu BAZNAS Provinsi Banten dalam mensyiarkan zakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta SKSS dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengumpulan zakat dan keberlanjutan program-program sosial yang diselenggarakan oleh BAZNAS.
Acara ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Banten untuk membentuk SDM yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga paham akan peran sosial mereka dalam masyarakat melalui zakat.
BERITA30/05/2025 | Naufal Nabiludin
Gelar BIMTEK UPZ BAZNAS Banten "Tingkatkan Sinergitas dengan lembaga filontropi"
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan ZIS DSKL bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS se-Provinsi Banten pada Kamis (22/5). Kegiatan ini berlangsung di Aula Pascasarjana UIN SMH Banten dan dihadiri oleh para delegasi UPZ BAZNAS dari berbagai instansi serta dua pimpinan BAZNAS Provinsi Banten, yakni Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, Zaenal Abidin Sujai, dan Wakil Ketua IV Bidang ADM SDM dan Umum, Mulyadi.
Dalam sambutannya, Zaenal Abidin Sujai menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari rutinitas strategis untuk memperkuat peran UPZ secara berkelanjutan.
“Pelatihan bimtek adalah rutinitas sebagai pengingat kepada UPZ untuk terus mengoptimalisasikan perannya secara berkala,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergitas antara BAZNAS dengan lembaga filantropi dan instansi lain sebagai langkah strategis dalam memaksimalkan potensi zakat.
“Sinergitas BAZNAS dengan lembaga filantropi instansi hingga perlu mendapatkan respon dari teman-teman UPZ. Sinergitas ini merupakan tugas yang penting dalam rangka membantu muzaki dalam membersihkan hartanya dan membantu mustahik dalam mencapai kesejahteraannya menjadi muzaki,” lanjutnya.
Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) di lingkungan UPZ serta mempersiapkan program-program ke depan, khususnya dalam menghadapi momentum ibadah kurban. Adapun materi pelatihan yang diberikan meliputi empat topik utama yaitu Penguatan UPZ dan Strategi Pengumpulan ZIS DSKL, Mekanisme Pendistribusian ZIS oleh UPZ, Media dan Komunikasi UPZ, Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) serta Pelaporan UPZ.
Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap pengelolaan ZIS DSKL di setiap UPZ semakin optimal, baik pelayanan pengumpulan zakat di instansi masing-masing dan juga sosialisasi zakat.
BERITA24/05/2025 | Amalia
ZChicken BAZNAS Bantu Bang Rahmat Naik Kelas Jadi Saudagar
Program ZChicken dari BAZNAS berhasil membantu Bang Rahmat, warga DKI Jakarta, meningkatkan usahanya dari hanya menumpang jualan di pinggir jalan menjadi pemilik usaha ayam krispi dengan ruko sendiri. Perubahan ini menunjukkan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi mustahik yang dijalankan BAZNAS.
Setelah mengikuti program ZChicken, omzet usaha Bang Rahmat melonjak dua kali lipat. Penjualan ayam goreng miliknya kini mencapai 100 potong per hari, memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan penghasilannya secara signifikan.
Bang Rahmat, di Jakarta, Jumat (16/5/2025) mengatakan, ia terus berupaya agar bisa menjadi muzaki, setelah sebelumnya menjadi mustahik. Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara produktif mampu mengubah kehidupan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Kontributor: Najwa Najihah
Editor: YMK
BERITA24/05/2025 | Najwa Najihah
BAZNAS Banten Selenggarakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah Sesuai Syariat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah di Aula UIN SMH Banten, Rabu (21/5). Dengan mengusung tema “Pemulasaraan Jenazah Sesuai Syariat, Menghormati Jenazah dengan Tepat”, pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Banten dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelaksanaan pemulasaraan yang sesuai dengan tuntunan agama Islam, serta sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi jenazah secara layak dan bermartabat. Sebanyak 120 peserta hadir dari berbagai wilayah di Provinsi Banten yang merupakan utusan dari tiap Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), RT, maupun RW.
Pelatihan ini memiliki tujuan diantaranya adalah menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengurusan jenazah sesuai tuntunan agama, membekali masyarakat dengan kemampuan yang memadai dalam proses pemulasaraan, mensosialisasikan tata cara pengurusan jenazah yang benar menurut syariat Islam, melatih masyarakat agar dapat melaksanakan pemulasaraan sesuai prosedur, menciptakan regenerasi pegiat sosial yang siap mengurus jenazah di lingkungan masing-masing dan mendorong para peserta untuk menularkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh kepada masyarakat di tempat tinggalnya.
Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapan besar terhadap para peserta. “Insya Allah, Bapak dan Ibu adalah orang-orang terpilih dengan keberanian. Mohon doanya agar BAZNAS terus bisa membersamai perjuangan agama di masyarakat salah satunya dengan hadirnya kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif, dengan sesi teori dan praktik langsung yang dipandu oleh para narasumber berkompeten di bidang fiqih jenazah. Dengan pelatihan ini, BAZNAS Banten berharap terbentuk kader-kader pengurus jenazah yang siap membantu masyarakat dalam menghadapi salah satu fase penting dalam kehidupan, yakni kematian, dengan penuh hormat dan sesuai tuntunan agama.
BERITA22/05/2025 | Amalia
BAZNAS Dorong Pertanian Organik di Barito Kuala Lewat Pupuk Hayati Cair
Komitmen terhadap pertanian ramah lingkungan terus digaungkan para petani binaan BAZNAS di berbagai daerah. Salah satunya ditunjukkan oleh Yusni, petani asal Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Di lahan seluas 2 hektare miliknya, Yusni rutin menerapkan metode penyemprotan pupuk hayati cair ke tanaman yang telah berumur 70 hari. Dengan takaran 200 ml pupuk dicampur 16 liter air, cairan ramah lingkungan ini disemprotkan secara merata ke daun tanaman.
Menurut Yusni, langkah ini terbukti efektif meningkatkan produktivitas tanaman, menekan potensi serangan penyakit, serta mendorong pertumbuhan tanaman yang lebih subur dan sehat. Inovasi ini sekaligus menjadi wujud nyata upaya Yusni mendukung pertanian berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan.
Program pendampingan dan edukasi dari BAZNAS setempat juga turut berperan penting dalam mendorong para petani mengadopsi pupuk organik dan hayati sebagai alternatif pengganti pupuk kimia.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani lainnya di wilayah Barito Kuala untuk beralih ke pertanian organik demi hasil panen yang berkualitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
BERITA16/05/2025 | Wildan
Semangat Istri Mbah Sariman dan Peran BAZNAS dalam Memberdayakan Petani Mustahik di Daerah Istimewa Yogyakarta
Di tengah hamparan sawah yang menguning di Kalurahan Selopamioro, Kepanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat sosok perempuan tangguh yang terus mengayuh asa. Dialah istri dari Mbah Sariman, salah satu mustahik penerima manfaat program integrated farming dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Di usia yang tidak muda lagi, beliau tetap tegar menyabit padi di bawah terik matahari, merontokkan bulir-bulir emas hasil kerja kerasnya hingga malam menjelang. Tujuh karung Gabah Kering Panen (GKP) berhasil dikumpulkan sebagai hasil jerih payahnya, menjadi bukti bahwa semangat, jika dibarengi dengan ikhtiar dan dukungan yang tepat, dapat menumbuhkan keberkahan yang nyata.
Program integrated farming atau pertanian terpadu yang dijalankan BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan berupa modal usaha dan pendampingan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemandirian dan keberlanjutan bagi para petani mustahik. Melalui pendekatan yang holistik dan berbasis pemberdayaan, BAZNAS mendorong para penerima zakat untuk tidak sekadar menerima bantuan, tetapi bangkit dan menjadi pelaku perubahan dalam kehidupan mereka sendiri. Istri Mbah Sariman adalah contoh nyata dari hasil kerja program ini: dari semula hanya menggarap lahan secara tradisional, kini beliau menerapkan pola tanam yang lebih efisien, memanfaatkan sisa panen sebagai pakan ternak, dan mengelola tanah agar siap untuk komoditas berikutnya seperti jagung dan kacang tanah.
Pemberdayaan melalui zakat adalah wujud nyata dari keadilan sosial dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 60, bahwa zakat ditujukan untuk delapan golongan, salah satunya adalah fakir dan miskin. BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia hadir untuk memastikan amanah ini tersampaikan secara adil dan efektif. Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, program seperti integrated farming menjadi sarana strategis untuk mengatasi kemiskinan struktural, khususnya di wilayah pedesaan. BAZNAS tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang mendukung kemandirian ekonomi umat. Dengan pendampingan yang terus-menerus, para petani seperti istri Mbah Sariman tidak lagi bergantung pada bantuan, melainkan bertransformasi menjadi produsen pangan yang mampu menopang keluarga dan masyarakat sekitarnya.
Kisah istri Mbah Sariman tidak hanya menggambarkan keberhasilan satu keluarga, tetapi juga menyuarakan harapan ribuan mustahik lain di pelosok negeri. Dalam setiap bulir padi yang dipanen, terkandung semangat jihad ekonomi yang diam-diam mengalir dari tangan-tangan para muzaki yang mempercayakan zakat mereka kepada BAZNAS. Ini adalah contoh konkret bagaimana zakat mampu menjadi instrumen pembangunan umat yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai Islam. Semoga kisah ini menginspirasi umat Islam untuk terus menunaikan zakat dan mendukung program-program yang memberdayakan mustahik, sehingga semakin banyak saudara kita yang mampu berdiri tegak, mandiri, dan berkarya demi kemaslahatan bersama.
BERITA09/05/2025 | Raeihan Ramadhan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.
Lihat Daftar Rekening →