Semangat Istri Mbah Sariman dan Peran BAZNAS dalam Memberdayakan Petani Mustahik di Daerah Istimewa Yogyakarta
09/05/2025 | Penulis: Raeihan Ramadhan
memberdayakan-petani
Di tengah hamparan sawah yang menguning di Kalurahan Selopamioro, Kepanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat sosok perempuan tangguh yang terus mengayuh asa. Dialah istri dari Mbah Sariman, salah satu mustahik penerima manfaat program integrated farming dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Di usia yang tidak muda lagi, beliau tetap tegar menyabit padi di bawah terik matahari, merontokkan bulir-bulir emas hasil kerja kerasnya hingga malam menjelang. Tujuh karung Gabah Kering Panen (GKP) berhasil dikumpulkan sebagai hasil jerih payahnya, menjadi bukti bahwa semangat, jika dibarengi dengan ikhtiar dan dukungan yang tepat, dapat menumbuhkan keberkahan yang nyata.
Program integrated farming atau pertanian terpadu yang dijalankan BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan berupa modal usaha dan pendampingan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemandirian dan keberlanjutan bagi para petani mustahik. Melalui pendekatan yang holistik dan berbasis pemberdayaan, BAZNAS mendorong para penerima zakat untuk tidak sekadar menerima bantuan, tetapi bangkit dan menjadi pelaku perubahan dalam kehidupan mereka sendiri. Istri Mbah Sariman adalah contoh nyata dari hasil kerja program ini: dari semula hanya menggarap lahan secara tradisional, kini beliau menerapkan pola tanam yang lebih efisien, memanfaatkan sisa panen sebagai pakan ternak, dan mengelola tanah agar siap untuk komoditas berikutnya seperti jagung dan kacang tanah.
Pemberdayaan melalui zakat adalah wujud nyata dari keadilan sosial dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 60, bahwa zakat ditujukan untuk delapan golongan, salah satunya adalah fakir dan miskin. BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia hadir untuk memastikan amanah ini tersampaikan secara adil dan efektif. Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, program seperti integrated farming menjadi sarana strategis untuk mengatasi kemiskinan struktural, khususnya di wilayah pedesaan. BAZNAS tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang mendukung kemandirian ekonomi umat. Dengan pendampingan yang terus-menerus, para petani seperti istri Mbah Sariman tidak lagi bergantung pada bantuan, melainkan bertransformasi menjadi produsen pangan yang mampu menopang keluarga dan masyarakat sekitarnya.
Kisah istri Mbah Sariman tidak hanya menggambarkan keberhasilan satu keluarga, tetapi juga menyuarakan harapan ribuan mustahik lain di pelosok negeri. Dalam setiap bulir padi yang dipanen, terkandung semangat jihad ekonomi yang diam-diam mengalir dari tangan-tangan para muzaki yang mempercayakan zakat mereka kepada BAZNAS. Ini adalah contoh konkret bagaimana zakat mampu menjadi instrumen pembangunan umat yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai Islam. Semoga kisah ini menginspirasi umat Islam untuk terus menunaikan zakat dan mendukung program-program yang memberdayakan mustahik, sehingga semakin banyak saudara kita yang mampu berdiri tegak, mandiri, dan berkarya demi kemaslahatan bersama.
Berita Lainnya
OJK, BAZNAS Banten, dan BAZNAS Pandeglang Gelar Bazaar Sembako Murah, Bupati Pandeglang Hadir
BAZNAS Banten Sosialisasikan ZIS DSKL dan Galang Donasi Kemanusiaan di PPKMB UNMA
Bupati Pandeglang Audiensi ke BAZNAS Banten, Perkuat Potensi Sinergi Pengelolaan ZIS
BAZNAS Banten Distribusikan Paket Gizi untuk 277 Lansia di Seluruh Banten
BAZNAS Provinsi Banten Sosialisasikan Pengelolaan ZIS DSKL di 8 Kabupaten/Kota
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turut Dukung Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Selat Sunda
BAZNAS Banten Audiensi dengan OJK, Dorong Kolaborasi Optimalisasi ZIS dan DSKL
Tanggap Kekeringan Lebak: BAZNAS Banten dan Bank Banten Pasok *32.000 Liter* Air Bersih ke Cipanas
BAZNAS Banten Perkuat Kapasitas Pimpinan melalui BAZNAS Strategic Development
BAZNAS Banten Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk 1.000 Warga Terdampak Kekeringan di Lebak Lebak
BAZNAS Banten Kenalkan Peran Zakat untuk Pendidikan melalui Zakat Goes to Campus di UNTIRTA
BAZNAS Banten bersama Hayrat Yadim dan UPZ Ayasofya bagikan Al-Quran untuk 1500 santri
Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS
BAZNAS Banten Dorong KBIHU Se-Provinsi Banten Optimalkan ZIS dan DAM Haji
BAZNAS Banten Audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, Bahas Optimalisasi ZIS dan DSKL

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.
Lihat Daftar Rekening →