Berita Terbaru
Gebrakan BAZNAS RI untuk Mustahik, dari Hijauan hingga Sanitasi Kandang yang Sejahterakan Peternak Gunungkidul
Di Balai Ternak Rejokoyo, Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, para peternak mustahik menjalani rutinitas harian yang penuh tantangan namun juga penuh semangat. Setiap pagi, mereka mencacah hijauan untuk pakan ternak, membersihkan kandang, hingga memandikan ternak agar tetap sehat dan terjaga kebersihannya. Semua kegiatan ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk menjaga kesehatan ternak sebagai persiapan kedatangan bakalan baru yang akan memperkuat usaha peternakan mereka.
Namun, bukan hanya kerja keras para peternak yang menjadi kunci keberhasilan mereka, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI). Sebagai lembaga yang memiliki fokus pada pemberdayaan mustahik (penerima manfaat zakat), BAZNAS RI berperan penting dalam mendukung kegiatan peternakan ini, baik dari segi pendanaan, pelatihan, maupun penyediaan sarana prasarana yang dibutuhkan.
Dengan adanya bantuan dari BAZNAS RI, para peternak di Rejokoyo kini dapat memperoleh alat dan bahan yang lebih baik untuk menjaga sanitasi kandang, meningkatkan kualitas pakan ternak, serta memperbaiki sistem manajemen peternakan mereka. Selain itu, BAZNAS RI juga turut serta dalam memberikan pelatihan kepada peternak agar mereka dapat mengelola usaha ternak dengan lebih efisien dan berkelanjutan.
Kehadiran BAZNAS di tengah-tengah masyarakat peternak mustahik ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas peternakan serta kesejahteraan para peternak di Rejokoyo. Dengan dukungan yang tepat, mereka tidak hanya dapat meningkatkan hasil ternak, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang lebih baik, yang pada gilirannya dapat membantu memperbaiki taraf hidup mereka.
Melalui kolaborasi antara peternak, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS RI, keberhasilan peternakan di Rejokoyo bukan hanya terletak pada kesejahteraan ternak, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan ekonomi para peternak mustahik yang menjadi ujung tombak usaha ini.
Editor: YMK
BERITA04/12/2024 | Wildan
Bangun Kesejahteraan Umat, BAZNAS Dukung Warung Kecil Sunarti di Ternate
Warung kecil di sudut desa Kelurahan Akehuda, Keamatan Ternate Utara, Kota Ternate menjadi sumber tumpuan ekonomi keluarga. Seorang ibu rumah tangga bernama Sunarti yang memulai membuka warung kelontongan dengan berjualan es di depan rumah. Karena kegigihan dan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) warung Ibu Sunarti berkembang pesat dan memberikan rezeki yang berkah untuk keluarganya.
“Awalnya saya hanya jualan es dan hasilnya pas-pasan. Setelah dapat bantuan dari BAZNAS, alhamdulillah warung saya sekarang lebih lengkap,” ucapnya dengan rasa syukur.
“Penghasilannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan bisa menabung untuk masa depan anak-anak. Saya sangat bersyukur atas bantuan ini,” tambahnya.
Sunarti terpilih sebagai penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS. Program ini dirancang untuk menciptakan kemandirian mustahik, seperti Sunarti agar mampu mengembangkan usaha mereka dengan lebih baik. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga pelatihan manajemen keuangan dan kewirausahaan, pendampingan usaha secara berkala hingga evaluasi berkelanjutan.
BAZNAS memberikan modal dan kesempatan kepada Sunarti untuk memperluas usahanya. Kini Sunarti tidak hanya menjual es, tokonya semakin lengkap. Namun kini Sunarti menyediakan berbagai jenis kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng.
“Warung saya lebih lengkap dan pelanggan pun semakin banyak. Jadi omzetnya meningkat signifikan,” kata Sunarti.
BAZNAS sebagai lembaga pemerintah yang mengelola zakat secara profesional untuk memberikan solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, para mustahik tidak hanya menerima bantuan secara finansial, tetapi juga dibimbing untuk menjadi mandiri dan berdaya.
Sejalan dengan visi BAZNAS ialah membangun kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah yang transparan dan amanah zakat dapat mengentaskan kemiskinan.
Sunarti kini optimis memandang masa depan. Berkat kerja kerasnya yang didukung oleh program BAZNAS, Sunarti tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan keluarganya, tetapi juga menyisihkan uang untuk pendidikan anak-anaknya.
“Perkembangan warung kelontongnya menjadi perubahan yang nyata, sebuah bukti bahwa dengan zakat, harapan untuk hidup yang lebih baik selalu ada,” kata dia.
Kisah ini juga menjadi inspirasi bagi umat Islam tentang pentingnya peran zakat dalam membantu sesama. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan keadilan sosial. Dengan mendukung BAZNAS, setiap orang dapat berkontribusi dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata untuk mengentaskan kemiskinan. Kisah Sunarti menjadi pengingat bahwa di balik setiap rupiah yang disalurkan melalui zakat, ada harapan dan perubahan besar yang dapat terjadi bagi para mustahik.
Editor : AYU RACHMANINGTYAS
BERITA02/12/2024 | LAILA
BAZNAS RI & BAZNAS Banten Adakan Training of Trainer (TOT) Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat kepada 30 Guru di Banten
Serang, 01 Desember 2024. BAZNAS RI dan BAZNAS Banten menyelenggarakan kegiatan pelatihan guru dan tenaga pendidik bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara kepada 30 orang guru yang mewakili Sekolah Khusus (SKH) di Banten, bertempat di Le Semar Hotel.
Pelatihan yang diselenggarakan dua hari yaitu pada tanggal 30 November dan 1 Desember 2024 ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada para guru agar dapat membantu dan mendampingi pembelajaran Al-Quran bagi individu dengan metode bahasa isyarat kepada disabilitas rungu wicara.
Acara pelatihan ini diadakan dengan tujuan utama melatih pendamping disabilitas dalam menggunakan isyarat-isyarat khusus yang dapat digunakan dalam membaca Al-Quran. Dengan memahami isyarat-isyarat tersebut, pendamping dapat membantu individu dengan disabilitas untuk memahami dan mempelajari Al-Quran dengan lebih mudah dan efektif.
Pimpinan BAZNAS PROV BANTEN, Ust. Mulyadi., S.Ag., M.M menjelaskan "Kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan kesempatan agar teman-teman disabilitas mendapatkan haknya mempelajari Al Quran dan ilmu agama sebagaimana mestinya."
“Kewajiban kita dalam berdakwah adalah mengajak mereka untuk mendapatkan hak mereka. Namun, tidak semua orang memiliki keterampilan untuk mengajar teman-teman disabilitas. Oleh karena itu, perlu disediakan fasilitas pelatihan (Training of Trainers/TOT),” Tambahnya Sabtu (30/11).
kata beliau
Pelatihan ini juga mencakup pengetahuan dasar tentang disabilitas dan bagaimana membantu individu/teman-teman dengan disabilitas dalam pembelajaran Al-Quran dengan narasumber ahli dalam bidangnya. Peserta pelatihan akan mempelajari strategi komunikasi yang efektif, metode pengajaran yang inklusif, serta memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh teman teman disabilitas.
Diantara materi yang dibahas adalah Urgensi Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat, Pendidikan Inklusif dan Kebijakan Pemenuhan Hak Keagamaan bagi Penyandang Disabilitas di Indonesia, Konsep Dasar Bahasa Isyarat Keislaman, Mushaf Al-Quran Isyarat Metode Kitabah, Sejarah dan Kaidah Mushaf Al-Quran Isyarat Metode Tilawah, Media Literasi Al-Quran bagi Penyandang Disabilitas Perspektif Islam serta Micro Teaching.
Menurut Hj. Ida Zulfiya M. Ag salah satu pemateri pada pelatihan ini, adapun pentingnya pelatihan mushaf Al Quran Isyarat adalah mempertimbangkan beberapa hal yaitu, (1) Memasyarakatkan Kitabullah Untuk Seluruh Umat Islam (2) Menjaga Kemurnian Kitab Suci (3) Islam Memperhatikan Seluruh Pemeluknya (4) Dalam Islam Tidak Ada Diskriminasi (5) Memberi Perhatian Supaya Mereka Bangkit Dan Maju (6) Karena Seluruh Umat Manusia Sama Kedudukannya Di Sisi Allah.
"Saya senang, dengan adanya acara ini saya dapat membaca Alquran dengan metode bahasa isyarat. Karena biasanya saya hanya membaca Al-quran hanya melalui gerakan bibir saja." Ibu Ajeng salah satu peserta TOT dengan disabilitas tuna rungu.
Penyelenggaraan Training of Trainer (TOT) Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat Bagi Pendamping Disabilitas ini, diharapkan akan tercipta suasana yang lebih inklusif dan ramah bagi individu dengan disabilitas dalam mempelajari Al-Quran sebagaimana Al-Qur’an mengajarkan bahwa semua manusia itu sama, bahkan memerintahkan melindungi serta mengayomi mereka yang lemah dan rawan kepada tindakan diskriminasi. Kepada penyandang disabilitas, mereka harus diberlakukan sama dan tanpa stigma negative dalam kehidupan sosial.
Baznas Provinsi Banten berharap dapat terus berperan aktif dalam menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi semua individu, tanpa memandang latar belakang dan kondisi fisik.
#Baznas
#Baznas_Banten
BERITA02/12/2024 | nuralam
Hari Guru Nasional, BAZNAS Kenalkan Kisah Inspiratif Guru di Papua
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkenalkan sebuah buku yang mengangkat kisah perjuangan para pendidik di Papua.
Buku bertajuk "Mengajar di Batas Negeri: Kisah Inspiratif Mengajar di Papua" ini diluncurkan dalam sebuah acara virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Senin (25/11/2024).
Acara peluncuran buku dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., serta perwakilan dari institusi pendidikan seperti IAIN Fattahul Muluk Papua.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menyampaikan bahwa peluncuran buku ini menjadi simbol bagaimana zakat dapat mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya bagi wilayah-wilayah yang memerlukan perhatian lebih.
"Tujuannya untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS dan Kampus dalam mengelola peserta sehingga cita-cita membangun kualitas SDM untuk Indonesia Emas 2045 dapat terwujud secara merata," kata Kiai Noor.
Program ini juga sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mendukung percepatan pembangunan pendidikan di Papua melalui berbagai inisiatif, termasuk program Beasiswa Guru Papua yang bermitra dengan tiga perguruan tinggi di wilayah tersebut: IAIN Fattahul Muluk Papua, IAIN Sorong, dan Universitas Cendrawasih. Sebanyak 150 peserta terpilih telah menerima bantuan beasiswa, termasuk pendanaan UKT dan pembinaan melalui mentor kampus.
Buku yang diluncurkan ini merupakan rangkuman pengalaman dan perjuangan para guru serta mentor yang telah menjalani program tersebut. Pimpinan BAZNAS menegaskan bahwa cerita-cerita dalam buku ini tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.
Sementara itu, perwakilan dari IAIN Fattahul Muluk menyatakan bahwa buku ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah kunci perubahan, terutama di daerah seperti Papua. Kisah-kisah yang disajikan diharapkan dapat menggugah kepedulian para pemangku kebijakan untuk terus mendukung pendidikan inklusif dan merata bagi masa depan bangsa.
"Buku ini tidak hanya menginspirasi para guru, tetapi juga menjadi pengikat bagi kita semua, khususnya pengambil kebijakan baik di tingkat daerah maupun nasional tentang pentingnya pendidikan berkualitas untuk generasi masa depan yang lebih baik," ucapnya.
Editor : Novan
BERITA28/11/2024 | fikri
Kolaborasi BWI, Kemenag, dan BAZNAS Hadirkan Waqf Run 2024 untuk Indonesia Lebih Sehat
Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama (Kemenag), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan menyelenggarakan Wakaf dan Zakat Fun Run (Waqf Run) 2024 pada 22 Desember 2024 di Jakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai perpaduan antara olahraga dan aksi sosial, mengajak masyarakat untuk berkontribusi melalui wakaf dan zakat.
Dengan tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama, demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045,” acara ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap wakaf dan zakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan umat.
Menurut Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, Ketua BWI sekaligus Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, kegiatan ini menawarkan cara baru yang lebih santai untuk memperkenalkan wakaf dan zakat kepada masyarakat.
"Acara ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momen untuk membangun kesadaran dan solidaritas sosial," kata Prof. Kamaruddin.
Waqf Run 2024 ditargetkan diikuti oleh 1.500 peserta dari berbagai kalangan. Selama acara, peserta dapat memanfaatkan fasilitas digital untuk melakukan wakaf uang, yang diharapkan memudahkan dan memperluas akses masyarakat.
Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Ketua BAZNAS RI, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari edukasi untuk mempromosikan wakaf dan zakat sebagai solusi praktis bagi pemberdayaan ekonomi umat.
"Kami ingin menampilkan cara baru yang menyenangkan untuk berwakaf dan berzakat, sekaligus memperkuat kebersamaan di masyarakat," ungkap Prof. Noor Achmad.
Selain berlari, peserta juga akan dimanjakan dengan hiburan musik, permainan interaktif, dan aktivitas menarik lainnya. Waqf Run 2024 dirancang sebagai platform untuk mempererat sinergi berbagai pihak dalam memajukan ekosistem wakaf dan zakat.
Pendaftaran acara ini dibuka hingga 15 Desember 2024 dengan kontribusi sebesar Rp150.000, termasuk donasi wakaf minimal Rp50.000. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat sektor wakaf dan zakat.
Segera daftarkan diri Anda untuk bergabung dalam Waqf Run 2024 dan jadikan langkah Anda berarti bagi kesehatan dan kemaslahatan bersama!
Editor : Novan
BERITA28/11/2024 | fikri
BAZNAS Dukung Misi Kemanusiaan Lewat Forum Internasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan gelar BAZNAS International Forum (BIF) sebagai upaya strategis dan meluaskan aliansi serta memperkuat kerja sama dengan mitra internasional dalam misi kemanusiaan, khususnya untuk Palestina.
Kegiatan BIF nantinya akan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., dan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta dengan menghadirkan mitra internasional seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan forum yang dijadwalkan pada Selasa (19/11/2024) tersebut sangatlah penting guna menyatukan aliansi kerja sama BAZNAS di tingkat internasional, serta upaya mendapatkan dukungan dari donatur untuk misi kemanusiaan Palestina.
“Forum ini memberikan ruang bagi para donatur sebagai upaya memahami lebih dalam upaya BAZNAS dan berkontribusi dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan untuk Palestina,” jelas Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Menurutnya dalam upaya memberi efek substansial untuk bantuan kemanusiaan, BAZNAS akan membangun kerja sama bersama lembaga-lembaga kemanusiaan internasional, seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, JHCO, UNRWA, dan ISF OIC.
Sementara itu, Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA., mengatakan forum BIF akan berperan sebagai tonggak penting untuk mempererat peran BAZNAS pada kancah internasional.
“Kami berkomitmen untuk mengutamakan solidaritas kemanusiaan, khususnya bagi Palestina, melalui kolaborasi dengan mitra-mitra global,” ungkapnya.
BAZNAS International Forum juga diharapkan mampu jadi peluang penting untuk memperkuaht peran global BAZNAS, terkhusus dalam memberi dukungan misi kemanusiaan untuk Palestina.
"Dengan mengedepankan kerja sama lintas negara, BAZNAS siap menjadi pilar solidaritas dunia Islam di masa depan,” tutupnya.
Editor -widya michella
BERITA21/11/2024 | fikri pratama
BAZNAS Banten Luncurkan 12 Cabang Z-Chicken
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten luncurkan 12 cabang paket usaha Z-Chicken yang tersebar di wilayah Kota Serang, yang menambah keseluruhan total outlet Z-Chicken yang tersebar di Provinsi Banten menjadi sebanyak 22 outlet. Peluncuran 12 cabang Z-Chicken tersebut bertempat di Stock Point Z-Chicken, Bhayangkara, Kota Serang pada Kamis, 21 November 2024.
Z-Chicken merupakan pemberdayaan mustahik berkonsep waralaba ayam goreng crispy. Penyaluran bantuan usaha fried chicken ini diberikan kepada penerima manfaat berupa fasilitas lengkap baik etalase untuk penjualannya, bahan baku mentah Ayam yang sudah dibumbui beserta tepung ayamnya.
“Tak hanya itu, para penerima manfaat juga diberikan pendampingan oleh tim dari BAZNAS Provinsi Banten hingga mereka bisa mandiri nantinya, dan pelatihan pembuatan Z-Chicken hingga pelatihan kewirausahaan” ungkap Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus.
Ia berharap para penerima manfaat Z-Chicken bersungguh-sungguh untuk memanfaatkan dan mengembangkan usaha ini sehingga dapat memperbaiki kondisi perekonomian keluarga.
“Semoga dengan adanya usaha Z-Chicken ini, para mustahik bisa mejadi muzakki dikemudian hari dan taraf hidup keluarganya akan semakin meningkat” imbuhnya.
BERITA21/11/2024 | Amalia
BAZNAS Banten gelar RAKORDA BAZNAS dan LAZ Se-Provinsi Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS dan LAZ Se-Provinsi Banten pada 18-20 November 2024, yang bertempat di The Jayakarta Villas Anyer. Kegiatan Rakorda kali ini diikuti oleh sebanyak 55 peserta yang berasal dari BAZNAS Se-Provinsi Banten, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional Perwakilan Banten serta LAZ Skala Provinsi.
Hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Supervisi Wilayah Banten Zainulbahar Noor, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya dan jajarannya, Kabid. Penaiszawa Kanwil. Kemenag Badrussalam, Tb. Rubal Faisal Analis Kebijakan Ahli Madya Setda Provinsi Banten, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Muhamad Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, Direktur Penguatan Pendistribusian & Pendayagunaan ZIS-DSKL BAZNAS RI Agus Siswanto, Pimpinan Klinik Mata Utama Saruni Muhammad Isa, dan Pimpinan BJB Syariah cab. Serang Rizdi Rakhman Noor.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam laporan nya menuturkan bahwa Rakorda BAZNAS dan LAZ memiliki fungsi untuk mengevaluasi hasil kerja dari bulan Januari hingga Oktober tahun 2024.
“Kita akan mengevaluir BAZNAS maupun LAZ, kita evaluasi dan pelihara hal-hal baik yang sudah dikerjakan dari Januari sampai Oktober. Dalam acara Rakorda ini kita mencoba menyusun program-program tugas dalam rangka pengelolaan zakat ditahun 2025” ungkap Syibli.
Ia juga melaporkan jumlah penghimpunan BAZNAS se Provinsi Banten dan LAZ yang sudah melapor hingga akhir bulan Oktober 2024 yaitu sebesar Rp. 994M dan realisasi pendistribusiannya sebesar Rp. 682M.
“Pendistribusian yang telah BAZNAS Provinsi Banten khususnya, di tahun 2024 ini melalui beberapa program telah kami salurkan diantaranya membangun 92 rumah layak huni, 8 z-mart, 12 z-chicken, 30 penerima manfaat budidaya madu teuweul, 17 penerima manfaat budidaya cacing kosmetik, 581 bantuan pendidikan SLTA, 382 bantuan pendidikan perguruan tinggi, 7 rumah pintar, 86 pembangunan masjid mushola dan lembaga pendidikan keagamaan, 1080 guru ngaji madrasah dan marbot, penebusan ijazah, 100 mata oprasi katarak, 400 anak stunting, 265 bantuan lansia seumur hidup, anak asuh, 5 angkatan bantuan pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana dan masih banyak lagi”
Syibli juga menuturkan bahwa dalam mengelola zakat, BAZNAS Provinsi Banten membangun transparansi keterbukaan dengan memberikan informasi kepada masyarakat melalui penerbitan bulletin yang berisikan laporan penerimaan dan pendayagunaan zakat sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Untuk membangun trust masyarakat, kami juga setiap bulannya memberikan laporan penerimaan dan pendistribusian pendayagunaan zakat melalui media cetak maupun online” paparnya.
Sementara itu Kepala Kanwil. Kemenag yang diwakili oleh Kabid. Penaiszawa Badrussalam mengatakan bahwa Rakorda ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan.
“Rakorda merupakan momentum perbaikan tata kelola BAZNAS maupun LAZ, dengan menyusun program kerja, pengawasan, pelaporan, dan juga memperkuat pengelolaan kelembagaan zakat dengan meningkatkan peran pelayanan ZIS harus sesuai pronsip aman syar’I aman regulasi dan aman NKRI” ungkapnya.
Ia berpesan bahwa pentingnya zakat sebagai instrument dan solidaritas sosial harus dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
“BAZNAS dan LAZ sudah cukup baik dalam mengelola zakat dengan memberikan kegiatan yang luar biasa manfaatnya kepada masyarakat, mengarahkan masyarakat untuk mengembangkan baik usahanya dan lain-lain sehingga mereka bisa mandiri” paparnya.
Badrussalam juga menghimbau untuk para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, dan juga mitra Bank Syariah agar berperan aktif menunaikan zakat.
Pembukaan Rakorda BAZNAS dan LAZ tahun 2024 dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI Supervisi Wilayah Banten Zainulbahar Noor, yang dalam sambutannya ia mengatakan bahwa dalam Rakorda ini akan dibahas materi-materi yang relevan untuk mengoptimalkan peran BAZNAS dan LAZ.
“Semua materi dalam Rakorda ini menjadi landasan penting untuk memastikan efektivitas pengelolaan zakat di Provinsi Banten dan sejalan dengan 10 Program Prioritas Nasional Tahun 2025 yang mencakup berbagai aspek pemberdayaan, kesejahteraan, dan kemakmuran umat.” Papar Zainulbahar
“Rakorda ini diharapkan menghasilkan strategi yang sinergis antara BAZNAS dan LAZ, sehingga seluruh program nasional dapat dijalankan secara efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Provinsi Banten. Mari kita bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis dan inovatif agar pengelolaan zakat menjadi semakin optimal dalam mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan umat.” Katanya.
BERITA18/11/2024 | Amalia

Baznas Banten Kembali Raih Predikat WTP ke-11 Berturut-turut
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2022. Opini WTP ini merupakan yang ke-11 kalinya diraih Baznas Banten sejak tahun 2012 lalu. Penyerahan hasil audit diberikan langsung oleh Manager Kantor Akuntan Publik Dony dan Ramli (Afiliasi Exsus Internasional), Munawar Muchlis di Kantor Baznas Provinsi Banten pada Senin (20/2/23) siang.
“Berdasarkan hasil audit terhadap laporan keuangan Baznas Provinsi Banten tahun buku 2022, kami sampaikan bahwa opininya wajar tanpa pengecualian. Semua laporan keuangan tersaji secara wajar tanpa ada bukti material yang kami temukan,” ujar Munawar Muchlis usai menyerahkan dokumen laporan audit.
Munawar juga mengatakan bahwa proses untuk meraih opini wajar tanpa pengecualian tidaklah mudah, karena memerlukan waktu 30 hari untuk melakukan audit dan uji petik terhadap sejumlah sampling pendistribusian dan pendayagunaan harta zakat, infak, sedekah dan dana sosial kegamaan lainnya yang dikelola Baznas Banten.
“Hasil audit yang hari ini kami sampaikan merupakan suatu proses audit yang sudah sesuai standar di Indonesia maupun Internasional. Hasil audit ini tidak ditemukan masalah dalam pengelolaan zakat di Baznas Provinsi Banten, artinya secara standar keuangan Baznas Banten telah bekerja dengan baik,” tambahnya.
Wakil Ketua III Baznas Provinsi Banten Ace Sumirsa Ali yang hadir pada kesempatan penyerahan hasil audit tersebut menyampaikan kegembiraannya atas opini Kantor Akuntan Publik tersebut. Dia menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada KAP Dony dan Ramli yang telah bekerja dengan baik dalam memeriksa laporan keuangan Baznas Banten untuk tahun buku 1 Januari-31 Desember 2022.
“Alhamdulillah kami telah terima hasil audit laporan keuangan Baznas Banten tahun 2022 dari KAP, dan ini merupakan yang ke 11 kami mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian. Tentu kami sangat gembira dan akan selalu mengedepankan tiga prinsip Baznas yaitu Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ungkap Wakil Ketua bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan tersebut.
Ace juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para muzaki yang masih terus setia berzakat melalui Baznas Banten. Baginya opini Akuntan Independen ini menjadi pertanda bahwa pengelolaan keuangan di Baznas Banten bisa dipertanggungjawabkan secara profesional.
“Kami ucapkan terima kasih untuk para muzaki, dengan opini wajar tanpa pengecualian ini semoga muzaki tidak ragu lagi untuk berzakat melalui Baznas Banten,” imbuhnya.
#baznas #baznasbanten #zakat #infak #sedekah
BERITA21/02/2023 | Admin

Yayasan Al-Khair Internasional Indonesia Resmi Menjadi UPZ BAZNAS Provinsi Banten
Yayasan Al-Khair Internasional Indonesia beralamat Kebayoran Square Business Park No. A-16, Jl. Bintaro Boulevard sector 9 Tangerang Selatan telah menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Provinsi Banten dengan SK BAZNAS Provinsi Banten Nomor. 003/SK-UPZ/BAZNAS-BTN/I/2023 Tanggal 25 Januari 2023
BERITA03/02/2023 | Admin

"Selalu ada yang bisa kau syukuri dari nasib yang kau sesali"
Sahabat Baznas, ada orang yang tidak seberuntung dirimu tapi rasa syukurnya melebihi dirimu. Ada orang yang tinggal di rumah rapuh dan hanya makan nasi garam tetapi bersyukur karena diberi kesehatan luar biasa. Sementara, ada orang yang tanggal di rumah mewah, namun keluarganya tidak harmonis dan sering sakit-sakitan.
Maka sahabat, ambilah pelajaran bahwa setiap manusia Allah beri kebahagiaan dan cobaan nya masing-masing, tinggal bagaimana kita banyak bersyukur saja dengan segala keadaan yang sedang dialami.
Sahabat Baznas, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang diberikan, mari Bersama-sama rawat senyuman saudara-saudara kita yang kurang mampu dengan berzakat melalui Baznas Provinsi Banten melalui link:
banten.baznas.go.id/bayarzakat
Layanan BAZNAS Banten
0811-1401-080 (WhatsApp)
[email protected]
#baznas #baznasbanten #zakat #infak #sedekah
BERITA16/01/2023 | Admin

Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Banten kembali luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS)
Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Banten kembali luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Kalau sebelumnya beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri, kali ini Baznas Provinsi Banten memberikan subsidi uang kuliah tunggal/uang semester untuk penerima beasiswa SKSS Perguruan Tinggi Swasta. Sebanyak 7 Perguruan Tinggi Swasta berkesempatan mendapatkan beasiswa SKSS Baznas Provinsi Banten dengan jumlah keseluruhan mahasiswa yaitu 25 orang.
Pada acara penandatanganan kerjasama yang berlangsung di Aula Universitas Bina Bangsa (UNIBA), hadir para Rektor Universitas / yang mewakilinya, mahasiswa penerima beasiswa SKSS, serta Ketua Baznas Provinsi Banten beserta jajaran.
"Baznas Banten dituntut untuk menghadirkan berbagai inovasi program pendistribusian dan pendayagunaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang salah satunya melalui program beasiswa SKSS sebagai upaya mencerdaskan bangsa" ujar Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya.
Untuk diketahui, program beasiswa SKSS merupakan salah satu program unggulan Baznas Provinsi Banten dalam bidang pendidikan. Melalui program beasiswa SKSS, Baznas Banten ikut mendukung program pemerintah khususnya pada level perguruan tinggi.
Dengan pembinaan dan pendampingan intensif kepada seluruh penerima beasiswa, diharapkan akan lahir lulusan sarjana yang berkualitas baik dari sisi akademis, spritualitas, ekonomi, maupun kepedulian terhadap permasalahan sosial masyarakat Banten.
Pada akhirnya program ini adalah ikhtiar Baznas Banten melalui penyaluran zakat untuk mencerdaskan umat dan melakukan mobilitas vertikal yang berujung pada perbaikan kualitas hidup diri dan keluarganya.
#baznas #baznasbanten #zakat #infak #sedekah #beasiswa #beasiswabaznas
BERITA09/01/2023 | Admin

Baznas Banten meresmikan Rumah Pintar (Perpustakaan) untuk masyarakat Baduy (31 Desember 2022)
Peresmian Rumah Pintar secara simbolis gunting pita dilakukan oleh H. Moh. Suhri Utsman selaku wakil Ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan dan dihadiri serta disaksikan oleh tokoh masyarakat dan pejabat setempat Kp. Margaluyu Ds. Leuwidamar Kec. Leuwidamar Kab. Lebak
Suhri Utsman dalam sambutannya, bahwa Rumah Pintar BAZNAS Banten tersebut berfungsi sebagai sarana kegiatan belajar mengajar, yaitu untuk meningkatkan kualitas anak bangsa di lingkungan masyarakat tergolong tidak mampu (mustahik) yang berada di pedesaan agar tetap mendapatkan fasilitas belajar mengajar yang layak, memadai dan juga mudah-mudahan bisa membangun kepercayaan dalam diri anak bangsa tersebut untuk tetap tidak berkecil hati, bahwasannya mereka bisa merasakan dan mendapatkan pelayanan yang sama seperti halnya anak-anak lain yang berada di perkotaan.
Pada kesempatan akhir tahun 2022 ini Baznas Banten telah mendirikan dua tempat Rumah Pintar. Pertama yaitu di Kp. Bojong Ds. Sukamanah Kec. Tanara Kab. Serang dan Kedua di Kp. Margaluyu Ds. Leuwidamar Kec. Leuwidamar Kab. Lebak. Tahun-tahun sebelumnya sudah ada 6 tempat Rumah Pintar yang sudah didirikan oleh Baznas Banten yang tersebar di beberapa pelosok Banten.
Dari sekian tempat tersebut, pada tahun ini ada yang menarik dalam program Rumah Pintar, yaitu Rumah Pintar bagi masyarakat Baduy tepatnya di Kp. Margaluyu-Leuwidamar. Baduy adalah salah satu masyarakat mayoritas yang belum begitu familiar dalam dunia pendidikan baik formal maupun non formal. Kendati demikian. Baznas Banten tetap menaruh perhatian yang serius kepada mereka, karena mereka adalah salah satu asset bangsa yang berhak dan layak mendapatkan fasilitas pendidikan.
Melalui Rumah Pintar Baznas Banten yang dihadirkan di tengah-tengah masyarakat Baduy adalah upaya membangun minat baca mereka, agar mereka mendapatkan ilmu pengetahuan dan mempunyai masa depan yang dapat diperhitungkan sebagai asset bangsa yang bisa berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Sementara Parta Supriatna selaku Pimpinan Ponpes Al-Washliyah sekaligus Pengelola Rumah Pintar Baznas Banten di kampung tersebut mengatakan bahwa dengan adanya program Rumah Pintar Baznas Banten ini semoga minat baca masyarakat terutama anak-anak semakin meningkat dan bisa belajar dengan baik dan nyaman. Karena buku dan sarana prasarana yang dihadirkan Rumah Pintar Baznas Banten ini begitu cukup lengkap dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan anak-anak.
Lanjut Parta, kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki Baznas Banten yang telah memanfaatkan dana zakatnya melalui pengadaan fasilitas Rumah Pintar ini. Semoga dana zakat Baznas Banten ini terus meningkat dan bisa dimanfaatkan untuk mencerdaskan anak bangsa. Mudah-mudahan Allah membalas dan menggantinya dengan pahala yang berlipat-lipat ganda. Aamiin ya rabbal ‘alamin.
Pada kesempatan lain H. E. Syibli Syarjaya selaku Ketua Baznas Banten menyampaikan bahwa belajar adalah aktifitas yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Ajaran agama sebagai pedoman hidup manusia juga menganjurkan manusia untuk selalu melakukan kegiatan belajar. Belajar adalah aktifitas yang dapat memberikan kebaikan kepada manusia, aktifitas belajar sangat terkait dengan proses pencarian ilmu.
Islam sangat menekankan terhadap pentingnya menuntut ilmu (belajar), menuntut ilmu adalah wajib (suatu keharusan), sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw. “Mencari ilmu adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki atau perempuan”.
Perintah untuk belajar adalah sebagai wahyu pertama dalam Q.S. Al-Alaq, 1-5 terdapat ayat “Iqra’, yang artinya “bacalah”, melalui malaikat Jibril Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad Saw. untuk “membaca”. Ayat tersebut menjadi bukti bahwa Al-Qur’an memandang penting dalam kegiatan belajar, agar manusia dapat memahami seluruh kejadian yang ada di sekitarnya, sehingga meningkatkan rasa syukur dan mengakui akan kebesaran Allah. Berkat ilmu pengetahuan sesorang bisa ada pada derajat tertinggi.
Islam menuntut kita untuk menjadi seorang yang berguna bagi orang lain. Mampu menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk membantu orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Salah satu cara menjadi orang yang berguna bagi orang lain adalah dengan banyak membaca buku. Buku adalah jendela dunia yang berisikan segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari (Red).
BERITA02/01/2023 | Admin

Memperingati 20 tahun Baznas Provinsi Banten gelar acara di gedung Bappeda pada Selasa (20/12/22)
Hadir dalam kesempatan tersebut Pj Gubernur Banten yang diwakili oleh Asda 1 Komarudin, Kanwil Kemenag Prov. Banten Nanang Faturohman, Pimpinan Baznas RI supervisi wilayah Banten Zainulbahar Noor, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya beserta jajaran dan tokoh-tokoh penting lainnya.
Acara yang berlangsung hingga siang hari tersebut di isi dengan pembukaan tarian dari penerima beasiswa SKSS Baznas Provinsi Banten, penyerahan secara simbolis untuk 11 penerima manfaat, testimoni dari mustahik yang telah menjadi muzaki, dan masih banyak lagi.
#baznas #baznasprovinsibanten #baznasbanten #milad #20tahun #zakat #infak #sedekah #tebarmanfaatsejahterakanumat
BERITA21/12/2022 | Admin

UPZ YKPBB Baznas Banten Kembali Menyalurkan Bantuan Untuk Lansia, Anak Asuh, dan Ponpes Salafi
Pada 9 Desember 2022, UPZ YKPBB Baznas Banten menyalurkan bantuan untuk Panti Jompo dan Anak Asuh yang berada di UPTD Perlindungan Sosial Dinsos Provinsi Banten, bantuan tersebut salah satunya berupa alat bantu kesehatan seperti kursi roda dan Walker (alat bantu jalan).
UPZ YKPBB Baznas Banten juga mendistribusikan bantuan Kitab Suci Al-Qur'an untuk Rumah Tahfidz di Ponpes Salafi Nurul Fatihin Pandeglang dan Rumah Tahfidz Daarul Qur'an Maemunah Menes Pandeglang pada Selasa (13/12/22).
#baznasbanten #baznas #upz #bankbanten
BERITA21/12/2022 | Admin

Petani Binaan BAZNAS Siap Panen 2,5 ton Pepaya California
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia mengadakan kegiatan panen raya pepaya california yang bertempat di Desa Sindangsari Kecamatan Petir Kabupaten Serang pada Senin (27/11/22).
Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid, Wakil Bupati Kabupaten Serang Panji Tirtayasa, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI Agus Siswanto, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya beserta segenap unsur pimpinan Baznas Kabupaten Serang.
Diketahui, kegiatan panen pepaya california tersebut merupakan buah hasil dari salah satu program pemberdayaan mustahik Kelompok Tani Ranca layung bidang ekonomi Baznas RI yaitu lumbung pangan, yang hingga tahun 2022 ini telah memiliki sebanyak 24 anggota petani.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan bahwa Kelompok Tani Ranca Layung akan melaksanakan panen raya pertama dengan perkiraan menghasilkan sebanyak 2,5 ton pepaya california pada akhir bulan November ini.
"Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Baznas RI karena telah berkontribusi dalam menaikan taraf hidup para mustahik di Banten salah satunya dengan adanya program lumbung pangan di Kabupaten Serang ini" ujar Syibli Syarjaya Ketua Baznas Provinsi Banten.
Ia juga menuturkan bahwa Baznas Provinsi Banten juga memiliki program yang serupa yaitu lumbung padi dan sedang dilakukan pengkajian terlebih dahulu.
"Kita ketahui bahwa dana zakat ini berasal dari muzaki yang diamanahkan kepada Baznas, maka program-program seperti ini dipandang perlu dan semoga bisa merambah ke Kabupaten lain" tambahnya.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid juga mengatakan hal serupa.
"Kami mengapresiasi program ini, Banten produksi pepaya mencapai 120 ribu kwintal dan produsen tertinggi berada di kabupaten serang yaitu sebanyak 46rb kwintal. Dengan adanya program dari BAZNAS ini Banten mendapatkan loncatan 1500 persen" ungkapnya.
Agus juga menambahkan kalau program seperti ini terus berlanjut, maka insyaAllah Banten akan mempu menjawab persoalan krisis pangan tahun depan.
Selanjutnya, Wakil Bupati Kabupaten Serang Panji Tirtayasa yang hadir pada kesempatan tersebut juga menitipkan pesan kepada BAZNAS.
"Bentuk koprasi untuk marketing agar penjualan meningkat. Selain itu bantu petani agar bisa memarket dengan harga yang layak dan juga hasil pertanian agar merata." Ujar Panji.
Kegiatan yang merupakan program ekonomi perdesaan ini merupakan upaza BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Agus Siswanto mengatakan bahwa BAZNAS terus melakukan inovasi program.
"BAZNAS sebagai lembaga yang berperan aktif dalam menjalankan program-program untuk meningkatkan kesejahteraan umat berkomitmen untuk terus mendorong penguatan ekonomi mustahik, tentunya tidak bisa dilakukan oleh BAZNAS sendiri mohon dibantu untuk sinergi akses dengan pemerintah, karena kami perlu dukungan yg sangat besar" ujar nya.
Agus juga menuturkan bahwa program-program pusat ini semoga dapat di replikasi oleh BAZNAS Banten.
BERITA29/11/2022 | Admin

Baznas Provinsi Banten Optimalkan Peran UPZ dalam Pengumpulan dan Penyaluran ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten menggelar Rapat Kerja Daerah bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Provinsi Banten pada Kamis (27/10/22) yang bertempat di Kota Serang. Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya, beserta jajarannya.
Rakerda Baznas Provinsi Banten tahun 2022 yang dibuka secara resmi oleh Ketua Baznas Provinsi Banten ini mengusung tema "Optimalisasi Peran UPZ Dalam Peningkatan Kinerja Baznas Provinsi Banten" dan diikuti oleh sebanyak 77 Unit Pengumpul Zakat Baznas Provinsi Banten.
Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam sambutannya mengatakan bahwa UPZ hakikatnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Baznas.
"77 UPZ ini merupakan satu kesatuan dengan Baznas Banten, setiap aktivitas pengelolaan zakat dibawah koordinasi dari Baznas Provinsi Banten, itu adalah amanat dari undang-undang" ujar Syibli.
Lebih lanjut, Syibli juga menuturkan bahwa UPZ punya tugas utama membantu Baznas dalam melakukan pengumpulan zakat pada institusi masing-masing. Kemudian UPZ diperkenankan untuk membantu menyalurkan zakat bagi mustahik di lingkungan UPZ.
Dalam sambutan tersebut, Syibli juga menekankan sekali lagi bahwa Baznas merupakan satu-satunya lembaga pemerintah yang berwenang mengelola zakat.
Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Provinsi Banten Zaenal Abidin Suja'i yang sekaligus merupakan koordinator pengelola UPZ Baznas Banten menerangkan bahwa acara Rakerda bertujuan untuk optimalisasi peran dari UPZ Baznas Banten.
"Dengan adanya acara ini, diharapkan UPZ Baznas Banten kemudian bisa menambah capaian pengumpulan ZIS DSKL tahun 2023 nanti" ujar Zaenal.
Hal tersebut diperkuat dengan empat bahasan yang disampaikan dalam Rakerda UPZ Baznas Provinsi Banten kali ini, yaitu Peran UPZ dalam Optimalisasi Penghimpunan ZIS DSKL, Zakat dan Pajak, Tata Kelola Pendistribusian dan Pendayagunaan UPZ, Penyusunan RKAT dan Pelaporan sebagai Pengendalian Tugas UPZ.
Salah satu bahasan mengenai zakat dan pajak yang disampaikan oleh Agus Puji Priyono selaku Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Muda Kanwil Direktorat Jenderal Pajak menyoroti hubungan zakat dan pajak, yang disebutkan bahwa zakat dan pajak merupakan kewajiban kepada agama dan kepada negara.
"Zakat merupakan roh, pajak adalah badan nya. Zakat merupakan kewajiban agama, sedangkan pajak merupakan kewajiban negara. Perlu diketahui juga, zakat merupakan pengurang pajak penghasilan" ujar Agus.
Pada Rakerda kali ini juga, Baznas Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada UPZ yang telah mengoptimalkan layanan muzakinya dengan penerapan payroll system yaitu pemotongan zakat otomatis atas pendapatan atau gaji pegawainya. Sedikitnya ada empat UPZ yang mendapatkan penghargaan tersebut, yaitu UPZ Pemprov Banten, UPZ Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten, UPZ Univ. Faletehan dan UPZ PT. Jamkrida Banten.
Rakerda UPZ Baznas Provinsi Banten menghasilkan sebanyak 10 point risalah yang telah disepakati oleh seluruh UPZ yang hadir dalam acara tersebut.
BERITA01/11/2022 | Admin

Bank Banten Bertekad Cetak Santri Berjiwa Enterpreneur
REFERENSI BERITA - Menyambut Hari Santri yang jatuh yang diperingati setiap tanggal 20 Oktober manajemen Bank Banten mengadakan pelatihan bagi para santri.
Bank Banten melalui Unit Pengumpul Zakat-Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten (UPZ-YKPBB) bekerja sama dengan Donat Madu Cihanjuang dan Roti-Qi mengusung program Banten Santri Enterpreneur dengan tema Mewujudkan Kemampuan Dalam Bidang Kewirausahaan Guna Meningkatkan Kemandirian Santri.
Acara digelar di Balai Latihan Kerja Research & Development Donat Madu Cihanjuang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelatihan diberikan in class, baik secara teori maupun praktek. Dalam pelatihan tersebut Santri juga dibekali dengan dasar-dasar kewirausahaan.
Para Santri yang berasal dari Pondok Pesantren Daar EL-Istiqomah, Kota Serang dan Pondok Pesantren Al-Wasilah, Kabupaten Serang mengikuti pelatihan selama lima hari sejak tanggal 10 sampai dengan 14 Oktober 2022.
Ketua YKPBB, Hufron Hendriyanto mengungkapkan, dipilihnya Donat Madu Cihanjuang sebagai mitra perseroan dalam memberikan pelatihan pembuatan roti, dikarenakan pengalaman serta jaringan Donat Madu Cihanjuang yang sudah memiliki sekitar 250 outlet yang tersebar di kota-kota besar.
Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin dalam kesempatan terpisah berharap, ilmu yang didapat dari pelatihan bisa dikembangkan, bukan hanya mencukupi kebutuhan pangan di pesantren masing-masing, melainkan juga mampu meningkatkan perekonomian pondok pesantren.
“Bank Banten melihat potensi santri di Banten sangat besar, dengan 4.500 pesantren dan hampir 200.000 santri. Diharapkan program Banten Santri Enterpreneur dapat mencetak santri berjiwa enterpreneur untuk turut serta berperan dalam kebangkitan perekonomian Banten,” kata Agus Syabarrudin.
Guna memastikan para santri dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, Bank Banten melalui UPZ-YKPBB akan menyediakan peralatan yang diperlukan dalam Pembuatan bakery di setiap pesantren.
Sehingga diharapkan akan bermanfaat bagi kesejahteraan pondok pesantren serta mendukung pesantren dalam menyiapkan santri yang lebih mandiri, kreatif dan produktif.
BERITA28/10/2022 | Admin

Peringati Hari Santri Bank Banten Adakan Program Banten Santri Enterpreneur Pembuatan Bakery
TANGERANG, EKBISBANTEN.COM - Menyambut Hari Santri yang jatuh pada hari kamis (20/10/22), PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) melalui Unit Pengumpulan Zakat - Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten (UPZ-YKPBB) bekerja sama dengan Donat Madu Cihanjuang dan "Roti-Qi" mengadakan pelatihan program Banten Santri Enterpreneur dengan tema "Mewujudkan Kemampuan Dalam Bidang Kewirausahaan Guna Meningkatkan Kemandirian Santri".
Bertempat di Balai Latihan Kerja Research & Development (D&R) Donat Madu Cihanjuang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Para Santri yang berasal dari Pondok Pesantren Daar EL-Istiqomah (Kota Serang) dan Pondok Pesantren Al-Wasilah (Kabupaten Serang) mengikuti pelatihan selama 5 hari (sejak tanggal 10 s/d 14 Oktober 2022) dimana pelatihan diberikan in class baik secara teori maupun praktek. Dalam pelatihan tersebut Santri juga dibekali dengan dasar-dasar Kewirausahaan “Muda, Mandiri & Kreatif”.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Banten (YKPBB), Hufron Hendriyanto mengungkapkan, dipilihnya Donat Madu Cihanjuang sebagai mitra perseroan dalam memberikan pelatihan pembuatan roti ini dikarenakan pengalaman serta jaringan Donat Madu Cihanjuang yang sudah memiliki sekitar 250 Outlet yang tersebar di kota-kota besar.
Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin dalam kesempatan terpisah berharap ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut dapat dikembangkan bukan hanya mencukupi kebutuhan pangan di pesantren masing-masing, melainkan dapat dijual dan meningkatkan perekonomian pondok pesantren.
“Bank Banten melihat potensi Santri di Banten sangat besar, dengan 4.500 Pesantren dan hampir 200.000 Santri, diharapkan program Banten Santri Enterpreneur dapat mencetak Santri-Santri berjiwa enterpreneur untuk turut serta berperan dalam kebangkitan perekonomian Banten,” kata Agus.
Guna memastikan para santri dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, Bank Banten melalui UPZ-YKPBB akan menyediakan Peralatan yang diperlukan dalam Pembuatan Bakery di setiap Pesantren sehingga diharapkan akan bermanfaat bagi kesejahteraan Pondok Pesantren serta mendukung pesantren dalam menyiapkan santri-santri yang lebih mandiri, kreatif dan produktif.
Bank Banten terus berupaya bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, sebagai implementasi nilai Universe yang terkandung dalam budaya perusahaan “TRUST”.
Diharapkan kehadiran Bank Banten dapat membantu Pemerintah Daerah Provinsi Banten untuk mendorong kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Banten.
BERITA28/10/2022 | Admin

Rakorda Baznas Se-Provinsi Banten 2022 Upaya Harmonisasi Baznas
BAZNAS Provinsi Banten melaksanakan Harmonisasi Pengelolaan Zakat Rapat Koordinasi dan Kerja Daerah antar BAZNAS Se-Provinsi Banten yang bertempat di Hotel Le Semar pada Kamis-Jum’at (6-7/10/22). Hadir dalam acara tersebut Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Banten Dr. H. M. Yusuf. M.Si ,Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan Baznas RI Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, Mec. Ketua Baznas Provinsi Banten Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya L.M.L., M.M beserta jajaran pimpinan Baznas Provinsi Banten lainnya.
Kegiatan RAKORDA Baznas Provinsi Banten diikuti sebanyak 64 peserta yang terdiri dari pimpinan BAZNAS Kota maupun Kabupaten di Banten, Kabag. Kesra Kota/Kabupaten di Banten, dan Kasi. Penyelenggara Syariah Kota maupun Kabupaten di Banten.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut sebagai langkah harmonisasi BAZNAS, Kemenag, dan juga Pemprov dalam pengelolaan zakat di Provinsi Banten. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan dalam rangka harmonisasi antar lembaga zakat di Kota maupun Kabupaten yang berada di Provinsi Banten dan sebagai tindak lanjut RAKORNAS BAZNAS yang diadakan Agustus lalu di Jakarta.
Ketua Pelaksana RAKORDA Baznas Provinsi Banten Mulyadi S.Ag menyampaikan poin-poin yang akan dibahas saat RAKORDA kali ini ada 6 materi.
“Hingga esok sore, ada beberapa hal yang akan dibahas diantaranya Tata Hubungan BAZNAS Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Banten, dan Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Banten. Kemudian Evaluasi Pelaporan Pengelolaan Zakat Tahun 2021 dan Semester 1 Tahun 2022, Standar Tata Kelola dan Target Kinerja Pengumpulan, Sistem Pelaporan BAZNAS melalui SIMBA, Standar Tata Kelola dan Target Kinerja Pendistribusian dan Pendayagunaan dan yang terakhir yaitu Penguatan dan Penyusunan SOP” papar Mulyadi.
Pada kesempatan itu, Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam sambutannya menyampaikan perolehan pengumpulan zakat, infak, dan dana sosial keagamaan lainnya yang sejak bulan Januari 2022 hingga September 2022 berhasil dikumpulkan oleh Baznas Provinsi Banten sebesar Rp. 18,5 Milyar.
“Potensi zakat di Provinsi Banten itu ada sekitar Rp. 11,03 Triliyun. Maka dari itu untuk mengejar potensi tersebut saya pikir mutlak untuk Baznas, Pemprov Pemkab, Kanwil serta Kemenag Kabupaten Kota untuk berkolaborasi dan kerjasama” ujar Syibli.
Lebih lanjut, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Banten M. Yusuf menuturkan bahwa zakat merupakan salah satu solusi dari pewujudan penyejahteraan masyarakat.
“Potensi zakat yang bisa dikembangkan untuk mengentaskan kemiskinan adalah zakat produktif. Pemberian zakat yang bisa membuat penerimanya menghasilkan sesuatu secara terus-menerus. Dengan harta zakat yang telah diterimanya” ungkap M. Yusuf.
Dalam sambutannya, M. Yusuf juga menyampaikan harapan Pemprov kepada Baznas agar memiliki program edukasi sosial tentang kewajiban zakat yang berkesinambungan.
“Penguatan amil zakat diperlukan karena seorang amil harus dipercaya masyarakat. Untuk itu SDM Baznas Banten harus berintegritas” tambahnya.
Menutup acara pembukaan RAKORDA Baznas Provinsi Banten, Ketua Baznas RI Noor Achmad menyampaikan arahannya.
“Baznas harus bisa bekerjasama dengan baik dengan pemerintah setempat. Kalau Baznas sudah kuat kelembagaannya sudah bagus, maka perolehannya juga untuk masyarakat setempat. Program-program pemerintah bisa diinisiasi oleh Baznas terutama yang terkait dengan program-program ekonomi seperti yang disebutkan pak Asda soal zakat produktif, alhamdulillah di Baznas sudah ada Z-Mart, Z-Chicken, Z-Auto dan lain-lain” ujar Noor Achmad.
BERITA19/10/2022 | Admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.
Lihat Daftar Rekening →