Peran BAZNAS dalam Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Domba
11/12/2024 | Penulis: LAILA
BAZNAS BANTEN
Dalam kehidupan seorang peternak, keberhasilan dalam mengelola ternak tidak hanya bergantung pada keterampilan, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan gizi dan perawatan yang tepat. Ade Engkos, anggota Kelompok Peternak Mandiri Utama Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS di Desa Winduraja, merupakan salah satu mustahik yang merasakan manfaat besar dari program BAZNAS dalam mengembangkan usaha ternaknya.
Di tengah kesibukannya mengurus domba, Ade tengah memperhatikan keempat induk dombanya yang sedang hamil. Memasuki empat bulan masa kehamilan, keempat induk domba tersebut membutuhkan perhatian lebih agar tetap sehat dan dapat melahirkan domba yang sehat pula. Salah satu langkah yang diambil Ade adalah menyekat kandang induk domba yang bunting.
"Dengan kandang yang terpisah, induk-induk saya lebih nyaman dan kebutuhan pakannya bisa lebih terjamin," ujar Ade.
Langkah penyekatan kandang ini tidak hanya bertujuan untuk kenyamanan induk domba, tetapi juga untuk memantau dengan lebih mudah kesehatan dan perilaku induk menjelang kelahiran. Selain itu, Ade menambah jumlah hijauan yang diberikan kepada induk-induk tersebut, seperti rumput odot segar, untuk memastikan kecukupan gizi bagi induk dan janinnya. Hal ini sangat penting, karena di masa kehamilan yang memasuki trimester akhir, kebutuhan energi induk semakin besar.
Peran BAZNAS dalam kisah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Melalui program ZCD (Zakat Community Development), BAZNAS memberikan dukungan yang signifikan kepada Ade dan kelompok peternak lainnya di Desa Winduraja. Tidak hanya membantu dalam aspek materi seperti bantuan modal, BAZNAS juga memberikan pelatihan dan bimbingan yang dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan peternakan, sehingga para peternak bisa mengelola ternak dengan lebih baik.
Ade mengungkapkan, dengan adanya bantuan dari BAZNAS, saya bisa mengembangkan usaha ternak saya dengan lebih optimal. Selain bantuan materi, pelatihan yang diberikan juga sangat membantu saya memahami cara yang tepat untuk merawat ternak, termasuk dalam hal penyediaan pakan yang cukup.
Pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS terhadap peternak seperti Ade menunjukkan bagaimana zakat dapat menggerakkan roda perekonomian umat, mengangkat kehidupan mustahik, dan memperkuat sektor pertanian dan peternakan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, usaha peternakan milik Ade diharapkan dapat berkembang pesat, menghasilkan domba yang sehat, serta meningkatkan pendapatan keluarga.
Inilah salah satu bukti nyata bagaimana BAZNAS berperan aktif dalam memberdayakan umat Islam, khususnya mustahik, untuk mandiri secara ekonomi melalui sektor pertanian dan peternakan. Program-program BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memberikan pembekalan keterampilan yang sangat berguna bagi kehidupan para mustahik. Semoga kisah Ade menjadi inspirasi bagi kita semua dalam memahami pentingnya peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat.
Berita Lainnya
BAZNAS BANTEN RAIH PENGHARGAAN MITRA STRATEGIS DAN KONSISTEN KERJA SAMA MEDIA PUBLIKASI ZAKAT
BAZNAS BANTEN DISTRIBUSIKAN 41 RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PANDEGLANG
BAZNAS Banten Gelar Sosialisasi ZIS di Universitas Primagraha Sekaligus Teken MoU Optimalisasi Pengelolaan Zakat
ENTRY MEETING AUDIT SYARIAH, LANGKAH BAZNAS BANTEN CIPTAKAN TATA KELOLA LEMBAGA SESUAI SYARIAT
Selamat dan sukses kepada Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten Periode 2025–2030.
BAZNAS Banten Salurkan 165 Paket Daging Dam Haji dan Sembako untuk Warga Pulau Tunda

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
