WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Hadirkan Syekh Usamah dari Mesir

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menghadirkan ulama asal Mesir. Syekh Usamah, dalam kegiatan pembinaan bagi 40 penerima manfaat Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) pada Minggu, 7 Juni 2026 bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Banten dalam memperkuat pemahaman keislaman, kepemimpinan, serta peran generasi muda dalam pembangunan umat melalui pengelolaan zakat Program SKSS sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Banten yang tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga pembinaan berkelanjutan bagi para penerima beasiswa.

Mengusung tema "Pentingnya Zakat untuk Kemajuan Umat". Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Wawan Wahvuddin, turut hadir dan berperan sebagai penerjemah materi yang disampaikan Syekh Usamah sehingga para peserta dapat memahami pesan- pesan yang disampaikan secara lebih mendalam.

Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh Abu Aly selaku moderator yang mengarahkan sesi tanva jawab dan interaksi antara narasumber dengan para mahasíswa penerima beasiswa.

Wawan menyampaikan bahwa pembinaan inl merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Banten dalam mencetak generasi sariana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memilik pemahaman keislaman yang kuat dan kepedulian terhadap persoalan umat. Melalui program SKSS BAZNAS Banten berharap para penerima manfaat dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat serta turut berkontribusi d alam mengoptimalkar gerakan zakat untuk kemajuan bangsa

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatar hingga akhir acara. Selain mendapatkan wawasan mengenai zakat dan pembangunan umat, mereka juga memperoleh motivasi untuk terus meninakatkan kapasitas diri sebagai generasi muda yang kelak diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, dan daerahnya.

17/06/2026 | Kontributor: Kartika
BAZNAS Banten Distribusikan Daging Dam/Hadyu kepada Masyarakat, Wujudkan Manfaat Ibadah Haji bagi Penerima Manfaat di Daerah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten distribusikan daging hasil pelaksanaan dam/hadyu musim haji 1447 H/2026 M yang telah ditunaikan para jamaah haji melalui layanan pembayaran dam BAZNAS Provinsi Banten pada Rabu, 10 Dzulhijjah 1447H/27 Mei 2026M. Pendistribusian dilakukan kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat, sebagai bentuk optimalisasi ibadah sekaligus penguatan kepedulian sosial di daerah.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan penyembelihan hingga pendistribusian daging dam dilakukan sesuai ketentuan syariat Islam serta mengacu pada regulasi yang berlaku, sehingga amanah para jamaah haji dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

 

“Alhamdulillah, pelaksanaan dam yang ditunaikan melalui BAZNAS Provinsi Banten telah memasuki tahap pendistribusian kepada masyarakat penerima manfaat. Kami memastikan proses ini berjalan sesuai syariat, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, distribusi daging dam diprioritaskan kepada fakir miskin di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) dan kelompok masyarakat yang berhak menerima sesuai ketentuan syariah, dengan sebaran penerima manfaat di sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Melalui program ini, ibadah dam para jamaah haji tidak hanya memenuhi kewajiban syariat, tetapi juga memberikan 

dampak sosial berupa pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

 

Menurutnya, pelaksanaan dam melalui lembaga resmi seperti BAZNAS menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola ibadah haji yang lebih tertib, akuntabel, dan berdampak luas bagi umat.

 

“Pelaksanaan dam di Tanah Air melalui BAZNAS tidak hanya mempermudah jamaah dalam menunaikan kewajiban, tetapi juga menjadi sarana berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar,” tambahnya.

 

Sebelumnya, BAZNAS Provinsi Banten telah membuka layanan pembayaran dam/hadyu bagi jamaah haji musim haji 2026 M/1447 H dengan mengacu pada Surat Edaran Dirjen bina penyelenggaraan haji & umroh nomor S-50/BN/2026 tentang pilihan jenis haji dan pelaksanaan pembayaran dam. 

Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi jamaah untuk melaksanakan dam di Tanah Air melalui lembaga resmi dengan tetap memenuhi ketentuan syariah.

 

Melalui pendistribusian ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap manfaat ibadah haji dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat serta memperkuat semangat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah umat.

02/06/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Kurban hingga Pelosok daerah 3T

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, penyaluran hewan kurban difokuskan ke daerah-daerah kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), dan juga wilayah rawan stunting termasuk Pulau Sangiang, Kawasan Baduy, dan juga Wilayah Pandeglang yang memiliki akses distribusi cukup menantang. 

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa program distribusi kurban ini bertujuan memastikan manfaat dan kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan secara merata, terutama oleh masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini jarang menerima penyaluran hewan kurban. 

 

“Tahun ini, BAZNAS Banten mendistribusikan lebih dari puluhan ekor hewan kurban yang terdiri atas sapi maupun doka ke sejumlah kabupaten dan kota di Banten, termasuk wilayah Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga kawasan selatan Banten.” ujarnya. 

 

Meski menghadapi tantangan medan dan keterbatasan transportasi menuju wilayah pelosok seperti Pulau Sangiang, proses distribusi tetap berjalan dengan dukungan para amil maupun relawan. Kehadiran bantuan kurban disambut antusias masyarakat yang mengaku jarang memperoleh daging kurban. 

 

Program distribusi kurban menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Banten dalam menghadirkan pemerataan kesejahteraan sehingga manfaat ibadah kurban dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan hingga wilayah terjauh.

02/06/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Salurkan Santunan Pendidikan untuk 250 Siswa melalui UPZ SLTA dan Madrasah Aliyah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran santunan pendidikan bagi 200 penerima manfaat yang berasal dari lingkungan sekolah tingkat SLTA dan Madrasah Aliyah di Provinsi Banten pada Selasa 12 Mei 2026 di Kantor BAZNAS Provinsi Banten.

 

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SLTA dan Madrasah Aliyah sebagai mitra strategis BAZNAS Banten dalam menjangkau para pelajar maupun pekerja rentan di lingkungan sekolah yang membutuhkan dukungan. Program ini bertujuan membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memberikan semangat kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan dengan baik.

 

Santunan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti perlengkapan belajar, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang pendidikan lainnya. Melalui program ini, BAZNAS Banten ingin memastikan bahwa para pelajar dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya saing.

18/05/2026 | Kontributor: Amalia
Z-Mart BAZNAS Banten Buktikan Dampak Nyata, Usaha Mitra Tetap Stabil Pasca Lebaran

Serang, 16 April 2026 – Memasuki bulan kedelapan pendampingan intensif penerima manfaat tahun 2025 program Z-Mart BAZNAS Provinsi Banten, Bandiah, salah satu Saudagar Z-Mart di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, menunjukkan progres ekonomi yang signifikan. Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026, stabilitas stok modal dan keuntungan usahanya dilaporkan tetap terjaga dan tidak terganggu oleh kebutuhan konsumsi selama masa mudik maupun lebaran.

 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi diversifikasi usaha yang dijalankan secara kolektif bersama keluarga. Saat ini, ekosistem usaha Bandiah berkembang menjadi beberapa unit bisnis diantaranya warung Z-Mart dan 

sayuran, juga kuliner pagi seperti nasi uduk dan gorengan.

 

Pendampingan yang dilakukan secara intensif pasca Ramadan berfokus pada menjaga ketahanan modal. Hasilnya, Bandiah mampu memisahkan antara dana operasional usaha dengan kebutuhan pribadi, sehingga arus kas tetap sehat meskipun beban pengeluaran masyarakat pasca lebaran umumnya meningkat.

 

"Alhamdulillah, berkat pendampingan yang rutin, stok barang di warung tetap aman dan modal tidak terpakai untuk keperluan lebaran kemarin. Usaha nasi uduk suami juga sangat membantu pemasukan tambahan," ujar Bandiah saat ditemui dalam sesi pendampingan rutin.

 

Melalui konsistensi pendampingan lapangan, BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mengawal kemandirian ekonomi para mustahik hingga mencapai tahapan muzakki.

20/04/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

BAZNAS Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Lampung
BAZNAS Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Lampung merespons dengan sigap bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Lampung dan sekitarnya. Laporan dari tim BTB di lokasi menyebutkan, banjir yang terjadi mengakibatkan banyak permukiman warga terendam dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Dampak lainnya adalah terganggunya arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, yang menyebabkan kemacetan dan menghambat mobilitas masyarakat setempat. Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, MA, menjelaskan bahwa tim BTB langsung melakukan asesmen di wilayah terdampak, kemudian menyalurkan 150 paket sarapan pagi kepada warga yang menjadi korban banjir. "Tim BTB bergerak cepat untuk merespons musibah banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Lampung Dimulai dengan asesmen, kemudian memberikan bantuan yang diperlukan bagi para korban," ungkap Saidah dalam keterangannya di Jakarta. Walaupun banjir mulai menunjukkan tanda-tanda surut, Saidah menyebutkan bahwa tim gabungan dari berbagai instansi tetap bekerja keras untuk memberikan penanganan darurat kepada korban yang terdampak. "Tentunya kami berharap agar musibah banjir dan longsor di sejumlah wilayah kota di Lampung dan sekitarnya dapat segera ditangani dengan baik dan cepat," ujarnya. Saidah juga menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi warga terdampak, memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar efektif, serta tetap berkoordinasi dengan berbagai pihak guna meminimalkan dampak bencana ini dan memberikan dukungan maksimal kepada para korban. Pada kesempatan ini, Saidah mengajak masyarakat untuk terus menyebarkan kebaikan dengan mendukung program sedekah kemanusiaan yang ditujukan bagi korban bencana. "Sebagai lembaga yang berkomitmen untuk menyejahterakan umat, BAZNAS terus bergerak cepat dalam memberikan bantuan untuk korban bencana," tutup Saidah.
BERITA21/01/2025 | Nadia
BAZNAS RI Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Sumbar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
BAZNAS RI Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Sumbar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BAZNAS Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam hal ini, BAZNAS Sumbar memperkuat konsep pemberdayaan dengan melibatkan masyarakat penerima manfaat (mustahik) dalam merancang desain program pemberdayaan. Program ini juga melibatkan wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota di Sumbar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D, menyatakan pentingnya pendamping dalam keberhasilan program pemberdayaan ekonomi seperti Z-Auto, ZMart, dan Z-Chicken. “Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa yang sukses melakukan pemberdayaan ekonomi Z-Auto, ZMart, Z-Chicken, itu harus ada pendamping. Karena pendamping ini yang memberikan motivasi untuk terus berusaha, sebab biasanya orang kalau sudah gagal ingin cepat-cepat ganti usaha yang lain,” ujarnya dalam keteranganya. Menurut Prof. Nadra, pendamping memiliki peran penting tidak hanya untuk memotivasi. Namun juga dalam memberikan arahan pengelolaan keuangan usaha mikro. “Karena biasanya kalau tidak ada pembukuan keuangan, modalnya akan dipakai. Jika diajarkan pembukuan keuangan, tidak akan dipakai itu modal usahanya. Jadi pendamping juga penting untuk mengajarkan bagaimana cara melakukan pembukuan keuangan,” tambahnya. Selain itu, para pendamping juga diperlukan untuk membantu memasarkan produk yang dihasilkan oleh mustahik. Kreativitas pendamping sangat diperlukan agar penerima manfaat dapat memaksimalkan potensi penjualan produk mereka. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Sumbar, Ir. H. Firdaus, M.Si., menyatakan bahwa BAZNAS Sumbar memberikan bimbingan teknis kepada wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan untuk melatih dan membimbing masyarakat di daerah masing-masing. “Sejak dua tahun lalu kami memberikan bimbingan teknis pemberdayaan ekonomi terhadap wakil ketua II yang membidangi pendistribusian dan amil pelaksana, sehingga diharapkan setelah pelatihan secara konseptual kawan-kawan di kabupaten/kota memahami bagaimana mendesain program pemberdayaan yang partisipatif atau melibatkan calon penerima manfaat,” jelasnya. Firdaus juga menjelaskan kerja sama dengan BAZNAS Padang Panjang dalam program pemberdayaan kelompok Z-Auto yang melibatkan 11 orang mustahik dengan total bantuan sebesar Rp154.050.000. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dari bengkel-bengkel kecil yang ada di sepanjang jalan di Padang Panjang. Jadi kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan apakah mereka memenuhi syarat sebelum diberikan bantuan,” jelasnya.
BERITA19/01/2025 | Izar
Berdayakan Masjid, BAZNAS Banten Luncurkan Z-Mart DKM
Berdayakan Masjid, BAZNAS Banten Luncurkan Z-Mart DKM
Setelah sukses meluncurkan Z-Mart untuk para mustahik pejuang keluarga, kini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi dengan meluncurkan Z-Mart yang dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pada Jum’at (17/1) di wilayah Kabupaten Tangerang. Sebanyak 7 Masjid menjadi sasaran program tersebut diantaranya Masjid Al Futuhat, Masjid Al Ihsan, Masjid Al Muhajirin, Masjid Makkah Al Mukaromah, Masjid Al Ikhlas, Masjid Jami Al Hidayah, dan Masjid Jami Sabilal Muhtadin. Hadirnya Z-Mart DKM bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Z-Mart menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, makanan, dan barang-barang kebutuhan sehari-hari lainnya di lingkungan masjid dengan harga yang terjangkau. “Keunggulan utama Z-Mart DKM terletak pada peran aktif masjid dalam pengelolaannya, yang menjadikannya lebih dari sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.” ungkap Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Ia mengungkapkan bahwa program Z-Mart DKM berbeda dengan program zakat lainnya, karena Z-Mart memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah, serta memberdayakan mereka untuk turut serta dalam pengelolaan usaha tersebut, baik sebagai pengelola, tenaga kerja, atau bahkan sebagai konsumen. “Pendapatan yang diperoleh dari usaha ini kemudian disalurkan kembali untuk mendukung berbagai program sosial masjid, seperti bantuan kepada dhuafa, pendidikan anak-anak kurang mampu, dan program kesehatan masyarakat, sehingga menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan.” paparnya. Program Z-Mart DKM diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam membantu pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Z-Mart juga berperan sebagai ruang yang mempererat hubungan antarwarga, menciptakan kesempatan kerja, dan membantu mengurangi kesenjangan sosial.
BERITA17/01/2025 | Amalia
BAZNAS Banten Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Pondok Pesantren
BAZNAS Banten Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Pondok Pesantren
Kegiatan ini bekerjasama dengan Klinik Mata Utama Saruni, kegiatan tersebut menyasar Pondok Pesantren di wilayah Provinsi Banten diantaranya Ponpes Darul Amanah, Ponpes Nurul Madany, Ponpes Miftahul Solihin, Ponpes Ath Thohiriyyah, Ponpes El Istiqomah, dan Ponpes Al Hidayah. Kegiatan tersebut dilaksanakan Secara bertahap sejak akhir tahun 2024 hingga kini. Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam kesehatan mata, salah satunya dengan mencegah gangguan penglihatan pada santri Pesantren. “Melalui tim Rumah Sehat BAZNAS Banten dan Klinik Mata Utama Saruni, kami mendatangi Pondok Pesantren untuk melakukan pemeriksaan mata para santrinya. Kemudian jika ditemukan permasalahan pada matanya, akan ditindak lebih lanjut termasuk dengan pemberian kacamata gratis” ungkapnya. Sementara itu, dr. Selamet selaku Kepala Klinik Rumah Sehat BAZNAS Banten mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap para santri dipandang perlu karena mereka merupakan aset bangsa. “Ketika para santri matanya minus, mereka tidak bisa konsentrasi dalam belajar, dan minusnya bisa berkembang lebih cepat lagi jika tidak dideteksi lebih dini.” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa Rumah Sehat BAZNAS juga memiliki program lain yang sedang berjalan yaitu Gerakan Peduli Keluarga Risiko Stunting untuk mendukung program Pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia. “Program ini ditujukan untuk bayi dibawah dua tahun yang beresiko stunting sebagai bentuk pencegahan agar tidak benar-benar menjadi stunting, dengan pemberian makan selama 90 hari untuk 100 bayi yang berada di Kota Serang. Kemudian juga untuk ibu hamil dengan memberikan vitamin dan susu.” papar dr. Selamet.
BERITA17/01/2025 | Amalia
Gelar Pembinaan Muallaf, BAZNAS Banten Sasar 120 Masyarakat Ex Baduy
Gelar Pembinaan Muallaf, BAZNAS Banten Sasar 120 Masyarakat Ex Baduy
Di akhir tahun 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten masih melakukan kegiatan pendistribusian dan pendayagunaan melalui program pembinaan muallaf di Kecamatan Leuwidamar Kab. Lebak pada Senin (30/12). Kegiatan tersebut menyasar 120 orang muallaf yang nantinya akan dibina oleh 4 da'i. Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menuturkan bahwa muallaf merupakan salah satu asnaf yang berhak menerima zakat, sehingga kehadirannya tentu perlu perhatian khusus. "Para muallaf masih memerlukan berbagai pemahaman secara mendalam terhadap agama Islam, bukan saja persoalan ibadah tetapi juga persoalan lain dalam menjalani kehidupannya dengan Islam. Maka dipandang perlu untuk adanya pembinaan terhadap mereka" ungkap Syibli. "Melalui pembinaan ini, kami berharap para muallaf nantinya akan dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaannya kepada Allah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas muslim baik itu sisi keimanan, muamalah, ekonomi dan lain sebagainya." tambahnya.
BERITA03/01/2025 | Amalia
Akhir tahun, BAZNAS Banten Luncurkan Beasiswa Cendekia
Akhir tahun, BAZNAS Banten Luncurkan Beasiswa Cendekia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten salurkan dana zakat untuk bidang pendidikan, melalui program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) pada Selasa (31/12) di salah satu Hotel Kota Serang. Sebanyak 16 orang mahasiswa yang berasal dari beberapa Universitas di Kota Serang, berhasil menjadi penerima beasiswa setelah melewati serangkaian tahap seleksi. ”Program beasiswa BCB adalah salah satu program bidang pendidikan yang mendukung pembiayaan peserta BCB dari semester 1 sampai dengan semester 8. Proses penerimaannya dengan terlebih dahulu melakukan seleksi administrasi, assesment/survei faktual dan wawancara terhadap calon penerima program beasiswa BCB” ungkap Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten. Ia juga menambahkan bahwa BCB merupakan program BAZNAS yang memiliki tugas menyediakan dana pendidikan demi terjaminnya keberlangsungan program pendidikan sebagai pertanggungjawaban antar generasi dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan, akhlak yang luhur dan berdaya saing. “Diharapkan dengan adanya beasiswa ini, para mahasiswa menjadi lebih semangat dalam menggapai cita-cita dan kedepannya mereka akan menjadi pribadi yang bermanfaat untuk masyarakat" tambahnya.
BERITA03/01/2025 | Amalia
BAZNAS RI Bangun Tiga Jembatan di Desa Ciemas Pasca Bencana Sukabumi
BAZNAS RI Bangun Tiga Jembatan di Desa Ciemas Pasca Bencana Sukabumi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), berhasil menyelesaikan pembangunan tiga jembatan di Desa Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan-jembatan ini dibangun setelah infrastruktur lama rusak parah akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Proyek ini dilaksanakan di dua kawasan terdampak, yaitu Kampung Ciemas RT 04 dan Kampung Lewuidadap. Pembangunan jembatan bertujuan untuk memastikan akses kembali terbuka bagi masyarakat yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur, sehingga kehidupan sosial dan ekonomi dapat kembali normal. Saidah Sakwan, MA, selaku Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan masyarakat terdampak bencana bisa melanjutkan aktivitas mereka dengan lancar dan aman. “Proyek ini adalah bentuk konkret dari komitmen BAZNAS untuk membantu warga yang terdampak bencana. Dengan adanya tiga jembatan ini, kami berharap dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi semula,” ujar Saidah melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta. Saidah juga menambahkan bahwa dampak bencana yang melanda Sukabumi menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur penting, termasuk jembatan yang menghubungkan desa-desa. Sebagai respons cepat, BAZNAS mengirimkan tim BTB untuk mengidentifikasi kerusakan dan segera merespons kebutuhan mendesak masyarakat. “Tim kami langsung bergerak cepat untuk menilai kerusakan dan memberikan bantuan. Pembangunan tiga jembatan ini adalah salah satu langkah yang kami ambil untuk mendukung pemulihan infrastruktur yang rusak,” tambah Saidah. Selain pembangunan jembatan, Tim BTB juga terus melakukan serangkaian kegiatan darurat lainnya, seperti asesmen kebutuhan dan distribusi bantuan kepada warga terdampak. Saat ini, BAZNAS tetap mendampingi warga Sukabumi dalam upaya pemulihan jangka panjang. Saidah berharap bahwa dengan dibangunnya jembatan-jembatan ini, masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan mereka tanpa hambatan. “Kami berharap jembatan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menghubungkan masyarakat dalam proses pemulihan yang lebih cepat,” pungkas Saidah. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Sukabumi hingga kondisi pasca-bencana benar-benar pulih. Editor : Pu3
BERITA03/01/2025 | Nurul
Kolaborasi BAZNAS dan Peternak: Kisah Sukses Pak Somantri di Kawali
Kolaborasi BAZNAS dan Peternak: Kisah Sukses Pak Somantri di Kawali
Ketekunan Somantri seorang peternak di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis menjadi kisah inspiratif dalam menghadapi tantangan. Berkat kerja keras dan dukungan Badan Amil Zakat (BAZNAS) RI SOmantri berhasil meningkatkan populasi domba-dombanya dari yang sebelumnya hanya beberapa ekor, saat ini menjadi 18 ekor. Dalam perjalananya, Somantri menghadapi banyak tantangan terutama saat proses kelahiran domba. Namun, dirinya terus berusaha meningkatkan produktivitas ternaknya. Pertambahan populasi ini membawa harapan baru bagi keluarganya dan komunitas peternak di desa tersebut. Program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS turut membantu Somantri dalam mengelola dan mengembangkan usahanya. Melalui program pemberdayaan, BAZNAS berkomitmen untuk mendukung para peternak seperti Somantri agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. “Kami percaya, kolaborasi ini dapat menjadi solusi konkret dalam memberdayakan ekonomi masyarakat,” kata Deputi II BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, M.Si, dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Kolaborasi BAZNAS dan Peternak: Kisah Sukses Pak Somantri di Kawali Kesuksesan Somantri tidak hanya memberikan dampak positif bagi dirinya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi peternak lain di wilayah Ciamis. Dengan tekad kuat, ia mampu melewati masa-masa sulit dan membuktikan bahwa usaha keras selalu membuahkan hasil. Peran BAZNAS dalam mendukung sektor peternakan, khususnya melalui pemberian pelatihan dan bantuan teknis, menjadi salah satu langkah strategis untuk memberdayakan peternak kecil di pedesaan. Pak Somantri berharap upaya ini dapat terus berlanjut, sehingga lebih banyak peternak di Ciamis dapat merasakan manfaatnya. Editor: Ayu
BERITA28/12/2024 | azzam
Tingkatkan kinerja, BAZNAS se-Provinsi Banten susun KPI
Tingkatkan kinerja, BAZNAS se-Provinsi Banten susun KPI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten gelar pendampingan penyusunan Key Performance Indicator (KPI) untuk BAZNAS Se-Provinsi Banten pada Selasa, 24 Desember 2024 bertempat di Aula Pascasarjana UIN SMH Banten. Para peserta yang terdiri dari Wakil Ketua IV bidang Adm., SDM, dan Umum ini akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam merumuskan, memilih, dan mengintegrasikan KPI yang efektif di BAZNAS Provinsi, Kabupaten, maupun Kota. Syibli Syarjaya Ketua BAZNAS Provinsi Banten mengungkapkan dalam sambutannya bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang segala pengelolaan nya mengacu kepada perundang-undangan. “Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperoleh pendampingan seputar penyusunan KPI oleh bapak Deni Hidayat selaku Kabiro. Perencanaan dan Keuangan BAZNAS RI. KPI menentukan apakah pekerjaan pengelolaan zakat di BAZNAS telah dilakukan dengan baik atau sebaliknya”. Paparnya. Ia juga mengungkapkan bahwa dengan adanya penyusunan KPI ini menandakan bahwa BAZNAS sudah melangkah jauh dalam pengoptimalan pengelolaan zakat. “Mohon untuk ikuti dengan sebaik-baiknya kegiatan ini, kita tingkatkan kinerja agar di tahun 2025 nanti pengelolaan zakat akan semakin optimal baik penghimpunan maupun pendistribusian”. pesannya. Senada dengan Syibli, Wakil Ketua IV bidang Adm., SDM, dan Umum BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pada bagian SDM dalam mengukur kinerja Amil. “Untuk meningkatkan kinerja BAZNAS, maka diperlukan juga peningkatan kerja Amil, oleh karenanya diperlukan penilaian kinerja. Hasil dari penilaian kinerja ini sebagai landasan untuk rotasi, mutasi, promosi, bahkan demosi”. ungkapnya.
BERITA24/12/2024 | Amalia
BAZNAS Distribusikan 6.000 Paket ZChicken untuk Penyintas Banjir Rob di Muara Angke, Jakarta Utara
BAZNAS Distribusikan 6.000 Paket ZChicken untuk Penyintas Banjir Rob di Muara Angke, Jakarta Utara
Jakarta, 18 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana dengan mendistribusikan sebanyak 6.000 paket makanan siap saji ZChicken kepada para penyintas banjir rob di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara. Distribusi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat terdampak bencana, sekaligus wujud nyata pendayagunaan zakat yang diberikan oleh para muzaki. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki BAZNAS. Berkat zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat, terutama mereka yang terdampak bencana seperti di Muara Angke ini," ujar Saidah Sakwan, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (18/12/2024). Saidah menambahkan bahwa distribusi 6.000 paket ZChicken ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan makanan para penyintas banjir rob, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan semangat kepada mereka dalam menghadapi situasi yang sulit. "Kami memahami bahwa bencana banjir rob ini sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Oleh karena itu, melalui distribusi makanan siap saji ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka dan menjadi bentuk kehadiran nyata BAZNAS di tengah masyarakat," jelas Saidah. Wilayah Muara Angke, yang merupakan salah satu kawasan yang terdampak paling parah oleh banjir rob, menjadi fokus perhatian BAZNAS dalam program pendistribusian bantuan ini. Selain makanan siap saji, BAZNAS juga terus melakukan upaya pendampingan kepada masyarakat terdampak agar mereka dapat kembali pulih dan bangkit dari dampak bencana. Melalui program ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program-program kemanusiaan dan pemberdayaan yang digagas oleh BAZNAS. Saidah juga mengajak para muzaki untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu. "Bersama-sama, kita bisa membantu lebih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat Anda adalah solusi untuk masa depan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan," tutup Saidah. Editor: Novan
BERITA22/12/2024 | Okta
Bantu Layani Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Banten
Bantu Layani Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Banten, meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Serang, Banten, Selasa (17/12/2024). Program ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, khususnya kaum dhuafa. Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum mengatakan, peresmian Rumah Sehat BAZNAS ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, khususnya pada poin keempat yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan kesehatan. “Hari ini, hadirnya Rumah Sehat BAZNAS sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran, terutama yang nomor 4. Mudah-mudahan Rumah Sehat BAZNAS ini bermanfaat bagi masyarakat di Banten,” ujar Mokhamad Mahdum. Menurut ya, Rumah Sehat BAZNAS tidak hanya hadir untuk membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. “Rumah Sehat BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi delapan asnaf (golongan penerima zakat) dan masyarakat yang membutuhkan. Kehadirannya adalah bagian dari wujud kepedulian yang luar biasa,” ujarnya. Mahdun menekankan, kepada seluruh jajaran BAZNAS baik di tingkat pusat maupun daerah, agar terus menjaga amanah yang telah dipercayakan masyarakat. “Alhamdulillah, BAZNAS telah menerima banyak penghargaan. Penghargaan ini adalah bukti bahwa kita menjaga kepercayaan masyarakat, dan manfaatnya harus kembali untuk kepentingan mereka yang membutuhkan,” tegasnyaa. Sekentara itu, Ketua BAZNAS Banten, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya mengungkapkan rasa syukur atas peresmian Rumah Sehat BAZNAS Banten, yang bertepatan dengan milad BAZNAS Banten ke-22. “Semoga dengan hadirnya Rumah Sehat BAZNAS ini, kaum dhuafa dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan gratis yang layak. Inisiatif ini mencerminkan semangat berbagi seperti yang diajarkan dalam Surat At-Taubah, yaitu mengajak kita untuk peduli terhadap sesama,” jelasnya. Menurutnya, Rumah Sehat BAZNAS diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan. “Dengan layanan ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi para mustahik dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus terbebani oleh biaya,” tambahnya. Sebelumya, peresmian Rumah Sehat BAZNAS ini menjadi bukti nyata dari upaya kolaboratif antara BAZNAS RI dan BAZNAS Banten dalam melayani kebutuhan masyarakat dhuafa. Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan tenaga medis profesional, Rumah Sehat BAZNAS diharapkan dapat menjadi simbol kepedulian dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program ini, BAZNAS RI terus menunjukkan peran strategis zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan pelayanan masyarakat. Harapan besarnya adalah agar program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Banten, khususnya kaum dhuafa yang membutuhkan dukungan kesehatan. Acara peresmian ini dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, yang didampingi oleh Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, serta Plt Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh. Turut hadir pula Ketua BAZNAS Banten Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L, M.M, bersama jajaran pengurus BAZNAS Banten, di antaranya Wakil Ketua 1 H. Zaenal Abidin Syuja’i, Lc, Wakil Ketua 3 Ace Sumirsa Ali, S.Fil.I, M.Ag, dan Wakil Ketua 4 Mulyadi, S.Ag., M.M. EDITOR : Ayu Racmaningtyas
BERITA22/12/2024 | natasya
BAZNAS RI Tingkatkan Akses Pendidikan Mustahik Lewat Beasiswa Santri 2024
BAZNAS RI Tingkatkan Akses Pendidikan Mustahik Lewat Beasiswa Santri 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperluas akses pendidikan inklusif bagi santri Indonesia melalui Program Beasiswa Santri 2024. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Pada Rabu pekan pertama Desember 2024 lalu, BAZNAS menggelar pertemuan perdana secara daring dengan para penerima beasiswa tersebut. Acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV dan dihadiri oleh Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono. Deputi 2 BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, menyampaikan bahwa jumlah penerima Beasiswa Santri 2024 meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dari 5.000 menjadi 10.000 santri. “Para penerima beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk anak petani, nelayan, pekerja informal, guru, imam masjid, hingga anak yatim. Hal ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi berbagai lapisan masyarakat,” ujar Imdadun. Program ini memberikan bantuan sebesar Rp4 juta per santri. Dana tersebut mencakup bimbingan belajar, try out, tes seleksi masuk perguruan tinggi, atribut program, hingga operasional non-inventaris. Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan pembinaan bagi para santri dan pesantren pelaksana untuk memastikan pelaksanaan berjalan maksimal. “Program ini ditujukan khusus untuk membantu santri kelas 12 di Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat agar dapat mempersiapkan diri memasuki perguruan tinggi favorit,” jelas Imdadun. Imdadun berharap para santri penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi untuk masa depan bangsa,” tambahnya. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono, memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas inisiatif ini. Menurutnya, program ini adalah langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkompeten dan berkontribusi besar untuk bangsa. “Program seperti ini perlu terus diperluas agar lebih banyak anak Indonesia dapat merasakan manfaatnya. Dengan persiapan yang baik, generasi muda ini berpotensi menjadi pemimpin terbaik di masa depan,” tuturnya. Program Beasiswa Santri 2024 menjadi bukti konkret bahwa ZIS dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya membangun masa depan bangsa yang lebih baik. editor: MAS
BERITA15/12/2024 | NOVA
BAZNAS Banten Gelar Upgrading Relawan
BAZNAS Banten Gelar Upgrading Relawan
Rabu, (12/12) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten, menggelar kegiatan Koordinasi dan Harmonisasi (Upgrading) untuk para relawannya. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Wisata Baru Kota Serang tersebut diikuti oleh sebanyak 24 peserta yang terdiri dari relawan BAZNAS Tanggap Bencana, Layanan Aktif BAZNAS, dan relawan pendamping program. Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para relawan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. “Dalam kesempatan ini, para relawan diberikan ilmu tambahan yang mungkin belum didapatkan sebelumnya. Diantaranya adalah Standar Pelaporan, Jurnalistik dan Fotografi, Kinerja Relawan Terhadap Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Banten, dan juga Peran Relawan Terhadap Peningkatan Pengumpulan BAZNAS Banten”. paparnya. Mulyadi mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nantinya para relawan dapat bekerja dengan lebih maksimal.
BERITA13/12/2024 | Amalia
Banjarjo Farm Binaan BAZNAS, Inovasi Pakan Peternakan Berkualitas dan Berdaya Saing
Banjarjo Farm Binaan BAZNAS, Inovasi Pakan Peternakan Berkualitas dan Berdaya Saing
Banjarjo Farm Binaan BAZNAS, Inovasi Pakan Peternakan Berkualitas dan Berdaya Saing Di tengah hamparan hijau Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, sebuah cerita sukses peternakan terpadu sedang diciptakan oleh Kelompok Banjarjo Farm. Balai ternak binaan BAZNAS RI ini tidak hanya fokus pada pengelolaan ternak, tetapi juga inovasi pertanian terpadu yang mengedepankan pakan berkualitas dan keberlanjutan lingkungan. “Pakan berkualitas menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas ternak, baik dari segi kesehatan maupun pertumbuhan,” ujar Kepala Divisi Program Pemberdayaan BAZNAS RI, Muhammad Nur Ali beberapa waktu lalu. Pendekatan inovatif yang diterapkan di Banjarjo Farm menunjukkan bagaimana kualitas pakan mampu mendukung keberhasilan peternakan secara menyeluruh. Dalam sesi pengecekan ternak di Balai Ternak BAZNAS Pacitan, kelompok peternak Banjarjo Farm juga berdiskusi tentang rumah kompos inovatif yang dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak. Limbah yang diolah menjadi kompos ini tidak hanya menjadi solusi pengelolaan lingkungan, tetapi juga mendukung sektor pertanian dengan menyediakan pupuk organik berkualitas tinggi. Sugeng Riyadi, salah satu anggota kelompok, berbagi pengalamannya. “Dengan dukungan BAZNAS RI, kami bisa memadukan pengelolaan ternak dan pertanian. Limbah ternak yang dulunya dianggap masalah, sekarang menjadi berkah bagi pertanian kami,” katanya penuh semangat. Salah satu fokus utama Banjarjo Farm adalah pengelolaan pakan domba berkualitas. Mereka mengombinasikan bahan lokal dengan teknologi modern untuk menghasilkan pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Pakan yang berkualitas tidak hanya meningkatkan bobot dan kesehatan domba, tetapi juga mempercepat siklus produksi, sehingga memberikan hasil yang lebih optimal bagi peternak. “Melalui program Balai Ternak, BAZNAS RI mendukung peternak dalam meningkatkan kualitas pakan mereka. Hal ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan keberlanjutan peternakan yang mampu bersaing,” ujar Muhammad Nur Ali. Program Balai Ternak Pacitan adalah bagian dari inisiatif pemberdayaan mustahik yang dilakukan oleh BAZNAS RI. Tidak hanya memberikan pelatihan teknis, BAZNAS juga mendampingi peternak dalam manajemen usaha dan pemasaran hasil ternak. Pendampingan ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dan membangun komunitas yang lebih kuat. Sugeng Riyadi menambahkan, “Kami merasa terbantu dengan pelatihan yang diberikan BAZNAS. Mulai dari cara memilih bahan pakan terbaik hingga bagaimana mengolahnya agar efisien dan berkualitas tinggi.” Kesuksesan Banjarjo Farm menjadi inspirasi bagi komunitas peternak lainnya. Pendekatan yang diterapkan tidak hanya fokus pada hasil ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Rumah kompos yang inovatif, pakan berkualitas, dan pendampingan intensif dari BAZNAS RI adalah kombinasi yang menghasilkan perubahan nyata. “Melalui program ini, kami ingin menciptakan lebih banyak kelompok peternak yang berdaya saing, mandiri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Muhammad Nur Ali. Dengan langkah yang mantap, Banjarjo Farm terus membuktikan bahwa keberhasilan peternakan tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas dan sinergi yang dibangun bersama lingkungan. BAZNAS RI berharap cerita sukses ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk mendukung program pemberdayaan serupa, menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi peternak di seluruh Indonesia. Editor : mas
BERITA13/12/2024 | Natasya
Respon banjir, BAZNAS Banten terjunkan BTB
Respon banjir, BAZNAS Banten terjunkan BTB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerjunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) guna mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kp. Sinarbakti Ds. Cipedang Kec. Wanasalam Kab. Lebak-Banten pada Selasa, 03 Desember 2024. Relawan BTB BAZNAS Provinsi Banten, Rigi Pemil Awaludin mengatakan, sebanyak 3 personil yang diterjunkan segera melakukan assesmen pada lokasi terdampak, lalu memberikan BANTUAN yang dibutuhkan bagi para korban dan lokasi terdampak. “Waktu kejadian yaitu pada hari Senin pukul 23.00 WIB, akibat meluapnya air disungai Bolang dimana Desa Cipedang merupakan titik pertigaan hulu sungai antara Bolang, Binuangeun dan Cibaliung”. ungkapnya. Rigi juga mengatakan sebanyak 100 lebih rumah terdampak banjir dengan 375 KK didalamnya. “Ketinggian banjir sendiri bervariasi antara 1-2 meter, giat yang kami lakukan diantaranya adalah berkoordinasi dengan Kepala Desa Cipidang, Briefing dengan PJ. Bupati Kab. Lebak, BPBD Kab. Lebak, PMI Kab. Lebak, Babinsa, Danramil, dan Tim Kesehatan Wanasalam, dan yang terpenting adalah mengevakuasi warga setempat terlebih dahulu”. ujar Rigi. Proses evakuasi masih terus berlangsung, dengan harapan situasi akan segera pulih dan masyarakat dapat Kembali ke rumah mereka dengan aman.
BERITA11/12/2024 | Amalia
Peran BAZNAS dalam Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Domba
Peran BAZNAS dalam Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Domba
Dalam kehidupan seorang peternak, keberhasilan dalam mengelola ternak tidak hanya bergantung pada keterampilan, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan gizi dan perawatan yang tepat. Ade Engkos, anggota Kelompok Peternak Mandiri Utama Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS di Desa Winduraja, merupakan salah satu mustahik yang merasakan manfaat besar dari program BAZNAS dalam mengembangkan usaha ternaknya. Di tengah kesibukannya mengurus domba, Ade tengah memperhatikan keempat induk dombanya yang sedang hamil. Memasuki empat bulan masa kehamilan, keempat induk domba tersebut membutuhkan perhatian lebih agar tetap sehat dan dapat melahirkan domba yang sehat pula. Salah satu langkah yang diambil Ade adalah menyekat kandang induk domba yang bunting. "Dengan kandang yang terpisah, induk-induk saya lebih nyaman dan kebutuhan pakannya bisa lebih terjamin," ujar Ade. Langkah penyekatan kandang ini tidak hanya bertujuan untuk kenyamanan induk domba, tetapi juga untuk memantau dengan lebih mudah kesehatan dan perilaku induk menjelang kelahiran. Selain itu, Ade menambah jumlah hijauan yang diberikan kepada induk-induk tersebut, seperti rumput odot segar, untuk memastikan kecukupan gizi bagi induk dan janinnya. Hal ini sangat penting, karena di masa kehamilan yang memasuki trimester akhir, kebutuhan energi induk semakin besar. Peran BAZNAS dalam kisah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Melalui program ZCD (Zakat Community Development), BAZNAS memberikan dukungan yang signifikan kepada Ade dan kelompok peternak lainnya di Desa Winduraja. Tidak hanya membantu dalam aspek materi seperti bantuan modal, BAZNAS juga memberikan pelatihan dan bimbingan yang dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan peternakan, sehingga para peternak bisa mengelola ternak dengan lebih baik. Ade mengungkapkan, dengan adanya bantuan dari BAZNAS, saya bisa mengembangkan usaha ternak saya dengan lebih optimal. Selain bantuan materi, pelatihan yang diberikan juga sangat membantu saya memahami cara yang tepat untuk merawat ternak, termasuk dalam hal penyediaan pakan yang cukup. Pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS terhadap peternak seperti Ade menunjukkan bagaimana zakat dapat menggerakkan roda perekonomian umat, mengangkat kehidupan mustahik, dan memperkuat sektor pertanian dan peternakan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, usaha peternakan milik Ade diharapkan dapat berkembang pesat, menghasilkan domba yang sehat, serta meningkatkan pendapatan keluarga. Inilah salah satu bukti nyata bagaimana BAZNAS berperan aktif dalam memberdayakan umat Islam, khususnya mustahik, untuk mandiri secara ekonomi melalui sektor pertanian dan peternakan. Program-program BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memberikan pembekalan keterampilan yang sangat berguna bagi kehidupan para mustahik. Semoga kisah Ade menjadi inspirasi bagi kita semua dalam memahami pentingnya peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA11/12/2024 | LAILA
BAZNAS RI Perkuat SDM Pengajar melalui Beasiswa Guru di Universitas Cenderawasih Papua
BAZNAS RI Perkuat SDM Pengajar melalui Beasiswa Guru di Universitas Cenderawasih Papua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar pembinaan Beasiswa Guru Papua di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih, Papua, baru-baru ini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis BAZNAS RI untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengajar di Papua, dengan membentuk mindset pertumbuhan yang progresif dan inovatif. Acara dihadiri berbagai pihak, termasuk Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Bapak Farid Septian, S.Sos., M.Hum., Wakil Dekan III Universitas Cenderawasih, Mayor H.M. Manurung, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sekaligus mentor peserta Beasiswa Guru Papua, Dr. Ode Jamal, S.Pd., MA., serta Staf Kerja sama dan Kemahasiswaan Universitas Cenderawasih, Sakaria. Selain itu, tim Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI serta 50 peserta Beasiswa Guru Papua juga turut berpartisipasi dalam acara ini. Dalam sambutannya, Farid Septian menekankan arti penting membangun motivasi dan penguatan kapasitas para mahasiswa penerima beasiswa. "Para penerima Beasiswa Guru Papua tidak hanya diharapkan berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan non-akademik yang berdampak positif bagi masyarakat, lalu para peserta juga diharapkan dapat aktif menginfokan kegiatannya dan aktif dalam kegiatan pembinaan BAZNAS," ujar Farid. Beasiswa Guru Papua merupakan program unggulan BAZNAS RI yang dimulai sejak tahun 2023, atas arahan Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma'ruf Amin. Program ini dirancang untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Papua dengan melibatkan tiga perguruan tinggi utama, yaitu Universitas Cenderawasih, IAIN Fattahul Muluk, dan IAIN Sorong Papua. Hingga saat ini, program tersebut telah memberikan beasiswa kepada 150 mahasiswa, dengan 50 di antaranya berasal dari Universitas Cenderawasih, terdiri atas 35 mahasiswa non-Muslim dan 15 mahasiswa Muslim. Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Cenderawasih, Dr. Ode Jamal, S.Pd., MA., yang juga bertindak sebagai mentor peserta, menyampaikan harapannya dan berharap program ini dapat mencetak guru-guru berkualitas yang mampu menjadi teladan dan membawa perubahan nyata di daerah masing-masing. Acara pembinaan ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperkuat motivasi, tetapi juga menjadi forum diskusi aktif antara mahasiswa dan para pemangku kepentingan. Para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, menggali ilmu, serta memperkuat komitmen mereka dalam memajukan pendidikan di Papua. Dengan pembinaan ini, BAZNAS RI menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan kapasitas SDM di Papua, sejalan dengan visi besar untuk menciptakan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia. Editor: YMK
BERITA06/12/2024 | raeihan
Sepanjang tahun, BAZNAS Banten Salurkan 93 Rumah Layak Huni
Sepanjang tahun, BAZNAS Banten Salurkan 93 Rumah Layak Huni
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali salurkan Rumah Layak Huni pada 4-6 Desember 2024. Sebanyak 93 rumah berhasil diperbaiki oleh BAZNAS Banten hingga akhir tahun ini. Pendistribusian Rumah Layak Huni BAZNAS tersebar di Kota Serang, Kab. Serang, Kab. Pandeglang, dan Kab. Lebak. Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Banten. “Ini merupakan kegiatan yang memang selalu ada tiap tahun, program ini diperuntukkan bagi mustahik yang berasal dari asnaf fakir miskin yang kondisi rumahnya sudah tidak layak huni, dengan memberikan bantuan berbentuk dana sebesar maksimal Rp. 20.000.000,- per rumah”. ungkap Mulyadi. “Melalui rumah yang layak huni diharapkan dapat menciptakan perasaan yang aman, nyaman, untuk para mustahik. Karena rumah juga merupakan fondasi bagi tumbuhnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa pemberian bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS, sebelumnya telah melewati beberapa tahap, diantaranya wawancara dan juga assesmen.
BERITA06/12/2024 | Amalia
BAZNAS Banten Bersama BKKBN dan BJB Syariah Bagikan 111 Paket Gizi Kepada Anak Beresiko Stunting
BAZNAS Banten Bersama BKKBN dan BJB Syariah Bagikan 111 Paket Gizi Kepada Anak Beresiko Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten dan Bank Jabar Banten (BJB) Syariah Kantor Cabang Serang menyalurkan 111 paket gizi untuk penanggulangan stunting pada Kamis, (5/12) bertempat di Kantor Kecamatan Kasemen. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Efendi, dan Pimpinan BJB Syariah Kantor Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Efendi menuturkan bahwa sebanyak 285 ribu anak di Provinsi Banten masuk kedalam gizi bermasalah. “Untuk anak stunting sendiri di Banten berjumlah sangat banyak, mencapai 34 ribu lebih anak. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, bagaimana kita secara bersama-sama bergotong-royong untuk melakukan percepatan penurunan stunting dengan kegiatan gerakan nasional orangtua asuh cegah stunting atau Genting” ungkapnya. Senada dengan hal tersebut, Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus menyampaikan bahwa BAZNAS menghimpun dana zakat salah satunya untuk membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan, diantaranya kesmiskinan ekstrim dan stunting. “Amanat bagi BAZNAS untuk mengangkat taraf hidup masyarakat terutama dari faktor kemiskinan, BAZNAS akan berupaya bekerjasama dengan berbagai instansi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sumber stunting salah satunya adalah faktor kemiskinan, kedepannya insyaAllah BAZNAS tidak hanya akan mengurus anak stunting saja, tetapi juga orangtuanya, bagaimana orangtuanya kita bina sehingga bisa lebih sejahtera dan menurunkan faktor risiko stunting” paparnya. Sementara itu, Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini. “Semoga yang dapat kami berikan bermanfaat dan senantiasa memberikan inayah juga keridhoan atas apa yang BJB Syariah lakukan”. ungkapnya Pj. Gubernur Banten yang diwakili oleh Asda. 1 Komarudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Tugas kita bersama adalah bagaimana untuk membuat stunting berkurang di Provinsi Banten, bahkan hilang, bagaimana SDM menjadi manusia yang unggul. Kami apresiasi karena hal ini sejalan dengan tugas Pemprov. untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia” katanya.
BERITA06/12/2024 | Amalia
Berdayakan Masyarakat, BAZNAS Banten Teken MoA dengan Indonesian Power dan DLHK
Berdayakan Masyarakat, BAZNAS Banten Teken MoA dengan Indonesian Power dan DLHK
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan kerjasama dengan Indonesian Power, dan Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (DLHK) dengan dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Agreement tentang pengembangan potensi daerah dalam mendukung transisi energi dan pencapaian target net zero emission (NZE) yang terintegrasi dengan program pemberdayaan masyarakat (rangkaian rencana aksi perubahan penguatan perencanaan lingkungan hidup kolaboratif melalui “Semesta Menyala”) pada Rabu, (4/12). Penandatangananan kerjasama tersebut dilakukan oleh General Manager PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya, Burlian Prasetyo; Vice President PT PLN Biomassa Energi Primer Indonesia, Erfan Julianto; Ketua Departemen Manajemen Hutan Institut Pertanian Bogor, Soni Trison; Wakil Ketua III Bagian Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Badan Amil Zakat Nasional Banten, Ace Sumirsa Ali; Administrator Perhutani KKPH Banten, Agus Soleh dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten, Wawan Gunawan. "Ini merupakan langkah untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan khususnya dalam membantu penurunan emisi melalui kegiatan penyerapan karbon dengan penanaman kayu energi yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat di dalamnya, sekaligus menanggulangi perubahan iklim," ujar Wawan. Senada dengan yang disampaikan Wawan, Ace Sumirsa Ali Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Banten mengungkapkan keterlibatan BAZNAS Banten dalam program Semesta Menyala ini. “Baznas Banten, dalam hal ini, membantu pengembangan pemberdayaan masyarakat berupa pembuatan balai ternak untuk petani menanam tanaman gamal atau cebreng”. ungkap Ace. Sementara itu Vice President PT PLN Biomassa EPI, Erfan Julianto, menyebut upaya yang dilakukan kali ini merupakan langkah awal yang perlu dilakukan secara konsisten oleh para pihak yang berkomitmen. "Untuk bisa menemukan keseimbangan antara ketergantungan kita terhadap energi fosil dengan kemampuan kita untuk melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim dengan teknologi- teknologi yang lebih ramah terhadap lingkungan," ucapnya. Sebagai informasi implementasi dari MoA ini, sudah ada beberapa komitmen para pihak yang akan ditindak lanjuti yaitu komitmen penelitian dengan aksi, antara PLN IP dan PLN EPI dan IPB, dan komitmen bantuan untuk petani dari PLN Indonesia Power.
BERITA05/12/2024 | Amalia
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Banten.

Lihat Daftar Rekening →