WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Berikan bantuan untuk korban banjir sumatera melalui BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menyerahkan donasi kebencanaan untuk masyarakat terdampak banjir di Sumatera kepada BAZNAS Republik Indonesia (RI) yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Penyerahan donasi tersebut dilakukan dalam kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah (Pra Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Banten yang digelar pada Sabtu (24/1) di Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Donasi yang dihimpun BAZNAS Provinsi Banten ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Banten terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana banjir. Selanjutnya, donasi tersebut akan disalurkan oleh Baznas RI kepada para penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan di lokasi terdampak.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu proses pemulihan pasca bencana.

 

“BAZNAS Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.” ungkapnya.

27/01/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Gelar Pra Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan Pra Rapat Koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten yang mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Konsultasi BAZNAS se-Provinsi Banten Menuju Pengelolaan Zakat yang Profesional dan Berdampak”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyamakan visi serta memperkuat kolaborasi pengelolaan zakat di seluruh wilayah Banten, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat memiliki posisi yang unik dalam struktur rukun Islam. Berbeda dengan ibadah lain yang bersifat self service atau dapat dilakukan secara mandiri, zakat justru membutuhkan pengelolaan dan manajemen yang profesional. Zakat merupakan satu-satunya rukun Islam yang memerlukan instrumen khusus berupa amil.

 

“Ini adalah amanah yang berat namun mulia. Amanah ini hanya dapat ditunaikan dengan baik apabila seluruh BAZNAS bersinergi, menyamakan visi dan persepsi, serta memperkuat kerja sama” ujarnya.

 

Wawan juga menegaskan peran penting BAZNAS dalam memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan oleh para muzaki benar-benar bersih dan dihitung secara presisi, bukan sekadar perkiraan. Selain itu, zakat harus dialokasikan secara tepat sasaran agar mampu memutus mata rantai kemiskinan.

 

Sementara itu, Pengarah BAZNAS Banten, Syibli Syarjaya, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua BAZNAS Banten periode 2020–2025, mengungkapkan rasa gembira dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyoroti masih jauhnya realisasi penghimpunan zakat dibandingkan dengan potensi yang ada.

 

“Potensi zakat di Banten mencapai sekitar Rp11,03 triliun. Potensi zakat itu ibarat air di sebuah danau, ia hanya akan menjadi potensi jika tidak dialirkan untuk mengairi sawah dan memberi manfaat,” ungkapnya.

 

Syibli menekankan pentingnya menggali potensi zakat dengan meningkatkan kualitas sumber daya pengelola. Menurutnya, pengurus BAZNAS harus memiliki empat dimensi utama, yakni dimensi ilmiah, sosial, spiritual, dan digital. Selain itu, setiap kerja kelembagaan harus dilandasi visi dan misi yang jelas serta membangun sense of trust agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah turut memberikan pandangannya terkait pentingnya menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ia menilai penyaluran zakat melalui BAZNAS memberikan manfaat yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat.

 

“Kenapa harus melalui BAZNAS? Saya merasakan sendiri manfaatnya jauh lebih besar dan lebih nyata. Jika zakat disalurkan secara langsung, sering kali bantuan hanya diberikan kepada orang yang itu-itu saja sehingga tidak terjadi pemerataan,” ujar Dimyati.

 

Kegiatan pra rapat koordinasi ini juga diisi dengan tiga materi utama, yaitu penguatan kelembagaan dan koordinasi BAZNAS se-Provinsi Banten, penguatan pengumpulan dan pendistribusian zakat di bulan Ramadhan, serta pembinaan dan pengawasan audit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.

24/01/2026 | Kontributor: Amalia
Pelaksanaan Tes Akademik Seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia di Kantor BAZNAS Banten Tahun 2026

Serang, 17 Januari 2026 BAZNAS Prov. Banten menyelenggarakan tes akademik seleksi Sekolah BAZNAS Cendekia (SCB) tahun 2026 di kantor BAZNAS Prov. Banten.

 

Terdapat 19 peserta calon siswa yang berasal dari Prov. Banten, mulai dari Kota Tangsel, Tangerang, kab. Tangerang, kab. Lebak, dan Kab. Pandeglang. 

Namun tempatnya terbagi-bagi untuk jabodetabek dilaksankan di Kampus SCB dan untuk di luar jabodetabek dilaksanakan di Baznas daerah atau di rumah masing-masing. 

 

Pada kesempatan ini, yang mengikuti tes di kantor BAZNAS Prov. Banten terdapat 3 orang dan didampingi oleh orangtuanya. 

 

#MustahikBerdaya

17/01/2026 | Kontributor: Daus
Keberhasilan Program Zmart BAZNAS Banten, Ibu Rafiah Berangkat Umrah Bersama Keluarga

Serang, 9 Januari 2026. Program Z-mart yang digulirkan oleh BAZNAS Provinsi Banten kembali menunjukkan dampak positif bagi kehidupan para penerima manfaat. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Rafiah, penerima manfaat Z-mart tahun 2024, yang kini kehidupannya perlahan membaik berkat dukungan usaha dari BAZNAS.

 

Melalui bantuan modal dan pendampingan usaha Z-mart, Ibu Rafiah berhasil mengembangkan usaha warungnya secara bertahap. Dari hasil berjualan Z-mart tersebut, ia mampu meningkatkan pendapatan keluarga hingga akhirnya mewujudkan impian besar: berangkat umrah bersama keluarga. Rencananya, Ibu Rafiah akan berangkat menunaikan ibadah umrah pada tanggal 10 Januari 2026.

 

Sebagai ungkapan rasa syukur, Ibu Rafiah menggelar acara tasyakuran yang berlangsung pada Rabu, 8 Januari 2026, di Kaligandu. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten beserta para Pimpinan. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi atas keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat yang dijalankan.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan Ibu Rafiah merupakan bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan produktif mampu mengangkat taraf hidup mustahik menjadi lebih mandiri dan sejahtera.

 

“Program Z-mart tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan agar penerima manfaat bisa berkembang secara berkelanjutan. Keberangkatan Ibu Rafiah untuk umrah bersama keluarga adalah buah dari kerja keras beliau dan kepercayaan para muzaki,” ujarnya.

 

Ibu Rafiah sendiri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS Provinsi Banten atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan. Ia berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

 

Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen BAZNAS Provinsi Banten dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten.

12/01/2026 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Tanggap Bencana Banten Turunkan Tim Gabungan untuk Assessment Banjir Kasemen

BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Banten melaksanakan kegiatan assessment bencana banjir yang terjadi di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, 5-7 Januari 2026.

 

Dalam pelaksanaan assessment tersebut, BTB Provinsi Banten menurunkan tim gabungan yang terdiri dari relawan BTB Banten, Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Banten serta unsur SKSS dengan total 11 personel.

 

Dampak banjir meluas tidak kurang dari empat titik lokasi terdampak, meliputi rumah warga, fasilitas pendidikan (TK, SD, dan MI) serta pondok pesantren. 

 

"Kondisi terakhir Senin, 5 Januari 2026, banjir mulai berangsur surut. Ketinggian air saat ini berada pada kisaran setinggi telapak kaki orang dewasa. Meski demikian, sisa genangan air, lumpur dan kerusakan pada sejumlah fasilitas masih memerlukan penanganan lanjutan." ungkap salah satu Tim BTB Banten. Rizki Wulan Ningsih.

 

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi peninjauan langsung kepada salah satu lokasi terdampak banjir yaitu Ponpes Mirbath Syaj'ah Al-Akhyar, seraya berkoordinasi dengan pengurus yayasan dan santri kobong guna melakukan pendataan dampak serta pemetaan kebutuhan mendesak para penyintas.

 

"Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan di lokasi terdampak antara lain disinfektan, obat-obatan (flu, batuk, demam, diare), alat kebersihan, mesin air dan sepatu boot untuk mendukung proses pembersihan pascabanjir." ujarnya.

 

BAZNAS Tanggap Bencana akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan situasi guna memastikan penanganan darurat serta pemulihan pascabencana agar dapat berjalan secara optimal.

07/01/2026 | Kontributor: Amalia

Berita Terbaru

Banjarjo Farm Binaan BAZNAS, Inovasi Pakan Peternakan Berkualitas dan Berdaya Saing
Banjarjo Farm Binaan BAZNAS, Inovasi Pakan Peternakan Berkualitas dan Berdaya Saing
Banjarjo Farm Binaan BAZNAS, Inovasi Pakan Peternakan Berkualitas dan Berdaya Saing Di tengah hamparan hijau Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, sebuah cerita sukses peternakan terpadu sedang diciptakan oleh Kelompok Banjarjo Farm. Balai ternak binaan BAZNAS RI ini tidak hanya fokus pada pengelolaan ternak, tetapi juga inovasi pertanian terpadu yang mengedepankan pakan berkualitas dan keberlanjutan lingkungan. “Pakan berkualitas menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas ternak, baik dari segi kesehatan maupun pertumbuhan,” ujar Kepala Divisi Program Pemberdayaan BAZNAS RI, Muhammad Nur Ali beberapa waktu lalu. Pendekatan inovatif yang diterapkan di Banjarjo Farm menunjukkan bagaimana kualitas pakan mampu mendukung keberhasilan peternakan secara menyeluruh. Dalam sesi pengecekan ternak di Balai Ternak BAZNAS Pacitan, kelompok peternak Banjarjo Farm juga berdiskusi tentang rumah kompos inovatif yang dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak. Limbah yang diolah menjadi kompos ini tidak hanya menjadi solusi pengelolaan lingkungan, tetapi juga mendukung sektor pertanian dengan menyediakan pupuk organik berkualitas tinggi. Sugeng Riyadi, salah satu anggota kelompok, berbagi pengalamannya. “Dengan dukungan BAZNAS RI, kami bisa memadukan pengelolaan ternak dan pertanian. Limbah ternak yang dulunya dianggap masalah, sekarang menjadi berkah bagi pertanian kami,” katanya penuh semangat. Salah satu fokus utama Banjarjo Farm adalah pengelolaan pakan domba berkualitas. Mereka mengombinasikan bahan lokal dengan teknologi modern untuk menghasilkan pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Pakan yang berkualitas tidak hanya meningkatkan bobot dan kesehatan domba, tetapi juga mempercepat siklus produksi, sehingga memberikan hasil yang lebih optimal bagi peternak. “Melalui program Balai Ternak, BAZNAS RI mendukung peternak dalam meningkatkan kualitas pakan mereka. Hal ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan keberlanjutan peternakan yang mampu bersaing,” ujar Muhammad Nur Ali. Program Balai Ternak Pacitan adalah bagian dari inisiatif pemberdayaan mustahik yang dilakukan oleh BAZNAS RI. Tidak hanya memberikan pelatihan teknis, BAZNAS juga mendampingi peternak dalam manajemen usaha dan pemasaran hasil ternak. Pendampingan ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dan membangun komunitas yang lebih kuat. Sugeng Riyadi menambahkan, “Kami merasa terbantu dengan pelatihan yang diberikan BAZNAS. Mulai dari cara memilih bahan pakan terbaik hingga bagaimana mengolahnya agar efisien dan berkualitas tinggi.” Kesuksesan Banjarjo Farm menjadi inspirasi bagi komunitas peternak lainnya. Pendekatan yang diterapkan tidak hanya fokus pada hasil ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Rumah kompos yang inovatif, pakan berkualitas, dan pendampingan intensif dari BAZNAS RI adalah kombinasi yang menghasilkan perubahan nyata. “Melalui program ini, kami ingin menciptakan lebih banyak kelompok peternak yang berdaya saing, mandiri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Muhammad Nur Ali. Dengan langkah yang mantap, Banjarjo Farm terus membuktikan bahwa keberhasilan peternakan tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas dan sinergi yang dibangun bersama lingkungan. BAZNAS RI berharap cerita sukses ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk mendukung program pemberdayaan serupa, menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi peternak di seluruh Indonesia. Editor : mas
BERITA13/12/2024 | Natasya
Respon banjir, BAZNAS Banten terjunkan BTB
Respon banjir, BAZNAS Banten terjunkan BTB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerjunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) guna mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kp. Sinarbakti Ds. Cipedang Kec. Wanasalam Kab. Lebak-Banten pada Selasa, 03 Desember 2024. Relawan BTB BAZNAS Provinsi Banten, Rigi Pemil Awaludin mengatakan, sebanyak 3 personil yang diterjunkan segera melakukan assesmen pada lokasi terdampak, lalu memberikan BANTUAN yang dibutuhkan bagi para korban dan lokasi terdampak. “Waktu kejadian yaitu pada hari Senin pukul 23.00 WIB, akibat meluapnya air disungai Bolang dimana Desa Cipedang merupakan titik pertigaan hulu sungai antara Bolang, Binuangeun dan Cibaliung”. ungkapnya. Rigi juga mengatakan sebanyak 100 lebih rumah terdampak banjir dengan 375 KK didalamnya. “Ketinggian banjir sendiri bervariasi antara 1-2 meter, giat yang kami lakukan diantaranya adalah berkoordinasi dengan Kepala Desa Cipidang, Briefing dengan PJ. Bupati Kab. Lebak, BPBD Kab. Lebak, PMI Kab. Lebak, Babinsa, Danramil, dan Tim Kesehatan Wanasalam, dan yang terpenting adalah mengevakuasi warga setempat terlebih dahulu”. ujar Rigi. Proses evakuasi masih terus berlangsung, dengan harapan situasi akan segera pulih dan masyarakat dapat Kembali ke rumah mereka dengan aman.
BERITA11/12/2024 | Amalia
Peran BAZNAS dalam Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Domba
Peran BAZNAS dalam Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Domba
Dalam kehidupan seorang peternak, keberhasilan dalam mengelola ternak tidak hanya bergantung pada keterampilan, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan gizi dan perawatan yang tepat. Ade Engkos, anggota Kelompok Peternak Mandiri Utama Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS di Desa Winduraja, merupakan salah satu mustahik yang merasakan manfaat besar dari program BAZNAS dalam mengembangkan usaha ternaknya. Di tengah kesibukannya mengurus domba, Ade tengah memperhatikan keempat induk dombanya yang sedang hamil. Memasuki empat bulan masa kehamilan, keempat induk domba tersebut membutuhkan perhatian lebih agar tetap sehat dan dapat melahirkan domba yang sehat pula. Salah satu langkah yang diambil Ade adalah menyekat kandang induk domba yang bunting. "Dengan kandang yang terpisah, induk-induk saya lebih nyaman dan kebutuhan pakannya bisa lebih terjamin," ujar Ade. Langkah penyekatan kandang ini tidak hanya bertujuan untuk kenyamanan induk domba, tetapi juga untuk memantau dengan lebih mudah kesehatan dan perilaku induk menjelang kelahiran. Selain itu, Ade menambah jumlah hijauan yang diberikan kepada induk-induk tersebut, seperti rumput odot segar, untuk memastikan kecukupan gizi bagi induk dan janinnya. Hal ini sangat penting, karena di masa kehamilan yang memasuki trimester akhir, kebutuhan energi induk semakin besar. Peran BAZNAS dalam kisah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Melalui program ZCD (Zakat Community Development), BAZNAS memberikan dukungan yang signifikan kepada Ade dan kelompok peternak lainnya di Desa Winduraja. Tidak hanya membantu dalam aspek materi seperti bantuan modal, BAZNAS juga memberikan pelatihan dan bimbingan yang dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan peternakan, sehingga para peternak bisa mengelola ternak dengan lebih baik. Ade mengungkapkan, dengan adanya bantuan dari BAZNAS, saya bisa mengembangkan usaha ternak saya dengan lebih optimal. Selain bantuan materi, pelatihan yang diberikan juga sangat membantu saya memahami cara yang tepat untuk merawat ternak, termasuk dalam hal penyediaan pakan yang cukup. Pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS terhadap peternak seperti Ade menunjukkan bagaimana zakat dapat menggerakkan roda perekonomian umat, mengangkat kehidupan mustahik, dan memperkuat sektor pertanian dan peternakan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, usaha peternakan milik Ade diharapkan dapat berkembang pesat, menghasilkan domba yang sehat, serta meningkatkan pendapatan keluarga. Inilah salah satu bukti nyata bagaimana BAZNAS berperan aktif dalam memberdayakan umat Islam, khususnya mustahik, untuk mandiri secara ekonomi melalui sektor pertanian dan peternakan. Program-program BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memberikan pembekalan keterampilan yang sangat berguna bagi kehidupan para mustahik. Semoga kisah Ade menjadi inspirasi bagi kita semua dalam memahami pentingnya peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA11/12/2024 | LAILA
BAZNAS RI Perkuat SDM Pengajar melalui Beasiswa Guru di Universitas Cenderawasih Papua
BAZNAS RI Perkuat SDM Pengajar melalui Beasiswa Guru di Universitas Cenderawasih Papua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar pembinaan Beasiswa Guru Papua di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih, Papua, baru-baru ini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis BAZNAS RI untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengajar di Papua, dengan membentuk mindset pertumbuhan yang progresif dan inovatif. Acara dihadiri berbagai pihak, termasuk Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Bapak Farid Septian, S.Sos., M.Hum., Wakil Dekan III Universitas Cenderawasih, Mayor H.M. Manurung, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sekaligus mentor peserta Beasiswa Guru Papua, Dr. Ode Jamal, S.Pd., MA., serta Staf Kerja sama dan Kemahasiswaan Universitas Cenderawasih, Sakaria. Selain itu, tim Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI serta 50 peserta Beasiswa Guru Papua juga turut berpartisipasi dalam acara ini. Dalam sambutannya, Farid Septian menekankan arti penting membangun motivasi dan penguatan kapasitas para mahasiswa penerima beasiswa. "Para penerima Beasiswa Guru Papua tidak hanya diharapkan berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan non-akademik yang berdampak positif bagi masyarakat, lalu para peserta juga diharapkan dapat aktif menginfokan kegiatannya dan aktif dalam kegiatan pembinaan BAZNAS," ujar Farid. Beasiswa Guru Papua merupakan program unggulan BAZNAS RI yang dimulai sejak tahun 2023, atas arahan Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma'ruf Amin. Program ini dirancang untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Papua dengan melibatkan tiga perguruan tinggi utama, yaitu Universitas Cenderawasih, IAIN Fattahul Muluk, dan IAIN Sorong Papua. Hingga saat ini, program tersebut telah memberikan beasiswa kepada 150 mahasiswa, dengan 50 di antaranya berasal dari Universitas Cenderawasih, terdiri atas 35 mahasiswa non-Muslim dan 15 mahasiswa Muslim. Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Cenderawasih, Dr. Ode Jamal, S.Pd., MA., yang juga bertindak sebagai mentor peserta, menyampaikan harapannya dan berharap program ini dapat mencetak guru-guru berkualitas yang mampu menjadi teladan dan membawa perubahan nyata di daerah masing-masing. Acara pembinaan ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperkuat motivasi, tetapi juga menjadi forum diskusi aktif antara mahasiswa dan para pemangku kepentingan. Para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, menggali ilmu, serta memperkuat komitmen mereka dalam memajukan pendidikan di Papua. Dengan pembinaan ini, BAZNAS RI menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan kapasitas SDM di Papua, sejalan dengan visi besar untuk menciptakan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia. Editor: YMK
BERITA06/12/2024 | raeihan
Sepanjang tahun, BAZNAS Banten Salurkan 93 Rumah Layak Huni
Sepanjang tahun, BAZNAS Banten Salurkan 93 Rumah Layak Huni
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten kembali salurkan Rumah Layak Huni pada 4-6 Desember 2024. Sebanyak 93 rumah berhasil diperbaiki oleh BAZNAS Banten hingga akhir tahun ini. Pendistribusian Rumah Layak Huni BAZNAS tersebar di Kota Serang, Kab. Serang, Kab. Pandeglang, dan Kab. Lebak. Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Banten. “Ini merupakan kegiatan yang memang selalu ada tiap tahun, program ini diperuntukkan bagi mustahik yang berasal dari asnaf fakir miskin yang kondisi rumahnya sudah tidak layak huni, dengan memberikan bantuan berbentuk dana sebesar maksimal Rp. 20.000.000,- per rumah”. ungkap Mulyadi. “Melalui rumah yang layak huni diharapkan dapat menciptakan perasaan yang aman, nyaman, untuk para mustahik. Karena rumah juga merupakan fondasi bagi tumbuhnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa pemberian bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS, sebelumnya telah melewati beberapa tahap, diantaranya wawancara dan juga assesmen.
BERITA06/12/2024 | Amalia
BAZNAS Banten Bersama BKKBN dan BJB Syariah Bagikan 111 Paket Gizi Kepada Anak Beresiko Stunting
BAZNAS Banten Bersama BKKBN dan BJB Syariah Bagikan 111 Paket Gizi Kepada Anak Beresiko Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten dan Bank Jabar Banten (BJB) Syariah Kantor Cabang Serang menyalurkan 111 paket gizi untuk penanggulangan stunting pada Kamis, (5/12) bertempat di Kantor Kecamatan Kasemen. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Efendi, dan Pimpinan BJB Syariah Kantor Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Efendi menuturkan bahwa sebanyak 285 ribu anak di Provinsi Banten masuk kedalam gizi bermasalah. “Untuk anak stunting sendiri di Banten berjumlah sangat banyak, mencapai 34 ribu lebih anak. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, bagaimana kita secara bersama-sama bergotong-royong untuk melakukan percepatan penurunan stunting dengan kegiatan gerakan nasional orangtua asuh cegah stunting atau Genting” ungkapnya. Senada dengan hal tersebut, Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus menyampaikan bahwa BAZNAS menghimpun dana zakat salah satunya untuk membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan, diantaranya kesmiskinan ekstrim dan stunting. “Amanat bagi BAZNAS untuk mengangkat taraf hidup masyarakat terutama dari faktor kemiskinan, BAZNAS akan berupaya bekerjasama dengan berbagai instansi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sumber stunting salah satunya adalah faktor kemiskinan, kedepannya insyaAllah BAZNAS tidak hanya akan mengurus anak stunting saja, tetapi juga orangtuanya, bagaimana orangtuanya kita bina sehingga bisa lebih sejahtera dan menurunkan faktor risiko stunting” paparnya. Sementara itu, Pimpinan BJB Syariah Cabang Serang Rizdi Rakhman Noor mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini. “Semoga yang dapat kami berikan bermanfaat dan senantiasa memberikan inayah juga keridhoan atas apa yang BJB Syariah lakukan”. ungkapnya Pj. Gubernur Banten yang diwakili oleh Asda. 1 Komarudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Tugas kita bersama adalah bagaimana untuk membuat stunting berkurang di Provinsi Banten, bahkan hilang, bagaimana SDM menjadi manusia yang unggul. Kami apresiasi karena hal ini sejalan dengan tugas Pemprov. untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia” katanya.
BERITA06/12/2024 | Amalia
Berdayakan Masyarakat, BAZNAS Banten Teken MoA dengan Indonesian Power dan DLHK
Berdayakan Masyarakat, BAZNAS Banten Teken MoA dengan Indonesian Power dan DLHK
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melakukan kerjasama dengan Indonesian Power, dan Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (DLHK) dengan dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Agreement tentang pengembangan potensi daerah dalam mendukung transisi energi dan pencapaian target net zero emission (NZE) yang terintegrasi dengan program pemberdayaan masyarakat (rangkaian rencana aksi perubahan penguatan perencanaan lingkungan hidup kolaboratif melalui “Semesta Menyala”) pada Rabu, (4/12). Penandatangananan kerjasama tersebut dilakukan oleh General Manager PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya, Burlian Prasetyo; Vice President PT PLN Biomassa Energi Primer Indonesia, Erfan Julianto; Ketua Departemen Manajemen Hutan Institut Pertanian Bogor, Soni Trison; Wakil Ketua III Bagian Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Badan Amil Zakat Nasional Banten, Ace Sumirsa Ali; Administrator Perhutani KKPH Banten, Agus Soleh dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten, Wawan Gunawan. "Ini merupakan langkah untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan khususnya dalam membantu penurunan emisi melalui kegiatan penyerapan karbon dengan penanaman kayu energi yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat di dalamnya, sekaligus menanggulangi perubahan iklim," ujar Wawan. Senada dengan yang disampaikan Wawan, Ace Sumirsa Ali Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Banten mengungkapkan keterlibatan BAZNAS Banten dalam program Semesta Menyala ini. “Baznas Banten, dalam hal ini, membantu pengembangan pemberdayaan masyarakat berupa pembuatan balai ternak untuk petani menanam tanaman gamal atau cebreng”. ungkap Ace. Sementara itu Vice President PT PLN Biomassa EPI, Erfan Julianto, menyebut upaya yang dilakukan kali ini merupakan langkah awal yang perlu dilakukan secara konsisten oleh para pihak yang berkomitmen. "Untuk bisa menemukan keseimbangan antara ketergantungan kita terhadap energi fosil dengan kemampuan kita untuk melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim dengan teknologi- teknologi yang lebih ramah terhadap lingkungan," ucapnya. Sebagai informasi implementasi dari MoA ini, sudah ada beberapa komitmen para pihak yang akan ditindak lanjuti yaitu komitmen penelitian dengan aksi, antara PLN IP dan PLN EPI dan IPB, dan komitmen bantuan untuk petani dari PLN Indonesia Power.
BERITA05/12/2024 | Amalia
Gebrakan BAZNAS RI untuk Mustahik, dari Hijauan hingga Sanitasi Kandang yang Sejahterakan Peternak Gunungkidul
Gebrakan BAZNAS RI untuk Mustahik, dari Hijauan hingga Sanitasi Kandang yang Sejahterakan Peternak Gunungkidul
Di Balai Ternak Rejokoyo, Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, para peternak mustahik menjalani rutinitas harian yang penuh tantangan namun juga penuh semangat. Setiap pagi, mereka mencacah hijauan untuk pakan ternak, membersihkan kandang, hingga memandikan ternak agar tetap sehat dan terjaga kebersihannya. Semua kegiatan ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk menjaga kesehatan ternak sebagai persiapan kedatangan bakalan baru yang akan memperkuat usaha peternakan mereka. Namun, bukan hanya kerja keras para peternak yang menjadi kunci keberhasilan mereka, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI). Sebagai lembaga yang memiliki fokus pada pemberdayaan mustahik (penerima manfaat zakat), BAZNAS RI berperan penting dalam mendukung kegiatan peternakan ini, baik dari segi pendanaan, pelatihan, maupun penyediaan sarana prasarana yang dibutuhkan. Dengan adanya bantuan dari BAZNAS RI, para peternak di Rejokoyo kini dapat memperoleh alat dan bahan yang lebih baik untuk menjaga sanitasi kandang, meningkatkan kualitas pakan ternak, serta memperbaiki sistem manajemen peternakan mereka. Selain itu, BAZNAS RI juga turut serta dalam memberikan pelatihan kepada peternak agar mereka dapat mengelola usaha ternak dengan lebih efisien dan berkelanjutan. Kehadiran BAZNAS di tengah-tengah masyarakat peternak mustahik ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas peternakan serta kesejahteraan para peternak di Rejokoyo. Dengan dukungan yang tepat, mereka tidak hanya dapat meningkatkan hasil ternak, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang lebih baik, yang pada gilirannya dapat membantu memperbaiki taraf hidup mereka. Melalui kolaborasi antara peternak, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS RI, keberhasilan peternakan di Rejokoyo bukan hanya terletak pada kesejahteraan ternak, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan ekonomi para peternak mustahik yang menjadi ujung tombak usaha ini. Editor: YMK
BERITA04/12/2024 | Wildan
Bangun Kesejahteraan Umat, BAZNAS Dukung Warung Kecil Sunarti di Ternate
Bangun Kesejahteraan Umat, BAZNAS Dukung Warung Kecil Sunarti di Ternate
Warung kecil di sudut desa Kelurahan Akehuda, Keamatan Ternate Utara, Kota Ternate menjadi sumber tumpuan ekonomi keluarga. Seorang ibu rumah tangga bernama Sunarti yang memulai membuka warung kelontongan dengan berjualan es di depan rumah. Karena kegigihan dan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) warung Ibu Sunarti berkembang pesat dan memberikan rezeki yang berkah untuk keluarganya. “Awalnya saya hanya jualan es dan hasilnya pas-pasan. Setelah dapat bantuan dari BAZNAS, alhamdulillah warung saya sekarang lebih lengkap,” ucapnya dengan rasa syukur. “Penghasilannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan bisa menabung untuk masa depan anak-anak. Saya sangat bersyukur atas bantuan ini,” tambahnya. Sunarti terpilih sebagai penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS. Program ini dirancang untuk menciptakan kemandirian mustahik, seperti Sunarti agar mampu mengembangkan usaha mereka dengan lebih baik. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga pelatihan manajemen keuangan dan kewirausahaan, pendampingan usaha secara berkala hingga evaluasi berkelanjutan. BAZNAS memberikan modal dan kesempatan kepada Sunarti untuk memperluas usahanya. Kini Sunarti tidak hanya menjual es, tokonya semakin lengkap. Namun kini Sunarti menyediakan berbagai jenis kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng. “Warung saya lebih lengkap dan pelanggan pun semakin banyak. Jadi omzetnya meningkat signifikan,” kata Sunarti. BAZNAS sebagai lembaga pemerintah yang mengelola zakat secara profesional untuk memberikan solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, para mustahik tidak hanya menerima bantuan secara finansial, tetapi juga dibimbing untuk menjadi mandiri dan berdaya. Sejalan dengan visi BAZNAS ialah membangun kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah yang transparan dan amanah zakat dapat mengentaskan kemiskinan. Sunarti kini optimis memandang masa depan. Berkat kerja kerasnya yang didukung oleh program BAZNAS, Sunarti tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan keluarganya, tetapi juga menyisihkan uang untuk pendidikan anak-anaknya. “Perkembangan warung kelontongnya menjadi perubahan yang nyata, sebuah bukti bahwa dengan zakat, harapan untuk hidup yang lebih baik selalu ada,” kata dia. Kisah ini juga menjadi inspirasi bagi umat Islam tentang pentingnya peran zakat dalam membantu sesama. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan keadilan sosial. Dengan mendukung BAZNAS, setiap orang dapat berkontribusi dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata untuk mengentaskan kemiskinan. Kisah Sunarti menjadi pengingat bahwa di balik setiap rupiah yang disalurkan melalui zakat, ada harapan dan perubahan besar yang dapat terjadi bagi para mustahik. Editor : AYU RACHMANINGTYAS
BERITA02/12/2024 | LAILA
BAZNAS RI & BAZNAS Banten Adakan Training of Trainer (TOT) Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat kepada 30 Guru di Banten
BAZNAS RI & BAZNAS Banten Adakan Training of Trainer (TOT) Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat kepada 30 Guru di Banten
Serang, 01 Desember 2024. BAZNAS RI dan BAZNAS Banten menyelenggarakan kegiatan pelatihan guru dan tenaga pendidik bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara kepada 30 orang guru yang mewakili Sekolah Khusus (SKH) di Banten, bertempat di Le Semar Hotel. Pelatihan yang diselenggarakan dua hari yaitu pada tanggal 30 November dan 1 Desember 2024 ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada para guru agar dapat membantu dan mendampingi pembelajaran Al-Quran bagi individu dengan metode bahasa isyarat kepada disabilitas rungu wicara. Acara pelatihan ini diadakan dengan tujuan utama melatih pendamping disabilitas dalam menggunakan isyarat-isyarat khusus yang dapat digunakan dalam membaca Al-Quran. Dengan memahami isyarat-isyarat tersebut, pendamping dapat membantu individu dengan disabilitas untuk memahami dan mempelajari Al-Quran dengan lebih mudah dan efektif. Pimpinan BAZNAS PROV BANTEN, Ust. Mulyadi., S.Ag., M.M menjelaskan "Kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan kesempatan agar teman-teman disabilitas mendapatkan haknya mempelajari Al Quran dan ilmu agama sebagaimana mestinya." “Kewajiban kita dalam berdakwah adalah mengajak mereka untuk mendapatkan hak mereka. Namun, tidak semua orang memiliki keterampilan untuk mengajar teman-teman disabilitas. Oleh karena itu, perlu disediakan fasilitas pelatihan (Training of Trainers/TOT),” Tambahnya Sabtu (30/11). kata beliau Pelatihan ini juga mencakup pengetahuan dasar tentang disabilitas dan bagaimana membantu individu/teman-teman dengan disabilitas dalam pembelajaran Al-Quran dengan narasumber ahli dalam bidangnya. Peserta pelatihan akan mempelajari strategi komunikasi yang efektif, metode pengajaran yang inklusif, serta memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh teman teman disabilitas. Diantara materi yang dibahas adalah Urgensi Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat, Pendidikan Inklusif dan Kebijakan Pemenuhan Hak Keagamaan bagi Penyandang Disabilitas di Indonesia, Konsep Dasar Bahasa Isyarat Keislaman, Mushaf Al-Quran Isyarat Metode Kitabah, Sejarah dan Kaidah Mushaf Al-Quran Isyarat Metode Tilawah, Media Literasi Al-Quran bagi Penyandang Disabilitas Perspektif Islam serta Micro Teaching. Menurut Hj. Ida Zulfiya M. Ag salah satu pemateri pada pelatihan ini, adapun pentingnya pelatihan mushaf Al Quran Isyarat adalah mempertimbangkan beberapa hal yaitu, (1) Memasyarakatkan Kitabullah Untuk Seluruh Umat Islam (2) Menjaga Kemurnian Kitab Suci (3) Islam Memperhatikan Seluruh Pemeluknya (4) Dalam Islam Tidak Ada Diskriminasi (5) Memberi Perhatian Supaya Mereka Bangkit Dan Maju (6) Karena Seluruh Umat Manusia Sama Kedudukannya Di Sisi Allah. "Saya senang, dengan adanya acara ini saya dapat membaca Alquran dengan metode bahasa isyarat. Karena biasanya saya hanya membaca Al-quran hanya melalui gerakan bibir saja." Ibu Ajeng salah satu peserta TOT dengan disabilitas tuna rungu. Penyelenggaraan Training of Trainer (TOT) Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat Bagi Pendamping Disabilitas ini, diharapkan akan tercipta suasana yang lebih inklusif dan ramah bagi individu dengan disabilitas dalam mempelajari Al-Quran sebagaimana Al-Qur’an mengajarkan bahwa semua manusia itu sama, bahkan memerintahkan melindungi serta mengayomi mereka yang lemah dan rawan kepada tindakan diskriminasi. Kepada penyandang disabilitas, mereka harus diberlakukan sama dan tanpa stigma negative dalam kehidupan sosial. Baznas Provinsi Banten berharap dapat terus berperan aktif dalam menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi semua individu, tanpa memandang latar belakang dan kondisi fisik. #Baznas #Baznas_Banten
BERITA02/12/2024 | nuralam
Hari Guru Nasional, BAZNAS Kenalkan Kisah Inspiratif Guru di Papua
Hari Guru Nasional, BAZNAS Kenalkan Kisah Inspiratif Guru di Papua
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkenalkan sebuah buku yang mengangkat kisah perjuangan para pendidik di Papua. Buku bertajuk "Mengajar di Batas Negeri: Kisah Inspiratif Mengajar di Papua" ini diluncurkan dalam sebuah acara virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Senin (25/11/2024). Acara peluncuran buku dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., serta perwakilan dari institusi pendidikan seperti IAIN Fattahul Muluk Papua. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menyampaikan bahwa peluncuran buku ini menjadi simbol bagaimana zakat dapat mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya bagi wilayah-wilayah yang memerlukan perhatian lebih. "Tujuannya untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS dan Kampus dalam mengelola peserta sehingga cita-cita membangun kualitas SDM untuk Indonesia Emas 2045 dapat terwujud secara merata," kata Kiai Noor. Program ini juga sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mendukung percepatan pembangunan pendidikan di Papua melalui berbagai inisiatif, termasuk program Beasiswa Guru Papua yang bermitra dengan tiga perguruan tinggi di wilayah tersebut: IAIN Fattahul Muluk Papua, IAIN Sorong, dan Universitas Cendrawasih. Sebanyak 150 peserta terpilih telah menerima bantuan beasiswa, termasuk pendanaan UKT dan pembinaan melalui mentor kampus. Buku yang diluncurkan ini merupakan rangkuman pengalaman dan perjuangan para guru serta mentor yang telah menjalani program tersebut. Pimpinan BAZNAS menegaskan bahwa cerita-cerita dalam buku ini tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia. Sementara itu, perwakilan dari IAIN Fattahul Muluk menyatakan bahwa buku ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah kunci perubahan, terutama di daerah seperti Papua. Kisah-kisah yang disajikan diharapkan dapat menggugah kepedulian para pemangku kebijakan untuk terus mendukung pendidikan inklusif dan merata bagi masa depan bangsa. "Buku ini tidak hanya menginspirasi para guru, tetapi juga menjadi pengikat bagi kita semua, khususnya pengambil kebijakan baik di tingkat daerah maupun nasional tentang pentingnya pendidikan berkualitas untuk generasi masa depan yang lebih baik," ucapnya. Editor : Novan
BERITA28/11/2024 | fikri
Kolaborasi BWI, Kemenag, dan BAZNAS Hadirkan Waqf Run 2024 untuk Indonesia Lebih Sehat
Kolaborasi BWI, Kemenag, dan BAZNAS Hadirkan Waqf Run 2024 untuk Indonesia Lebih Sehat
Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama (Kemenag), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan menyelenggarakan Wakaf dan Zakat Fun Run (Waqf Run) 2024 pada 22 Desember 2024 di Jakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai perpaduan antara olahraga dan aksi sosial, mengajak masyarakat untuk berkontribusi melalui wakaf dan zakat. Dengan tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama, demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045,” acara ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap wakaf dan zakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan umat. Menurut Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, Ketua BWI sekaligus Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, kegiatan ini menawarkan cara baru yang lebih santai untuk memperkenalkan wakaf dan zakat kepada masyarakat. "Acara ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momen untuk membangun kesadaran dan solidaritas sosial," kata Prof. Kamaruddin. Waqf Run 2024 ditargetkan diikuti oleh 1.500 peserta dari berbagai kalangan. Selama acara, peserta dapat memanfaatkan fasilitas digital untuk melakukan wakaf uang, yang diharapkan memudahkan dan memperluas akses masyarakat. Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Ketua BAZNAS RI, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari edukasi untuk mempromosikan wakaf dan zakat sebagai solusi praktis bagi pemberdayaan ekonomi umat. "Kami ingin menampilkan cara baru yang menyenangkan untuk berwakaf dan berzakat, sekaligus memperkuat kebersamaan di masyarakat," ungkap Prof. Noor Achmad. Selain berlari, peserta juga akan dimanjakan dengan hiburan musik, permainan interaktif, dan aktivitas menarik lainnya. Waqf Run 2024 dirancang sebagai platform untuk mempererat sinergi berbagai pihak dalam memajukan ekosistem wakaf dan zakat. Pendaftaran acara ini dibuka hingga 15 Desember 2024 dengan kontribusi sebesar Rp150.000, termasuk donasi wakaf minimal Rp50.000. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat sektor wakaf dan zakat. Segera daftarkan diri Anda untuk bergabung dalam Waqf Run 2024 dan jadikan langkah Anda berarti bagi kesehatan dan kemaslahatan bersama! Editor : Novan
BERITA28/11/2024 | fikri
BAZNAS Dukung Misi Kemanusiaan Lewat Forum Internasional
BAZNAS Dukung Misi Kemanusiaan Lewat Forum Internasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan gelar BAZNAS International Forum (BIF) sebagai upaya strategis dan meluaskan aliansi serta memperkuat kerja sama dengan mitra internasional dalam misi kemanusiaan, khususnya untuk Palestina. Kegiatan BIF nantinya akan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., dan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta dengan menghadirkan mitra internasional seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan forum yang dijadwalkan pada Selasa (19/11/2024) tersebut sangatlah penting guna menyatukan aliansi kerja sama BAZNAS di tingkat internasional, serta upaya mendapatkan dukungan dari donatur untuk misi kemanusiaan Palestina. “Forum ini memberikan ruang bagi para donatur sebagai upaya memahami lebih dalam upaya BAZNAS dan berkontribusi dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan untuk Palestina,” jelas Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Menurutnya dalam upaya memberi efek substansial untuk bantuan kemanusiaan, BAZNAS akan membangun kerja sama bersama lembaga-lembaga kemanusiaan internasional, seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, JHCO, UNRWA, dan ISF OIC. Sementara itu, Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA., mengatakan forum BIF akan berperan sebagai tonggak penting untuk mempererat peran BAZNAS pada kancah internasional. “Kami berkomitmen untuk mengutamakan solidaritas kemanusiaan, khususnya bagi Palestina, melalui kolaborasi dengan mitra-mitra global,” ungkapnya. BAZNAS International Forum juga diharapkan mampu jadi peluang penting untuk memperkuaht peran global BAZNAS, terkhusus dalam memberi dukungan misi kemanusiaan untuk Palestina. "Dengan mengedepankan kerja sama lintas negara, BAZNAS siap menjadi pilar solidaritas dunia Islam di masa depan,” tutupnya. Editor -widya michella
BERITA21/11/2024 | fikri pratama
BAZNAS Banten Luncurkan 12 Cabang Z-Chicken
BAZNAS Banten Luncurkan 12 Cabang Z-Chicken
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten luncurkan 12 cabang paket usaha Z-Chicken yang tersebar di wilayah Kota Serang, yang menambah keseluruhan total outlet Z-Chicken yang tersebar di Provinsi Banten menjadi sebanyak 22 outlet. Peluncuran 12 cabang Z-Chicken tersebut bertempat di Stock Point Z-Chicken, Bhayangkara, Kota Serang pada Kamis, 21 November 2024. Z-Chicken merupakan pemberdayaan mustahik berkonsep waralaba ayam goreng crispy. Penyaluran bantuan usaha fried chicken ini diberikan kepada penerima manfaat berupa fasilitas lengkap baik etalase untuk penjualannya, bahan baku mentah Ayam yang sudah dibumbui beserta tepung ayamnya. “Tak hanya itu, para penerima manfaat juga diberikan pendampingan oleh tim dari BAZNAS Provinsi Banten hingga mereka bisa mandiri nantinya, dan pelatihan pembuatan Z-Chicken hingga pelatihan kewirausahaan” ungkap Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Banten Mulyadi Firdaus. Ia berharap para penerima manfaat Z-Chicken bersungguh-sungguh untuk memanfaatkan dan mengembangkan usaha ini sehingga dapat memperbaiki kondisi perekonomian keluarga. “Semoga dengan adanya usaha Z-Chicken ini, para mustahik bisa mejadi muzakki dikemudian hari dan taraf hidup keluarganya akan semakin meningkat” imbuhnya.
BERITA21/11/2024 | Amalia
BAZNAS Banten gelar RAKORDA BAZNAS dan LAZ Se-Provinsi Banten
BAZNAS Banten gelar RAKORDA BAZNAS dan LAZ Se-Provinsi Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS dan LAZ Se-Provinsi Banten pada 18-20 November 2024, yang bertempat di The Jayakarta Villas Anyer. Kegiatan Rakorda kali ini diikuti oleh sebanyak 55 peserta yang berasal dari BAZNAS Se-Provinsi Banten, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional Perwakilan Banten serta LAZ Skala Provinsi. Hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Supervisi Wilayah Banten Zainulbahar Noor, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya dan jajarannya, Kabid. Penaiszawa Kanwil. Kemenag Badrussalam, Tb. Rubal Faisal Analis Kebijakan Ahli Madya Setda Provinsi Banten, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Muhamad Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, Direktur Penguatan Pendistribusian & Pendayagunaan ZIS-DSKL BAZNAS RI Agus Siswanto, Pimpinan Klinik Mata Utama Saruni Muhammad Isa, dan Pimpinan BJB Syariah cab. Serang Rizdi Rakhman Noor. Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam laporan nya menuturkan bahwa Rakorda BAZNAS dan LAZ memiliki fungsi untuk mengevaluasi hasil kerja dari bulan Januari hingga Oktober tahun 2024. “Kita akan mengevaluir BAZNAS maupun LAZ, kita evaluasi dan pelihara hal-hal baik yang sudah dikerjakan dari Januari sampai Oktober. Dalam acara Rakorda ini kita mencoba menyusun program-program tugas dalam rangka pengelolaan zakat ditahun 2025” ungkap Syibli. Ia juga melaporkan jumlah penghimpunan BAZNAS se Provinsi Banten dan LAZ yang sudah melapor hingga akhir bulan Oktober 2024 yaitu sebesar Rp. 994M dan realisasi pendistribusiannya sebesar Rp. 682M. “Pendistribusian yang telah BAZNAS Provinsi Banten khususnya, di tahun 2024 ini melalui beberapa program telah kami salurkan diantaranya membangun 92 rumah layak huni, 8 z-mart, 12 z-chicken, 30 penerima manfaat budidaya madu teuweul, 17 penerima manfaat budidaya cacing kosmetik, 581 bantuan pendidikan SLTA, 382 bantuan pendidikan perguruan tinggi, 7 rumah pintar, 86 pembangunan masjid mushola dan lembaga pendidikan keagamaan, 1080 guru ngaji madrasah dan marbot, penebusan ijazah, 100 mata oprasi katarak, 400 anak stunting, 265 bantuan lansia seumur hidup, anak asuh, 5 angkatan bantuan pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana dan masih banyak lagi” Syibli juga menuturkan bahwa dalam mengelola zakat, BAZNAS Provinsi Banten membangun transparansi keterbukaan dengan memberikan informasi kepada masyarakat melalui penerbitan bulletin yang berisikan laporan penerimaan dan pendayagunaan zakat sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. “Untuk membangun trust masyarakat, kami juga setiap bulannya memberikan laporan penerimaan dan pendistribusian pendayagunaan zakat melalui media cetak maupun online” paparnya. Sementara itu Kepala Kanwil. Kemenag yang diwakili oleh Kabid. Penaiszawa Badrussalam mengatakan bahwa Rakorda ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan. “Rakorda merupakan momentum perbaikan tata kelola BAZNAS maupun LAZ, dengan menyusun program kerja, pengawasan, pelaporan, dan juga memperkuat pengelolaan kelembagaan zakat dengan meningkatkan peran pelayanan ZIS harus sesuai pronsip aman syar’I aman regulasi dan aman NKRI” ungkapnya. Ia berpesan bahwa pentingnya zakat sebagai instrument dan solidaritas sosial harus dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. “BAZNAS dan LAZ sudah cukup baik dalam mengelola zakat dengan memberikan kegiatan yang luar biasa manfaatnya kepada masyarakat, mengarahkan masyarakat untuk mengembangkan baik usahanya dan lain-lain sehingga mereka bisa mandiri” paparnya. Badrussalam juga menghimbau untuk para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, dan juga mitra Bank Syariah agar berperan aktif menunaikan zakat. Pembukaan Rakorda BAZNAS dan LAZ tahun 2024 dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI Supervisi Wilayah Banten Zainulbahar Noor, yang dalam sambutannya ia mengatakan bahwa dalam Rakorda ini akan dibahas materi-materi yang relevan untuk mengoptimalkan peran BAZNAS dan LAZ. “Semua materi dalam Rakorda ini menjadi landasan penting untuk memastikan efektivitas pengelolaan zakat di Provinsi Banten dan sejalan dengan 10 Program Prioritas Nasional Tahun 2025 yang mencakup berbagai aspek pemberdayaan, kesejahteraan, dan kemakmuran umat.” Papar Zainulbahar “Rakorda ini diharapkan menghasilkan strategi yang sinergis antara BAZNAS dan LAZ, sehingga seluruh program nasional dapat dijalankan secara efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Provinsi Banten. Mari kita bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis dan inovatif agar pengelolaan zakat menjadi semakin optimal dalam mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan umat.” Katanya.
BERITA18/11/2024 | Amalia
Baznas Banten Kembali Raih Predikat WTP ke-11 Berturut-turut
Baznas Banten Kembali Raih Predikat WTP ke-11 Berturut-turut
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2022. Opini WTP ini merupakan yang ke-11 kalinya diraih Baznas Banten sejak tahun 2012 lalu. Penyerahan hasil audit diberikan langsung oleh Manager Kantor Akuntan Publik Dony dan Ramli (Afiliasi Exsus Internasional), Munawar Muchlis di Kantor Baznas Provinsi Banten pada Senin (20/2/23) siang. “Berdasarkan hasil audit terhadap laporan keuangan Baznas Provinsi Banten tahun buku 2022, kami sampaikan bahwa opininya wajar tanpa pengecualian. Semua laporan keuangan tersaji secara wajar tanpa ada bukti material yang kami temukan,” ujar Munawar Muchlis usai menyerahkan dokumen laporan audit. Munawar juga mengatakan bahwa proses untuk meraih opini wajar tanpa pengecualian tidaklah mudah, karena memerlukan waktu 30 hari untuk melakukan audit dan uji petik terhadap sejumlah sampling pendistribusian dan pendayagunaan harta zakat, infak, sedekah dan dana sosial kegamaan lainnya yang dikelola Baznas Banten. “Hasil audit yang hari ini kami sampaikan merupakan suatu proses audit yang sudah sesuai standar di Indonesia maupun Internasional. Hasil audit ini tidak ditemukan masalah dalam pengelolaan zakat di Baznas Provinsi Banten, artinya secara standar keuangan Baznas Banten telah bekerja dengan baik,” tambahnya. Wakil Ketua III Baznas Provinsi Banten Ace Sumirsa Ali yang hadir pada kesempatan penyerahan hasil audit tersebut menyampaikan kegembiraannya atas opini Kantor Akuntan Publik tersebut. Dia menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada KAP Dony dan Ramli yang telah bekerja dengan baik dalam memeriksa laporan keuangan Baznas Banten untuk tahun buku 1 Januari-31 Desember 2022. “Alhamdulillah kami telah terima hasil audit laporan keuangan Baznas Banten tahun 2022 dari KAP, dan ini merupakan yang ke 11 kami mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian. Tentu kami sangat gembira dan akan selalu mengedepankan tiga prinsip Baznas yaitu Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ungkap Wakil Ketua bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan tersebut. Ace juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para muzaki yang masih terus setia berzakat melalui Baznas Banten. Baginya opini Akuntan Independen ini menjadi pertanda bahwa pengelolaan keuangan di Baznas Banten bisa dipertanggungjawabkan secara profesional. “Kami ucapkan terima kasih untuk para muzaki, dengan opini wajar tanpa pengecualian ini semoga muzaki tidak ragu lagi untuk berzakat melalui Baznas Banten,” imbuhnya. #baznas #baznasbanten #zakat #infak #sedekah
BERITA21/02/2023 | Admin
Yayasan Al-Khair Internasional Indonesia Resmi Menjadi UPZ BAZNAS Provinsi Banten
Yayasan Al-Khair Internasional Indonesia Resmi Menjadi UPZ BAZNAS Provinsi Banten
Yayasan Al-Khair Internasional Indonesia beralamat Kebayoran Square Business Park No. A-16, Jl. Bintaro Boulevard sector 9 Tangerang Selatan telah menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Provinsi Banten dengan SK BAZNAS Provinsi Banten Nomor. 003/SK-UPZ/BAZNAS-BTN/I/2023 Tanggal 25 Januari 2023
BERITA03/02/2023 | Admin
"Selalu ada yang bisa kau syukuri dari nasib yang kau sesali"
"Selalu ada yang bisa kau syukuri dari nasib yang kau sesali"
Sahabat Baznas, ada orang yang tidak seberuntung dirimu tapi rasa syukurnya melebihi dirimu. Ada orang yang tinggal di rumah rapuh dan hanya makan nasi garam tetapi bersyukur karena diberi kesehatan luar biasa. Sementara, ada orang yang tanggal di rumah mewah, namun keluarganya tidak harmonis dan sering sakit-sakitan. Maka sahabat, ambilah pelajaran bahwa setiap manusia Allah beri kebahagiaan dan cobaan nya masing-masing, tinggal bagaimana kita banyak bersyukur saja dengan segala keadaan yang sedang dialami. Sahabat Baznas, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang diberikan, mari Bersama-sama rawat senyuman saudara-saudara kita yang kurang mampu dengan berzakat melalui Baznas Provinsi Banten melalui link: banten.baznas.go.id/bayarzakat Layanan BAZNAS Banten 0811-1401-080 (WhatsApp) [email protected] #baznas #baznasbanten #zakat #infak #sedekah
BERITA16/01/2023 | Admin
Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Banten kembali luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS)
Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Banten kembali luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS)
Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Banten kembali luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Kalau sebelumnya beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri, kali ini Baznas Provinsi Banten memberikan subsidi uang kuliah tunggal/uang semester untuk penerima beasiswa SKSS Perguruan Tinggi Swasta. Sebanyak 7 Perguruan Tinggi Swasta berkesempatan mendapatkan beasiswa SKSS Baznas Provinsi Banten dengan jumlah keseluruhan mahasiswa yaitu 25 orang. Pada acara penandatanganan kerjasama yang berlangsung di Aula Universitas Bina Bangsa (UNIBA), hadir para Rektor Universitas / yang mewakilinya, mahasiswa penerima beasiswa SKSS, serta Ketua Baznas Provinsi Banten beserta jajaran. "Baznas Banten dituntut untuk menghadirkan berbagai inovasi program pendistribusian dan pendayagunaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang salah satunya melalui program beasiswa SKSS sebagai upaya mencerdaskan bangsa" ujar Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya. Untuk diketahui, program beasiswa SKSS merupakan salah satu program unggulan Baznas Provinsi Banten dalam bidang pendidikan. Melalui program beasiswa SKSS, Baznas Banten ikut mendukung program pemerintah khususnya pada level perguruan tinggi. Dengan pembinaan dan pendampingan intensif kepada seluruh penerima beasiswa, diharapkan akan lahir lulusan sarjana yang berkualitas baik dari sisi akademis, spritualitas, ekonomi, maupun kepedulian terhadap permasalahan sosial masyarakat Banten. Pada akhirnya program ini adalah ikhtiar Baznas Banten melalui penyaluran zakat untuk mencerdaskan umat dan melakukan mobilitas vertikal yang berujung pada perbaikan kualitas hidup diri dan keluarganya. #baznas #baznasbanten #zakat #infak #sedekah #beasiswa #beasiswabaznas
BERITA09/01/2023 | Admin
Baznas Banten meresmikan Rumah Pintar (Perpustakaan) untuk masyarakat Baduy (31 Desember 2022)
Baznas Banten meresmikan Rumah Pintar (Perpustakaan) untuk masyarakat Baduy (31 Desember 2022)
Peresmian Rumah Pintar secara simbolis gunting pita dilakukan oleh H. Moh. Suhri Utsman selaku wakil Ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan dan dihadiri serta disaksikan oleh tokoh masyarakat dan pejabat setempat Kp. Margaluyu Ds. Leuwidamar Kec. Leuwidamar Kab. Lebak Suhri Utsman dalam sambutannya, bahwa Rumah Pintar BAZNAS Banten tersebut berfungsi sebagai sarana kegiatan belajar mengajar, yaitu untuk meningkatkan kualitas anak bangsa di lingkungan masyarakat tergolong tidak mampu (mustahik) yang berada di pedesaan agar tetap mendapatkan fasilitas belajar mengajar yang layak, memadai dan juga mudah-mudahan bisa membangun kepercayaan dalam diri anak bangsa tersebut untuk tetap tidak berkecil hati, bahwasannya mereka bisa merasakan dan mendapatkan pelayanan yang sama seperti halnya anak-anak lain yang berada di perkotaan. Pada kesempatan akhir tahun 2022 ini Baznas Banten telah mendirikan dua tempat Rumah Pintar. Pertama yaitu di Kp. Bojong Ds. Sukamanah Kec. Tanara Kab. Serang dan Kedua di Kp. Margaluyu Ds. Leuwidamar Kec. Leuwidamar Kab. Lebak. Tahun-tahun sebelumnya sudah ada 6 tempat Rumah Pintar yang sudah didirikan oleh Baznas Banten yang tersebar di beberapa pelosok Banten. Dari sekian tempat tersebut, pada tahun ini ada yang menarik dalam program Rumah Pintar, yaitu Rumah Pintar bagi masyarakat Baduy tepatnya di Kp. Margaluyu-Leuwidamar. Baduy adalah salah satu masyarakat mayoritas yang belum begitu familiar dalam dunia pendidikan baik formal maupun non formal. Kendati demikian. Baznas Banten tetap menaruh perhatian yang serius kepada mereka, karena mereka adalah salah satu asset bangsa yang berhak dan layak mendapatkan fasilitas pendidikan. Melalui Rumah Pintar Baznas Banten yang dihadirkan di tengah-tengah masyarakat Baduy adalah upaya membangun minat baca mereka, agar mereka mendapatkan ilmu pengetahuan dan mempunyai masa depan yang dapat diperhitungkan sebagai asset bangsa yang bisa berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Sementara Parta Supriatna selaku Pimpinan Ponpes Al-Washliyah sekaligus Pengelola Rumah Pintar Baznas Banten di kampung tersebut mengatakan bahwa dengan adanya program Rumah Pintar Baznas Banten ini semoga minat baca masyarakat terutama anak-anak semakin meningkat dan bisa belajar dengan baik dan nyaman. Karena buku dan sarana prasarana yang dihadirkan Rumah Pintar Baznas Banten ini begitu cukup lengkap dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan anak-anak. Lanjut Parta, kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki Baznas Banten yang telah memanfaatkan dana zakatnya melalui pengadaan fasilitas Rumah Pintar ini. Semoga dana zakat Baznas Banten ini terus meningkat dan bisa dimanfaatkan untuk mencerdaskan anak bangsa. Mudah-mudahan Allah membalas dan menggantinya dengan pahala yang berlipat-lipat ganda. Aamiin ya rabbal ‘alamin. Pada kesempatan lain H. E. Syibli Syarjaya selaku Ketua Baznas Banten menyampaikan bahwa belajar adalah aktifitas yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Ajaran agama sebagai pedoman hidup manusia juga menganjurkan manusia untuk selalu melakukan kegiatan belajar. Belajar adalah aktifitas yang dapat memberikan kebaikan kepada manusia, aktifitas belajar sangat terkait dengan proses pencarian ilmu. Islam sangat menekankan terhadap pentingnya menuntut ilmu (belajar), menuntut ilmu adalah wajib (suatu keharusan), sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw. “Mencari ilmu adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki atau perempuan”. Perintah untuk belajar adalah sebagai wahyu pertama dalam Q.S. Al-Alaq, 1-5 terdapat ayat “Iqra’, yang artinya “bacalah”, melalui malaikat Jibril Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad Saw. untuk “membaca”. Ayat tersebut menjadi bukti bahwa Al-Qur’an memandang penting dalam kegiatan belajar, agar manusia dapat memahami seluruh kejadian yang ada di sekitarnya, sehingga meningkatkan rasa syukur dan mengakui akan kebesaran Allah. Berkat ilmu pengetahuan sesorang bisa ada pada derajat tertinggi. Islam menuntut kita untuk menjadi seorang yang berguna bagi orang lain. Mampu menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk membantu orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Salah satu cara menjadi orang yang berguna bagi orang lain adalah dengan banyak membaca buku. Buku adalah jendela dunia yang berisikan segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari (Red).
BERITA02/01/2023 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat