WhatsApp Icon
BAZNAS Banten Terima Kunjungan dari Kementrian PKP, Pastikan RLHB Tepat Sasaran

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada Rabu, 1 Oktober 2025. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi sekaligus konfirmasi data penerima manfaat program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).

Perwakilan Kementerian PKP, Koko W, menjelaskan bahwa verifikasi ini penting agar penerima manfaat yang pernah mendapatkan bantuan RLHB tidak sampai menerima bantuan ganda.

“Kami ingin memastikan data yang ada di Kementerian sesuai dengan data yang dimiliki BAZNAS. Hal ini sejalan dengan target pemerintah membangun 3 juta unit rumah layak huni hingga Desember 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ace Sumirsa Ali, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Kementerian PKP. Menurutnya, rumah merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan adanya koordinasi ini, mudah-mudahan program RLHB semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu di Banten,” ujarnya.

Melalui kegiatan koordinasi ini, BAZNAS Banten berkomitmen untuk terus memastikan pendistribusian bantuan RLHB berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan mendukung upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak.

02-10-2025 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Terima Ekspose RELIQ Terkait Pembinaan Mualaf Baduy

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan dari Rumah Edukasi dan Literasi Al-Qur’an (RELIQ) dalam rangka mendengarkan pemaparan terkait potensi kerjasama pendampingan pembinaan mualaf Baduy. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 17 September 2025 bertempat di Kantor BAZNAS Banten.

Hadir dalam pertemuan tersebut Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Banten Ace Sumirsa Ali, Kabid Pendayagunaan dan Pendistribusian Dowi Priana beserta jajaran. Sementara dari pihak RELIQ hadir Pembina Helmi Faizi bersama jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Ace Sumirsa Ali menyampaikan apresiasi atas gagasan yang diusulkan RELIQ. Menurutnya, BAZNAS Banten membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kapasitas dalam pendampingan dan pembinaan, khususnya bagi mualaf Baduy.

“BAZNAS menyambut baik gagasan ini. Kami berharap dapat bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki kemampuan dalam pembinaan mualaf Baduy. Mereka membutuhkan pendampingan, terutama dalam faktor ekonomi. Bagaimana mualaf Baduy agar diarahkan untuk berdaya dan mandiri, inilah yang menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina RELIQ Helmi Faizi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim pendamping, termasuk mahasiswa yang siap terjun langsung membantu kegiatan keagamaan di wilayah Baduy.

“Kami memiliki pasukan mahasiswa yang bisa diterjunkan untuk membantu kegiatan keagamaan di sana. Harapannya, kolaborasi ini bisa memperkuat upaya pembinaan mualaf Baduy, baik dari sisi spiritual maupun pemberdayaan,” ungkap Helmi.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerjasama antara BAZNAS Banten dan RELIQ, dengan tujuan menghadirkan pendampingan yang lebih terarah serta memberi dampak nyata bagi mualaf Baduy di Provinsi Banten.

18-09-2025 | Kontributor: Amalia
Penguatan Potensi Zakat di Kampus, Universitas Primagraha menggandeng BAZNAS Provinsi Banten

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Universitas Primagraha pada Jumat, 15 Agustus 2025. Pertemuan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten untuk membahas peluang kerja sama dalam penguatan potensi zakat di lingkungan kampus.

Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Banten Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Mulyadi, menyampaikan bahwa BAZNAS sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

"Hakikatnya kerja kami untuk seluruh umat islam. Siapapun umat islam memiliki kewajiban untuk berzakat. Kita perlu sama-sama menggali potensi zakat, karena tugas lembaga ini adalah untuk pemberdayaan umat. Perlu secara masif mengkampanyekan zakat," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Primagraha, Wahid Sumarjo, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menjajaki bentuk kerja sama yang bisa digarap bersama BAZNAS.

"Semakin banyak kolaborasi, semakin luas jangkauan manfaatnya. Potensi zakat di kampus itu besar. BAZNAS bisa mensosialisasikan zakat saat ada kegiatan kampus yang melibatkan banyak mahasiswa. Terima kasih atas sambutannya, semoga kerja sama ini dapat berlanjut dan tujuan masing-masing pihak bisa tercapai," tuturnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan masyarakat Banten.

15-08-2025 | Kontributor: Amalia
Terima Audiensi IAIB, BAZNAS Banten Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Berbagai Instansi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Institut Agama Islam Banten (IAIB) pada Selasa, 6 Juli 2025 dalam rangka menjajaki potensi kerja sama antara kedua lembaga, khususnya di bidang pendidikan.

Audiensi yang berlangsung di Kantor BAZNAS Banten ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIB, M. Shobri Fayumi, didampingi oleh Wakil Rektor III, M. Maskhun. Kedatangan jajaran pimpinan IAIB disambut oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Banten Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Mulyadi, beserta Kabid. Pengumpulan A. Hidayat, dan Kabid. Pendistribusian Dowi Priana.

Dalam pertemuan tersebut, Mulyadi menjelaskan lima program utama BAZNAS Banten yang meliputi: Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, dan Dakwah Advokasi. Ia juga menekankan bahwa BAZNAS hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik.

"BAZNAS Banten terbuka untuk bersinergi dengan berbagai instansi, termasuk perguruan tinggi, guna mendukung pengembangan lembaga dan kemaslahatan umat," ujarnya.

Sementara itu, Rektor IAIB, M. Shobri Fayumi, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari BAZNAS Banten. Ia menyatakan keinginan IAIB untuk menjalin kerja sama dengan BAZNAS, terutama dalam bidang pendidikan, baik dalam hal pengembangan sumber daya manusia maupun program-program pemberdayaan mahasiswa.

Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi terbuka mengenai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan ke depan, termasuk potensi pemberian beasiswa.

06-08-2025 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Gelar RAKOR Pengawasan Pengelolaan Zakat

Dalam upaya memperkuat sistem pengendalian pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, BAZNAS Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Pengelolaan Zakat BAZNAS se-Provinsi Banten. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BAZNAS RI, Dananta Adi Nugraha, selaku Direktur Audit Kepatuhan dan Manajemen Risiko BAZNAS RI yang memaparkan materi mengenai Penerapan Tata Kelola Satuan Audit Internal dan Piagam Audit Internal/ Audit Charter BAZNAS dan SOP Audit Internal BAZNAS.

Rapat ini menjadi momen penting, mengingat ini merupakan rapat koordinasi pertama yang diselenggarakan oleh BAZNAS Banten dalam bidang pengawasan. Kepala Satuan Audit Internal BAZNAS Provinsi Banten, E. Kusmayadi, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas sistem pengawasan di setiap BAZNAS kabupaten/kota se-Banten.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem pengendalian pengelolaan zakat yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, di mana fungsi utama pengelolaan zakat meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan, dan pertanggungjawaban,” ujarnya.

Ketua BAZNAS Provinsi Banten juga menekankan pentingnya keselarasan dalam pelaksanaan fungsi pengawasan. Menurutnya, tugas BAZNAS bukan hanya sebatas pengumpulan dan pendistribusian, namun juga menyelenggarakan fungsi pengendalian sebagaimana tercantum dalam Pasal 7 ayat 1 Undang-Undang Zakat.

“Kegiatan ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi terkait tugas pengawasan. Karena pada dasarnya, pengawasan dan pengendalian bukanlah pilihan, melainkan suatu keniscayaan. Ini adalah kunci agar lembaga zakat dapat terus dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sambutan Ketua BAZNAS Banten ini diakhiri dengan pantun,

“Ke Cipanas beli pepaya, beli berlian ke Ciputat. Kalau BAZNAS ingin dipercaya, pengendalian harus diperkuat".

Rapat Koordinasi tersebut menghasilkan 4 poin rekomendasi sebagai berikut:

1. Baznas Kab/Kota yang belum memiliki satuan audit internal (SAI) diimbau untuk mengangkat SAI.

2. SAI wajib melaksanakan tugas dan fungsinya.

3. Pimpinan Baznas se-Provinsi Banten memberikan penguatan kewenangan atas fungsi kerja SAI

4. SAI diimbau untuk mempedomani dan implementasikan Surat Keputusan BAZNAS RI Nomor 99 Tahun 2024 Tentang Tata Kelola Audit Internal Baznas, Surat Keputusan BAZNAS RI Nomor 98 Tahun 2024 Tentang Piagam Audit Internal/Audit Charter Baznas dan SOP Audit Internal BAZNAS.

06-08-2025 | Kontributor: Amalia
BAZNAS BANTEN TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI DAN KOORDINASI DARI BUPATI PANDEGLANG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Bupati Pandeglang serta jajaran BAZNAS Kabupaten Pandeglang pada Jum’at, 20 Juni 2025 bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Kunjungan tersebut bertujuan mempererat sinergi antara pemerintah dan lembaga dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Banten, khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Bupati Pandeglang yang memberikan pernyataan menyentuh terkait kondisi sosial dan ekonomi di wilayahnya.

"Sangat miris, angka kemiskinan di Kabupaten Pandeglang mencapai 9,27 persen dan kemiskinan ekstrem sebesar 0,7 persen. Rumah tidak layak huni pun masih sangat banyak, dengan jumlah mencapai 67.908 unit yang belum terbangun," ungkap Bupati Pandeglang Rd. Dewi Setiani.

Ia menambahkan bahwa diperlukan kolaborasi lintas sektor dan lintas program untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Kami ingin bersama-sama meningkatkan efektivitas program sosial. Terima kasih sudah menerima kami di sini, harapan kami dari pertemuan ini ada oleh-oleh yang menggembirakan untuk masyarakat Pandeglang,” ujarnya penuh harap.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menjelaskan peran strategis BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada delapan asnaf (golongan penerima zakat), yang telah dikembangkan ke dalam lima program utama yaitu pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, kesehatan, serta dakwah dan advokasi.

“BAZNAS berkomitmen meningkatkan efektivitas dan manfaat zakat agar mampu mendorong kesejahteraan masyarakat. Beberapa program seperti Santri Preneur siap untuk dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, karena seperti yang kita tahu kalau Pandeglang disebut juga dengan kota seribu ulama, sejuta santri.” jelas Syibli.

Ia juga menambahkan bahwa penyaluran zakat di Kabupaten Pandeglang akan terus dilaporkan secara terbuka, dan mengajak Bupati Pandeglang untuk turut serta dalam kegiatan penyaluran tersebut.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk membangun sinergi yang berkelanjutan antara BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten, dan pemerintah daerah, demi mewujudkan Banten yang lebih sejahtera.

24-06-2025 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Gelar Kegiatan Penguatan Pengumpulan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten kembali menggelar kegiatan Penguatan Pengumpulan Zakat yang kali ini bertempat di Pesona Krakatau Hotel, Anyer pada Selasa, 17 Juni 2025.

Forum ini menjadi ajang kedua yang diselenggarakan pada tahun 2025, menegaskan komitmen BAZNAS se-Provinsi Banten untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya optimalisasi pengumpulan zakat di wilayah provinsi. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat, termasuk pelatihan pembuatan dashboard pengumpulan yang praktis dan aplikatif.

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini memiliki arti penting dalam mendekatkan langkah-langkah konkret untuk mencapai potensi zakat di Provinsi Banten yang telah dicanangkan oleh Puskas Baznas RI, yakni sebesar Rp11,03 triliun.

“Ini adalah kali kedua kegiatan seperti ini digelar di tahun 2025. Sangat signifikan bagi kita untuk terus mengejar potensi zakat di Banten. Pertemuan ini juga menjadi upaya mendekatkan diri pada target potensi tersebut, sekaligus menyelaraskan dengan target penghimpunan yang telah ditetapkan dalam bentuk Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT),” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang yang kali ini menjadi tuan rumah kegiatan menyampaikan harapannya atas kelancaran kegiatan ini yang diikuti oleh 39 peserta dari berbagai BAZNAS kabupaten/kota se-Banten.

“Alhamdulillah, ada 39 peserta yang hadir. Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik hingga selesai dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi seluruh peserta,” ungkapnya.

Firman Taufik, Kepala Divisi Infak dan Operasional Baznas RI, yang turut hadir sebagai narasumber, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan forum ini. Ia menekankan pentingnya forum ini tidak hanya sebagai ajang sosialisasi, tetapi juga sebagai ruang diskusi dan inovasi bersama.

“Mudah-mudahan forum penguatan pengumpulan zakat di Banten ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Kami di Baznas RI tidak hanya hadir sebagai narasumber, tapi juga ingin berbagi agar kita memiliki visi dan misi yang sama. Apa yang sudah kami terapkan di pusat bisa diduplikasi di daerah, agar pengumpulan zakat semakin kuat,” jelas Firman.

Ia juga mendorong seluruh peserta untuk terus menggali potensi zakat dan infak yang masih terbuka lebar, melalui inovasi dalam strategi dan pendekatan pengumpulan.

20-06-2025 | Kontributor: Amalia
Upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan

Dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima ekspose dari tim Bank Sampah Digital pada Selasa (6/5) di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjajaki sinergi dan kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan inovator pengelolaan sampah berbasis digital, guna menciptakan solusi berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, serta CEO Bank Sampah Digital, Desty Eka Putri, beserta jajarannya. Dalam ekspose yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut, pihak Bank Sampah Digital memaparkan konsep dan sistem kerja pengelolaan sampah rumah tangga yang terintegrasi dengan teknologi digital, mulai dari proses pengumpulan, pencatatan, hingga konversi nilai sampah menjadi saldo digital yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Menurut pemaparan tim Bank Sampah Digital, model yang mereka jalankan telah terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah dan mengelola sampah, sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan yang layak bagi warga. Melalui sistem digitalisasi, masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam ekonomi sirkular dan perlahan-lahan membangun kemandirian ekonomi.

“Bank Sampah Digital tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi ikut berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi warga, khususnya kalangan dhuafa dan mustahik melalui edukasi, pelatihan, serta skema insentif berbasis sampah” ungkap Desty CEO Bank Sampah Digital.

Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyampaikan bahwa BAZNAS membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

“Program seperti Bank Sampah Digital ini memiliki potensi besar, tidak hanya dalam hal pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk konkret pemberdayaan mustahik agar mereka tidak selamanya bergantung pada bantuan, melainkan bisa menjadi muzakki di masa depan,” ujarnya.

07-05-2025 | Kontributor: Amalia
Ketua BAZNAS Provinsi Banten hadiri acara Gebyar Tangsel Berzakat 2025

Ketua BAZNAS Prov. Banten menghadiri sekaligus mengisi Talk Show pada acara“ Gebyar Tangsel Berzakat “ Tahun 2025 pada acara d maksud di hadiri langsung oleh walikota tangsel, wakil walikota, beserta sekda, dan di undang juga seluruh OPD yang ada di wilayah Kota Tangerang Selatan,Di selenggrakan juga Baznas Award dengan berbagai nominasi

06-05-2025 | Kontributor: Arif
Menerima kunjungan audiensi dari Unsera dalam rangka membahas potensi kerja sama penyaluran dana zakat melalui bidang pendidikan.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan audiensi dari Universitas Serang Raya (Unsera) dalam rangka membahas potensi kerja sama penyaluran dana zakat melalui bidang pendidikan, yaitu program beasiswa bertajuk Asih Asuh yang diluncurkan oleh Unsera. Pertemuan berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten dan diterima oleh Ketua BAZNAS Banten Syibli Syarjaya didampingi Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Ace Sumirsa Ali, Wakil Ketua IV Bidang Adm., SDM, Umum Mulyadi, Kepala Pelaksana Yani Hudayani, dan Kabid. II Dowi Priana. Sementara itu dari Unsera dihadiri oleh Rektor Unsera Abdul Malik yang juga didampingi Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS UNSERA Uus M. Husani dan Dosen Unsera Herman Wijaya.

Audiensi ini membahas potensi sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan pengelola zakat dalam memperluas manfaat zakat untuk sektor pendidikan, khususnya bagi mahasiswa kurang mampu. Dalam paparannya, Rektor Universitas Serang Raya menjelaskan bahwa beasiswa Asih Asuh merupakan program kampus yang bertujuan untuk menciptakan akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

“Beasiswa ini memberikan akses seluas-luasnya untuk masyarakat bisa mengenyam pendidikan tinggi. Memberikan dukungan finansial bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, namun menunjukkan semangat dan prestasi akademik maupun non akademik yang baik” ungkap Abdul Malik.

“Terdapat empat program studi yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa penerima beasiswa Asih Asuh diantaranya yaitu Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Islam, dan Tadris Bahasa Inggris.” paparnya.

Sementara itu Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasinya. Ia menyatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu yang menjadi perhatian utama dalam program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di BAZNAS.

“Ini merupakan program yang sangat bagus, karena sejalan dengan misi kami dalam mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan umat salah satunya melalui bidang pendidikan. Kami juga berharap dengan adanya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat maka edukasi literasi dan sosialisasi zakat akan semakin tersampaikan.” ungkapnya.

03-05-2025 | Kontributor: Amalia
BAZNAS Banten Terima Kunjungan dari Kementrian PKP, Pastikan RLHB Tepat Sasaran
BAZNAS Banten Terima Kunjungan dari Kementrian PKP, Pastikan RLHB Tepat Sasaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada Rabu, 1 Oktober 2025. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi sekaligus konfirmasi data penerima manfaat program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Perwakilan Kementerian PKP, Koko W, menjelaskan bahwa verifikasi ini penting agar penerima manfaat yang pernah mendapatkan bantuan RLHB tidak sampai menerima bantuan ganda. “Kami ingin memastikan data yang ada di Kementerian sesuai dengan data yang dimiliki BAZNAS. Hal ini sejalan dengan target pemerintah membangun 3 juta unit rumah layak huni hingga Desember 2025,” ungkapnya. Sementara itu, Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ace Sumirsa Ali, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Kementerian PKP. Menurutnya, rumah merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Dengan adanya koordinasi ini, mudah-mudahan program RLHB semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu di Banten,” ujarnya. Melalui kegiatan koordinasi ini, BAZNAS Banten berkomitmen untuk terus memastikan pendistribusian bantuan RLHB berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan mendukung upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak.

02-10-2025 | Amalia

BAZNAS Banten Terima Ekspose RELIQ Terkait Pembinaan Mualaf Baduy
BAZNAS Banten Terima Ekspose RELIQ Terkait Pembinaan Mualaf Baduy
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan dari Rumah Edukasi dan Literasi Al-Qur’an (RELIQ) dalam rangka mendengarkan pemaparan terkait potensi kerjasama pendampingan pembinaan mualaf Baduy. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 17 September 2025 bertempat di Kantor BAZNAS Banten. Hadir dalam pertemuan tersebut Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Banten Ace Sumirsa Ali, Kabid Pendayagunaan dan Pendistribusian Dowi Priana beserta jajaran. Sementara dari pihak RELIQ hadir Pembina Helmi Faizi bersama jajaran pengurus. Dalam sambutannya, Ace Sumirsa Ali menyampaikan apresiasi atas gagasan yang diusulkan RELIQ. Menurutnya, BAZNAS Banten membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kapasitas dalam pendampingan dan pembinaan, khususnya bagi mualaf Baduy. “BAZNAS menyambut baik gagasan ini. Kami berharap dapat bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki kemampuan dalam pembinaan mualaf Baduy. Mereka membutuhkan pendampingan, terutama dalam faktor ekonomi. Bagaimana mualaf Baduy agar diarahkan untuk berdaya dan mandiri, inilah yang menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya. Sementara itu, Pembina RELIQ Helmi Faizi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim pendamping, termasuk mahasiswa yang siap terjun langsung membantu kegiatan keagamaan di wilayah Baduy. “Kami memiliki pasukan mahasiswa yang bisa diterjunkan untuk membantu kegiatan keagamaan di sana. Harapannya, kolaborasi ini bisa memperkuat upaya pembinaan mualaf Baduy, baik dari sisi spiritual maupun pemberdayaan,” ungkap Helmi. Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerjasama antara BAZNAS Banten dan RELIQ, dengan tujuan menghadirkan pendampingan yang lebih terarah serta memberi dampak nyata bagi mualaf Baduy di Provinsi Banten.

18-09-2025 | Amalia

Penguatan Potensi Zakat di Kampus, Universitas Primagraha menggandeng BAZNAS Provinsi Banten
Penguatan Potensi Zakat di Kampus, Universitas Primagraha menggandeng BAZNAS Provinsi Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Universitas Primagraha pada Jumat, 15 Agustus 2025. Pertemuan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten untuk membahas peluang kerja sama dalam penguatan potensi zakat di lingkungan kampus. Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Banten Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Mulyadi, menyampaikan bahwa BAZNAS sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak. "Hakikatnya kerja kami untuk seluruh umat islam. Siapapun umat islam memiliki kewajiban untuk berzakat. Kita perlu sama-sama menggali potensi zakat, karena tugas lembaga ini adalah untuk pemberdayaan umat. Perlu secara masif mengkampanyekan zakat," ujarnya. Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Primagraha, Wahid Sumarjo, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menjajaki bentuk kerja sama yang bisa digarap bersama BAZNAS. "Semakin banyak kolaborasi, semakin luas jangkauan manfaatnya. Potensi zakat di kampus itu besar. BAZNAS bisa mensosialisasikan zakat saat ada kegiatan kampus yang melibatkan banyak mahasiswa. Terima kasih atas sambutannya, semoga kerja sama ini dapat berlanjut dan tujuan masing-masing pihak bisa tercapai," tuturnya. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan masyarakat Banten.

15-08-2025 | Amalia

Terima Audiensi IAIB, BAZNAS Banten Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Berbagai Instansi
Terima Audiensi IAIB, BAZNAS Banten Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Berbagai Instansi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima audiensi dari Institut Agama Islam Banten (IAIB) pada Selasa, 6 Juli 2025 dalam rangka menjajaki potensi kerja sama antara kedua lembaga, khususnya di bidang pendidikan. Audiensi yang berlangsung di Kantor BAZNAS Banten ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIB, M. Shobri Fayumi, didampingi oleh Wakil Rektor III, M. Maskhun. Kedatangan jajaran pimpinan IAIB disambut oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Banten Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Mulyadi, beserta Kabid. Pengumpulan A. Hidayat, dan Kabid. Pendistribusian Dowi Priana. Dalam pertemuan tersebut, Mulyadi menjelaskan lima program utama BAZNAS Banten yang meliputi: Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, dan Dakwah Advokasi. Ia juga menekankan bahwa BAZNAS hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik. "BAZNAS Banten terbuka untuk bersinergi dengan berbagai instansi, termasuk perguruan tinggi, guna mendukung pengembangan lembaga dan kemaslahatan umat," ujarnya. Sementara itu, Rektor IAIB, M. Shobri Fayumi, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari BAZNAS Banten. Ia menyatakan keinginan IAIB untuk menjalin kerja sama dengan BAZNAS, terutama dalam bidang pendidikan, baik dalam hal pengembangan sumber daya manusia maupun program-program pemberdayaan mahasiswa. Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi terbuka mengenai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan ke depan, termasuk potensi pemberian beasiswa.

06-08-2025 | Amalia

BAZNAS Banten Gelar RAKOR Pengawasan Pengelolaan Zakat
BAZNAS Banten Gelar RAKOR Pengawasan Pengelolaan Zakat
Dalam upaya memperkuat sistem pengendalian pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, BAZNAS Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Pengelolaan Zakat BAZNAS se-Provinsi Banten. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BAZNAS RI, Dananta Adi Nugraha, selaku Direktur Audit Kepatuhan dan Manajemen Risiko BAZNAS RI yang memaparkan materi mengenai Penerapan Tata Kelola Satuan Audit Internal dan Piagam Audit Internal/ Audit Charter BAZNAS dan SOP Audit Internal BAZNAS. Rapat ini menjadi momen penting, mengingat ini merupakan rapat koordinasi pertama yang diselenggarakan oleh BAZNAS Banten dalam bidang pengawasan. Kepala Satuan Audit Internal BAZNAS Provinsi Banten, E. Kusmayadi, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas sistem pengawasan di setiap BAZNAS kabupaten/kota se-Banten. “Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem pengendalian pengelolaan zakat yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, di mana fungsi utama pengelolaan zakat meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan, dan pertanggungjawaban,” ujarnya. Ketua BAZNAS Provinsi Banten juga menekankan pentingnya keselarasan dalam pelaksanaan fungsi pengawasan. Menurutnya, tugas BAZNAS bukan hanya sebatas pengumpulan dan pendistribusian, namun juga menyelenggarakan fungsi pengendalian sebagaimana tercantum dalam Pasal 7 ayat 1 Undang-Undang Zakat. “Kegiatan ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi terkait tugas pengawasan. Karena pada dasarnya, pengawasan dan pengendalian bukanlah pilihan, melainkan suatu keniscayaan. Ini adalah kunci agar lembaga zakat dapat terus dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya. Sambutan Ketua BAZNAS Banten ini diakhiri dengan pantun, “Ke Cipanas beli pepaya, beli berlian ke Ciputat. Kalau BAZNAS ingin dipercaya, pengendalian harus diperkuat". Rapat Koordinasi tersebut menghasilkan 4 poin rekomendasi sebagai berikut: 1. Baznas Kab/Kota yang belum memiliki satuan audit internal (SAI) diimbau untuk mengangkat SAI. 2. SAI wajib melaksanakan tugas dan fungsinya. 3. Pimpinan Baznas se-Provinsi Banten memberikan penguatan kewenangan atas fungsi kerja SAI 4. SAI diimbau untuk mempedomani dan implementasikan Surat Keputusan BAZNAS RI Nomor 99 Tahun 2024 Tentang Tata Kelola Audit Internal Baznas, Surat Keputusan BAZNAS RI Nomor 98 Tahun 2024 Tentang Piagam Audit Internal/Audit Charter Baznas dan SOP Audit Internal BAZNAS.

06-08-2025 | Amalia

BAZNAS BANTEN TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI DAN KOORDINASI DARI BUPATI PANDEGLANG
BAZNAS BANTEN TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI DAN KOORDINASI DARI BUPATI PANDEGLANG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Bupati Pandeglang serta jajaran BAZNAS Kabupaten Pandeglang pada Jum’at, 20 Juni 2025 bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Kunjungan tersebut bertujuan mempererat sinergi antara pemerintah dan lembaga dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Banten, khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang. Dalam pertemuan tersebut, hadir Bupati Pandeglang yang memberikan pernyataan menyentuh terkait kondisi sosial dan ekonomi di wilayahnya. "Sangat miris, angka kemiskinan di Kabupaten Pandeglang mencapai 9,27 persen dan kemiskinan ekstrem sebesar 0,7 persen. Rumah tidak layak huni pun masih sangat banyak, dengan jumlah mencapai 67.908 unit yang belum terbangun," ungkap Bupati Pandeglang Rd. Dewi Setiani. Ia menambahkan bahwa diperlukan kolaborasi lintas sektor dan lintas program untuk mengatasi persoalan tersebut. “Kami ingin bersama-sama meningkatkan efektivitas program sosial. Terima kasih sudah menerima kami di sini, harapan kami dari pertemuan ini ada oleh-oleh yang menggembirakan untuk masyarakat Pandeglang,” ujarnya penuh harap. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menjelaskan peran strategis BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada delapan asnaf (golongan penerima zakat), yang telah dikembangkan ke dalam lima program utama yaitu pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, kesehatan, serta dakwah dan advokasi. “BAZNAS berkomitmen meningkatkan efektivitas dan manfaat zakat agar mampu mendorong kesejahteraan masyarakat. Beberapa program seperti Santri Preneur siap untuk dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, karena seperti yang kita tahu kalau Pandeglang disebut juga dengan kota seribu ulama, sejuta santri.” jelas Syibli. Ia juga menambahkan bahwa penyaluran zakat di Kabupaten Pandeglang akan terus dilaporkan secara terbuka, dan mengajak Bupati Pandeglang untuk turut serta dalam kegiatan penyaluran tersebut. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk membangun sinergi yang berkelanjutan antara BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten, dan pemerintah daerah, demi mewujudkan Banten yang lebih sejahtera.

24-06-2025 | Amalia

BAZNAS Banten Gelar Kegiatan Penguatan Pengumpulan Zakat
BAZNAS Banten Gelar Kegiatan Penguatan Pengumpulan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten kembali menggelar kegiatan Penguatan Pengumpulan Zakat yang kali ini bertempat di Pesona Krakatau Hotel, Anyer pada Selasa, 17 Juni 2025. Forum ini menjadi ajang kedua yang diselenggarakan pada tahun 2025, menegaskan komitmen BAZNAS se-Provinsi Banten untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya optimalisasi pengumpulan zakat di wilayah provinsi. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat, termasuk pelatihan pembuatan dashboard pengumpulan yang praktis dan aplikatif. Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Syibli Syarjaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini memiliki arti penting dalam mendekatkan langkah-langkah konkret untuk mencapai potensi zakat di Provinsi Banten yang telah dicanangkan oleh Puskas Baznas RI, yakni sebesar Rp11,03 triliun. “Ini adalah kali kedua kegiatan seperti ini digelar di tahun 2025. Sangat signifikan bagi kita untuk terus mengejar potensi zakat di Banten. Pertemuan ini juga menjadi upaya mendekatkan diri pada target potensi tersebut, sekaligus menyelaraskan dengan target penghimpunan yang telah ditetapkan dalam bentuk Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT),” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang yang kali ini menjadi tuan rumah kegiatan menyampaikan harapannya atas kelancaran kegiatan ini yang diikuti oleh 39 peserta dari berbagai BAZNAS kabupaten/kota se-Banten. “Alhamdulillah, ada 39 peserta yang hadir. Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik hingga selesai dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi seluruh peserta,” ungkapnya. Firman Taufik, Kepala Divisi Infak dan Operasional Baznas RI, yang turut hadir sebagai narasumber, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan forum ini. Ia menekankan pentingnya forum ini tidak hanya sebagai ajang sosialisasi, tetapi juga sebagai ruang diskusi dan inovasi bersama. “Mudah-mudahan forum penguatan pengumpulan zakat di Banten ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Kami di Baznas RI tidak hanya hadir sebagai narasumber, tapi juga ingin berbagi agar kita memiliki visi dan misi yang sama. Apa yang sudah kami terapkan di pusat bisa diduplikasi di daerah, agar pengumpulan zakat semakin kuat,” jelas Firman. Ia juga mendorong seluruh peserta untuk terus menggali potensi zakat dan infak yang masih terbuka lebar, melalui inovasi dalam strategi dan pendekatan pengumpulan.

20-06-2025 | Amalia

Upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan
Upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan
Dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima ekspose dari tim Bank Sampah Digital pada Selasa (6/5) di Kantor BAZNAS Provinsi Banten. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjajaki sinergi dan kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan inovator pengelolaan sampah berbasis digital, guna menciptakan solusi berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, serta CEO Bank Sampah Digital, Desty Eka Putri, beserta jajarannya. Dalam ekspose yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut, pihak Bank Sampah Digital memaparkan konsep dan sistem kerja pengelolaan sampah rumah tangga yang terintegrasi dengan teknologi digital, mulai dari proses pengumpulan, pencatatan, hingga konversi nilai sampah menjadi saldo digital yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Menurut pemaparan tim Bank Sampah Digital, model yang mereka jalankan telah terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah dan mengelola sampah, sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan yang layak bagi warga. Melalui sistem digitalisasi, masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam ekonomi sirkular dan perlahan-lahan membangun kemandirian ekonomi. “Bank Sampah Digital tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi ikut berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi warga, khususnya kalangan dhuafa dan mustahik melalui edukasi, pelatihan, serta skema insentif berbasis sampah” ungkap Desty CEO Bank Sampah Digital. Plh. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyampaikan bahwa BAZNAS membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi dalam membangun kesejahteraan masyarakat. “Program seperti Bank Sampah Digital ini memiliki potensi besar, tidak hanya dalam hal pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk konkret pemberdayaan mustahik agar mereka tidak selamanya bergantung pada bantuan, melainkan bisa menjadi muzakki di masa depan,” ujarnya.

07-05-2025 | Amalia

Ketua BAZNAS Provinsi Banten hadiri acara Gebyar Tangsel Berzakat 2025
Ketua BAZNAS Provinsi Banten hadiri acara Gebyar Tangsel Berzakat 2025
Ketua BAZNAS Prov. Banten menghadiri sekaligus mengisi Talk Show pada acara“ Gebyar Tangsel Berzakat “ Tahun 2025 pada acara d maksud di hadiri langsung oleh walikota tangsel, wakil walikota, beserta sekda, dan di undang juga seluruh OPD yang ada di wilayah Kota Tangerang Selatan,Di selenggrakan juga Baznas Award dengan berbagai nominasi

06-05-2025 | Arif

Menerima kunjungan audiensi dari Unsera dalam rangka membahas potensi kerja sama penyaluran dana zakat melalui bidang pendidikan.
Menerima kunjungan audiensi dari Unsera dalam rangka membahas potensi kerja sama penyaluran dana zakat melalui bidang pendidikan.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menerima kunjungan audiensi dari Universitas Serang Raya (Unsera) dalam rangka membahas potensi kerja sama penyaluran dana zakat melalui bidang pendidikan, yaitu program beasiswa bertajuk Asih Asuh yang diluncurkan oleh Unsera. Pertemuan berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Banten dan diterima oleh Ketua BAZNAS Banten Syibli Syarjaya didampingi Plh. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Ace Sumirsa Ali, Wakil Ketua IV Bidang Adm., SDM, Umum Mulyadi, Kepala Pelaksana Yani Hudayani, dan Kabid. II Dowi Priana. Sementara itu dari Unsera dihadiri oleh Rektor Unsera Abdul Malik yang juga didampingi Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS UNSERA Uus M. Husani dan Dosen Unsera Herman Wijaya. Audiensi ini membahas potensi sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan pengelola zakat dalam memperluas manfaat zakat untuk sektor pendidikan, khususnya bagi mahasiswa kurang mampu. Dalam paparannya, Rektor Universitas Serang Raya menjelaskan bahwa beasiswa Asih Asuh merupakan program kampus yang bertujuan untuk menciptakan akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan. “Beasiswa ini memberikan akses seluas-luasnya untuk masyarakat bisa mengenyam pendidikan tinggi. Memberikan dukungan finansial bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, namun menunjukkan semangat dan prestasi akademik maupun non akademik yang baik” ungkap Abdul Malik. “Terdapat empat program studi yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa penerima beasiswa Asih Asuh diantaranya yaitu Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Islam, dan Tadris Bahasa Inggris.” paparnya. Sementara itu Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syarjaya menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasinya. Ia menyatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu yang menjadi perhatian utama dalam program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di BAZNAS. “Ini merupakan program yang sangat bagus, karena sejalan dengan misi kami dalam mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan umat salah satunya melalui bidang pendidikan. Kami juga berharap dengan adanya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat maka edukasi literasi dan sosialisasi zakat akan semakin tersampaikan.” ungkapnya.

03-05-2025 | Amalia

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat