BAZNAS Banten Bangun Pemahaman Bersama Content Creator Terkait Zakat Profesi
BAZNAS Banten Bangun Pemahaman Bersama Content Creator Terkait Zakat Profesi
12-01-2026 | Penulis: Amalia




Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggelar kegiatan meet up dan dialog bersama para content creator sebagai upaya membangun pemahaman dan penyamaan persepsi mengenai zakat profesi, khususnya bagi pelaku industri kreatif digital seperti influencer, YouTuber, dan content creator pada Jum’at 9 Januari lalu.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa zakat merupakan bagian dari ibadah yang berlandaskan kesadaran dan keikhlasan individu. Ia menegaskan bahwa semangat berzakat dan bersedekah memiliki nilai yang sangat tinggi dalam ajaran Islam.
“Dalam Al-Qur’an disebutkan, bahkan orang yang telah meninggal masih ingin kembali ke dunia untuk berbuat kebaikan dan bersedekah. Ini menunjukkan betapa mulianya zakat sebagai bentuk ibadah,” ujarnya.
Akademisi UIN SMHB, Aang Saeful Millah, yang turut hadir dalam acara tersebut menjelaskan bahwa zakat adalah kewajiban syariat yang perhitungannya diketahui oleh masing-masing individu. Menurutnya, zakat merupakan urusan pribadi antara hamba dan Allah, sebagaimana prinsip khudz min amwalihim yang menegaskan pentingnya pengelolaan zakat secara amanah.
“Zakat adalah ibadah yang menuntut tanggung jawab. BAZNAS memiliki tugas untuk bergerak, turun ke masyarakat, menjemput, sekaligus mengedukasi, bukan untuk menekan atau menakut-nakuti,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran BAZNAS seharusnya dipahami sebagai bentuk pelayanan dan pemberian kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat.
“Yang diambil bukan hartanya, tetapi kemudahan dalam menjalankan syariat. Karena zakat akan menghadirkan keberkahan di dunia dan keselamatan di akhirat,” tambahnya.
Dalam diskusi tersebut juga disampaikan bahwa tantangan pengelolaan zakat semakin kompleks seiring berkembangnya ragam profesi dan sumber penghasilan, termasuk dari sektor digital. Oleh karena itu, pendekatan edukatif menjadi penting agar masyarakat tidak merasa ‘ditagih’, melainkan diajak memahami zakat sebagai kewajiban agama.
Para content creator yang hadir menyampaikan bahwa influencer dan kreator konten memiliki potensi besar sebagai muzaki. Namun, pemahaman terkait zakat profesi masih perlu ditingkatkan, terutama mengenai nishab dan haul.
Melalui dialog ini, BAZNAS Provinsi Banten berharap dapat memperkuat sinergi dengan para content creator dalam membangun literasi zakat, sekaligus mendorong lahirnya kesadaran kolektif bahwa zakat adalah jalan menuju kemudahan, keberkahan, dan kemaslahatan bersama.
Agenda Lainnya

Baznas Banten Gelar Pisah Sambut Pimpinan Periode 2020–2025 dan 2025–2030
02-01-2026 | Amalia

BAZNAS Provinsi Banten Gelar Rapat Penentuan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah
30-01-2026 | Amalia

Terima Audiensi IAIB, BAZNAS Banten Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Berbagai Instansi
06-08-2025 | Amalia

BAZNAS BANTEN LAKSANAKAN ENTRY DAN EXIT MEETING AUDIT INTERNAL SEKALIGUS REVIEW RKAT 2026
07-01-2026 | Amalia

Menerima kunjungan audiensi dari Unsera dalam rangka membahas potensi kerja sama penyaluran dana zakat melalui bidang pendidikan.
03-05-2025 | Amalia

BAZNAS Provinsi Banten menghadiri kegiatan RAKERDA Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia
27-01-2026 | Amalia

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
